00:00Informasi lainnya, Saudara Menko Perekonomian Erlangga Hartarto
00:03kembali menegaskan BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan
00:08imbas perang di Timur Tengah.
00:10Namun, harga tiket pesawat yang bahan bakarnya menggunakan Aftur
00:14akan mengalami kenaikan.
00:18Menko Perekonomian Erlangga Hartarto menyampaikan
00:20harga tiket pesawat akan mengalami penyesuaian 9 hingga 13 persen.
00:26Hal ini dilakukan mengingat Aftur merupakan bahan bakar non-subsidi
00:30di mana harga Aftur berkontribusi sebanyak 40 persen
00:35terhadap biaya operasional maskapai.
00:37Sementara itu, pemerintah menjamin tidak akan menaikan BBM bersubsidi
00:42hingga Desember tahun ini.
00:44Namun, terkait BBM non-subsidi, pemerintah masih melakukan pengkajian
00:49terkait hal tersebut.
00:54Nah, kenaikan harga Aftur ini tentu mempengaruhi struktur biaya operasional
01:00dari maskapai nasional, di mana harga Aftur itu berkontribusi
01:05terhadap 40 persen dari biaya operasional pesawat.
01:10Dan oleh karena itu, pemerintah mempersiapkan langkah mitigasi strategis
01:17agar harga tiket tetap terjangkau di masyarakat.
01:23Jadi, pemerintah yang kita jaga adalah harga tiketnya.
01:26Maka, pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9 sampai 13 persen.
01:33Jadi, harga tiket di kisaran 9 sampai 13 persen dengan langkah-langkah sebagai berikut.
01:40Yang pertama, PPN ditanggung pemerintah itu 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga
01:47berjadwal di dalam negeri kelas ekonomi.
01:51Nah, dengan perhitungan tersebut, jumlah subsidi yang kita berikan oleh pemerintah
01:59itu sekitar 1,3 triliun rupiah.
02:07Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa memastikan keuangan negara
02:12masih mencukupi untuk menanggung segala konsekuensi
02:15atas kebijakan yang diberikan pemerintah imbas perang di Timur Tengah.
02:20Purbaya juga menegaskan, Kementerian Keuangan memiliki bantalan uang
02:25sebesar 420 triliun rupiah yang berasal dari sisa anggaran lebih.
02:30Dana ini dipastikan dapat digunakan jika dibutuhkan.
02:34Menteri Keuangan Purbaya meminta publik untuk tidak khawatir
02:38terkait imbas di Timur Tengah.
02:50Selamat siang, teman-teman media cetak, media TV, media online.
02:56Sekolahnya ada, kita masih punya bantalan uang sebesar 420 triliun rupiah
03:02yang sekarang dalam bentuk sisa anggaran lebih atau sal.
03:08Kalau ketepat, itu masih bisa dipakai.
03:11Tapi rasanya sih, kita ke sana masih jauh.
03:15Karena harga minyak kecil peluangnya bertahan di atas 100
03:20untuk waktu yang berkepanjangan.
03:23Kalau kita lihat politiknya di Amerika Serikat seperti apa.
03:25Jadi itu, saya ingin tegaskan lagi, masalah kan nggak usah khawatir.
03:29Nggak usah spekulasi bahwa saya kehabisan uang.
03:32Gini-gini uangnya banyak nih, kayak benghar-benghar.
03:35Kayaklah.
03:36Jadi, uang kita cukup.
03:39Jadi, setiap kebijakan yang diberikan tadi,
03:43tentu ada konsekuensi biayanya ke kami.
03:46Dan kami sudah hitung cukup.
03:49Mungkin.
03:49Terima kasih.
Komentar