Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
DENPASAR, KOMPAS.TV - Kebijakan larangan pembuangan sampah organik di TPA Suwung membuat kondisi di lapangan menjadi beragam.

Sejumlah sopir truk sampah berhasil memasuki area TPA dan membuang muatannya setelah dipastikan hanya membawa sampah residu. Mereka mengaku masyarakat di wilayahnya mulai memahami aturan baru, sehingga sampah yang diangkut telah dipilah sejak dari sumber.

Namun, tidak semua sopir mengalami hal serupa. Sebagian lainnya terpaksa putar balik setelah petugas menemukan adanya sampah organik di dalam muatan truk.

Pemeriksaan dilakukan secara ketat melalui beberapa posko hingga ke bagian dalam muatan untuk memastikan tidak ada sampah organik yang masuk ke TPA.

#TPA #sampahorganik #masyarakat

Baca Juga Harga Tiket Pesawat Diprediksi Naik 9-13 Persen, Dampak Kenaikan Avtur | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/nasional/661340/harga-tiket-pesawat-diprediksi-naik-9-13-persen-dampak-kenaikan-avtur-jurnal-nusantara

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/661346/larangan-sampah-organik-di-tpa-suwung-sebagian-diputar-balik-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Saudara kebijakan larangan sampah organik di TPA Sungung memberikan dampak langsung bagi para sopir truk sampah.
00:08Sebagian berhasil membuang muatannya, namun sebagian lain terpaksa putar balik karena tidak memenuhi ketentuan.
00:17Kebijakan larangan pembuangan sampah organik di TPA Sungung membuat kondisi di lapangan menjadi beragam.
00:24Sejumlah sopir truk sampah berhasil memasuki area TPA dan membuang muatannya setelah dipastikan hanya membawa sampah residu.
00:34Mereka mengaku masyarakat di wilayahnya sudah mulai memahami aturan baru, sehingga sampah yang diangkut telah dipilah sejak dari sumber.
00:47Sampahnya dari warga kah, dari hotel, atau dari resto, mungkin perkatoran itu?
00:52Itu sampah dari warga. Semua dari warga, rumah tangga, di TPS, sudah terpilah.
01:00Sudah terpilah, berarti ini sampah dari TPST atau TPS 3R?
01:06TPS 3R.
01:06Oh iya, TPS 3R desa gitu ya.
01:09Ini tadi lolos apa enggak nih?
01:11Sementara lolos.
01:13Sementara lolos.
01:15Ini yang sudah kedua kali.
01:16Sudah disampaikan melalui dari Pak Hatis, senior kitian dari DLK,
01:22terkait dengan jadwal penutupan sampah, pembuangan sampah di DPA mulai tanggal 1 tidak menerima organik.
01:32Namun, tidak semua sopir mengalami hal serupa.
01:36Sebagian lainnya terpaksa putar balik setelah petugas menemukan adanya sampah organik di dalam muatan truk.
01:44Pemeriksaan dilakukan secara ketat melalui beberapa posko hingga bagian dalam muatan untuk memastikan tidak ada sampah organik yang masuk ke
01:54TPA.
01:54Ada sampah organik yang terangkut gitu.
02:00Jadi kalau yang kan hanya sebagai pengangkut, jadi pemilahannya itu kan ada di TPS.
02:06Karena tadi sudah sempat ngecek sih, ternyata memang enggak ada.
02:10Tapi setelah diperiksa di sini, masih ada juga masalah nikah.
02:15Nikah kan teknis di TPS-nya masalah lain.
02:18Kondisi ini membuat sopir yang gagal membuang sampah mengaku kebingungan
02:24karena harus membawa kembali muatan mereka tanpa mengetahui harus dikemanakan.
02:31Meski demikian, para sopir menyatakan tetap harus mengikuti aturan yang berlaku
02:36sebagai bagian dari upaya penataan pengelolaan sampah.
02:41Kebijakan ini menjadi langkah menuju penutupan total TPA Suwong pada 1 Agustus 2026.
02:48Sekaligus mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah sejak dari sumber.
02:55Putu Farah, Kadek Santosa, Kompas TV, Denpasar Bali
Komentar

Dianjurkan