Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia menelusuri kawasan Pasar Kemis, Tangerang. Dalam 13 hari, 4 pemotor tewas di jalan Pasar Kemis.

Sebelumnya, seorang siswi SMA bernama Calya Ratnadhita Ardianingrum meninggal dunia usai terlindas truk di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Dari informasi yang diterima, korban meninggal pada Jumat, (13/2) pukul 06.45 WIB saat akan berangkat menuju sekolahnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang, Ipda Purbawa menjelaskan, insiden ini berawal saat korban yang akan berangkat sekolah mengendarai motor. Di perjalanan, korban berusaha menghindari jalan berlubang.

Ipda R Purbawa mengatakan saat ini pendalaman olah TKP sedang dilakukan.

"Kita sedang melakukan pendalaman dan memang jalan tersebut pada saat kejadian itu kondisinya ada genangan air," ungkapnya.



Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di komentar.

Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/saEklJ_8Oqg?si=_23NdIcLwdGZ7iWw



#jalanrusak #tangerang #korban

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/654238/maut-di-pasar-kemis-4-pemotor-tewas-siswi-sma-hilang-nyawa-hindari-jalan-berlubang-dipo
Transkrip
00:13Intro
00:15Ribuan titik jalan rusak dan berlubang kini menjadi sorotan usai sejumlah kecelakaan terjadi
00:20secara berulang dan menyebabkan nyawa para pengendara melayang
00:24jalan raya semestinya menjadi infrastruktur dasar penyambung kenyut kehidupan setiap jengkel asfali yang dibangun
00:30haruslah mengutamakan keselamatan para pengguna jalan
00:33namun pertanyaannya mengapa wajah berlubang jalan selalu muncul dan merugikan
00:37dan apa upaya pemerintah untuk membayar kegagalan dan menciptakan infrastruktur jalan yang aman bagi para pengendara
00:44ini adalah episode ke-62 di poinvestigasi, saya di pohon terbahagia
00:48saya akan menelusuri dan mencari bukti secara langsung dari jalan-jalan raya yang mengancam keselamatan para pengendara
01:08hampir sejauh mata memandang jalan raya Paku Haji rusak total
01:26toko ibu berada persis di depan jalan yang rusak
01:29sudah lama ini Bu?
01:30sudah lama Pak, sudah lama banget, sudah banyak perempuan disini Pak
01:34ketabrak ke mobil tanah
01:39biasanya kalau jalan rusak itu kan shockbreaker
01:41nah kesatu sebleker, kedua kelahar, ini kom juga nih, kena kom, koblak
01:48koblak Pak?
01:49iya setang ya, itu terpengaruh jalan begini
01:51artinya untuk biaya servis?
01:53nah itu dia, bingung juga, ya menghojeg lagi jalan begini
01:58coran sebesar ini bisa sampai terangkat ya
02:03dalamnya 27 cm, hampir 30 cm
02:19dan cat semprot berona putih yang ada di sana adalah menjadi saksi bisu
02:23bagaimana ganasnya sebuah jalan berlumbang hingga merenggut nyawa seorang pelajar
02:33dari keluarga saya berharap ini mungkin yang terakhir kalinya
02:37karena kan memang jalan berlubang ini kan sangat vital ya untuk pengendara
02:42apalagi kan ini adalah fasilitas publik ya
02:50baru berapa meter saja kita sudah menemukan 3 lubang ya?
02:53iya, 3 lubang
02:543 lubang dan ukurannya yang dalam-dalam
02:57dan selanjutnya beri tanda, nampaknya pengendara juga tidak melintasi
03:01tuh, aja dikelihatan ya
03:09sebenarnya berapa jumlah titik jalan rusak di ibu kota?
03:13menurut catatan kami, kita sudah menangani 11.228 tutup
03:19apakah kemudian pemerintah dalam hal ini Pemperk DKI Jakarta
03:23baru secara masif membenahi jalan-jalan yang rusak ketika sudah timbul korban jiwa?
03:32bila jalan itu tidak memberikan rasa selamat apalagi dia berlubang
03:36sehingga menimbulkan korban jiwa ya
03:40itu mereka punya hak untuk menuntut penanggung jalan itu
03:53terus saya berada di Jalan Raya Pasar Kemis
03:57Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten
04:00yang merupakan jalan dengan status jalan kabupaten
04:03yang artinya pengelolaan jalan ini berada di bawah tanggung jawab
04:07dari pemerintah Kabupaten Tangerang
04:11ada satu persoalan yang terus menghantui Jalan Raya Pasar Kemis
04:17tidak hanya terkait dengan jalan yang rusak dan juga berlubang
04:22tetapi dalam kurun waktu 13 hari
04:25pada bulan Februari 2026
04:28sudah ada 4 orang yang meregang nyawa
04:31akibat kecelakaan di Jalan Raya Pasar Kemis
04:34karena jalan yang kemudian berlubang
04:37dan ditambah begitu banyak truk-truk besar yang melintas
04:41sehingga pengendara
04:44baik itu motor ataupun mobil
04:46harus berebut jalan dengan kendaraan-kendaraan besar lainnya
04:50saya akan gambarkan dan saya akan paparkan
04:52betapa masifnya kecelakaan yang terjadi di Kabupaten Tangerang
04:56tempatnya di Jalan Raya Pasar Kemis
04:58di awal bulan Februari 2026
05:05di hari pertama bulan Februari
05:07kecelakaan maut akibat jalan rusak di Pasar Kemis
05:10menyebabkan seorang perempuan berinisial M
05:12berusia 42 tahun meninggal dunia
05:15ia terjatuh akibat menghindari jalan rusak
05:18naas M terlindas truk yang melintas
05:216 hari berselang pengendaraan motor berinisial SM
05:25meninggal dunia
05:26tertabrak truk setelah gagal menghindari lubang
05:28di Jalan Raya Pasar Kemis
05:30kurang dari sepekan usai kejadian SM
05:33pengendara berinisial ML
05:34meninggal dunia karena sebab yang sama
05:37dan pada 13 Februari peristiwa tragis
05:40menimpa siswi SMA berinisial CRA
05:43ia berusaha menghindari jalan rusak
05:45tapi malah jatuh dan terlindas truk
05:48CRA meninggal dunia di lokasi kejadian
05:51setelah antas pores datang gerang
05:53hingga kini masih mendalami unsur kelalaian penyelenggara jalan
05:56atas kejadian kecelakaan maut
05:58yang diduga di picu kondisi jalan yang rusak
06:02Pusat Informasi Kriminal Nasional Polri mencatat
06:05sepanjang tahun 2022
06:06hingga tahun 2025
06:08terdapat 595.172 kasus kecelakaan lalu lintas
06:14sebanyak 8.687 diantaranya
06:17terjadi di atas jalan berlubang
06:19dan 4.585 kecelakaan
06:22terjadi di permukaan jalan perombak
06:28dan seandainya dalam pasal 24
06:30undang-undang nomor 22
06:32tahun 2009 mengatur bahwa
06:34penyelenggara jalan tidak hanya
06:36berkewajiban untuk memperbaiki
06:38jalan yang rusak tetapi juga
06:40berkewajiban memberi tanda
06:42ataupun rambu di sepanjang jalan yang rusak
06:45dan saya akan tunjukkan saudara
06:47ini adalah bukti bahwa
06:48di sepanjang jalan raya pasar kemis
06:50begitu banyak jalan yang rusak sehingga
06:51dibuat himbawan hati-hati berkendara
06:53kurang kecepatan sering terjadi
06:56kecelakaan namun yang menarik adalah
06:57bahwa yang membuat himbawan ini
06:59adalah forum warga RT 008
07:02yang artinya merupakan inisiatif
07:04dari warga karena begitu masifnya
07:06kecelakaan yang terjadi di sini
07:07meskipun ada satu rambu
07:10ataupun penanda yang lebih kecil
07:12bertuliskan kurang lebih sama
07:14hati-hati jalan rusak atau berlubang
07:16kurang kecepatan dan ini dibuat
07:18oleh pemerintah setempat
07:21tetapi yang menjadi pertanyaannya
07:22saudara seperti apa sebenarnya
07:24kondisi jalan
07:25di jalan raya pasar kemis yang begitu banyak
07:28dilalui oleh kendaraan
07:30kendaraan besar dan juga dilalui
07:32oleh kendaraan berada 2
07:34ataupun motor saya akan tunjukkan saudara
07:36secara kasat mata memang nampaknya
07:37jalan ini baik-baik saja
07:40konturnya beton tetapi
07:42kalau kita lihat lebih mendalam
07:43di bagian tengah ini sudah tertutupi
07:46oleh aspal yang artinya
07:47bahwa jalan ini sudah
07:49mengalami tambal sulam
07:52karena jalannya rusak sehingga harus
07:54di aspal tetapi menarik bahwa tidak hanya
07:55satu lapisan aspal
07:58tetapi ada lapisan aspal
08:00yang bertumbuk saya akan tunjukkan
08:02ketika aspal ini sudah tidak terlalu hitam
08:05dan aspal ini hitam
08:06menunjukkan bahwa
08:07area ini sudah diperbaiki
08:10beberapa kali dan tidak hanya satu titik saudara
08:12ada satu
08:14dua
08:16dan juga tiga
08:28dan seterusnya saya akan tunjukkan
08:29ini adalah salah satu ruas jalan
08:31di jalan raya pasar kemis yang
08:33menunjukkan betapa ganasnya
08:35jalan raya ini bagi para pengendara
08:37dan ini adalah
08:39spandu kecil yang dipasang oleh
08:41di lantas polda banten
08:43yang menjadi peringatan bagi para pengendara
08:45yang melintasi jalan ini
08:46karena bisa dilihat
08:49jalan yang sudah ditambal ini
08:51saudara adalah
08:53salah satu penyebab
08:55tewasnya seorang siswi
08:57berusia 18 tahun
08:59berdrama
09:00Kalia Ratnadita
09:02saya akan tunjukkan saudara
09:02saat itu
09:03Kalia sedang berangkat
09:05menuju ke sekolahnya
09:07menggunakan sepeda motor
09:09sekitar pukul 6.45 waktu Indonesia Barat
09:11dan jalan yang anda lihat ini
09:13jalan yang ditambal ini sebelumnya
09:15jalan yang memiliki lubang cukup dalam
09:18dan saat itu kondisinya
09:19ada truk permuatan besar
09:21yang sedang menghindari
09:23lubang ini dan
09:26Kalia mencoba menyusul yang melalui jalur sebelah kiri
09:29dan ada kemungkinan
09:31Kalia melewati
09:33jalur ini saudara
09:35jalur yang tentunya ketika
09:37cuaca sedang hujan
09:38sangat licin untuk dilalui
09:40dan melintasi ke sebelah sini saudara
09:45sampai akhirnya
09:46mohon maaf
09:48kecelakaan yang tragis terjadi
09:49di mana Kalia
09:52kita
09:54tewas
09:54ataupun meninggal dunia
10:00Jadi sementara hasil
10:02apalah TKP yang dilakukan oleh
10:04Gakum
10:05di TKP kita sedang
10:08melakukan pendalaman
10:09dan memang jalan tersebut
10:12pada saat kejadian itu
10:14kondisinya ada genangan air
10:16jadi ada genangan air
10:18tentu
10:18kita juga
10:20melandara ini
10:21hilang kendali
10:23di Jalan Raya Pasar Kemis
10:32sebenarnya selain di Jalan Raya Pasar Kemis
10:35saya juga mendapatkan informasi bahwa
10:37di Jalan Rajek
10:39ataupun tempatnya di jalan saya
10:41berdiri saat ini juga ada sejumlah titik yang rusak
10:43saya akan coba
10:45melihat dan mencari tahu segera seberapa parah
10:47kerusakan jalan yang ada di sini
10:49dan bisa ditunjukkan ya
10:52ini
10:54salah satu jalan yang
10:56rusaknya
10:57bahkan ini
10:59bisa dilihat
11:00ditopang oleh
11:02bambu
11:03untuk
11:04nampaknya agar
11:05kontur asfal ini tidak terlalu
11:10terbelah
11:10dan akhirnya menutupi
11:12saluran air di sini
11:13bisa dilihat ya
11:14di sini juga terlihat
11:15lebih dari mata kaki orang dewasa
11:21saya akan coba
11:22melihat lebih ke dalam
11:23saudara
11:24berada persis di depan dari
11:26Poresta Tangerang
11:27sektor Rajek
11:28bisa dilihat ya
11:29ini
11:29lagi-lagi jalan rusak
11:31kalau tadi di
11:32pinggir jalan
11:33tetapi ini
11:36menutup setengah
11:37dari
11:38barian jalan yang ada di sini
11:40sehingga mobil hanya bisa
11:41melintasi jalur kanan
11:43begitupun halnya dengan sepeda motor
11:44ada satu penanda di sini
11:45yang di
11:46profusikan untuk kemudian
11:48memberi informasi kepada warga
11:49agar tidak
11:51melintasi jalur ini
11:52meskipun ketika hujan
11:53tentu ini menjadi pertanyaan lanjutan
11:55saya akan coba mengukur
11:56seberapa
11:57dalam ya
11:59perusakan jalan yang ada di sini
12:02dari
12:04jalan
12:05menuju ke
12:07lubang
12:08paling pinggir memang
12:0910 cm
12:12tetapi kalau ditarik
12:13mungkin lebih ke
12:14tengah lagi
12:15karena ini
12:15konturnya miring saudara
12:17mungkin bisa lebih
12:18dari 10 cm
12:19atau bahkan
12:20mungkin menyentuh
12:21angka 15 cm ya
12:28tentu yang jadi pertanyaan adalah
12:30apa upaya pemerintah
12:31untuk kemudian
12:32membenahi
12:32jalan-jalan yang rusak
12:34di Kabupaten Tangerang Banten
12:35agar masyarakat tidak
12:37menjadi korban
12:37ketika melintasi jalur ini
12:39saya mendapat informasi
12:40bahwa ada kurang lebih
12:41219 titik jalan
12:43di Kabupaten Tangerang Banten
12:44yang kemudian
12:45akan di
12:45perbaiki
12:46oleh pemerintah
12:48Kabupaten
12:49tetapi memang
12:50untuk saat ini
12:51mekanismenya adalah
12:52tambal sulam
12:52dan ada satu lagi
12:53wilayah yang kemudian
12:56mengalami
12:57kerusakan
12:58jalan
12:59paling parah
13:00tepatnya di
13:01jalan raya Paku Haji
13:02saya akan tunjukkan
13:03dan saya akan
13:04telusuri
13:05secara langsung
13:10sederhana
13:15ini adalah jalan raya
13:17Paku Haji
13:18yang menghubungkan
13:19dua kecamatan
13:21Kecamatan Paku Haji
13:21dan juga
13:22Kecamatan Sepatan
13:23dan bisa dibilang
13:24ini adalah
13:25jalan utama
13:26di wilayah ini
13:27tempat saya berdiri saat ini
13:28adalah
13:29perbatasan ya
13:30jalan yang sudah
13:31dibeton
13:32dan jalan
13:33yang berkontur aspal
13:35dan saya akan tunjukkan
13:36seberapa parah
13:36kerusakan jalan yang ada di sini
13:37bisa dilihat ya
13:39hampir
13:40sejauh
13:41mata memandang
13:42jalan raya
13:43Paku Haji
13:44yang benar-benar persis
13:44di depan saya ini
13:46rusak total
13:47dan tentu
13:48para pengendara
13:49baik itu motor
13:51ataupun mobil
13:51harus betul-betul berhati-hati
13:52untuk kemudian
13:54melintasi
13:55jalur Indonesia
13:56yang akan tunjukkan lagi
14:03dan saya lihat ada
14:05ojek pangkalan ya
14:06saya akan coba tanyakan
14:07Pak izin Pak
14:08dari Kompas TV Pak
14:11ini ojek pangkalan Pak
14:12iya
14:13oke
14:14saya mau tanya Pak
14:16Bapak berarti selalu pangkal di sini
14:17di sini
14:18tiap hari
14:18dari jam
14:19dari jam 9
14:20sampai sore
14:22sampai sore
14:23saya mau tanya Pak
14:24ini jalannya memang
14:25sudah lama seperti ini
14:26sudah hancur sudah lama
14:28dibangun hancur lagi
14:29hancur lagi sampai sekarang
14:30penyebabnya apa Pak?
14:32rusak terus kayak gitu
14:33sepertinya
14:33itu mobil tanah tiap malam
14:35mobil tanah
14:36iya mobil tanah tiap malam
14:37mulai jam 9
14:38sudah beroperasi
14:39sampai jam 5 pagi
14:41itu hancurnya itu
14:42mobil itu
14:43tiap malam
14:43Pak Saifudin sudah berapa lama Pak
14:45ngecek Pak di sini Pak?
14:46ada 20 tahun
14:47mempengaruhi Pak
14:4820 tahun
14:49pernah jatuh mungkin Pak?
14:50sering sering
14:51banyak sengit yang jatuh sering tuh
14:52ini ini
14:53belum lama ini diurut
14:54dari kemarin kemarin nih
14:55yang ada batu-batu ini ya?
14:57iya iya
14:57belum lama
14:59artinya dulunya lebih
15:00dalam lagi ya Pak?
15:01dalam
15:02banyak yang jatuh kepreset
15:03kalau hujan licin
15:04kalau
15:05begini nih
15:06posisi Mas Bini ngebul
15:08iya
15:08debu semua
15:09biasanya kalau
15:10jalan rusak itu kan
15:11shock breaker
15:11nah kesatu
15:12sebleker
15:14kedua kelahar
15:15ini kom juga nih
15:16kena
15:17kom
15:18goblak
15:18goblak pak?
15:20iya setang iya
15:21itu terpengaruh jalan begini
15:22artinya untuk BE service?
15:24ya itu dia
15:24bingung juga
15:26dia mengocek lagi keadaan begini
15:30kalau dipantau melalui fisul udara
15:32terlihat jelas
15:33bahwa
15:34di tengah
15:35bagian tengah
15:36dari jalan raya
15:37Pak Waji ini
15:38berwarna lebih coklat
15:40yang menandakan bahwa
15:41jalan tersebut adalah
15:42jalan rusak
15:43sehingga
15:44mayoritas kendaraan
15:45baik itu motor ataupun mobil
15:47memilih
15:48jalur yang berada di pinggir jalan
15:50untuk kemudian menghindari
15:52lubang
15:53ataupun jalan rusak
15:54yang berada di tengah jalan
15:55dan ini adalah salah satunya
15:56sedara
15:57saya lihat ya
15:58bahkan di
15:59tengah jalan ini
16:03seperti muncul batu sedara
16:15sepanjang saya melihat juga tidak ada rambu-rambu yang kemudian digunakan oleh pemerintah kabupaten untuk menandai jalan-jalan rusak agar
16:24masyarakat, mohon maaf, tidak mengalami keselakaan ataupun terjatuh
16:30dan memang lokasinya ini berada di tengah pasar
16:34saya akan coba tanyakan ke salah satu dagang yang ada di sini
16:37dari Dipo Kompas TV dengan ibu siapa Bu?
16:39saya, Ajincop
16:41ibu izin Bu
16:42ibu penjual di sini?
16:44iya, jualan
16:45jualan apa Bu?
16:46jualan pakaian Pak
16:47tokonya mana?
16:48ini
16:48oh ini tokonya
16:50toko ibu berada persis di depan jalan yang rusak
16:53iya
16:53sudah lama ini Bu?
16:54sudah lama Pak
16:55sudah lama ya?
16:58iya lah
16:58sudah lama banget sudah banyak pada yang di sini Pak
17:01ketabrak mobil tanah
17:02kalau bisa Pak
17:04jangan dadain lah mobil tanah lah lewat sini
17:06mengganggu Pak
17:07boleh Bu saya tahu itu kronologinya ceritanya seperti apa?
17:11ada yang meninggal bahkan?
17:12iya
17:12ceritanya seperti apa itu?
17:14iya namanya mobil tanah gitu
17:15kadang banyaknya kecepit
17:17macet-macet gitu di dalam kolong
17:21terjatuh?
17:21iya, sering Pak
17:24kalau bisa jangan ada mobil tanah lah di sini lah
17:26kalau bisa jangan ada mobil tanah
17:28tadi juga ada sepanduk Bu ya
17:29itu sepanduk yang bertuliskan menolak mobil tanah melintas di sini
17:33iya, saya menolak lah
17:34itu suara dari warga Pak Kuhaji
17:38iya
17:39iya
17:39kita harus stopkan mobil tanah
17:41yang sudah banyak dimakan korban
17:55nampaknya sedang ada perbaikan di tengah jalan
17:58apakah ini dari pembersi tempat atau mungkin dari warga?
18:01saya akan coba mereka sedara
18:04kita lihat
18:05kita lihat
18:06ini urukan-urukan tanah ya
18:07Pak, izin Pak
18:08dari Kompas TV
18:10ini gimana ceritanya bisa seperti ini Pak?
18:12mobil tanah biasa
18:13mobil tanah?
18:16mobil tanah
18:17mobil tanah mengatannya besar jadi
18:18ketekan ya Pak ya
18:20ketekan dan ini mengangkat Pak
18:21perbaikan ini dari warga sendiri atau dari
18:24Bapak dari mana?
18:25iya, saya orang situ
18:25ini yang memodalin siapa ini?
18:28dari?
18:29ada pos
18:29dari pemerintah Kabupaten bukan?
18:31dari pemeliharaan
18:33oh dari pemeliharaan
18:34oke
18:34kita coba ukur ya Bang ya
18:36ini
18:39jalan
18:39beton ya Pak ya
18:41sebesar
18:42coran sebesar ini bisa sampai terangkat ya
18:47dalamnya
18:4927 cm
18:50hampir 30 cm
18:53kami
18:54pemerintah
18:55tabukaten yang terang
18:56telah melakukan
18:57perbaikan-perbaikan darurat
18:59duti
19:00sejak awal
19:01tahun 2006
19:02untuk pekerjaan
19:03perbaikan rekonstruksi
19:05pekerjaan permanen
19:06insya Allah
19:07akan dilakukan
19:08pekerjaan
19:10konstruksinya
19:11di akhir Maret
19:122020
19:20ini baru berapa meter saya
19:22kita sudah menemukan 3 lubang ya
19:233 lubang
19:243 lubang
19:25dengan ukuran yang
19:26dalam-dalam
19:27kemudian
19:27kemudian
19:27kemudian
19:33kemudian
19:35kemudian
19:35kemudian
Komentar

Dianjurkan