00:00Kita pantau arus mudik lebaran di Pelabuhan Merak, Banten.
00:03Saudara, ada jurnalis Kompas TV, Zevanya Sito Meyang, dan juru kamera Adini Anissa.
00:07Dan juga dari Tol, Cipali, Res Area di kilometer 166.
00:11Ada jurnalis Kompas TV, Medina Andas, dan juga juru kamera Gahniar Febrian.
00:15Kita ke Zevanya terlebih dahulu.
00:17Zevanya, bagaimana kemudian arus pemudik di Pelabuhan Merak di pagi hari ini?
00:29Selamat pagi, Bremana.
00:30Dari pantauan kami pagi hari ini di Pelabuhan Merak terlihat sejumlah kendaraan pribadi ini aktif masuk ke dalam Pelabuhan Merak.
00:37Di mana ini terlihat cukup berbeda dengan hari kemarin kalau kami bandingkan ya.
00:41Ini lebih cukup ramai, tapi masih cenderung lancar.
00:44Dan melihat tadi bagaimana aktivitas mobil yang hendak masuk ke kapal,
00:47ini memang tidak terlihat adanya antrian atau penumpukan.
00:51Artinya dari PT ASDP Pelabuhan Merak ini juga masih memantau atau menilai ini masih relatif landai untuk pemudik yang akan
00:58melakukan penyeberangan dari Pulau Jawa ke Sumatera.
01:01Memang kalau di pagi hari rata-rata kendaraan didominasi oleh kendaraan pribadi, Bremana.
01:07Dan juga melihat dari PT ASDP Pelabuhan Merak ini menyebut bahwa rata-rata kendaraan yang masuk ini angkanya masih di
01:15bawah 5.000 kendaraan.
01:16Artinya ini masih cukup jauh dari jumlah kendaraan di puncak arus mudik.
01:20Sementara untuk puncak arus mudik lebaran sendiri ini diprediksi akan terjadi di tanggal 17 dan 18 Maret.
01:27Sehingga nanti diprediksi akan ada sekitar 46.000 kendaraan kemungkinan yang akan masuk ke Pelabuhan Merak ini.
01:34Di mana sudah total gabungan dari kendaraan roda 2, lalu kendaraan roda 4 hingga angkutan berat.
01:40Sementara itu karena melihat ini masih relatif landai, Bremana.
01:43Jadi dari PT ASDP Pelabuhan Merak ini telah mengoperasikan 30 dari 51 kapal yang akan melayani penyeberangan dari Pulau Jawa
01:52ke Sumatera.
01:54Yang di mana nanti perharinya ini dilihat kemungkinan akan ada 120 trip perharinya.
01:59Jadi sejumlah persiapan ini dilakukan, Bremana.
02:02Seperti misalnya salah satunya, antisipasi yang dilakukan selain menyediakan kantung parkir di Indahkiat.
02:08Ini yang dapat menampung sebanyak 2.000 kendaraan nanti di puncak arus mudik apabila terjadi penumpukan.
02:14Dari PT ASDP Pelabuhan Merak ini juga memperlakukan sistem penjualan satu tiket atau single tarif tiketing.
02:22Ini diberikan kepada calon pemudik di mana para calon pemudik dapat membeli tiket dari berbagai kategori dan dari dermaga manapun
02:30dengan harga flat.
02:33Jadi ini juga salah satu bentuk yang dilakukan PT ASDP untuk mengurai apabila nantinya ada kepadatan yang terjadi.
02:41Sementara itu untuk mempersiapkan jelang puncak arus mudik juga PT ASDP ini terus memperlakukan atau berkoordinasi dengan stakeholder terkait.
02:51Bagaimana seperti misalnya Polda Banten, kemarin juga kami lihat Polda Banten ini aktif terus memantau di malam hari bagaimana pergerakan
02:57atau aktivitas di Pelabuhan Merak.
02:59Dan juga sudah disiagakan jelang puncak arus mudik nanti apabila nantinya terjadi kepadatan atau kantung parkir penuh.
03:06Dari Polda Banten ini akan menyiapkan sistem buffer zone atau zona penyangga.
03:11Ini akan diberlakukan sebagai tempat menunggu sementara dari kilometer 43 hingga ke kilometer 68 menuju ke Pelabuhan Merak dan juga
03:21Pelabuhan Indah Kiad.
03:22Selain itu juga sistem rekayasa lalu lintas seperti delay sistem ini juga sudah disiapkan oleh Polda Banten untuk melihat bagaimana
03:29nantinya arus kendaraan yang hendak masuk ke Pelabuhan Merak.
03:32Satu lagi yang dapat kami ingatkan mungkin Bremana kepada calon pemudik yang akan melakukan perjalanan penyeberangan dari Pulau Jawa ke
03:39Sumatera melalui Pelabuhan Merak.
03:40Ini mungkin dapat membeli tiket dari jauh-jauh hari atau apabila Anda memang terpaksa harus membeli tiket di hari yang
03:47berdekatan dengan jadwal kepulangan Anda nanti.
03:49Ini dapat membeli tiket dari radius yang cukup jauh dari Pelabuhan Merak.
03:56Ini juga salah satu cara agar tidak ada penumpukan di Pelabuhan Merak.
04:01Sementara demikian Bremana kembali ke studio.
Komentar