Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 menit yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Eks Kabareskrim Polri menilai kasus penyiraman air keras kepada Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus bukan kriminal biasa.

Menurut Susno, kasus tersebut kejahatan terencana dan terorganisir karena tidak berkaitan dengan motif ekonomi dan diduga memiliki dalang di baliknya.

"Karena ada tujuan tertentu, saya yakin bahwa bukanlah masalah dendam pribadi antara pelaku si korban. Jadi ada otaknya. Karena ada otaknya, ada pelakunya, ada pengamat tentunya ada rencana, berarti kejahatan ini terorganisir. Jelas terorganisir. Kejahatan berencana," kata Susno Duadji dalam program Sapa Indonesia Pagi, Senin (16/3/2026).

Baca Juga [FULL] Susno Duadji-Usman Hamid Soroti Kasus Aktivis KontraS, Singgung Kejahatan Terorganisir di https://www.kompas.tv/nasional/657229/full-susno-duadji-usman-hamid-soroti-kasus-aktivis-kontras-singgung-kejahatan-terorganisir



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657247/susno-duadji-soal-kasus-penyiraman-aktivis-kontras-ini-kejahatan-terorganisir-pasti-ada-pelakunya
Transkrip
00:00Pak Susno, tadi yang Anda sebutkan bahwa ini ada niatan membunuh gitu untuk ketika kejadian yang menimpa Andri Yunus ini.
00:08Dengan kemudian, Anda dari pelaku CCTV mungkin ada yang tidak pakai masker, kemudian ada yang pakai masker tapi cuma sebagian,
00:16walaupun kemudian tidak terlalu jelas terlihat di CCTV, apakah ini kemudian memang bisa kita pastikan ini terorganisasi secara baik dan
00:24juga ada dalang dibalik ini semua?
00:27Ya, yang pertama kita lihat kejadian ini bukan kriminalitas biasa untuk melakukan pencurian terkait dengan ekonomi untuk menambil pendapatan.
00:36Bukan untuk mencuri sepeda motor atau untuk mencuri harta yang melekat pada korban, bukan.
00:42Nah, kalau bukan itu berarti ada tujuan tertentu.
00:45Nah, karena ada tujuan tertentu saya yakin bahwa bukanlah masalahnya dendam pribadi antara pelaku dengan si korban.
00:53Jadi ada otaknya, karena ada otaknya, ada pelakunya, ada pengamat, tentunya ada rencana berarti kejahatan ini terorganisir.
01:02Jelas terorganisir, kejahatan berrencana.
01:06Nah, kemudian karena alat yang digunakan itu air keras, sangat-sangat berbahaya, itu bisa saja merenggut jiwa.
01:13Jadi, kita patut menduga bahwa ini tujuannya untuk membunuh.
01:18Nah, baru nanti tujuan berikutnya yaitu untuk penganaian berat.
01:24Nah, tapi tidak salah kalau kita pasalnya kita letakkan pertama pembunuhan.
01:31Oke, baik. Ini, itu tadi ya motifnya bisa kita lihat dari tidak soal ekonomi, tapi pasti ada motif lainnya dan
01:38tentunya ada dalang dibalik ini semua.
01:41Kembali saya ke Pak Usman. Pak Usman, ini tentunya adalah kita lihat bersama dalam tanda kutip ini ancaman terhadap mereka
01:50yang kritis seperti itu.
01:51Should we move back? Karena ada hal ini dan bagaimana kita tetap bisa kritis, tapi kita juga bisa aman?
01:58Ya, pertama tentu saja untuk selalu berhati-hati di dalam berkegiatan.
02:05Biasanya para aktivis memelakukan atau menyuarakan kritiknya melalui konferensi pers di suatu tempat, di suatu kedai kopi, atau di kantornya
02:13sendiri.
02:14Jadi, tentu perlu ada perhatian dalam berperjalanan, perlu ada perhatian dalam memilih modal kendaraan, misalnya gitu.
02:22Motor, misalnya terhadap Andri, saya beberapa kali sempat bicara kepada Andri bahwa Andri mengingat ia pernah mengalami teror sejak ia
02:31mendatangi Hotel Fairmont pada Maret tahun yang lalu.
02:34Teror-teror terus bertubi-tubi dialami oleh Andri.
02:37Tentu kami sebagai teman, sebagai sahabat, beberapa kali mengingatkan.
02:41Nah, meskipun demikian, situasi ini ternyata tidak bisa kami cegah juga gitu.
02:46Ada beberapa hal lain, misalnya menyangkut keamanan keselamatan kantor, atau misalnya ketersediaan kamera, CCTV, itu di setiap kantor.
02:54Di rumah juga, bahkan kemarin juga kami menerima informasi bahwa kantor yang juga merupakan jaringan kontras di Yogyakarta,
03:02yaitu Social Movement Institute, itu mendapatkan kiriman ular gitu ya.
03:06Nah, hal-hal semacam perjalanan, pepergian, kemudian keselamatan diri, keselamatan digital, misalnya menggunakan media sosial,
03:14juga perlu ada two-step verification, harus ada VPN, harus ada cara-cara yang bisa melindungi diri dari kemungkinan-kemungkinan
03:21ancaman yang datang secara tiba-tiba.
03:23Tapi jauh lebih penting dari itu sebenarnya tugas kepolisian negara Republik Indonesia lah,
03:29memastikan masyarakat bisa berkegiatan aman, baik itu dalam berdemonstrasi, dalam menggelar diskusi,
03:34atau di dalam menyampaikan temuan-temuan yang mereka katakanlah sampaikan kepada pemerintah terkait dengan masalah MBG,
03:41masalah danantara, atau masalah situasi ekonomi yang sekarang ini semakin terlihat berat,
03:46dan masalah-masalah lain yang sebenarnya dapat dianggap sebagai masukan yang positif bagi pemerintah.
Komentar

Dianjurkan