00:00Mas Senada disampaikan Menko Perekonomian Erlangga Hartarto.
00:03Erlangga menyebur selama harga minyak dunia tidak melebih 97 dolar per baral,
00:08maka harga BBM subsidi tidak akan naik hingga akhir tahun ini.
00:16Minyak tidak lebih dari 97 dolar secara rata-rata,
00:21maka harga BBM ini bisa kita pertahankan sampai bulan Desember tahun ini.
00:30Tapi biaya yang bersusiri kan ada dua, yaitu biosolar dan pertalai.
00:35Ini supaya jelas ya.
00:38Saudara perang di Timur Tengah mulai berdampak pada biaya operasional penerbangan maskapai domestik.
00:43Menteri Bidang Perekonomian Erlangga Hartarto menyatakan harga tiket pesawat terbang akan naik 9 hingga 13 prosen.
00:52Erlangga menyatakan dampak dari perkembangan geopolitik dan geoekonomi global telah menyebabkan harga aftur naik.
00:58Kenaikan harga aftur akan mempengaruhi biaya operasional maskapai nasional.
01:04Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi agar harga tiket pesawat tetap terjangkau masyarakat.
01:09Pemerintah menetapkan kenaikan harga tiket pesawat di kisaran 9 hingga 13 prosen.
01:14Pemerintah juga akan menanggung PPN tiket pesawat kelas ekonomi.
01:18Pemerintah menyiapkan subsidi PPN mencapai 1,3 triliun rupiah per bulannya.
01:27Nah, untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat,
01:35maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9 hingga 13 persen.
01:41Jadi harga tiket di kisaran 9 hingga 13 persen dengan langkah-langkah sebagai berikut.
01:48Yang pertama, PPN ditanggung pemerintah itu 11 persen untuk tiket angkutan udara niaga berjadwal di dalam negeri kelas ekonomi.
02:00Nah, dengan perhitungan tersebut, jumlah subsidi yang kita berikan oleh pemerintah itu sekitar 1,3 triliun rupiah.
02:10Nah, per bulannya.
Komentar