00:00Berita utama kembali hadir untuk Anda, saudara ribuan warga Iran turun ke jalan pada Selasa 3 Maret
00:06untuk menghadiri pemakaman massal 165 orang, termasuk anak-anak sekolah dasar.
00:12Iran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang serangan ke sekolah dasar yang menewaskan para korban.
00:23Lautan manusia memadati jalan di kota Minab, Provinsi Hormuzgan, Iran, Selasa 3 Maret.
00:30Mereka mengiringi arak-arakan 165 jenazah yang mayoritas anak-anak sekolah dasar
00:36yang meninggal sia-sia akibat serangan brutal yang dituding Iran didalangi Amerika Serikat dan sekutunya Israel pada 28 Februari.
00:48Ratusan peti jenazah diturunkan dari kendaraan dan dipanggul menuju area pemakaman massal.
00:55Iring-iringan peti jenazah diwarnai isak tangis para orang tua, kerabat, dan teman-teman yang selamat.
01:03Mereka ingin memberikan penghormatan terakhir kepada para malaikat kecil yang harus kembali ke pangkuan sang halik
01:10di usia sangat muda sebelum sempat meraih cita-cita.
01:15Iran menyalahkan Amerika Serikat dan Israel atas serangan yang meluluh lantakan bangunan
01:20sekolah dasar putri Sajare Tayebek di Iran Selatan Sabtu 28 Februari lalu.
01:27Teheran pun membalas dengan serangan terhadap aset Israel dan Amerika Serikat
01:31di berbagai negara di seluruh wilayah Teluk.
01:35Tetapi Israel mengklaim tidak mengetahui adanya operasi di daerah tersebut.
01:40Bahkan Amerika Serikat melalui Menteri Pertahanan yang menyatakan
01:44pemerintahnya sedang menyelidiki serangan udara terhadap sekolah dasar putri Sajare Tayebek di Iran Selatan.
01:52Amerika Serikat menegaskan militernya tak pernah menargetkan lokasi sipil.
01:57Terima kasih telah menonton!
Komentar