Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Perang Amerika Serikat dan Israel dengan Iran membawa dampak luas, salah satunya bagi warga sipil yang keamanan dan keselamatannya terancam. Tak terkecuali warga negara Indonesia yang ingin segera dievakuasi dari Iran.

Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan ada 15 warga negara Indonesia yang akan segera dievakuasi dari Iran. Perencanaan evakuasi saat ini masih disusun karena ruang udara tidak dapat digunakan sama sekali akibat alasan keamanan.

Kementerian Luar Negeri juga telah memerintahkan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran untuk melakukan evakuasi secepat mungkin, mengingat potensi konflik di Timur Tengah yang masih tinggi.

#perang #amerikaserikat #menlu #israeliran

Baca Juga Donor Darah Usai Tarawih di Madiun, Warga Dapat Minyak Goreng Gratis | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/654884/donor-darah-usai-tarawih-di-madiun-warga-dapat-minyak-goreng-gratis-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654886/15-wni-di-iran-segera-dievakuasi-ruang-udara-masih-ditutup-akibat-perang-kompas-siang
Transkrip
00:26Perang Amerika Serikat Israel dengan Irak
00:30melakukan evakuasi secepat mungkin
00:31karena potensi konflik di Timur Tengah yang masih tinggi.
00:34Benlo menilai karena jalur udara ditutup total,
00:37satu-satunya alternatif yaitu melalui akses jalan darat melalui kota Baku.
01:00Segera jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi
01:04karena perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak
01:09tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi
01:14tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran
01:22dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut.
01:30Sebelumnya, KBRI di Teheran sudah berkomunikasi dengan lebih dari 300 WNI di sana.
01:35Kementerian luar negeri terus memantau dan menyiapkan kebijakan perlindungan untuk WNI di Iran.
01:40KBRI telah menerbitkan edaran agar WNI bertahan di kediaman masing-masing
01:43demi keamanan dan keselamatan warga.
01:45KBRI bilang sejauh ini tidak ada ancaman langsung dari konflik yang terjadi.
01:50Saya bisa mendapatkan sampel dari tokoh-tokoh masyarakat di berbagai kota.
01:54Sampai sekarang mereka menyatakan bahwa mereka tidak mendapatkan ancaman direct
01:58terhadap keamanan dan keselamatan dirinya dan semoga kita harapkan masih seperti itu.
02:03Kita akan tetap melakukan komunikasi untuk terus melakukan asesmen terbaik.
02:07Apa yang bisa kami lakukan terbaik untuk melindungi para WNI yang berada di wilayah Iran.
02:16Serangan Iran kini meluas tidak hanya ke Israel namun juga ke negara negara lain
02:20yang memiliki basis pangkalan militer Amerika Serikat.
02:22Salah satu ya di Uni Emirat Arab.
02:24Namun WNI di Abu Dhabi bilang situasi di tempatnya tinggal kondusif meski mendengar sejumlah dentuman.
02:29Kondisi mengarah ke kondusif.
02:33Dentuman rudal sendiri banget tadi malah saya rasakan tadi.
02:37Itu sekitar jam 2 atau jam 4 waktu setempat.
02:41Setelah waktu syah setempat ini.
02:44Itu ada dentuman rudal di atas daerah apartemen saya.
02:50Apartment saya di dekat keadaan sendiri.
02:56Untuk keadaan sendiri, seperti yang tadi saya bilang,
03:00sudah berjuang kondusif semuanya terkendali di sini.
03:04KBR ini Abu Dhabi menetapkan status siaga 3 atas peristiwa konflik Iran dengan AS Israel.
03:09Yang mana merupakan tingkat siaga terendah.
03:11Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan