00:11Kami berharap agar meninggalnya ayah saya ini bisa memberikan penghormatan kepada beliau ya,
00:23karena beliau sudah berusaha keras ya memberikan pengabdian kepada bangsa dan negara.
00:30Mulai dari dunia akademisi ya, terutama di bidang hubungan internasional dan juga mengabdi di beberapa jabatan pemerintahan,
00:39diantaranya adalah Menteri Lingkungan, Menteri Pendidikan, dan kemudian juga Menteri Pertahanan.
00:46Sehingga kita berharap bahwa sepak kerja beliau, kerja keras beliau bisa menginspirasi generasi muda sekarang,
00:56bahwa pengabdian itu harus dilandasi oleh integritas, kerja keras, dan keikhlasan.
01:05Sehingga pengabdian beliau yang sudah berlangsung selama bulan tahun ini tidak sia-sia ya.
01:12Dan harapan keluarga ya kita berharap apa yang sudah diajarkan beliau kepada para mahasiswa dan mahasiswinya
01:21yang sekarang sudah jadi pejabat dan pengambil kebijakan bisa meneruskan legasi beliau dalam pengabdian tersebut,
01:29terutama di bidang hubungan internasional dan tentu saja bidang pertahanan.
01:34Mas besoknya kan rencanakan juga disemayamkan di Kementerian Pertahanan ya,
01:39mungkin bisa dijelaskan terkait dengan rencana besok jam berapa, terus nanti dikebumikan jam berapa?
01:43Jadi rencananya besok akan disemayamkan di gedung Urib Sumi Harjo di Kementerian Pertahanan,
01:49dan setelah itu juga langsung dimakamkan di Taman Makam Pahlawan di Kalibatak gitu ya,
01:57rencananya, dan saya dengar rencananya akan dipimpin oleh Menteri Ketahanan Bapak Syafrik Samsudin
02:05dalam upacara tersebut gitu.
02:08Mudah-mudahan juga sahabat-sahabat beliau ya,
02:12yang juga beliau cukup punya banyak kenalan,
02:15selain di kalangan akademisi,
02:18khususnya hubungan internasional juga kalangan TNI,
02:22beliau juga punya kenalan,
02:24dan kita harap mereka bisa memberikan silaturahmi dan penghormatan terakhir beliau di acara tersebut.
02:32Sakitnya sudah berapa nggak sih Pak?
02:35Sakitnya sebenarnya sudah berlangsung 4 tahun,
02:38beliau menderita sakit stok keempat,
02:41sehingga makanya beliau sudah hilang dari publik selama beberapa tahun ini,
02:46karena fokus pada penyembuhannya,
02:48tetapi sebetulnya takdir Allah subhanahu anhu mengatakan lain,
02:52dan sehingga beliau dipanggil oleh Allah subhanahu wa ta'ala hari ini.
02:57Terima kasih.
02:58Boleh barangkali berisi yang keluarga terkait dengan meninggal dunia Pak Jumbo,
03:03seperti apa?
03:03Ya tentu kita semua kehilangan,
03:06bangsa ini kehilangan patriot sejati yang sudah berbakti pada negara,
03:10dan beliau belakangan memang jatuh sakit,
03:12dan akhirnya harus dipanggil oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
03:15Kita berduka,
03:17dan tentu semua apa yang sudah beliau lakukan,
03:20almarhum lakukan, menjadi suri ta'ala dan bagi kita semua,
03:23khususnya di hari ini, dan tentu yang akan datang.
03:27Kalau kita ketahui kan juga Pak Juwono kan adalah Menteri Pertahanan Sipil pertama di Indonesia,
03:31gitu.
03:31Nah, apresiasi dari, ataupun mengingat dari jasa-jasa Pak Juwono ini kan dari Kementerian Pertahanan
03:35juga akan melakukan upacara pelepasan besok.
03:37Mungkin barangkali bisa dijelaskan.
03:39Mungkin harus diralat juga, bukan sipil yang pertama ya.
03:42Dulu juga pernah ada Iwaku Suma-Sumantri.
03:44Itu juga menurut perang.
03:45Tapi, di masa hari baru, memang beliau yang pertama,
03:49sebagai orang sipil yang ditunjuk dan mengembat tugas yang cukup berat waktu itu.
03:54Banyak tugas-tugas yang mungkin menjelang reformasi.
03:58Salah satunya kan mencoba memastikan bisnis TNI dan sebagainya bisa diatur lebih seimbang dan proper begitu ya.
04:05Tapi, itu adalah kan sebuah awal yang baik juga untuk kita ke depan.
04:09Itu menjadi rumah duka ke-2 dan kemudian itu menjelang sebelum ke Makam Pahlawan Kalibata.
04:20Dan itu saya rasa sesuai dengan protokol negara.
04:23Pak, tadi kan disebutkan almarhum ini sempat mengalami sakit.
04:26Mungkin bisa dijelaskan sakitnya apa sehingga harus dirawat rumah sakit gitu sebelumnya?
04:30Sakitnya sudah cukup lama dan kami bersyukur juga beliau bertahan
04:34dan berusaha punya semangat yang tinggi sekali
04:37dan bagian dari keluarga yang tak terpisahkan menjadi suruh itu ladang.
04:41Tapi, perjuangan beliau tentu ada batasnya dan kami semua berduka.
04:45Dan ini memang sudah suratan dan kami redoh dan menerima dengan hati lapang
04:51karena beliau akhirnya dipanggil oleh Allah.
04:55Tapi juga kami tetap berduka sebagai manusia biasa.
04:58Mudah-mudahan apa yang sudah ditinggalkan oleh almarhum,
05:01baik waktu menjadi Menteri Pendidikan dan Menteri Pertahanan
05:04juga bisa menjadi contoh bagi yang lain di kemudian hari ini.
05:08Terima kasih banyak Mas.
05:09Kita turut berduka cerita atas kehilangan hari ini.
05:16Terima kasih telah menonton!
05:52Terima kasih telah menonton!
Komentar