00:00Saudara Korlantas Polri memprediksi hari ini dan besok menjadi puncak arus balik gelombang pertama.
00:07Polri telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memastikan kelancaran lalu lintas saat arus balik lebaran.
00:13Simak perbincangan dengan Kak Korlantas Polri Irjen Agus Nugroho yang dipandu My Sister Tarigan berikut ini.
00:22Ya arus mudik dan arus balik selalu jadi ujian bukan soal ramainya tapi soal kepadatan lalu lintas di mana bagaimana
00:33pihak-pihak berwenang bisa memberikan perjalanan terbaik yang lancar kepada masyarakat yang melakukan mudik ataupun arus balik nanti.
00:42Untuk membahas lebih jauh kita bersama Kak Korlantas Polri Irjen Agus Suryo Nugroho.
00:45Halo Pak Agus terima kasih selamat malam.
00:47Salam presisi.
00:48Salam presisi. Pak pertanyaan saya pertama, arus puncak mudik sudah berlalu. Anda sebagai Kak Korlantas sudah puas dengan hasilnya atau
00:58belum?
00:59Arus mudik dan arus balik. Ini arus indian nasional.
01:03Benar.
01:04Oleh sebab itu negara Polri Irjen Agus bisa memastikan bahwa langkah-langkah strategis khususnya manajemen perikasi alunitas harus cepat.
01:13Baik kita lakukan alih arus, baik itu nanti kontravo, sampai one way. Semuanya ini adalah untuk memecah puncak daripada mudik
01:24yang tentunya nanti akan kita perlancar menggunakan mekanisme perikasi alunitas.
01:31Oke. Lantas Pak, kapan puncak arus balik ke perikiranan Pak Agus? Soalnya kemudian upaya apa saja yang disiapkan sehingga kita
01:39bisa menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.
01:43Misalnya kalau tadi saya pakai kalimat Pak Agus kan kepada tanulintas, tapi kepada tanulintas itu harusnya tidak begitu lama sehingga
01:50orang tetap lancar melakukan perjalanan pulang kembali ke Jabodetabek.
01:53Ya kalau tidak padat kan tidak, maka dari itu ada tata cara skenario daripada lancar itu.
02:03Strategi penyiapan arus balik ini banyak sekali.
02:07Tentunya tata keluar jalan tol, baik res area, manajemennya seperti apa, habatan samping yang biasa berhenti di pinggir jalan, nanti
02:16akan kita sosialisasikan.
02:18Termasuk yang paling bagus untuk arus balik itu adalah adanya fungsional tol, baik di Capek Dua Seratan, baik di Bojini,
02:30ada yang ada di Solo, Jogja, ada Propolinggo, Besuki, sampai Paiton, ada juga yang dari Ambarawa sampai ke Ungharan.
02:40Jadi tol fungsional ini untuk memecah kebangkitan arus atau kepadatan arus yang terjadi, baik yang ada di Alteri dan di
02:50Jabodetabek, bisa kelola itu.
02:51Contoh, arus balik dari Jawa Barat menuju ke Jakarta, nanti kendaraan non-bus atau besar itu lewat sadar, jadi tidak
03:00ada crossing lagi di kilometer 66 di Cikampe.
03:03Sehingga pembangkitan arus bisa terkurangi. Contoh, yang dari Sukabumi akan ke Bogor, ke Jakarta, tidak lewat jibadah, sudah ada tol,
03:12bujini, karang tengah, sampai ke parung muda.
03:16Ini sudah ada. Itu yang tentunya nanti setelah di kilometer 70 akan ditaruhkan langkah-langkah kontrak rule seperti rangkaian yang
03:24pada saat arus muda.
03:25Jadi tanggal berapa, Pak? Nanti kita ada prediksi arus?
03:28Prediksi ada dua kali. Tanggal 23-24 dan tanggal 28-29.
03:34Nanti kita lihat. Sama, kemarin juga demikian. 14-15 kita persiapkan karena work from anywhere ternyata di 17-18 itu
03:42punca arus.
03:43Oke, jadi untuk prediksi sekitar 3,54 juta kendaraan diprediksi kembali ke Jabodetabek, ini Korantas sudah siap untuk menerima, membludaknya
03:54kendaraan yang kembali pulang ke Jabodetabek, kan?
03:57Bukan Korantas ya, negara sudah siap, stakeholders sudah kolaborasi, langkah-langkah secara masif sudah kita lakukan.
04:03Tentunya ini bagian daripada tugas kehormatan untuk bisa melayani masyarakat dan senyum polantas itu adalah marka utama dari hadirnya kita
04:14adalah sebagai sahabat-sahabat para pemudik,
04:16meyakinkan bahwa berangkatnya selamat sampai tujuannya bahagia, kembalinya adalah selamat karena tagline dari Bapak Kapol di operasi ketepat tahun ini
04:25adalah,
04:26Mude aman, warga bahagia.
04:28Hal yang pasti akan selalu dilakukan ya Pak untuk mengorek macetan atau memperlancar jalanan itu kan rekaya selalu lintas, mungkin
04:37ada one way, kontra flow, seperti itu.
04:39Jadi, apa saja indikasi sebelum melakukan keputusan-keputusan rekaya selalu lintas itu?
04:45Kita dari awal pada saat rapat koordinasi dengan para menteri, stakeholder semuanya, ada kebijakan pemerintah yang sangat luar biasa, ada
04:55log from anywhere.
04:56Log from anywhere itu adalah mengurai keberangatan daripada pemudik, mengurai keberangatan pada saat arus balik.
05:04Terus ada kebijakan pemerintah yang bagus adalah SKB, pengurangan pembatasan kendaraan sumbu tiga.
05:11Ini sangat strategis sekali karena memudahkan untuk kita mengatur flow yang ada di jalan tol dan arteri.
05:18Tapi indikator apa yang dilihat sebelum menerapkan rekaya selalu lintas kalau nanti terjadi keperdataan contohnya, misalnya kapan diputuskan melakukan kontra
05:28flow, kapan misalnya one way?
05:32Oke, kalau itu memang kita bekerja bukan karena prediksi, kita bekerja karena data.
05:37Ada etelet drone yang memantau kondisi lalu lintas, ada radar yang menghitung jumlah kendaraan yang melintas yang ada di jasa
05:49marga.
05:49Parameter itu dari kilometer 414 jumlah kendaraan sudah di atas 3.800, itu sen untuk dilakukan arus balik.
06:01Karena kapasitasnya yang rutin hanya sekitar 2.000 sekian, tapi udah 3.800 sampai 4.000, dan bahkan sampai 5
06:09.000, itu harus segera kita eksekusi sesuai dengan hasil rapat SKB tanggal 23-24 dimungkinkan arus balik pertama, tanggal 27
06:20-28 itu arus balik yang kedua.
06:22Nah itu sudah kita rumuskan seperti itu, dari bukan hanya prediksi, tapi kategori traffic counting yang melintasi tol, yang tentunya
06:32sudah kita lakukan laka-laka manajemen mereka selalu lintas.
06:36Cara mengambil keputusan ataupun skema yang diambil itu seringkali membuat para pengedara akhirnya pindah ke jalur arteri, sehingga terjadinya kemacetan
06:46di jalur arteri tersebut.
06:47Jadi apa yang sudah diantisipasi, sehingga tidak terjadi penumpukan justru di jalur arteri?
06:52Ketika kita sudah menentukan kira-kira tanggal sekian itu akan terjadi balik, kita pertama sosialisasi.
07:02Setelah sosialisasi, banyak sekali aplikasi dari kepolisian, contohnya Sipolan di Jawa Tengah.
07:09Klik di aplikasi menunjukkan informasi tentang mudik, trafoy, NTMC.
07:16Oleh sebab itu, pada saat tanggal yang kita rencanakan balik, ini kita sudah lakukan langkah-langkah strategi.
07:26Baik dari sosialisasi, clearance.
07:30Clearance itu memersihkan jalan agar supaya dua jalur yang akan digunakan sudah siap.
07:34Di sana ada searea, ada orang yang ada seharusnya, harus kita keluarkan.
07:39Clearance inilah yang menjadi langkah kedua setelah kita lakukan sosialisasi.
07:44Kalau sudah clear, baru kita buka.
07:46Kita buka dari kilometer 4, 1-4, 1-way, nasional, sampai kilometer 70.
07:52Karena kan biasanya paling banyak di jalur arteri justru pemotor ya Pak.
07:55Itu kadang ramai sekali sehingga padat saya rasa itu perlu kita antisipasi ya.
08:01Karena ini terkait dengan keselamatan para pemudik juga, pemudik motor.
08:04Oleh sebab itu, plaster alteri, jalan nasional, jalan terpempatan, ini di tempat-tempat tertentu.
08:12Itu pasti ada pos pengamanan, ada pos pelayanan, ada penugasan anggota.
08:17Kita berharap baik arus mudik, arus balik berjalan dengan baik ya Pak.
08:22Karena pengelola arus mudik dan balik yang baik mencerminkan negara dalam melayani warganya.
08:28Terima kasih Pak Agus telah bergabung di Sapa Indonesia Malam.
08:31Salam presisi.
Komentar