Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Hingga saat ini, kepulangan jemaah umroh masih tertahan, dampak dari penerbangan sejumlah maskapai tertunda, bahkan dibatalkan akibat perang di Timur Tengah.

Berdasarkan data Sistem Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus atau Siskopatuh, ada hampir 58 ribu jemaah umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi.

Asosiasi haji dan umroh memastikan semua jemaah aman di hotel, sembari menunggu mekanisme pemulangan.

Salah satu opsi yang disampaikan adalah rencana carter flight.

Wakil Menteri Haji dan Umroh, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan tengah bernegosiasi dengan otoritas Arab Saudi dan maskapai penerbangan untuk memberi keringanan fasilitas bagi jemaah yang masih tertahan di sana.

Dari sekitar 50 ribu orang jemaah umroh yang masih tertahan di Arab Saudi, 7.500 orang telah dijadwalkan pulang dalam waktu dekat.

Jika eskalasi terus meningkat akibat konflik di Timur Tengah, Wamenhaj menyebut telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan pesawat khusus dalam memulangkan jemaah umrah ke tanah air.

Baca Juga Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas, Ini 10 Kesepakatan Kemenhaj soal Umrah Dampak Konflik Timteng di https://www.kompas.tv/lifestyle/654483/keselamatan-jemaah-jadi-prioritas-ini-10-kesepakatan-kemenhaj-soal-umrah-dampak-konflik-timteng

#umrah #arabsaudi #iran #israel

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654644/wamenhaj-soal-kepulangan-58-ribu-jemaah-umrah-yang-tertunda-akibat-perang-di-timur-tengah
Transkrip
00:00Di sisi lain, hingga kini kepulangan jemaah umroh masih tertahan dampak dari penerbangan sejumlah maskapai yang tertunda bahkan dibatalkan akibat
00:08perang di Timur Tengah.
00:10Data sistem pengelolaan umroh dan haji khusus atau SISKO PATUH mencatat hampir 58 ribu jemaah umroh Indonesia masih berada di
00:18Arab Saudi.
00:19Asosiasi haji dan umroh memastikan semua jemaah aman di hotel sembari menunggu mekanisme pemulangan.
00:25Salah satu opsi yang disampaikan adalah rencana charter flight.
00:32Ini mereka yang tertahan, semua banyak yang stay di jedah, menunggu penerbangan dari masing-masing maskapai yang terkait,
00:41dan menunggu regulasi atau menungguan, dan sebagi upaya yang dilakukan juga hari ini kita di asosiasi.
00:53Wakil Menteri Haji dan Umroh Daniel Anzar Siman Juntak mengatakan,
00:57Tengah bernegosiasi dengan otoritas Arab Saudi dan maskapai penerbangan untuk memberi keringanan fasilitas bagi jemaah yang masih tertahan di sana.
01:05Dari sekitar 50 ribu orang jemaah umroh yang masih tertahan di Arab Saudi,
01:107.500 orang telah dijadwalkan pulang dalam waktu dekat.
01:14Jika eskalasi terus meningkat akibat konflik di Timur Tengah,
01:18Wamen Haji menyebut telah bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyediakan pesawat khusus
01:24dalam memulangkan jemaah umroh ke tanah air.
01:30Kalau eskalasi terus meningkat,
01:35Kementerian Luar Negeri sudah berkomunikasi juga dengan Garuda,
01:39kemarin sudah disampaikan ke kami ketika ada pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri,
01:45dan Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwasannya Garuda akan men-standbykan dua pesawatnya
01:52untuk mengangkut jemaah kita atau warga negara Indonesia yang ada di Timur Tengah
01:58kalau eskalasinya meningkat.
02:01Tentu kita tidak berharap eskalasi meningkat,
02:03mudah-mudahan dalam waktu dekat eskalasi justru bisa menurun,
02:07atau eskalasi.
Komentar

Dianjurkan