Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan harga tiket pesawat akan mengalami penyesuaian sebesar 9 hingga 13 persen.

Penyesuaian ini dilakukan mengingat avtur merupakan bahan bakar nonsubsidi, di mana harganya berkontribusi sekitar 40 persen terhadap biaya operasional maskapai.

Sementara itu, pemerintah menjamin tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga Desember tahun ini. Namun, untuk BBM nonsubsidi, pemerintah masih melakukan pengkajian lebih lanjut.

#menko #bbm #pesawat #tiket

Baca Juga Rudal Iran Hantam Gedung di Haifa Israel, Dua Orang Tewas | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/661337/rudal-iran-hantam-gedung-di-haifa-israel-dua-orang-tewas-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661340/harga-tiket-pesawat-diprediksi-naik-9-13-persen-dampak-kenaikan-avtur-jurnal-nusantara
Transkrip
00:00Informasi lainnya, Saudara Menko Perekonomian Erlangga Hartarto
00:03kembali menegaskan BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan
00:08imbas perang di Timur Tengah.
00:10Namun, harga tiket pesawat yang bahan bakarnya menggunakan Aftur
00:14akan mengalami kenaikan.
00:18Menko Perekonomian Erlangga Hartarto menyampaikan
00:20harga tiket pesawat akan mengalami penyesuaian 9 hingga 13 persen.
00:26Hal ini dilakukan mengingat Aftur merupakan bahan bakar non-subsidi
00:30di mana harga Aftur berkontribusi sebanyak 40 persen
00:35terhadap biaya operasional maskapai.
00:37Sementara itu, pemerintah menjamin tidak akan menaikan BBM bersubsidi
00:42hingga Desember tahun ini.
00:44Namun, terkait BBM non-subsidi, pemerintah masih melakukan pengkajian
00:49terkait hal tersebut.
00:54Nah, kenaikan harga Aftur ini tentu mempengaruhi struktur biaya operasional
01:00dari maskapai nasional, di mana harga Aftur itu berkontribusi
01:05terhadap 40 persen dari biaya operasional pesawat.
01:10Dan oleh karena itu, pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi strategis
01:17agar harga tiket tetap terjangkau di masyarakat.
01:23Jadi, pemerintah yang kita jaga adalah harga tiketnya.
01:26Maka, pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9 sampai 13 persen.
01:33Jadi, harga tiket di kisaran 9 sampai 13 persen dengan langkah-langkah sebagai berikut.
01:40Yang pertama, PPN ditanggung pemerintah itu 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga
01:47berjadwal di dalam negeri kelas ekonomi.
01:51Nah, dengan perhitungan tersebut, jumlah subsidi yang kita berikan oleh pemerintah
01:59itu sekitar 1,3 triliun rupiah.
02:07Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa memastikan keuangan negara
02:12masih mencukupi untuk menanggung segala konsekuensi
02:15atas kebijakan yang diberikan pemerintah imbas perang di Timur Tengah.
02:20Purbaya juga menegaskan, Kementerian Keuangan memiliki bantalan uang
02:25sebesar 420 triliun rupiah yang berasal dari sisa anggaran lebih.
02:30Dana ini dipastikan dapat digunakan jika dibutuhkan.
02:34Menteri Keuangan Purbaya meminta publik untuk tidak khawatir
02:38terkait imbas di Timur Tengah.
02:50Selamat siang, teman-teman media cetak, media TV, media online.
02:56Sekolahnya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar 420 triliun rupiah
03:02yang sekarang dalam bentuk sisa anggaran lebih atau sal.
03:08Kalau ketepat, itu masih bisa dipakai.
03:11Tapi rasanya sih, kita ke sana masih jauh.
03:15Karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100
03:20untuk waktu yang berkepanjangan.
03:23Kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa.
03:25Jadi itu, saya ingin tegaskan lagi, masalah kan nggak usah khawatir.
03:29Nggak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang.
03:32Gini-gini uangnya banyak nih, kayak benghar-benghar.
03:35Kayaklah.
03:36Jadi, uang kita cukup.
03:39Jadi, setiap kebijakan yang diberikan tadi,
03:43tentu ada konsekuensi biayanya ke kami.
03:46Dan kami sudah hitung cukup.
03:49Mungkin.
03:49Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan