Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Setelah Sekretaris Dewan Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani, dan Komandan Pasukan Basij Iran, Gholam-Reza Soleimani, tewas dibunuh Israel, kini Menteri Intelijen Iran, Esmaeil Khatib, terkonfirmasi tewas dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Namun, kehilangan para pemimpinnya tak mempengaruhi daya serang Iran.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pesimistis ada celah negosiasi dalam upaya mengakhiri perang di Timur Tengah. Trump mengaku kini di pihak Iran tidak ada lagi yang bisa diajak diskusi.

Baca Juga Fasilitas Nuklir Natanz Diserang! Iran Pastikan Tak Ada Kebocoran Radiasi, Israel Bantah Terlibat di https://www.kompas.tv/internasional/658458/fasilitas-nuklir-natanz-diserang-iran-pastikan-tak-ada-kebocoran-radiasi-israel-bantah-terlibat

#iran #amerika #donaldtrump

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/658459/diplomasi-buntu-pejabat-iran-berguguran-trump-pesimistis-ada-celah-negosiasi

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Setelah Sekretaris Dewan Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani dan Komandan Pasukan Basis Iran, Golam Reza Soleimani, tewas dibunuh Israel,
00:12kini Menteri Intelijen Iran Ismail Khatib terkonfirmasi tewas dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
00:20Namun kehilangan para pemimpinnya tak memengaruhi daya serang Iran.
00:37Perang Amerika Serikat Israel dan Iran di kubur tengah terus berkecamuk hingga tiga pekan lamanya.
00:42Satu persatu pejabat penting Iran berguguran terkena senangan Amerika Serikat dan Israel.
00:47Setelah Sekretaris Dewan Keamanan Tertinggi Iran, Ali Larijani dan Komandan Pasukan Basis Iran, Golam Reza Soleimani, tewas dibunuh Israel,
00:54kini Menteri Intelijen Iran Ismail Khatib terkonfirmasi tewas dalam konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.
01:01Namun kehilangan para pemimpinnya tak mempengaruhi daya serang Iran.
01:05Hingga Sabtu waktu setempat, Iran telah meluncurkan gelombang serangan rudal ke-70.
01:10Presiden Amerika Serikat Donald Trump pesimistis ada celah negosiasi dalam upaya mengakhiri perang di Timur Tengah.
01:16Trump mengaku kiri di pihak Iran tidak ada lagi yang bisa diajak diskusi.
01:21Mereka tidak tahu apa yang berlaku.
01:23Mereka navi is gone, maya air force is gone.
01:25Mereka anti-aircraft is all gone, it's all gone.
01:29Mereka radar is all gone.
01:32Mereka leaders are all gone.
01:33Mereka set of leaders are all gone.
01:36Mereka set of leaders are all gone.
01:37Mereka set of leaders are mostly gone.
01:38And now nobody wants to be a leader over there anymore.
01:41We're having a hard time.
01:43We want to talk to them and there's nobody to talk to.
01:46We have nobody to talk to.
01:48And you know what?
01:49We like it that way.
01:52Analis politik Amerika Serikat, Foad Izadi, menilai pembunan Alila Rijani sebagai upaya untuk menghilangkan harapan diplomatik Iran dan Barat.
02:00Izadi menyebut, Alila Rijani adalah sosok menderat yang selama ini menjadi jembatan diplomasi Iran dengan Amerika Serikat.
02:08Basically, I wanted to make sure that Iran and the United States reach a political agreement.
02:16And I think the reason Israelis killed him was because Israelis don't want Iran and the United States reach a
02:23political agreement.
02:24So he was one of the people who could manage that within the political establishment here.
02:31And you know, if this is very logical, if these people are killed, the people who will replace individuals like
02:44Mr. Lali Rijani will become more hawkish.
02:49Dengan gugurnya Alila Rijani, kini jalan negosiasi dalam mengakhiri pertempuran AS-Iran di Timur Tengah semakin tertutup.
02:57Mostabah Kemeni yang bersumpah akan membalas kematian para petinggi Iran oleh AS-Israel diperkirakan akan membuat perang semakin memanas.
03:03Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan