Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel terus meningkat. Iran memperingatkan warga di Uni Emirat Arab agar menjauhi sejumlah fasilitas pelabuhan dan lokasi yang disebut sebagai tempat persembunyian Amerika.

Peringatan ini disampaikan juru bicara markas komando militer Khatam al-Anbiya Central Headquarters, Ebrahim Zolfaqari, melalui siaran televisi pemerintah Iran pada Sabtu waktu setempat.

Iran juga menuduh Amerika Serikat menyerang wilayah Pulau Abu Musa serta menghancurkan target militer di Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor utama minyak Iran.

Teheran mengakui adanya serangan, namun menyatakan kerusakan tidak signifikan. Iran juga memperingatkan akan meningkatkan penggunaan senjata yang lebih kuat dan menyebut sebagian wilayah Uni Emirat Arab sebagai target yang sah.

#iran #uea #arab

Baca Juga Arus Mudik Lebaran, 21 Bus Diberangkatkan dari Terminal Kalideres Jakarta | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/657004/arus-mudik-lebaran-21-bus-diberangkatkan-dari-terminal-kalideres-jakarta-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/657007/iran-peringatkan-warga-uea-jauhi-pelabuhan-di-tengah-ketegangan-dengan-as-dan-israel-sapa-pagi
Transkrip
00:07Terima kasih saudara-saudara masih bersama kami di Sapa Indonesia Pagi.
00:11Dua minggu sudah perang di Timur Tengah memanas.
00:14Kini Iran memperingatkan warga di Uni Emirat Arab
00:17agar menjauhi sejumlah fasilitas pelabuhan dan lokasi
00:20yang disebut sebagai tempat persembunyian Amerika.
00:30Berang AS Israel-Iran kian meluas.
00:32Terbaru, jurubicara Markas Komando Militer Hatam Al-Anbiya Iran,
00:36Ebrahim Zulfakari, melalui siaran televisi pemerintah Iran
00:39Sabtu waktu setempat meminta warganya di Uni Emirat Arab
00:43untuk menjauhi pelabuhan.
00:44Iran menuduh Amerika Serikat menyerang wilayah Abu Musa
00:47serta menghancurkan target militer di Bolok Karn,
00:50pusat ekspor utama minyak Iran.
00:52Teheran mengakui adanya serangan namun menyatakan kerusakan tidak signifikan
00:56dan memperingatkan akan meningkatkan pengguna senjata yang lebih kuat.
01:00Serta menyebut sebagian wilayah Uni Emirat Arab
01:02sebagai target yang sah.
01:05Be serehani kishwara emarat ilam midarim.
01:08Jumhuriya Islami Iran
01:09haqqe مشروع خود midanad.
01:12Dari defah az hakimiyat meli
01:13ve sazamin خود,
01:15mabdae shillik mušakai
01:17dushman amerikai raha
01:18dari binaadar kishnirani,
01:20eskileha
01:21ve makhfegah nizamiyan amerikai
01:23terseman amerikai raha
01:26meridah esabat
01:28ve hedaf karar dahad.
01:29Az maradum musliman kishwara emarat
01:32ve merahkiz jemiyatiy
01:33mekhaahin.
01:34Nisbet be takhlil binaadar,
01:36eskileha
01:37ve makhfegah amerikai raha
01:39dari shahe emarat
01:40iqdam nemaayan
01:47Sementara serangan Iran
01:49terus digencarkan,
01:50Amerika Serikat justru mengklaim
01:51akan segera membuka
01:52jalur Selat Hormuz.
01:54Donald Trump membenarkan
01:55rencana Angkatan Laut AS
01:57yang akan mengawal kapat tanker
01:58melewati Selat Hormuz.
02:00Trump bilang
02:01rencana itu akan segera terwujud.
02:03Karena Trump mengklaim
02:04bahwa pasukan tentara Iran
02:06telah habis.
02:32Serangan Iran yang terus dilakukan
02:33dan akan dibuka
02:34Nyesrat Hormuz oleh Amerika,
02:36dosen sekaligus
02:36Kepala Departemen Hubungan Internasional UGM
02:38Ririntri Nurhaini bilang
02:40Amerika ingin mendominasi
02:41kendali penuh Selat Hormuz
02:43namun di sisi lain
02:44posisi Iran juga semakin kuat
02:45untuk melakukan serangan
02:46balik ke Amerika Serikat dan Israel.
Komentar

Dianjurkan