Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejauh mana masyarakat mendukung langkah pemerintah yang mendorong warga untuk menggunakan transportasi umum guna menghemat pasokan bahan bakar minyak (BBM)?

Sebagian masyarakat menilai imbauan ini sudah tepat, mengingat kondisi transportasi umum saat ini dinilai semakin memadai.

Namun, ada pula yang memberikan masukan agar lebih banyak masyarakat beralih ke transportasi umum.

#transportasiumum #warga #bbm

Baca Juga Pemerintah Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026 | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/661332/pemerintah-jamin-harga-bbm-subsidi-tak-naik-hingga-akhir-2026-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661333/dukungan-warga-untuk-transportasi-umum-menguat-dinilai-efektif-hemat-bbm-sapa-pagi
Transkrip
00:00Meski pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM bersubsidi hingga akhir tahun 2026,
00:06langkah strategis lain juga dilakukan, termasuk mengimbau masyarakat menggunakan transportasi umum.
00:12Lalu bagaimana tanggapan warga dan apa yang masih perlu dibenahi agar semakin banyak pihak yang menggunakan transportasi publik?
00:19Jurnalis Kompas TV, Claudia Karla dan Yogi Syarfi punya laporan lengkapnya untuk ada.
00:24Saudara pemerintah mengambil langkah antisipasi terkait dengan krisis energi global yang juga dirasakan di Indonesia
00:32akibat dampak dari perang di Timur Tengah sehingga salah satunya pemerintah ini juga mengimbau masyarakat
00:38agar kemudian mengoptimalisasikan penggunaan transportasi umum yang sudah tersedia di wilayah Jakarta dan juga di wilayah Indonesia
00:47di mana imbawan ini dilakukan dalam rangka untuk turut menghemat konsumsi bahan bakar minyak terlebih di Indonesia
00:55agar kemudian pasokan dari bahan bakar minyak maupun juga pasokan energi di Indonesia ini dapat stabil dan juga terjaga
01:03dan dapat memenuhi kebutuhan penting dari segala ataupun juga seluruh operasional di wilayah Indonesia
01:11dan saya akan menanyakan juga pendapat masyarakat terkait dengan imbawan ini dengan kondisi transportasi umum
01:18yang saat ini juga sudah mulai dibenahi khususnya di wilayah Jakarta
01:21Halo, Kak dengan Kak siapa?
01:23Halo, aku Siska
01:24Kak Siska, Kak Siska ini sehari-hari menggunakan moda transportasi apa sih?
01:29Terus dari mana kemana sih, Kak?
01:31Aku kebetulan setiap hari naik KRL sama Transjakarta sih
01:34dari Pondok Ranji ke Sudirman
01:36kalau Transjakarta dari Demasif ke depan kantor Setia Budi
01:40Oke, nah ini kan emang setiap hari menggunakan transportasi KRL juga salah satunya ya
01:45pendapatnya nih Kak, dengan kondisi transportasi umum saat ini yang sehari-hari Kakak gunakan seperti apa sih?
01:52Kebetulan banget, kalau aku naik KRL kan aku di Green Line ya
01:55jadi di sosmed, di mana-mana tuh kayaknya Green Line itu yang paling padat gitu
01:58aku nggak ngerti apakah banyak perumahan di area-area Tangerang Selatan dan segala macem
02:03cuman infonya memang dari kereta yang area Green Line
02:06karena aku menggunakan Green Line itu memang udah ditambah
02:09tapi kok kayaknya tetap dempet-dempetan gitu
02:11cuman karena aku
02:13apa namanya, ngejar waktu dan segala macem
02:16aku lebih suka daripada naik kendaraan pribadi gitu
02:19jadi aku masih aman-aman aja sih
02:21kalau misalnya naik transportasi umum gitu
02:24Nah ini kan salah satu
02:25yang juga perlu diperhitungkan
02:27dalam menggunakan transportasi umum
02:29integritasnya ya antara transportasi umum yang satu dengan yang lainnya
02:32ini menurut Kakak seperti apa integrasinya transportasi umum saat ini?
02:35kalau yang aku sehari-hari ini pengalaman pribadi
02:38jadi memang kalau dari Pondok Ranji ke sini itu
02:42nggak usah naik turun peron lagi
02:44jadi kayak aku keluar kereta langsung masuk kereta gitu
02:46jadi buat aku sangat menguntungkan
02:48pun kalau misalnya aku dari naik Transjakarta yang selain KRL
02:51itu bisa kayak muter, sorry
02:54apa namanya, jalan-jalan dari naik LRT, Duku Atas
02:57terus nyambung-nyambung ke Sudirman gitu
02:59sebenarnya kalau integrasi udah aman sih
03:01cuman kan pasti ada beberapa stasiun atau beberapa tempat-tempat
03:06yang transportasi umumnya belum integrasi dengan baik
03:09atau mungkin belum layak ya
03:10mungkin itu sih yang harus dipikirin lagi
03:12tadi juga disebutkan kan
03:14kalau misalnya ternyata di tempat Kakak naik
03:16itu juga ada titik-titik terpadat
03:18terutama di green line-nya itu
03:20nah ini apa yang menjadi harapan dari Kakak nih
03:22untuk kemudian mungkin bisa diperbaiki ke depannya?
03:25mungkin keretanya lebih banyak lagi kali ya gitu
03:27karena kan dari panjang-panjang tuh mungkin dari rangkas bitung atau mana
03:31nah itu tuh yang harus lebih banyak sih
03:33apa namanya, keretanya
03:35kita biar nunggunya tuh gak lama
03:37jadi gak terjadi penumpukan di stasiun
03:39kayak gitu sih, paling dari aku
03:42oke, berarti untuk armadanya ditambah lagi
03:45lalu kemudian Kak, ini mungkin yang juga
03:47jadi perhitungan masyarakat luas ya
03:48secara tarif ini gimana sih?
03:51kalau dari, aku gak ngerti udah naik BBM ini tarifnya apa enggak
03:54cuman kalau misalnya dari jarak dekat atau jauh
03:57masih di 3.500 untuk aku
03:59itu masih aman sih gitu
04:01cuman kan kalau misalnya transportasi lain kan
04:03ada yang semakin kayak mungkin LRT
04:04itu kan semakin jauh kan semakin agak mahal ya
04:07tapi ada memang ada jam-jamnya gitu
04:09cuman kalau aku pribadi masih aman sih di angka segitu gitu
04:12terakhir Kak, ini kan pemerintah mengimbau masyarakat
04:15untuk mengoptimalisasikan penggunaan transportasi umum
04:18terlebih karena mulai adanya krisis energi ya
04:21belakangan yang terjadi
04:22ini tanggapannya seperti apa?
04:23kalau aku pribadi setuju
04:25karena meskipun aku mobilnya memang dari rumah ke kantor
04:30pakai transportasi umum
04:31tapi kan kalau misalnya mau meeting
04:32atau mau ke tempat kantor yang lain
04:34atau kerja gitu kan
04:35harus masih pakai kendaraan kantor
04:37which is itu ada kendaraan pribadi gitu kan
04:39jadi biar mengurangi kebaratan di jalan
04:43pastinya itu nomor satu
04:44karena paling benci macet-macetan
04:46apalagi ini Jakarta gitu kan
04:47terus ya itulah krisis BBM sekarang ya
04:51itu juga harus dipikirin sih
04:52soalnya di tempat-tempat lain kayak udah
04:54ngantri di mana-mana ngantri
04:55terus bahan bakar habis
04:56bahan bakar langganan habis
04:58terus di bahan bakar yang itu juga ngantri
05:00ya panjang banget
05:01jadi kayak itu sih yang harus
05:02ayo kita naik transum aja gitu
05:05terima kasih banyak kasih sekali atas waktunya
05:07hati-hati di jalan ya
05:09ya demikian tadi perbincangan saya
05:11dengan salah satu pengguna transportasi umum
05:14dimana yang menyatakan bahwa
05:16satu juni dengan imbauan pemerintah
05:18untuk agar masyarakat mengoptimalisasikan
05:21penggunaan transportasi terlebih
05:23khususnya di tengah krisis energi
05:25yang melanda tidak hanya di Indonesia
05:27namun juga secara global
05:28dimana untuk kebijakan ini dianggap
05:31juga dapat turut memberikan kontribusi
05:33kepada penghematan konsumsi
05:35bahan bakar minyak
05:36dan selain mengimbau masyarakat saudara
05:39untuk menggunakan transportasi umum
05:42pemerintah ini juga memberikan
05:44sejumlah kebijakan
05:45diantaranya juga merapkan skema
05:49work from home atau WFA bagi ISN
05:52yang dilaksanakan pada setiap hari Jumat
05:54lalu kemudian juga mengimbau
05:55perusahaan BUMN, BUMD
05:57dan juga perusahaan swasta
05:58untuk juga melaksanakan program
06:00work from home
06:01dimana untuk pelaksanaan program ini
06:04dapat disesuaikan harinya
06:05dengan kebutuhan masing-masing perusahaan
06:08dengan tetap memperhatikan
06:09dan memenuhi kebutuhan
06:11dan juga hak-hak karyawan
06:12dan juga karyawan sendiri
06:14juga harus mematuhi
06:16dan juga menjalankan kewajibannya
06:18sesuai dengan tugas yang telah dilaksanakan
06:25Lalu sejauh mana pula
06:27masyarakat mendukung langkah pemerintah
06:28yang mendorong warga
06:29menggunakan transportasi umum
06:31untuk menghemat pasokan BBM
06:32ada yang menganggap imbauan ini sudah tepat
06:35mengingat kondisi transportasi umum
06:36saat ini sudah memadai
06:37ada juga yang memberi masukan
06:39agar lebih banyak masyarakat
06:41beralih ke angkutan publik
06:45program pemerintah
06:46sebenarnya itu sudah bagus banget ya
06:47untuk transportasi umumnya
06:49ini sebenarnya sudah terbilang
06:50cukup menjangkau lah
06:52memang kalau menurut saya pribadi
06:54yang perlu mungkin ini sih
06:55di area Jakarta Barat mungkin ya
06:58karena belum ada kereta seperti
07:00mungkin MRT
07:01atau mungkin LRT yang ke arah sana
07:03jadi hanya mungkin mengandalkan
07:04TG aja
07:05mungkin itu aja sih yang perlu ditingkatkan
07:07tapi kalau overall untuk
07:10secara transportasi umumnya
07:12ini sudah nyaman banget
07:13dan juga banyak sekali rute-rute
07:15bahkan sampai kepik juga
07:17jadi menurut saya sih
07:18sudah bagus banget
07:19ini tarifnya sudah sangat sesuai ya
07:22dengan kondisi saat ini
07:23ini kira-kira
07:25kalau dibandingkan dengan
07:26penggunaan kendaraan pribadi
07:27ini apakah juga
07:28sangat jauh menghemat
07:30biaya transportasi
07:31dengan menggunakan kendaraan pribadi
07:32dibandingkan transportasi umum?
07:34menurutku untuk
07:35pasti lebih hemat lagi
07:37kalau kita pakai transportasi umum
07:38daripada
07:39eh ya
07:39lebih hemat kalau pakai transportasi umum
07:41dan juga
07:42bisa membantu
07:44berkelangsungan ekonomi Indonesia
07:46menurutku gitu
07:47agak bingung ya
07:49sebetulnya
07:50untuk menghemat
07:53energi ya
07:54kayaknya selama ini juga
07:55kalau istilahnya
07:56orang-orang kayak
07:58misalnya seperti saya gitu ya
07:59kayaknya pasti
08:00sudah pasti akan membeli
08:01transportasi umum ya
08:02kalau misalkan terjangkau
08:04kayak saya kan terjangkau
08:05dari rumah ke Bekasi
08:07naik motornya
08:07sebentar gitu kan
08:08ke sini itu
08:10saya rasa
08:11kayaknya banyak orang
08:12yang lebih memilih
08:13transportasi umum gitu kan
08:14dibanding
08:15naik motor gitu
08:18kita inti perspektif lain
08:19bagaimana dengan
08:20pengguna kendaraan pribadi
08:22sebagian merasa sulit
08:23berpindah ke angkutan umum
08:25karena beragam alasan
08:26namun sebagian lainnya
08:27tidak keberatan
08:28tetapi
08:28harus dibarengi
08:29dengan beragam pembenahan
08:32biasanya saya bawa mobil
08:34naik motor
08:35atau naik MRT sih
08:36biasanya
08:37nah Kak Aji
08:38ini kan BBM semakin langka
08:39ada juga antrean
08:40di beberapa SPBU
08:42menurut Kak Aji
08:43mau gak pindah
08:44ke transportasi publik?
08:45mau banget
08:46kalau kita disuruh
08:47pemerintah
08:48diwajibkan untuk
08:49naik transportasi publik
08:51tapi harapannya
08:52buat pemerintah
08:53semoga ada
08:53lebih banyak insentif
08:54buat masyarakat umum
08:56seperti
08:57lebih banyak diperluas lagi
08:59jaringan transportasi
09:01insentif dengan
09:02tarif-tarif biaya yang
09:02lebih murah
09:03dan lebih banyak
09:05jadwal-jadwal
09:05khususnya saat
09:06peak hour Kak
09:06mau gak kira-kira
09:08pindah ke transportasi publik?
09:09kayaknya kalau
09:10untuk aku sendiri
09:11agak susah ya
09:12harus pindah
09:13ke transportasi publik
09:15karena
09:16dari jarak rumah aku
09:17ke kantor
09:18itu cukup
09:19jauh
09:20terus juga kebetulan
09:21di dekat rumah aku
09:22gak ada yang
09:23transportasi publiknya
09:24tuh bisa jalan kaki
09:25gitu
09:25terus yang ke arah kantor
09:27juga gak ada yang bisa
09:27jalan kaki
09:28dan aku juga rutonya
09:29gak ke kantor doang
09:31ada beberapa kali
09:32pindah tempat gitu
09:33jadi kayaknya
09:33agak sulit
09:34kalau harus pindah
09:35ke transportasi publik sih Kak
09:36biasanya komit naik
09:37dalam pribadi
09:38kemudian beralih
09:38ke transportasi publik?
09:40kalau kayak gitu
09:41mau banget sih
09:42kebetulan bakal
09:43lebih gampang lah
09:44akses ke kantor juga
09:46enaknya naik transportasi publik
09:48kapan nih
09:48dari segi kenyamanan
09:49maupun juga harga?
09:50kalau aku sih
09:51personally
09:51enaknya naik MRT
09:53karena memang
09:54kebetulan aksesnya
09:55dekat sama
09:56kantor
09:57sama area-area
09:58yang biasa aku
09:59lewatin sih
10:02lalu sejauh mana
10:04kesiapan transportasi umum
10:06di Jakarta
10:07bisa menghadapi lonjakan
10:08jumlah penumpul
Komentar

Dianjurkan