00:00Saudara Veda Ega Pratama berhasil mengukir prestasi diajak Moto3 berhasil dengan finish ketiga.
00:06Keluarga Veda di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta bangga atas prestasi yang berhasil diraih putranya.
00:23Saudara Bono, ayah Veda Ega Pratama tak menyangka putra pertamanya berhasil finish di urutan ketiga ajang Moto3 yang digelar di
00:31Autodrome International Eriton Sena berhasil minggu malam.
00:35Sang ayah yang sebelumnya hanya berharap Veda berhasil meraih poin justru dikejutkan dengan keberhasilan putranya naik ke podium.
00:43Menurut ayah Veda, tak ada persiapan khusus sebelum pertandingan hanya saja ada latihan yang lebih ketat, baik fisik maupun latihan
00:52dibanding sebelumnya.
00:54Saya bisa juara podium lah diperhafile di event keduanya di Moto3 sangat senang lah pastinya.
01:02Yang tadinya saya berharap cuma bisa dapat poin, tapi malah Veda bisa memperebutkan podium.
01:11Senang sekali lah.
01:12Kalau persiapannya?
01:14Kalau persiapannya sebelum dia berangkat ke Spanyol sama sih seperti balapan di sini juga.
01:22Ada fisik, ada latihan, cuma sekarang lebih keras saja latihannya.
01:27Jadi porsi fisiknya, porsi latihan lebih berkeras.
01:32And here is Patama who made this brilliant aggressive move on the last lap.
01:36Oh, block pass on Carpe.
01:38Inilah aksi pembalap Veda Ega Pratama melewati pesaingnya di lap terakhir untuk merebut posisi ketiga.
01:44Veda Ega dengan tunggangan motor putih bernomor 9.
01:49Balapan di sirkuit Ayrton Senna, Veda Ega memulai start dari posisi keempat.
02:00Finis ketiga membalap Honda tim Asia itu berada di belakang Maximo Kiles dan Marco Morelli.
02:09Momen inilah yang jadi titik balik Veda Ega untuk bersaing di posisi depan.
02:13Dan akhirnya finis ketiga, serta mencetak sejarah.
02:22Sebelum naik podium, Veda Ega bilang sempat kesulitan sebelum adanya insiden kecelakaan dan bendera merah dikibarkan.
02:30Veda bersyukur, ini menjadi pencapaian terbesar karirnya sejauh.
02:41Ya, sejarah pembalap Veda Ega berhasil mengukir prestasi daya Moto3 Brazil dengan finis ketiga.
02:47Kita berbincang dengan ayah Veda Ega, Pak Sudar Mono.
02:52Halo, selamat petang Pak Sudar Mono.
02:57Saya melihat wajahnya yang sangat bahagia, bangga ya Pak.
03:01Iya.
03:04Menyangka enggak, Pak?
03:09Suaranya hilang, Pak Veda?
03:13Boleh didekatkan?
03:15Ya, boleh. Silahkan.
03:17Ya, enggak menyangka sih bisa podium.
03:24Apa yang membuat Bapak tidak menyangka?
03:26Melihat lawan Veda atau Bapak tadinya memang targetnya Veda di posisi apa mungkin?
03:37Ya, tadinya saya berharap dapat poin saja karena enggak menyangkanya karena Veda benar-benar rogi di kelas ini.
03:44Kalau yang lain, udah pernah ngikutin kejuaraan ini walaupun wheel cut.
03:50Kalau Veda kan benar-benar nol.
03:52Untuk pengenalan motor ini juga baru berapa kali pegang moternya ini.
03:59Jadi, saya untuk poin saja sebenarnya.
04:02Baik.
04:02Tapi Alhamdulillah malah di cut.
04:04Bo, juh.
04:04Ya, setelah mendapatkan poin, apakah Veda enggak sudah menelpon Bapak, menghubungi keluarga?
04:13Ya, kalau Veda sebelum balapan biasanya menghubungi keluarga sih.
04:19Saya cuma menemukan sampai dia ada.
04:23Apa kata Veda, Pak?
04:26Menyombongkan prestasinya, Pak?
04:30Setelah balapan dia telpon ke saya, kok bisa juara ya?
04:34Kok bisa juara ya?
04:36Seperti dia juga enggak menyangka.
04:38Cuma kemarin dia memang sebelum balapan dia ngomong positif, Pak.
04:42Suka sukses tweetnya.
04:44Saya lihat, nanya enjoy aja.
04:48Veda sendiri pun tidak menyangka ya, Pak?
04:51Enggak menyangka untuk bisa podium.
04:54Karena ya menurut saya juga luar biasa bisa langsung terpunyi baru dua kali rezeki.
05:02Pak, jadi biasanya sebelum Veda bertanding, apa sih pesan dari Bapak untuk Veda?
05:10Kalau sebelum bertanding, saya cuma bilangnya tenang, fokus aja.
05:15Jangan ada kesalahan.
05:18Jadi Bapak sendiri tidak memberikan target tertentu untuk Veda ya?
05:23Enggak, kalau untuk sebelum balapan, saya enggak cuma...
05:28Suaranya hilang lagi, Pak.
05:30Dinaikin lagi.
05:31Tapi Pak, kalau misalnya tadi harapan Bapak cuma supaya Veda dapat poin,
05:36tapi Veda sendiri punya target apa sebelum bertanding kemarin?
05:42Kalau targetnya Veda, cuma maksimalin aja sih.
05:45Maksimalin yang terbaik.
05:48Diapa setelah balapannya.
05:50Pak, kita penasaran sama cerita keluarga Veda.
05:54Waktu nonton balapnya, Bapak dedekan enggak?
05:57Lihat Ega tampil.
06:01Dedekannya itu satu minggu sebelum balapan udah dedekan apalagi pas nomen balapannya.
06:07Jadi pas proses balapan sudah berserah aja gitu, Pak?
06:10Iya, saya was ya teriak-teriak sendiri.
06:16Pak, ini kan Veda jadi pebalap Indonesia pertama nih yang naik podium ajang balap motor-motor 3.
06:25Apa sih rahasianya selama ini?
06:28Apakah Veda memang begitu rajin latihan?
06:34Atau mungkin punya referensi lain?
06:36Atau mungkin punya motivator lain?
06:41Iya, kalau dari Veda sih karena punya mimpi.
06:44Dulu itu mimpinya ingin balapan di Green Break ini.
06:49Dan mimpinya bukan cuma kelas ini aja.
06:52Pengennya step-nya lebih tinggi.
06:54Jadi itu sih kelebihannya Veda, motivasi dirinya sendiri.
06:59Jadi dia menyiapkannya, semuanya benar-benar disiapkan, Pak.
07:03Dari fisik, dari latihannya, dari mencatatnya, dari belajar, dari video-video.
07:10Dari kecil, Pak, berarti?
07:12Iya, dari kecil udah mimpinya.
07:15Kalau dari kecil mimpinya ngalahin saya sebenarnya.
07:20Udah terwujud sih, Pak.
07:26Terakhir, Pak.
07:27Apa kira-kira target Veda ke depan?
07:29Dan harapan Anda untuk Veda?
07:32Kalau saya harapannya konsisten aja dulu.
07:36Dan mau belajar.
07:38Kalau untuk Veda-nya sendiri, dia sendiri memaksimalkan kapasitas bianya.
07:42Ya, mudah-mudahan tetap bisa ke zona poin.
07:46Dan mudah-mudahan ke podium.
07:49Baik.
07:50Terima kasih, Pak Sudarmono.
07:52Tidak hanya Anda yang bangga, seluruh masyarakat Indonesia juga bangga.
07:57Selamat petang, Pak.
07:58Jaga kesehatan.
08:00Iya.
Komentar