00:00Pak Susno, tadi yang Anda sebutkan bahwa ini ada niatan membunuh gitu untuk ketika kejadian yang menimpa Andri Yunus ini.
00:08Dengan kemudian, Anda dari pelaku CCTV mungkin ada yang tidak pakai masker, kemudian ada yang pakai masker tapi cuma sebagian,
00:16walaupun kemudian tidak terlalu jelas terlihat di CCTV, apakah ini kemudian memang bisa kita pastikan ini terorganisasi secara baik dan
00:24juga ada dalang dibalik ini semua?
00:27Ya, yang pertama kita lihat kejadian ini bukan kriminalitas biasa untuk melakukan pencurian terkait dengan ekonomi untuk menambil pendapatan.
00:36Bukan untuk mencuri sepeda motor atau untuk mencuri harta yang melekat pada korban, bukan.
00:42Nah, kalau bukan itu berarti ada tujuan tertentu.
00:45Nah, karena ada tujuan tertentu saya yakin bahwa bukanlah masalahnya dendam pribadi antara pelaku dengan si korban.
00:53Jadi ada otaknya, karena ada otaknya, ada pelakunya, ada pengamat, tentunya ada rencana berarti kejahatan ini terorganisir.
01:02Jelas terorganisir, kejahatan berrencana.
01:06Nah, kemudian karena alat yang digunakan itu air keras, sangat-sangat berbahaya, itu bisa saja merenggut jiwa.
01:13Jadi, kita patut menduga bahwa ini tujuannya untuk membunuh.
01:18Nah, baru nanti tujuan berikutnya yaitu untuk penganaian berat.
01:24Nah, tapi tidak salah kalau kita pasalnya kita letakkan pertama pembunuhan.
01:31Oke, baik. Ini, itu tadi ya motifnya bisa kita lihat dari tidak soal ekonomi, tapi pasti ada motif lainnya dan
01:38tentunya ada dalang dibalik ini semua.
01:41Kembali saya ke Pak Usman. Pak Usman, ini tentunya adalah kita lihat bersama dalam tanda kutip ini ancaman terhadap mereka
01:50yang kritis seperti itu.
01:51Should we move back? Karena ada hal ini dan bagaimana kita tetap bisa kritis, tapi kita juga bisa aman?
01:58Ya, pertama tentu saja untuk selalu berhati-hati di dalam berkegiatan.
02:05Biasanya para aktivis memelakukan atau menyuarakan kritiknya melalui konferensi pers di suatu tempat, di suatu kedai kopi, atau di kantornya
02:13sendiri.
02:14Jadi, tentu perlu ada perhatian dalam berperjalanan, perlu ada perhatian dalam memilih modal kendaraan, misalnya gitu.
02:22Motor, misalnya terhadap Andri, saya beberapa kali sempat bicara kepada Andri bahwa Andri mengingat ia pernah mengalami teror sejak ia
02:31mendatangi Hotel Fairmont pada Maret tahun yang lalu.
02:34Teror-teror terus bertubi-tubi dialami oleh Andri.
02:37Tentu kami sebagai teman, sebagai sahabat, beberapa kali mengingatkan.
02:41Nah, meskipun demikian, situasi ini ternyata tidak bisa kami cegah juga gitu.
02:46Ada beberapa hal lain, misalnya menyangkut keamanan keselamatan kantor, atau misalnya ketersediaan kamera, CCTV, itu di setiap kantor.
02:54Di rumah juga, bahkan kemarin juga kami menerima informasi bahwa kantor yang juga merupakan jaringan kontras di Yogyakarta,
03:02yaitu Social Movement Institute, itu mendapatkan kiriman ular gitu ya.
03:06Nah, hal-hal semacam perjalanan, pepergian, kemudian keselamatan diri, keselamatan digital, misalnya menggunakan media sosial,
03:14juga perlu ada two-step verification, harus ada VPN, harus ada cara-cara yang bisa melindungi diri dari kemungkinan-kemungkinan
03:21ancaman yang datang secara tiba-tiba.
03:23Tapi jauh lebih penting dari itu sebenarnya tugas kepolisian negara Republik Indonesia lah,
03:29memastikan masyarakat bisa berkegiatan aman, baik itu dalam berdemonstrasi, dalam menggelar diskusi,
03:34atau di dalam menyampaikan temuan-temuan yang mereka katakanlah sampaikan kepada pemerintah terkait dengan masalah MBG,
03:41masalah danantara, atau masalah situasi ekonomi yang sekarang ini semakin terlihat berat,
03:46dan masalah-masalah lain yang sebenarnya dapat dianggap sebagai masukan yang positif bagi pemerintah.
Komentar