Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, menjadi perbincangan publik karena pernyataannya mengenai Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah acara halal bihalal pengamat.

Saiful Mujani buka suara usai pernyataannya yang menyerukan konsolidasi untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto viral. Mujani menegaskan pernyataannya bukanlah bentuk makar, melainkan bagian dari sikap politik.

Ia menjelaskan, sikap politik berada satu tingkat di bawah partisipasi politik atau tindakan politik. Partisipasi politik merupakan inti dari demokrasi. Mujani juga menegaskan bahwa tidak ada demokrasi tanpa partisipasi politik.

Saiful Mujani memberikan klarifikasi atas video pernyataannya yang disebut sebagai makar. Ia menjelaskan rekaman tersebut menyebar luas dengan framing provokatif di media sosial.

Mujani menegaskan, pernyataannya bukan makar, melainkan "political engagement" atau sikap politik yang dinyatakan di hadapan publik, terutama berkaitan dengan kinerja Presiden Prabowo.

Ia menambahkan, sikap dan tindakan politik merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi dan termasuk dalam kebebasan berbicara.

Menurutnya, jika sikap politik dalam bentuk pernyataan verbal dan berkumpul yang dilindungi konstitusi dianggap makar, maka hal itu bertentangan dengan prinsip hukum. Oleh karena itu, sikap politik bukanlah tindakan makar yang secara legal dilarang.

Sementara itu, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, merespons pernyataan Saiful Mujani terkait seruan menurunkan Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku belum mendengar secara langsung pernyataan tersebut.

Namun demikian, Teddy memastikan bahwa Presiden tetap fokus bekerja untuk masyarakat Indonesia.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

#prabowo #makar #mujani

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661437/saiful-mujani-klarifikasi-soal-jatuhkan-prabowo-tegaskan-bukan-makar-tapi-sikap-politik
Transkrip
00:03Kompas petang kami lanjutkan bersama saya Sindu Permadi,
00:06Saudara Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting Saiful Mujani,
00:10jadi pembicaraan karena pernyataannya mengenai Presiden Prabowo Subianto
00:15di sebuah acara halal bihalal pengamat.
00:20Saiful Mujani buka suara usai pernyataannya yang menyerukan konsolidasi
00:25untuk menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto viral.
00:28Mujani menegaskan pernyataannya bukanlah bentuk makar,
00:32namun bagian dari sikap politik.
00:34Sikap politik berada satu tingkat di bawah partisipasi politik atau tindakan politik.
00:41Partisipasi politik adalah inti dari demokrasi.
00:45Mujani mengatakan tidak ada demokrasi tanpa partisipasi politik.
00:57Saiful Mujani memberikan klarifikasi atas video pernyataan dirinya disebut makar.
01:02Mujani menjelaskan rekaman menyebar luas dengan framing ngeri,
01:07ini sudah luar biasa provokasinya.
01:10Ini bisa disebut makar, jaga NKRI dari Ulta Levenia di Instagram Levenia.
01:16Mujani menegaskan pernyataannya bukan makar,
01:19tapi political engagement,
01:21yakni sikap politik atau sikap yang dinyatakan tentang isu politik di hadapan orang banyak.
01:27Dalam acara itu terutama berkaitan dengan kinerja Presiden Prabowo.
01:37Sikap dan tindakan politik bagian dari hak setiap warga negara dan dijamin oleh konstitusi.
01:44Ia masuk dalam wilayah kebebasan berbicara.
01:47Kalau sikap politik dalam bentuk pernyataan verbal dan berkumpul yang dilindungi konstitusi dianggap makar,
01:54berarti makar dijamin oleh UUD.
01:57Pastilah tidak, dan karena itu sikap politik bukanlah makar yang secara legal dilarang.
02:08Sekretaris Kabinet Teddy Indrawija yang merespons pernyataan pengamat politik Saiful Mujani
02:12soal turunkan Presiden Prabowo Subianto.
02:15Teddy mengaku belum mendengar pernyataan kontroversial yang dilontarkan Saiful Mujani.
02:20Namun dia pastikan Presiden tetap fokus bekerja untuk masyarakat Indonesia.
02:32Saya masih banyak sekali kerjaan, saya belum melihat beliau bicara apa, gitu kira-kira.
02:41Apalagi Bapak Presiden, Bapak Presiden ngurusin hal besar,
02:45lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis, dan ya gitu.
02:50Terima kasih.
02:51Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan