- 2 jam yang lalu
- #iran
- #trump
- #selathormuz
KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump secara resmi menyerukan kepada negara-negara sekutu untuk membantu mengamankan Selat Hormuz.
Trump menyatakan, negara-negara lain seharusnya datang dan membantu Amerika melindungi Selat Hormuz, sebagaimana peran AS di NATO dalam perang Rusia-Ukraina.
Menanggapi seruan Trump, Menteri Luar Negeri Jerman menilai sejauh ini pihaknya tak melihat peran bagi aliansi pertahanan NATO untuk menangani blokade Selat Hormuz.
Sementara Menlu Belanda juga memilih untuk tidak mengirimkan kapal bantuan ke Selat Hormuz karena situasi yang rumit dan sensitif.
Terkait penutupan Selat Hormuz, pejabat diplomatik tertinggi Iran kembali menegaskan Selat Hormuz hanya ditutup bagi kapal-kapal milik Amerika Serikat, Israel dan sekutu-sekutunya.
Ia menambahkan, Iran tidak meminta gencatan senjata, bahwa perang "harus diakhiri dengan cara yang memastikan hal ini tidak terulang lagi."
Hingga saat ini, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Penutupan ini berdampak fatal bagi ekonomi global karena melumpuhkan seperlima pasokan minyak dunia.
Penutupan saat ini juga tercatat sebagai gangguan distribusi terbesar sepanjang sejarah.
Memasuki pekan ketiga perang Iran melawan AS-Israel, kini berujung pada penutupan Selat Hormuz, khusus untuk kapal milik AS, Israel, dan sekutunya.
Situasi ini membuat Trump harus "berteriak" meminta bantuan sekutunya di NATO. Namun, faktanya, permintaan itu ditolak.
Lantas, selain menutup Hormuz, apa strategi Iran hingga "tak goyah" sampai saat ini?
Kita bahas bersama Pendiri Synergy Policies, Dinna Prapto Raharja dan Pengamat Militer, Anton Ali Abbas.
Baca Juga Juru Bicara Militer Iran Sindir Donald Trump: Perang Tak Dimenangkan Lewat Cuitan di https://www.kompas.tv/internasional/657584/juru-bicara-militer-iran-sindir-donald-trump-perang-tak-dimenangkan-lewat-cuitan
#iran #trump #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/657607/7-negara-tolak-kawal-selat-hormuz-trump-ditinggalkan-ini-analisis-synergy-policies-dan-pengamat
Trump menyatakan, negara-negara lain seharusnya datang dan membantu Amerika melindungi Selat Hormuz, sebagaimana peran AS di NATO dalam perang Rusia-Ukraina.
Menanggapi seruan Trump, Menteri Luar Negeri Jerman menilai sejauh ini pihaknya tak melihat peran bagi aliansi pertahanan NATO untuk menangani blokade Selat Hormuz.
Sementara Menlu Belanda juga memilih untuk tidak mengirimkan kapal bantuan ke Selat Hormuz karena situasi yang rumit dan sensitif.
Terkait penutupan Selat Hormuz, pejabat diplomatik tertinggi Iran kembali menegaskan Selat Hormuz hanya ditutup bagi kapal-kapal milik Amerika Serikat, Israel dan sekutu-sekutunya.
Ia menambahkan, Iran tidak meminta gencatan senjata, bahwa perang "harus diakhiri dengan cara yang memastikan hal ini tidak terulang lagi."
Hingga saat ini, Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Penutupan ini berdampak fatal bagi ekonomi global karena melumpuhkan seperlima pasokan minyak dunia.
Penutupan saat ini juga tercatat sebagai gangguan distribusi terbesar sepanjang sejarah.
Memasuki pekan ketiga perang Iran melawan AS-Israel, kini berujung pada penutupan Selat Hormuz, khusus untuk kapal milik AS, Israel, dan sekutunya.
Situasi ini membuat Trump harus "berteriak" meminta bantuan sekutunya di NATO. Namun, faktanya, permintaan itu ditolak.
Lantas, selain menutup Hormuz, apa strategi Iran hingga "tak goyah" sampai saat ini?
Kita bahas bersama Pendiri Synergy Policies, Dinna Prapto Raharja dan Pengamat Militer, Anton Ali Abbas.
Baca Juga Juru Bicara Militer Iran Sindir Donald Trump: Perang Tak Dimenangkan Lewat Cuitan di https://www.kompas.tv/internasional/657584/juru-bicara-militer-iran-sindir-donald-trump-perang-tak-dimenangkan-lewat-cuitan
#iran #trump #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/657607/7-negara-tolak-kawal-selat-hormuz-trump-ditinggalkan-ini-analisis-synergy-policies-dan-pengamat
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00selamat menikmati
00:31Presiden Amerika Serikat
00:33Donald Trump secara resmi menyerukan
00:35kepada negara-negara sekutu
00:37untuk membantu mengamankan selat hormus
00:39Trump menyatakan negara-negara lain
00:42seharusnya datang
00:43dan membantu Amerika
00:45melindungi selat hormus
00:46sebagaimana peran AS di NATO
00:49dalam perang Rusia-Ukraina
01:03selamat menikmati
01:04selamat menikmati
01:04selamat menikmati
01:05selamat menikmati
01:05selamat menikmati
01:11selamat menikmati
01:13selamat menikmati
01:14selamat menikmati
01:17selamat menikmati
01:45selamat menikmati
01:47visruan Trump
01:48menteri luar negeri Jerman menilai
01:50sejauh ini pihaknya tak melihat
01:51peran bagi aliansi pertahanan NATO
01:53untuk menangani blokade selat hormus
01:56sementara Menlo Belanda
01:58juga memilih untuk tidak mengirimkan
02:00kapal bantuan ke selat hormus
02:01karena situasi yang rumit dan sensitif
02:07selamat menikmati
02:09selamat menikmati
02:13selamat menikmati
03:07selamat menikmati
03:11Amerika Serikat, Israel dan sekutu-sekutunya
03:14yang menambahkan
03:15Iran tidak meminta gencatan senjata
03:18bahwa perang harus diakhiri
03:20dengan cara yang memastikan
03:22hal ini tidak terulang lagi
03:37selamat menikmati
03:48selamat menikmati
03:51selamat menikmati
04:20sebagai gangguan distribusi terbesar
04:22sepanjang sejarah
04:32memasuki pekan ketiga perang
04:34Iran melawan Amerika Serikat
04:35kini berujung pada penutupan
04:37Selat Hormuz khususnya untuk kapal
04:39milik Amerika Serikat, Israel dan sekutunya
04:41situasi ini membuat
04:43Trump harus berteriak meminta
04:44bantuan sekutunya di NATO
04:46namun faktanya permintaan itu
04:49ditolak mentah-mentah lantas selain menutup
04:51Hormuz apa strategi Iran hingga tidak goyah
04:53sampai saat ini
04:54kita akan membahasnya bersama dengan
04:55pendiri Sinergy Polisis
04:57Dina Prapto Raharja dan pengawat militer
04:59Anton Ali Abbas
05:00selamat sore
05:02Dina dan juga Mas Anton
05:04semoga sehat-sehat selalu
05:06oh sorry
05:06ya saya ke Mbak Dina terlebih dahulu
05:08Mbak Dina kita mengetahui bahwa
05:10ini Trump tampaknya pusing tujuh keliling
05:12karena Iran memegang kendali
05:13terkait dengan Selat Hormuz
05:15dan ini membentuk sebuah
05:17kuncian yang begitu hebat
05:19bagi Amerika Serikat dan Israel
05:21saat ini Trump tampaknya ditolak
05:23terutama Jepang
05:24kemudian Jerman
05:25Perancis
05:26dan kemudian juga Australia
05:27Kanada menolak semua untuk permintaan Trump
05:29agar menyerang Selat Hormuz
05:31untuk saat ini seperti apa pandangan Anda
05:33apakah Trump telah ditinggalkan?
05:36ya menurut saya
05:37Trump dalam posisi sulit
05:39karena para sekutunya
05:41sekarang mulai bertanya-tanya
05:43apa sebenarnya strategi exit
05:45yang dipikirkan oleh Trump
05:47kalau diperhatikan
05:48dimana-mana
05:49kalau orang melakukan
05:50satu serangan militer
05:51sebenarnya pasti ada
05:52strategi politik dibaliknya
05:54ada satu upaya
05:56untuk misalnya membentuk
05:57pressure tertentu
05:59tetapi ujungnya
05:59pasti selalu
06:00membentuk rangka
06:01kerjasama baru
06:03atau ada
06:03apa namanya
06:05negosiasi lah ya
06:06untuk terjadinya
06:07stabilitas baru
06:08di kawasan tertentu
06:09nah disini
06:10yang tidak nampak dari Trump
06:12adalah
06:13sisi stabilitas
06:15seperti apa
06:15yang kemudian dibayangkan
06:17jadi
06:17kalau dilihat dari
06:19rentetan kejadian
06:21sebelum
06:22serangan terhadap Iran
06:23disitu yang
06:24menjadi gangguan ya
06:25untuk pihak Eropa
06:27katakanlah misalnya
06:28sebelum kejadian ini
06:29di Eropa kan juga
06:30sudah dikenai
06:32sanksi yang begitu
06:33beragam juga
06:34dari segi
06:35tarif
06:36kemudian juga
06:36permintaan untuk
06:37membeli banyak sekali
06:38dari Amerika Serikat
06:39dan itu on top
06:41dari
06:41di atas dari
06:42permintaan sebelumnya
06:43untuk meningkatkan
06:44anggaran pertahanan
06:46sampai 5%
06:47dari GDP
06:47jadi untuk
06:49internal
06:50Eropa sendiri
06:51mereka mengalami
06:52banyak sekali
06:52tantangan
06:54untuk melakukan
06:55shifting ya
06:55dari anggaran
06:56kebijakan
06:57anggaran
06:58apa
06:58anggaran di rumah tangga
07:00mereka masing-masing
07:00sementara dari sisi
07:02NATO
07:02seperti dikatakan tadi
07:03mandatnya itu
07:05beda sekali
07:06karena
07:06beda dengan
07:07kasus Rusia
07:08misalnya
07:08Jepang dalam posisi
07:10juga sulit
07:11di dalam negeri
07:12karena mereka
07:12sangat tergantung
07:13pada
07:15impor
07:15minyak
07:16yang berasal
07:17dari Hormuz
07:17dan mereka
07:18berusaha untuk
07:19menjauhi posisi
07:20Amerika Serikat
07:21supaya tetap saja
07:22mereka masih bisa
07:23menegosiasikan
07:24solusi dengan
07:25Iran
07:25oke
07:27saya ke
07:28Mas Anu tadi
07:28dari Mbak Dina
07:30mengenai bahwa
07:31perang dagang ini
07:31menjadi salah satu
07:32background bahwa
07:33negara-negara
07:34Eropa terutama
07:34tidak ingin membantu
07:36Trump untuk
07:37di selat Hormuz
07:38dan untuk saat ini
07:39Mas Anton
07:39kita lihat bahwa
07:40apakah juga
07:41dampak dari penutupan
07:43satu Hormuz ini
07:43Trump tidak memiliki
07:45strategic point
07:46terkait dengan
07:46peperangan di
07:47wilayah tersebut
07:48dan juga apakah ini
07:49terkait dengan
07:50munisi
07:51yang dimiliki
07:51Amerika Serikat Israel
07:52saat ini mulai terbatas
07:55gini Mas
07:56kalau bicara tentang
07:57NATO dan
07:57dalam kaitan
07:58serangan ya
07:59bahwa
08:00satu
08:01Amerika Serikat kan
08:02sebenarnya pengen
08:02mengajak
08:04aliansinya
08:04untuk masuk ke sana
08:05dan sebenarnya
08:06mereka punya presiden
08:07pada tahun 2003
08:08lalu ketika Amerika
08:09itu menyerang
08:10Irak
08:11itu juga Amerika
08:12tidak menggunakan
08:13Dewan Keamanan
08:14PBB
08:15tapi bisa
08:15menggunakan
08:16NATO
08:16dan harapannya
08:17itu yang ingin
08:18dilakukan oleh
08:18Amerika Serikat
08:19tapi kenyataannya
08:20tidak
08:20di satu sisi
08:21memang ada dilema
08:23ketika kita bicara
08:23tentang
08:24Eropa dan juga
08:25NATO
08:26satu
08:26mereka banyak
08:27yang menilai
08:28bahwa
08:28perang hari ini
08:30itu adalah
08:31illegal war
08:31yang tidak sesuai
08:32dengan hukum
08:33internasional
08:33tapi di sisi lain
08:35mereka paham
08:35bahwa kalau mereka
08:36menjauh dari Amerika Serikat
08:37Eropa
08:38itu masih punya perang
08:40namanya perang
08:40dengan Rusia-Ukraina
08:41mereka cukup khawatir
08:43kalau misalnya
08:44Amerika menjauh
08:45nanti
08:46Amerika
08:47Rusia akan mendapat
08:49pitfall
08:50dapat keuntungan
08:52dari situ
08:52itu yang kedua
08:53yang ketiga
08:55tapi kenapa
08:56kemudian ini gagal
08:57saya pikir
08:58ada
08:59concern juga
09:00bahwa terkait
09:01dukungan publik
09:03nasionalnya
09:04dari negara
09:04masing-masing itu
09:05itu yang kemudian
09:06menjadikan negara-negara
09:07itu cenderung
09:09apa
09:09resisten
09:10untuk menurunkan
09:11kapal perangnya
09:12untuk mengawal
09:13sementara
09:14kalau misalnya
09:14kita pakai kalkulasi
09:15dalam iring-iringan
09:1710
09:17misalnya
09:185-10 tanker
09:19itu membutuhkan
09:19sekitar 8-10 kapal perang
09:21masalahnya
09:22Amerika sendiri saja
09:23tidak mau menurunkan
09:24USS Abraham Lincoln
09:26mereka
09:27untuk mengawal itu
09:27itu kan menjadi problem
09:28jadi
09:29di sisi lain
09:30memang
09:31kalau kita bicara tentang
09:33Selat Hormuz
09:34itu kan yang paling strategis
09:35saat ini
09:35bahwa Amerika selalu mengklaim
09:37sudah memiliki
09:39kanunan awal
09:39lalu juga sudah
09:42melumpuhkan
09:43armada
09:43angkatan lautnya
09:44Iran dan lain-lain
09:45tapi kenyataannya kan
09:46sampai sekarang
09:46Iran masih tetap bisa
09:47menguasai
09:48secara efektif
09:50Selat Hormuz
09:50ini yang kemudian menjadi
09:52beban dari Amerika Serikat
09:54di sisi lain
09:54saling aksi balas
09:56dari Iran
09:57Iran tidak pernah
09:58berhenti
09:59untuk melakukan ini
09:59yang
10:00itu yang kemudian
10:01bagi saya
10:01Amerika mencoba
10:03untuk melebarkan
10:04melebarkan
10:05apa namanya
10:06peperangan
10:07aktor perang lagi
10:08jadi tidak hanya
10:09pada Iran
10:10Israel dan Amerika Serikat
10:13tapi juga ingin
10:14melakukan
10:14tapi nyatanya
10:15itu tidak mendapatkan
10:16sambutan baik
10:17dari terkait ajakan
10:19Presiden Trump itu
10:20sendiri
10:20Mas Juno
10:21Mbak Dina
10:22Mbak Dina
10:22untuk saat ini
10:22sebenarnya
10:23terkait dengan risiko
10:24karena mengingat
10:25bahwa Selat Hormuz
10:26ini juga sebagai
10:27salah satu kunci
10:28di mana
10:30ekspor minyak ini
10:31juga akan memengaruhi
10:32negara-negara lain
10:33termasuk Eropa
10:34dan juga Jepang
10:34maupun Korea Selatan
10:35sebenarnya apa saja
10:36risikonya
10:37kalau negara-negara itu
10:38masuk dalam
10:39untuk membantu
10:41Trump
10:41untuk mengawal
10:42Selat Hormuz
10:44Risikonya adalah
10:45perluasan perang
10:47semakin melebar
10:48kemana-mana
10:49seperti kita lihat
10:51Israel saja
10:52memutuskan
10:53untuk menyerang
10:54Libanon
10:54dan kemudian
10:56membangkitkan
10:56gerakan yang
10:58semua selama ini
10:59mendukung Iran
11:00untuk juga mendukung
11:01sepenuh-penuhnya Iran
11:02bahkan
11:03Selat
11:04Bab El-Mandeb
11:05itu sudah mulai
11:06juga
11:08dibicarakan
11:09kemungkinan bisa
11:09ditutup oleh
11:10kalangan di
11:11Yemen
11:12itu menunjukkan
11:13bahwa
11:14kita
11:15tidak bisa bicara
11:16bahwa ini
11:16dilokalisir
11:17ketika Amerika Serikat
11:19memanggil
11:20lebih banyak pihak
11:21untuk terlibat
11:22artinya
11:22konsekuensi perang
11:24lebih lama
11:24dan lebih
11:26sulit untuk
11:27dibuatkan
11:28exitnya
11:29itu semakin tinggi
11:30jika terjadi demikian
11:32maka konsekuensinya
11:33tentu saja
11:34satu perlintasan
11:35minyak dan gas
11:36menuju
11:37Asia
11:38itu akan terganggu
11:39demikian pula
11:40negara-negara yang
11:41bergantung pada
11:42ekspor dari
11:42daerah Timur Tengah
11:44seperti Eropa
11:45juga akan terganggu
11:46jadi saya melihat
11:47faktor
11:47ekonomi
11:49ini menjadi
11:49satu hal yang
11:50jelas-jelas akan
11:51lebih sulit
11:52diselesaikan
11:53kalau
11:54masalah ini
11:55melebar
11:55kemana-mana
11:56oke
11:56kita lihat bahwa
11:58dalam sejumlah titik
11:59bombardir dari
12:00Amerika Serikat
12:01Israel ke Iran
12:02terus menerus
12:04sehingga saat ini
12:05dan
12:05tampaknya Iran
12:06juga masih
12:07belum
12:08terkalahkan
12:09dan masih juga
12:09mampu melakukan
12:11penyerangan
12:11apa yang menyebabkan
12:12dan apa bagian
12:14hingga Iran
12:14hingga saat ini
12:15masih terus
12:16melakukan pelawanan
12:17dan juga
12:17memiliki
12:18daya
12:19jelajah
12:20untuk rudal
12:21maupun drone
12:22kita akan bahasnya
12:23usai jelajah
12:23hanya di kompas
12:24ya saudara
12:35untuk saat ini
12:35Selat Hormuz
12:36khususnya untuk kapal
12:37milik Amerika Serikat
12:38Israel dan sekutunya
12:39dan Donald Trump
12:40meminta
12:41negara NATO
12:41terutama
12:42tujuh negara
12:43untuk membantunya
12:44dalam posisinya
12:45di Selat Hormuz
12:46kita akan membahasnya
12:47bersama dengan
12:48Dina Praptora Harja
12:49pendiri
12:50Sinergi Polisis
12:51dan juga pengamat
12:52Militer Jude
12:52Mas Anton Ali Abbas
12:54saya ke Mas Anton
12:55terlebih dahulu
12:55Mas Anton
12:56kita mengatakan bahwa
12:56Iran juga memiliki
12:58operasi militer
12:59bernama
13:00True Promise 4
13:01dan juga
13:01Amerika Serikat
13:03memiliki nama
13:03operasinya
13:04Epic Fury
13:04kedua-duanya
13:05sama-sama saling
13:07melantangkan
13:07bahwa mereka akan
13:08saling melawan
13:09untuk saat ini
13:09Anda melihat
13:10bagaimana posisi
13:11keduanya terutama
13:12dalam perang
13:13asimetris ini
13:14ya
13:15satu
13:16Mas
13:17kalau misalnya
13:17ngomong tentang
13:18peperangan itu
13:19pasti kita akan
13:19bicara
13:20apa strategi
13:22goalsnya
13:22problemnya adalah
13:23dari awal
13:24Amerika tidak
13:25pernah membuat
13:26secara rinci dan
13:27pasti
13:27apa strategi
13:28goals dari
13:29operasi
13:30Epic Fury ini
13:31itu yang kemudian
13:32orang menjadi menarkan-kenarkan
13:33ini sebenarnya
13:34apa sih targetnya
13:35apakah ini
13:35cuma untuk
13:37dismantling
13:38apa namanya
13:39senjata nuklirnya
13:40mengganti rezim
13:41atau apa
13:42ini kita gak jelas
13:43sementara
13:44kalau bagi Iran
13:45jelas
13:45strategi goalsnya
13:47ketika kita bicara
13:48tentang perang
13:48asimetris adalah
13:49semakin lama
13:50dia bertahan
13:52itu menanjakan
13:53bahwa dia menang
13:54gitu
13:55itu cuma
13:56cari satu itu aja
13:57jadi
13:57gak perlulah
13:58dia harus
13:58500
13:59apa namanya
14:01peluru
14:01per hari
14:02untuk nyerang Israel
14:03dan posisi Amerika
14:04cukup dia 10
14:06setiap harinya
14:07secara konstan
14:08itu bagilah
14:09sebuah kemenangan
14:09kalau kita bicara
14:10tentang perang asimetris
14:11dan itu yang dilakukan oleh Iran
14:13sekarang
14:13sampai-sampai
14:14misalnya negara-negara
14:16sekutunya Amerika Serikat
14:17gak mau menerima ajakan
14:19padahal
14:19Mas Juno
14:20kalau misalnya kita lihat
14:21tadi tuh
14:22pihak dari Jerman
14:23sudah menyatakan
14:24itu ada
14:24operasi aspides
14:26yang dilakukan oleh
14:27Eropa
14:28di
14:30apa namanya
14:31di Laut Merah
14:32gitu ya
14:32jadi ini untuk melawan huti
14:33dan sebenarnya
14:35kemarin
14:36itu sudah ada rapat
14:37di Uni Eropa
14:38untuk
14:38apakah operasi aspides ini
14:40kita perlu lebarkan
14:41sampai
14:42hormus atau tidak
14:43gitu
14:44karena kan sebenarnya dekat
14:45karena mereka melakukan
14:46operasi
14:46menurunkan sekitar
14:48asalnya ada 4
14:49ada 4
14:494 kapal
14:50perang di sana
14:52gitu ya
14:52yang dipimpin oleh Yunani
14:53tapi kenyataannya
14:54Uni Eropa
14:55tidak menghendaki
14:56rapat kemarin itu
14:57tidak setuju
14:58untuk memperluas
14:59operasi aspides
14:59dan ini yang kemudian
15:01menjadi pukulan
15:02bagi
15:03Amerika Serikat
15:04ketika bicara tentang
15:05perang asimetris
15:06ketika kita bicara
15:08selatuh hormus
15:08adalah titik krusial
15:09titik yang strategis
15:10siapa yang mampu
15:12mengendalikan itu
15:13bisa menangkan
15:14apa namanya
15:14mengendalikan peperangan
15:15dan itu yang dilakukan oleh
15:16Iran sekarang
15:17nah ini yang menjadikan
15:18pertanyaan
15:19apakah memang
15:20selama ini
15:21klaim yang dilakukan oleh
15:22Amerika Serikat
15:23bahwa kita menang
15:23kita sudah 100%
15:25belum bukan
15:25itu sebenarnya adalah
15:27berita palsu
15:29belaka
15:29karena kemudian
15:30hanya
15:30untuk
15:31mengamankan
15:32hormus
15:33dan untuk
15:34apa namanya
15:36membuat
15:36pelayaran itu
15:37aman kembali
15:38lebih dari
15:3910 kapal lewat
15:41itu ternyata
15:41tidak mampu
15:42dilakukan oleh
15:43Amerika Serikat
15:44itu Mas Juno
15:45baik
15:45Mbak Dina
15:46kita mengatakan juga
15:47bahwa
15:47perang 12 hari
15:48terjadi pada
15:49Juni tahun lalu
15:50dan ini
15:51apakah juga
15:51salah satu bagian
15:53dimana
15:53Iran juga
15:54mendapatkan
15:55bantuan
15:55dari
15:56China maupun
15:57Rusia
15:57pasca
15:58pelang 12 hari
15:59dan saat ini
16:00yang
16:00salah satu bagian
16:02bahwa Iran
16:03hingga saat ini
16:04belum terkalahkan
16:06menurut saya
16:07salah satu faktor
16:08yang menarik
16:09dalam perang
16:09yang kali ini
16:10yang dimulai
16:11tanggal 28 Februari
16:132026
16:13itu adalah
16:15bahwa
16:15titik diplomasi
16:17justru
16:18dijadikan
16:19satu
16:19momentum
16:21baru ya
16:21punya momentum
16:23baru lah
16:23untuk
16:24kemudian
16:24menarik perhatian dunia
16:26di tengah
16:27multilateralisme
16:28yang dihancurkan
16:28habis-habisan oleh
16:29Amerika Serikat
16:30kalau kita
16:31perhatikan
16:33dari
16:35intonasi
16:35kemudian
16:36pertanyaan-pertanyaan
16:37negara-negara
16:38dunia yang tadi
16:39diminta tolong
16:40oleh Trump
16:41disitu
16:41nampak bahwa
16:43justru
16:44orang memilih
16:45untuk menahan diri
16:45negara-negara
16:46berusaha untuk
16:47menahan diri
16:47karena mempertanyakan
16:48tadi
16:49apa sih sebenarnya
16:50keseimbangan baru
16:51yang mau dicari
16:52kalau dikatakan
16:53memang
16:53Iran itu
16:54berbahaya
16:55di kawasan
16:56kemudian
16:57titik keamanan
16:58seperti apa
16:59yang mau diciptakan
17:00dan gak mungkin kan
17:01setiap saat
17:01setiap waktu
17:02harus dijaga
17:03lewat
17:03senjata
17:04dengan
17:05military
17:05intervention
17:06jadi
17:06berbeda dengan
17:08bulan Juni
17:09Iran waktu itu
17:10masih sendirian
17:11dan waktu itu
17:12dia disudutkan
17:13betul untuk
17:13masuk ke
17:14meja perundingan
17:15dan inilah juga
17:16yang menyebabkan
17:17Iran kemudian
17:18marah besar
17:18kali ini
17:19mengatakan
17:20tidak ada
17:20ceasefire
17:21tidak ada
17:21genjatan senjata
17:23gak ada
17:23permintaan
17:24negosiasi
17:25karena
17:25sudah
17:26berusaha
17:27negosiasi
17:27berkali-kali
17:28selalu diserang
17:29pada saat
17:30mereka memutuskan
17:31untuk memberikan
17:32konsesi
17:33jadi
17:33menurut saya
17:34disini ada
17:35titik terang baru
17:36bahwa
17:37cara-cara
17:37kekerasan
17:38yang selama ini
17:39dikobarkan oleh
17:40Donald Trump
17:41sejak dia memimpin
17:43bahkan dia
17:44secara resmi ya
17:45bulan November kemarin
17:46mengubah
17:46Department of Defense
17:47di Amerika Serikat
17:48namanya berubah menjadi
17:49Department of War
17:50Department
17:51Trump gitu kan
17:52itu
17:53ternyata
17:54tidak mendapatkan
17:55simpati
17:55di dunia
17:56apakah ini juga
17:58bagian bahwa
17:58saya juga
17:59melihat bahwa
18:00dari Menlu
18:01Iran
18:02Abbas Araqci
18:02juga menyatakan
18:03bahwa tadi
18:04Anda menyatakan
18:04bahwa tidak ada
18:05negosiasi
18:05dan pintu tertutup
18:06dan juga
18:07Selat Hormus tertutup
18:07bagi Amerika Serikat
18:09dan sekutunya
18:09namun
18:10diplomasi yang dia buka
18:11adalah membuka
18:12komunikasi
18:13dengan negara-negara lain
18:14bila kapal tankernya
18:15ingin melewati
18:16Selat Hormus
18:16dan ini
18:17salah satu
18:17sebuah kunci
18:18bahwa Iran
18:19memiliki peran penting
18:20di Selat Hormus
18:21tanggapan Anda
18:24Ya, betul sekali
18:25kalau menurut saya
18:26Iran
18:27walaupun selama ini
18:28mengalami isolasi
18:29embargo
18:30dan dengan
18:31situasi yang
18:32demikian terjepit ya
18:34dia masih berusaha
18:35untuk survive
18:37dan membangun
18:38kekuatan
18:38jaringan bawah tanah
18:40terlepas dari
18:41apa yang dia kembangkan
18:42secara
18:43ideologis
18:44Sunni, Siah
18:45dan seterusnya
18:46di Timur Tengah
18:48kenyataannya
18:49Iran
18:49selalu berusaha
18:50untuk
18:51berjalan
18:52di koridornya
18:54gitu ya
18:54jadi kalau
18:55diperhatikan
18:56dalam konteks
18:57serangan
18:57Israel dan
18:59Amerika Serikat
19:00justru yang harus
19:01dicermati kali ini
19:02adalah bahwa
19:03upaya untuk
19:04meluaskan perang
19:05itu ternyata
19:06munculnya dari
19:07Israel dan
19:08Amerika Serikat
19:09dengan dua motif
19:09yang berbeda
19:10Amerika Serikat
19:11menginginkan
19:12bahwa
19:13konsep
19:14Amerika itu
19:15power yang besar
19:16dan tak terkalahkan
19:17itu
19:18diterima di dunia
19:19sementara
19:19konsep
19:20Greater Israel
19:21atau Israel Raya
19:22itu
19:23mengemuka
19:24karena sebelum
19:24kejadian ini
19:25Israel melakukan
19:26berbagai macam serangan
19:27ke negara-negara
19:28tetangga
19:29dan menyebabkan
19:30begitu banyak
19:31kerusakan infrastruktur
19:32yang juga
19:33mengganggu
19:34tatanan di
19:35kawasan
19:35terakhir ke
19:36Mas Anton
19:37Ali Abbas
19:38Mas Anton
19:38kita mengatakan
19:39bahwa ini
19:39tampaknya
19:40hegemony
19:40Amerika Serikat
19:41di kawasan
19:41Timur Tengah
19:42mulai tergoyakan
19:43untuk saat ini
19:44Anda melihat
19:44seperti apa
19:45yang dilontarkan
19:46oleh Amerika
19:47bahwa
19:48Iran akan
19:49segera berakhir
19:49atau Iran
19:50akan segera kalah
19:51namun sebaliknya
19:52Iran menyatakan
19:52bahwa operasi
19:53epic fury ini
19:54bahkan menjadi
19:55epic mystic
19:56atau epic fear
19:56seperti apa
19:57Anda melihat
19:57bahwa Amerika Serikat
19:58dalam pekan ke depan ini
19:59akan melancarkan
20:00beberapa serangan
20:01ataupun
20:02taktik dan strategi
20:03untuk menyerang Iran
20:04ya pertama terkait
20:06diplomasi tadi Mas
20:08jadi
20:08Uni Eropa
20:09bukan berarti
20:10tidak memperhatikan itu
20:11Uni Eropa juga punya
20:12konsen terhadap
20:13perang ini
20:14tapi mereka ingin
20:15mengedepankan
20:15upaya diplomasi
20:16upaya damai
20:17itu satu
20:17apakah kemudian
20:19upaya itu
20:20kemudian tidak lakukan
20:21oleh pihak lain
20:21jawabannya iya
20:23buktinya apa
20:23buktinya
20:24Presiden Putin
20:26itu sebelumnya
20:26adalah pernah menelpon
20:28Presiden Iran
20:28pada Jumat lalu
20:29untuk terkait
20:30bagaimana
20:30cara keluar
20:32dari peperangan ini
20:33termasuk juga
20:33kemudian
20:34dilanjutkan dengan
20:35Presiden Trump
20:36menelpon
20:36Presiden Putin
20:37untuk menjadikan
20:38cara solusi
20:38artinya apa
20:39negosiasi
20:40walaupun secara verbal
20:41secara eksplis itu
20:43dia dilakukan
20:43tapi di
20:44di belakang layar
20:45itu dilakukan
20:46ada banyak pihak yang
20:47mengupayakan itu
20:47lalu apa kemudian
20:49the nextnya
20:50gitu ya
20:50bagi saya
20:50ini kemudian
20:51menjadi menarik
20:53satu
20:53Iran memainkan
20:55apa namanya
20:55power yang cukup
20:56baik di sini
20:57dalam hal ini
20:58ketika kita bisa
20:59tentang peperangan
20:59asimetris
21:00bisa jadi
21:01kalau peperangan ini
21:02kemudian berakhir
21:03jadi entah itu
21:04nanti dua-duanya mundur
21:06gitu ya
21:06tanpa ada perdamaian
21:08gitu
21:08tapi kemudian
21:09Iran bisa jadi
21:10menyampaikan pesan
21:11ke depan Amerika
21:12harus punya pilihan
21:14tetap untuk
21:15menghadapankan
21:15kepentingan
21:16Israel
21:17dalam hal ini
21:17gitu
21:18atau
21:19memperhatikan
21:20tekanan global
21:21dalam hal ini
21:22ekonomi
21:22itu satu
21:23kedua yang harus
21:24dilihat juga adalah
21:25ketika Iran
21:26secara
21:28berhasil
21:28itu
21:29menghancurkan
21:30aset-aset Amerika Serikat
21:31di kawasan
21:33di Teluk
21:33dan termasuk juga
21:34apa namanya
21:36interceptor
21:37yang dimiliki
21:38oleh negara-negara Teluk
21:39itu juga berkurang
21:40rasis
21:41di sisi lain
21:42ada faktor Cina
21:43di sini
21:43Cina itu
21:44melakukan
21:44cukup banyak
21:45jangan-jangan
21:46kemudian
21:47pascah dari
21:48peperangan ini
21:49negara-negara Teluk
21:50kemudian mulai berpaling
21:51untuk melihat pada Cina
21:52mereka tahu
21:53bahwa satu
21:54negara-negara Teluk
21:55kemudian terancam
21:56gitu ya
21:57keamanannya
21:58kedua
21:59mereka tahu
21:59bahwa Iran
22:00sama Cina ini dekat
22:01jadi mau tidak mau
22:03bersalaman
22:04bergandingan tangan
22:05dengan Cina
22:05itu menjadi pilihan
22:06yang rasional
22:07dan ini yang
22:07kemudian
22:08nanti akan kita lihat
22:08apakah
22:09peta geopolitik
22:11di kawasan Timur Tengah
22:12yang tadinya
22:13condong ke Amerika Serikat
22:14kemudian pendulumnya
22:15kemudian bergerak
22:16ke tengah
22:16bisa jadi kemudian
22:17berkisahnya
22:18lebih kepada Cina
22:19karena melihat
22:20bagaimana kemudian
22:21aset-aset Cina
22:22aset-aset Amerika
22:23hal ini itu banyak
22:24dilumpuhkan
22:25kita lihat kembali
22:26bagaimana
22:27sentrifugalnya
22:28apakah juga akan
22:29berubah menjadi
22:30petrodollar
22:31atau menjadi
22:31petroyuan
22:32yang seperti kita lihat
22:33bahwa selat horus ini
22:34menjadi kuncian dari Iran
22:35untuk melihat
22:36geopolitik terutama
22:37di Timur Tengah
22:38terima kasih
22:38terima kasih sekali lagi
22:38mas Anton Ali Abbas
22:40pengamat militer
22:41dari CIDA
22:41dan juga
22:41Mbak Dina Praptora
22:43Harja
22:43pendiri
22:45Synergy Policy
22:46telah berbagi perspektif
22:47bersama kami di Kompas Petang
22:48sehat-sehat selalu
22:49terima kasih
Komentar