Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TIMUR, KOMPAS.TV - Produsen tempe di Sentra Industri Tempe Sanan, Kota Malang, mengeluhkan naiknya harga kedelai impor dalam beberapa pekan terakhir.

Harga bahan baku tempe, yakni kedelai impor dari Amerika Serikat, naik dari Rp9.800 per kilogram menjadi Rp10.600 per kilogram.

Sejak harga kedelai meningkat, para produsen terpaksa memperkecil ukuran tempe dari biasanya. Langkah ini dilakukan untuk menutup biaya produksi, seperti gas LPG dan ongkos karyawan.

#tempe #produsen #malang

Baca Juga PBB Ungkap Kondisi Pasukan TNI Korban Serangan Terkini ke Lebanon di https://www.kompas.tv/internasional/661306/pbb-ungkap-kondisi-pasukan-tni-korban-serangan-terkini-ke-lebanon



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/661309/harga-kedelai-impor-naik-produsen-tempe-sanan-malang-perkecil-ukuran-sapa-pagi
Transkrip
00:00Kembali bersama kami saudara, kenaikan harga kedelai membuat produsen tempe di Blora, Jawa Tengah terpaksa menaikkan harga.
00:07Naiknya harga kedelai membuat produsen tempe di Blora mulai rosah.
00:12Harga kedelai yang semula Rp 9.500 per kilogram, kini naik menjadi hampir Rp 12.000.
00:19Kenaikan ini membuat produsen tempe terpaksa menaikkan harga jual.
00:23Nah harga jual tempe yang awalnya Rp 14.000 per kilogram, kini dijual menjadi Rp 15.000 per kilogram.
00:32Senaik menaikan harga tempe, produsen juga mengganti wadah tempe menggunakan daun jati.
00:38Perubahan wadah menyusul naiknya harga plastik imbas konflik di Timur Tengah.
00:49Untuk setiap pembelian, ini seminggu atau dua minggu, kadang dua kali beli itu udah naik lagi.
00:55Naiknya yaudah kadang Rp 5.000, kadang Rp 10.000, kemarin malah Rp 20.000, gitu.
01:01Nggak tentu, tapi naik.
01:03Terus naik terus.
01:04Kenaikan ini terus pedagang tempe seperti apa, Mbak?
01:08Ya, dinaikkan harga nih.
01:09Berapa naiknya?
01:11Untuk sekarang naik nomor Rp 1.000, per kilonya Rp 1.000.
01:15Oh, jadi per kilo sekarang?
01:17Jadi Rp 15.000.
01:19Bergeser ke Jawa Timur, produsen tempe di sentra industri tempe Sanan, Kota Malang,
01:25mengeluhkan naiknya harga kedelai impor.
01:27Sejak beberapa pekan terakhir, harga bahan baku tempe, yakni kedelai yang diimpor dari Amerika Serikat, naik.
01:33Harga kedelai yang sebelumnya Rp 9.800 per kilogram, naik menjadi Rp 10.600 per kilogram.
01:41Sejak harga kedelai naik ini, produsen tempe terpaksa memperkecil ukuran tempe dari biasanya.
01:47Cara ini dilakukan agar bisa menutup biaya produksi seperti biaya gas LPG dan ongkos karyawan.
01:58Pembelian Rp 9.800 per kilogram.
02:01Per kilogram.
02:02Saat ini Rp 10.600.
02:06Mau naik terus pokoknya.
02:08Sudah berapa lama semuanya, Mas?
02:11Beberapa minggu ini.
02:13Sejak perang Amerika Iran.
02:18Produksinya?
02:20Produksinya sih tetap, cuma penjualannya sih kurang.
02:25Ukurannya?
02:25Kurang.
02:27Informasi lebih lengkap terkait kenaikan harga kedelai ini akan dilaporkan langsung oleh jurnalis Kompas TV Nadifa Rahma
02:33dan juru kamera Dedik Prasetyo dari Malang, Jawa Timur.
02:37Selain ukuran tempenya, tadi sudah sempat disampaikan juga oleh produsen tempe di situ
02:42yang disesuaikan lagi di tengah lonjakan harga bahan baku ini Nadifa.
02:47Apakah juga cukup menantang bagi para produsen menaikkan harga jual ini?
02:51Apa cerita dari mereka?
02:54Ya, selamat pagi Tifal dan saudara.
02:56Saat ini saya sedang berada di sentra produksi tempe Sanan, Kota Malang, Jawa Timur.
03:01Dan memang di sini pedagang juga mengeluhkan ya terkait dengan kenaikan harga kedelai impor
03:05yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini.
03:08Dan tentunya ini juga mempengaruhi seperti itu biaya produksi yang semakin tajam,
03:14seperti itu naik yang semakin tajam.
03:16Karena sebelumnya memang...
Komentar

Dianjurkan