Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 1 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan bahwa Iran bakal membentuk dewan kepemimpinan usai Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, terbunuh dalam serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.

"Berdasarkan undang-undang di Iran, apabila dikarenakan alasan apa pun seorang pemimpin agung tidak ada, misalkan terbunuh, sakit, meninggal dunia, atau dikarenakan alasan apa pun tidak aktif lagi sebagai pemimpin tertinggi dan apabila pemimpin tersebut tidak memiliki wakil yang bekerja, maka berdasarkan undang-undang negara kami akan dibentuk sebuah dewan kepemimpinan yang bersifat sementara," kata Dubes Iran untuk RI Mohammad Boroujerdi, Senin (2/3/2026).

Baca Juga Dubes Iran Bongkar Skenario hingga Peran Agen CIA-Mossad di Balik Serangan AS-Israel di https://www.kompas.tv/nasional/654298/dubes-iran-bongkar-skenario-hingga-peran-agen-cia-mossad-di-balik-serangan-as-israel



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654340/iran-bentuk-dewan-kepemimpinan-usai-khamenei-terbunuh-diserang-as-israel
Transkrip
00:00Berdasarkan undang-undang di Iran apabila dikarenakan alasan apapun
00:05seorang pemimpin agung tidak ada misalkan terbunuh, sakit, meninggal dunia
00:13atau dikarenakan alasan apapun tidak aktif lagi sebagai pemimpin tertinggi
00:18dan apabila pemimpin tersebut tidak memiliki wakil yang bekerja
00:24sebuah Dewan Kepemimpinan sifat sementara.
00:27Dewan Kepemimpinan ini memiliki tiga anggota
00:31yang pertama adalah Presiden Mas'ud Pazishkian
00:35Presiden Republik Islam Iran
00:37dan yang kedua adalah Bapak Eji
00:40ketua kekuasaan yudikatif di Iran menjadi anggota
00:45yang kedua dan yang ketiga adalah seorang ahli dari Dewan Ahli
00:51atau Dewan Garda penjaga konstitusi menjadi pihak ketiga atau orang yang ketiga
00:59dalam Dewan Kepemimpinan ini.
01:03Ini bersifat sementara dikarenakan akan ada pertemuan dari Dewan Ahli
01:07atau Dewan Penjaga Konstitusi yang mana secara langsung Dewan ini telah dipilih oleh masyarakat.
01:14Dewan ini akan mengadakan sidang atau pertemuan yang kemudian melalui sebuah mekanisme yang terdefinisasi akan menentukan pemimpin tertinggi yang berikutnya.
01:25Orang ini adalah sulit masyarakat yang boleh mengatakan bahkan teman dan ke-
01:35menitir maknik ke Andang ke bawah merekailar makanan kemudian menurutup candies.
01:49Terima kasih telah menonton!
02:19Negara yang kuat, negara yang tua yang telah berada di wilayah tersebut dan tidak mungkin dapat digoyahkan dengan perkembangan-perkembangan
02:31seperti ini.
02:32Apabila terjadi ketidaktifan atau dikarenakan alasan apapun, seorang pejabat tinggi negara tidak ada maka dengan mudah bisa digantikan oleh pejabat
02:43lain.
02:44Hal ini juga berlaku bagi pemimpin tertinggi Republik Islam Iran.
02:50Pemerintah kami merupakan sebuah pemerintah yang terorganisir dengan baik dan juga memiliki kemampuan yang luar biasa.
03:01Berbeda dengan sebuah rejim yang berada di kawasan kami.
03:09Baik mungkin dari baris tangga, baris tangga, dari baris tangga ada Bapak tadi?
03:16Boleh?
03:21Oke, terkenalkan saya Sofian Badri dari energindo.co.id.
03:26Nah, apakah serangan terhadap Iran ini juga ada indikasi menguasai ledang minyak Iran yang cukup besar, 3,2,7 juta
03:37barrel per day gitu?
03:42Terima kasih telah menonton!
04:15Anda harus yakin, apapun niatan yang disampaikan atau klaim yang disampaikan oleh Amerika Serikat dan rejim Zionis sebagai niatan atau
04:28klaim terhadap serangan tersebut, itu merupakan hal yang tidak benar.
04:34Baik.
04:36Mungkin baris terakhir, ada yang mau nanya?
04:40Yang ibu di ujung sana, mungkin?
04:43Boleh dia sakit?
04:44Miknya?
04:56Oke, halo.
04:57Saya Putri dari Migrant Time, saya mau tanya.
05:00Dengan adanya, kemarin adanya perang 12 hari tersebut, dikatakan bahwa perang yang sekarang Iran jauh lebih siap.
05:06Apakah hal tersebut juga termasuk di mana Iran menyiapkan beberapa shelter atau tempat-tempat yang cukup aman bagi warganya?
05:13Dan yang kedua adalah dengan terjadinya perang seperti sekarang yang semakin lebih parah dari sebelumnya.
05:20Apakah ada dari negara-negara atau embassy-embasy yang coba menghubungi pemerintah Iran untuk menge-evakuasi warga negara yang ada
05:29di, warga negara yang ada di Iran untuk kembali ke negara ini?
05:34Terima kasih telah menonton!
06:04Terima kasih telah menonton!
06:43Terima kasih telah menonton!
07:09Terima kasih telah menonton!
07:19Terima kasih telah menonton!
07:25Terima kasih telah menonton!
07:29Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan