Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Pameran ini menghadirkan pertemuan antara praktik seni jalanan seperti mural dan street art dengan ruang galeri atau white cube. Melalui liputan ini, pemirsa akan diajak melihat bagaimana karya yang biasanya hadir di ruang publik kini dipresentasikan di dalam ruang pamer.

#Street Art #EDSU House #Pameran
Transkrip
00:06Intro
00:17Halo sesuara, kalian pernah bingung gak sih gak mau beri teramadan ini mau kemana?
00:22Atau kalian pernah gak liat mural-mural kalian di jalan terus tiba-tiba itu masuk galeri?
00:26Nah semuanya itu ada jawabannya di Pameran Tidak Ada Makan Siang hari ini di ETSUHAS
00:31Yuk ikutin terus perjalanan aku
00:39Nah sebelum masuk ke pameran kalian bisa registrasi dulu nih di meja ini
00:43Pertama kalian bisa scan barcode secara online lalu kalian akan diarahkan untuk payment
00:49Dan terakhir kalian bisa dapet gelang ini untuk masuk ke dalam pameran
01:11Kita di ETSUHAS ini, ini pameran pameran pertama kita dari 2026
01:15Judulnya Tidak Ada Makan Siang hari ini
01:17Kita menampilkan 8 street artist
01:20Di ruang putih kita punya ada Neus
01:23Terus ada Beko, Beko Owner
01:26Di belakang saya ada Si Kovekas
01:28Lalu di sebelah kanan ini yang taggingnya lumayan brutal ada Reas
01:32Habis itu yang menggunakan instalasi pintu ada Do You Love Me
01:35Lalu di ruang hitam
01:37Di ruang kita yang kedua itu ada Media Regal, Pangestu, dan Digesigit
01:42Pamerannya itu sampai bulan Mei
01:50Selayaknya galeri biasanya kita memang menggunakan linding kita itu sebagai media panjang
01:55Wall piece, misal lukisan ataupun menggunakan karya 3 dimensi kayak gitu
02:00Yang biasanya mungkin banyak dipakai di galeri lain kayak gitu
02:04Cuman kita punya ruang yang lumayan mungkin sangat netral, dingin banget
02:09Mungkin konsepnya bisa dibilang namanya white cube
02:11Habis itu setelah kita menjalani tahun pertama, di tahun kedua ini kita kayak pengen bikin
02:17Suatu hal yang memang kayak mengalahkan konsep kita sendiri kayak gitu
02:21Lalu apa yang bisa kita hadirkan adalah menghadirkan sesuatu yang mungkin sangat tidak teratur
02:26Sangat spontan, mungkin tidak begitu terduga kayak gitu
02:29Ya itu adalah teman-teman yang ada di jalan kayak gitu street artist
02:33Nah yang dilakukan adalah merespon media ataupun dinding galerinya secara langsung
02:39Dan teman-teman ini menggambar itu sekitar 5 hari sebelum waktu pembukaan
02:44Jadi pun kita yang di galeri biasanya merencanakan pamerannya sangat spesifik, sangat pasti
02:49Kali ini kita sebenarnya tidak tahu kira-kira mereka akan menggambar seperti apa kayak gitu
02:54Nah dealing ataupun memahami itu dan menerima hasilnya seperti apa kayak gitu adalah bentuk dari konsep pamerannya sebenarnya kayak gitu
03:09Nah cuma lihat-lihat kalian disini bisa mengekspresikan diri kalian seperti seniman murah loh
03:15Kalian bisa bawa stiker dari rumah tapi kalau nggak bawa disediain spidol juga
03:20Karena kebetulan aku nggak bawa stiker aku bakal pakai spidol aja deh
03:36Makan siang ini adalah perihal makan siang yang biasanya kita siapkan dan kita selalu makan di siang hari ini adalah
03:43suatu hal yang mungkin sudah biasanya kita santap kebiasaan kayak gitu
03:47Yang artinya adalah makan siang ini adalah pameran-pameran edsu yang sebelumnya yang dayanya mungkin lebih konvensional kayak gitu
03:53Nah makanya tidak ada makan siang hari ini karena mungkin teman-teman bisa lihat bahwa tidak ada karya yang mungkin
03:59lukisan, patung kayak gitu
04:02Jadi kayak dan cara merespon, cara kita memainkan ruangnya pun lumayan berbeda dengan beberapa pameran kita ke belakang kayak gitu
04:08Makanya tidak ada makan siang hari ini kayak gitu
04:18Reas kayak gitu sebelah sini, itu yang sebelah sini ada tulisan, dia sebenarnya tagging sign tulisannya Reas banyak sekali kayak
04:28gitu
04:29Yang sampai tidak bisa terbaca, lalu di depan ada tulisan, tulisannya Yeni kayak gitu
04:34Yang dari penjelasan artis si Reas, itu merupakan nama ibunya
04:38Di sebelah ruang hitam, itu ada pangis tuh yang farinya umain banyak kayak gitu
04:46Dimana pangis tuh banyak bermain dengan kata, ada beberapa yang menggunakan font, dengan kutipan orang kayak gitu
04:55Lalu dengan weight pace, dengan beberapa standstill yang mungkin penempatannya kita bisa lihat skalanya nih seperti skala 1 banding 1
05:03gitu
05:03Pun ada juga yang tidak kayak gitu
05:15Pertama rekognisi ya kayak gitu, ketika teman-teman mungkin familiar sama gambarnya di jalan kayak gitu
05:21Dan sekarang bisa mengerti, oh sebenarnya praktik seni jalanan tuh ternyata bisa seperti ini
05:28Habis itu bisa membaca kemungkinan yang mungkin sebenarnya sebelumnya belum pernah dilihat gitu
05:34Kayak misal bagaimana teman-teman ketika menggambar nih sebenarnya apa yang dibahas, SDK-nya seperti apa kayak gitu
05:44Dan bagaimana sebenarnya kira-kira kalau aku biasa lihat gambar di jalan tuh cara mengenalinya seperti apa kayak gitu
05:52Lalu mungkin kontradiksi tadi perihal ini, mega penggabungan taktik ini kayak gitu
05:57Akhirnya refleksi yang pengen didapat adalah, oh kira-kira jawabannya kayak apa sih, kira-kira bisa apa enggak
06:02Dan yaitu penggabungan ini jadi pemerintahan akhirnya kayak gitu
06:05Nah sobat suara, kalau tadi kita udah keliling white cube, sekarang aku ajak kalian ke ruangan black box nih
06:10Disini banyak banget karya-karya mural dari seniman-seniman yang hebat
06:14Tapi salah satunya aku menunjukin karya punya Kak Pangestu nih, salah satunya ini yang ada di belakang aku
06:20Disini banyak banget barcode berbeda-beda yang bisa kalian scan
06:24Dan ketika di-scan bakal muncul salah satunya adalah ke sosial medianya Kak Pangestu
06:38Nah sekarang aku udah sama pengunjung galeri Tidak Ada Makan Siang hari ini
06:42Yuk langsung kita tanya-tanya
06:43Halo Mas, bisa perkenalan dulu dengan Mas siapa?
06:48Halo saya Bas Goro, saya Sungging
06:50Oke Mas Bas Goro itu Mas Sungging ya
06:52Nah Mas, tau dari mana sih Mas ada pameran Tidak Ada Makan Siang hari ini?
06:57Saya kebetulan tau dari ini temen saya ini yang ajak
07:00Oke kalau Mas Sungging tau dari mana Mas?
07:02Ada karya temen saya disini Mbak
07:04Oh oke, nah setelah liat-liat nih Mas udah liat-liat ngin ya tadi
07:08Kesan-kesannya gimana nih setelah liat ini?
07:11Kesan pertamanya
07:12Gogel sih Mbak
07:13Gogel?
07:14Awal masuk ya
07:14Menurut gue ya
07:16Kan seni graffiti ya
07:18Mungkin kan setau saya kan ini lahir dari keresahan-keresahan
07:24Yang mungkin berawal dari masuk ke Indonesia itu masa-masa kolonial ya
07:28Sebenarnya kan seni graffiti itu kan seni sebuah tulisan perlawanan terhadap
07:35Perjuangan-perjuangan terhadap penindasan
07:40Ya kolonial penjajahan seperti itu sih
07:43Jadi hari ini masih ada dan masih segar masih berdiri disini
07:52Saya rasa ini suatu kebanggaan tersendiri buat para kaum-kaum muda hari ini ya khususnya
08:00Oke, nah biasanya kan kalau karya-karya murah ini kita liat kan di jalan-jalannya Mas
08:05Ya, dikira-kira jalan tiba-tiba masuk galeri nih
08:06Gimana nih Mas pendapatnya?
08:10Mungkin kalau bahasa Galile naik kasta mungkin
08:16Ya aku enggak ya, enggak masalah naik kasta itu kan
08:19Soalnya kan seni itu kan tidak mengkutak-kutakkan dalam artian Marxist itu kan
08:25Tidak mengkelaskan
08:27Cuman perbedaan tutup pantang aja yang berbeda
08:31Ada di jalan, ada di galeri
08:33Bahkan ada di hotel
08:35Ada di gedung pemerintahan
08:38Masalah tutup pantang aja
08:40Kalau menurut Masnya gimana nih?
08:43Bagus sih mbak
08:44Itu pasti ada tingkatan lagi kalau menurutku ya
08:48Jadi di jalanan terus dikasih ruang kayak gini
08:53Mantep-mantep
08:54Oke sih mbak?
08:55Oke, siap
08:56Nah, dari seluruh karya yang ada yang ingat nih Mas
08:59Ada enggak yang menurut Mas kayaknya
09:00Wah keren banget nih yang mana nih Mas
09:02Dan kenapa tuh?
09:04Kalau aku semua mbak
09:06Keren-keren semua
09:07Kayak kalau Mas Baskor juga Mas
09:09Sama sih, kalau aku melihatnya itu
09:11Menjadi sebuah ruang satu kesatuan
09:13Jadi enggak cuma
09:15Satu objek
09:16Itu
09:18Menjadikan individu-individu sendiri
09:19Tapi
09:20Lebih ke satu kesatuan
09:22Ini saling melengkapi gitu
09:36Oke sobat suara
09:38Gimana hasil karya para seniman?
09:39Keren-keren banget kan?
09:41Nah itu tadi keseruan aku liputan hari ini
09:43Untuk kalian yang pengen banget enggak buburit
09:45Atau sekedar hunting sama temen-temen
09:47Bisa banget loh pameran tidak ada
09:49Makan siang hari ini
09:50Jadi opsi buat kalian
09:51Mulai dari tengah 6 Maret sampai 3 Mei
09:53See you and bye-bye
09:54Sub indo by broth3rmax
Komentar

Dianjurkan