00:00Jadi untuk tadi satu kupon 500 ribu, 300 ribunya itu berupa sembako.
00:05Assalamualaikum, selamat malam semua.
00:07Jadi pada hari ini malam minggu, tanggal 28 Maret, masih di bulan syawal setelah lebaran, hampir setiap minggu setelah lebaran,
00:21Bapak Presiden menginklusikan kami, kemudian melalui juga ada kementerian UMKM dan beberapa kementerian lainnya
00:31untuk melaksanakan bazar, kemudian pasar murah, kemudian ada hiburan rakyat, kemudian ada permainan anak-anak.
00:42Untuk apa? Jadi kemarin saat hari lebaran itu ada istana untuk rakyat,
00:50nah tapi antusiasme masyarakat yang hadir di istana melebihi yang kita perkirakan,
00:57kemudian Bapak Presiden ingin membuat nuansa kegembiran lebaran ini masih terasa,
01:03nah sehingga mungkin untuk pertama kalinya ya, pertama kalinya setelah lebaran di sini di Monas,
01:09di lapangan besar ini dibuatlah acara seperti ini gitu ya.
01:14Jadi kalau rekan-rekan lihat di belakang ada istana untuk rakyat,
01:17jadi diharapkan semuanya masyarakat bisa merayakan lebaran,
01:22tadi ada kita berikan kupon, ratus ribu kupon, satu kupon itu lima ratus ribu rupiah.
01:30Jadi ada untuk sembako, ada juga untuk barang, barangnya apa?
01:35Nah sekalian juga untuk menghidupkan UMKM, UMKM, pedagang-pedagang.
01:40Nah dari ada pasar Tanah Abang, pasar Senen, pasar Ular, kemudian beberapa pasar lain sejauh tapek,
01:46melalui Pak Menteri UMKM, Pak Maman, dibawa ke sini, mereka jualan, kita beli barangnya,
01:54nah kemudian masyarakat yang datang gratis diberikan kupon, kemudian mereka menukarkan kupon itu gitu ya.
02:00Itu yang untuk barang. Untuk apa? Jadi bahwa Presiden ingin ya berbagi kebahagiaan lah.
02:06Ada warga-warga dari daerah, belikan anaknya baju, baju lubaran, sepatu, tas, perangkapan sekolah, alat ibadah, dan sebagainya.
02:18Intinya kira-kira begitu.
02:18Kemudian juga ada kurang lebih seribu pedagang kaki lima, jadi disiapkan 300 ribu porsi makanan,
02:28makanan minuman untuk masyarakat semuanya.
02:31Jadi datang ke sini, bisa makan semuanya, ada hiburan, kemudian bisa membelikan sanak keluarganya barang-barang di kecil.
02:39Itu kira-kira?
02:39Yang item barang-barangnya itu per paket 200 ribu?
02:43Ya, jadi untuk tadi satu kupon 500 ribu, 300 ribunya itu berupa sembako,
02:48kemudian 200 ribunya itu bisa dibelikan, ditukarkan dengan barang-barang yang dari UMKM dalam pedang kecil.
02:55Kira-kira itu.
02:56Jadi ini untuk pertama kalinya ada acara seperti ini.
02:59Jadi bahwa Presiden tadi sekali lagi saya sampaikan ingin kegembiraan nuansa lebaran dapat dirasakan oleh masyarakat sebanyak mungkin.
03:08Gitu kira-kira.
03:09Ini pertama kali tentunya kita pasti bahwa Presiden ingin yang terbaik, ya pasti akan rutin gitu ya.
03:17Kemudian ini persiapannya cukup singkat, tapi Alhamdulillah lancar semuanya dari segi pengamanan.
03:25Kemudian tadi minta maaf ada yang antri.
03:28Kita udah buka banyak banget pintunya sebenarnya, cuman tadi Anda bilang benar.
03:32Antusiasme tinggi, jadi mengantri agak panjang.
03:37Tapi ya ada makanan, ada minuman.
03:39Tadi saya tanya satu-satu juga.
03:41Mereka menyadari bahwa ya nggak apa-apa antri namanya ini sekaligus menikmati nuansa monas malam hari, lampu-lampu, musik, dan
03:49sebagainya.
03:50Itu kira-kira Pak Menteri, Pak Maman?
03:53Memang tadi karena antusiasme yang luar biasa, jadi ada suasana kegembiraan karena kita gabungkan dengan acara mainan anak-anak, terus
04:02musik.
04:03Jadi status nunggu juga tadi terhibur juga gitu, itu satu.
04:06Nah, di satu sisi memang ada titipan pesan juga dari Pak Presiden bahwa momentum ini kan juga momentum menggerakkan ekonomi.
04:15Karena kita melibatkan kurang lebih ada seribuan usaha mikro, pedagang makanan, dan minuman yang dimana disitu kan bergerak tuh.
04:25Mereka pesan makanan, pesan minum, segala macam.
04:28Lalu kurang lebih ada 100 ribu paket baju-baju, sepatu, tas, dan lain sebagainya yang senilai 200 ribu per paket.
04:36Nah, ini impact ekonominya kayak di Pasar Tanah Abang, terus di Pasar Senen, dan di beberapa pasar.
04:42Ada yang di Bandung, teman-teman asosiasi pembuat kerajinan sepatu, dan itu juga akhirnya bergerak tuh.
04:48Karena mereka bisa menghabiskan stok yang kemarin masih ada, dan yang mereka juga bisa putar lagi, beli lagi, ada dengan
04:55stok yang baru.
04:56Jadi ini impactnya juga seharapan Pak Presiden untuk bisa menggerakkan ekonomi juga di momen paska lebaran ini.
05:06Enggak-enggak, ini pos anggarannya semua di kementerian SESCAP.
05:17Kita bahas UMKIM dulu, ini ada acara lebaran, lebaran bersama rakyat di Monas, masih bulan syawal, kita bahas itu dulu,
05:25oke?
05:29Kita sekali lagi, kita bahas yang ini dulu, mas. Oke? Ada pertanyaan terkait ini?
05:34Next, ada di kota lain nggak mas?
05:37Kalau yang secara serentak ini saja, cuma kemarin beberapa kementerian, dan ini kan juga menghimbau ke kepala daerah, tapi waktunya
05:46terserah kepala daerah masing-masing gitu ya.
05:48Intinya konsepnya adalah, sebanyak mungkin masyarakat itu merasakan kebahagiaan lebaran, baik yang tidak bisa mudik, kemudian yang sudah kembali mudik,
06:02datang ke sini, kan?
06:03Kemudian, ya kita wasilitasi tadi dijemput dari luar-luar pake bus, terima kasih dari pihak kepolisian, kemudian sebentar, kemudian dijemput
06:14ke sini, diantar ke sini, ketua RT-nya, ketua RPU-nya yang mencatat siapa yang berangkat, bersama anak-anaknya, bersama
06:23keluarganya, nanti diantar kembali pulang gitu kan?
06:27Sekalian liburan, bagi mereka-mereka yang nggak ada di sekitar Jakarta, kira-kira itu, ya?
06:32Kalau agenda itu untuk kakek ini, kita ini nanti akan diri sekitar bawang atau ada umum-umum lain?
06:37Kalau tidak.
06:37Sambil kita lihat perkembangan mas, kan ini kan juga acara kan belum selesai nih, nanti insya Allah selesai semuanya, ya
06:43sambil kita monitoring dan kita evaluasi ya plus minusnya bagaimana kan gitu.
06:46Oke, kira-kira gitu.
06:47Yang semangatnya adalah kegembiraan mas.
06:49Yes, dan juga kalau Anda ingat waktu 17-an, jadi di sini juga ada semacam seperti ini, karnaval malam, ya
06:57kan?
06:58Karnaval, masyarakat ke sini, ada permainan, makan, kemudian ada hiburan, gitu kira-kira.
07:04Jadi, sebisa mungkin ada event-event nasional bahwa Presiden ingin semua rakyat merasakan kebahagiaan.
07:10Itu aja, kira-kira.
07:11Oke, terima kasih semua rakyat-rakyat media sudah nunggu di sini, sudah dari tadi.
07:18Silahkan menikmati juga.
07:20Oke, itu aja.
07:24Kita bahas ini dulu, tadi saya bilang.
07:35Ya, sebisa mungkin masyarakat hadir, kemudian merasakan kebahagiaan, bisa membelikan keluarganya barang-barang baru, gitu ya.
07:48Untuk lebaran, kemudian bisa nyaman di sini.
07:52Ini tadi laporan dari Pak Kapolda, lebih dari 100 ribu orang, dari jam 4, yang hadir ke sini.
07:59Dan makin malam pasti makin lame, mungkin sekitar 200 ribu.
08:03Kita kalau porsi makanannya saja 300 ribu, dan tadi laporannya sudah hampir habis, berarti ya lebih dari segitu, gitu ya.
08:10Jadi, Alhamdulillah, antusiasme masyarakat tinggi menunjukkan juga...
08:14Suasana kegembiraan, Bang.
08:15Suasana kegembiraan, gitu, kira-kira.
08:18Kalau harapan kejutan masyarakat ini gimana, Bang?
08:23Kalau kuponnya, iya.
08:25Kuponnya, iya.
08:27Kemudian terdata, makanya tadi ketua RT, ketua RW mendata, kemudian kita jemput ke sini, ya kan.
08:33Kemudian, tapi kan kita untuk membuka juga masyarakat lain, gitu ya.
08:36Dan sebisa mungkin, masyarakat yang datang pulang, itu membawa sesuatu lah.
08:40Walaupun kecil, itu membawa sesuatu, ya kan.
08:44Sudah kira-kira, ya.
08:44Terima kasih semua.
08:45Terima kasih.
08:46Terima kasih.
09:29Terima kasih.
09:51Terima kasih.
09:53Terima kasih.
09:54Terima kasih.
09:54Terima kasih.
09:54Terima kasih.
Komentar