Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 jam yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Wapres ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla bicara soal penyerangan ke aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Jusuf Kalla menilai ini hal yang serius, dirinya menyinggung soal kasus Novel Baswedan.

Hal ini disampaikan Jusuf Kalla saat ditemui wartawan di Kediamannya di Jakarta pada Sabtu (14/3/2026).

Jusuf Kalla berharap kepolisian bisa mengusut tuntas kasus tersebut.

Video Editor: Aqshal

Produser: Theo Reza

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/657117/jusuf-kalla-sebut-kasus-aktivis-kontras-disiram-air-keras-harus-diusut-serius-singgung-kasus-novel
Transkrip
00:00Kedua, juga soal tadi pesempat dibahas tentang serangan ke aktivis kontras, Andri Yunus.
00:08Mungkin kami juga ingin mengetahui bagaimana pandangan Pak JK soal itu.
00:13Khususnya, apalagi di kemarin, pada hari yang sama setelah serangan itu,
00:18kita tahu Pak Prabowo berbicara di rapat kabinet, sidang kabinet,
00:24dan Pak Prabowo justru menyinggung ada pengamat-pengamat yang gak patriotik dimenyikapi karena gak suka dengan pemerintahannya.
00:34Mungkin mau tahu pandangan Pak JK juga khususnya soal serangannya ya Pak JK. Terima kasih.
00:40Ya itu memang Bapak Presiden selalu mengundang kelompok-kelompok masyarakat
00:48yang perlu diberikan suatu mungkin informasi seperti mengundang tokoh-tokoh agama, tokoh Islam,
00:57mengundang mantan-mantan Presiden, Pak Pres, dan juga ketuk-tukoh partai,
01:03atau mengundang mantan-menteri luar negeri, berbicara macam-macam.
01:07Akhirnya itu juga hal yang bagus supaya mereka diberikan pengertian tentang hal-hal yang sensitif bagi masyarakat.
01:15Seperti perjanjian, seperti BOP, namun tentunya itu tidak hanya selesai pada saat diberi penjelasan.
01:24Itu harus selesai dalam semuanya esensinya apa, benar atau tidak.
01:31Tidak selesai di situ, nanti tetap bahas saja dikritik apabila tetap berlaku.
01:41Jadi memang perlu penjelasan, tapi itu tidak berarti selesai setelah penjelasan.
01:46Tapi perlu peraksanaannya baik dan seperti itu.
01:50Soal yang kena apa itu, air-air keras, tentu kita pertama perhatikan dan sayangkan terjadi
02:02dengan harapan polisi betul-betul.
02:05Karena ini setelah KPK dulu, siapa namanya si Mas Wedan itu ke ini lagi, kena lagi.
02:14Berarti ada kelompok, ada siapa itu kita tidak tahu supaya polisi.
02:20Tentu ada hubungannya dengan itu, apa namanya, kegiatan yang bersangkutan.
02:28Jadi perlu kita lihat seperti itu.
02:29Siapa yang ditugikan yang bertindak begitu.
02:34Ada juga, kita tahu ada NSMA yang hobinya hanya sekedar iseng untuk mengingat begitu.
02:40Kita tidak tahu ini, tinggal polisi yang harus aktif untuk melihat.
02:45Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan