Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
IRAN, KOMPAS.TV - Pasca tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, Iran membentuk dewan kepemimpinan sementara untuk menggodok calon pengganti Khamenei.

Sosok pengganti pemimpin kharismatik Iran, Ali Khamenei, jadi sorotan dunia.

Pasca tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dewan kepemimpinan sementara Iran telah resmi dibentuk dan mulai menjalankan tugas pada 1 Maret 2026.

Mereka adalah Masoud Pezeshkian, Presiden Iran saat ini, Kepala Kehakiman Iran Gholam-Hossein Mohseni-Ejei, dan anggota Dewan Garda Ayatollah Alireza Arafi.

Berdasarkan Pasal 111 Konstitusi Republik Islam Iran, dewan ini bertugas mengambil alih tanggung jawab pemimpin tertinggi hingga Majelis Ahli memilih pengganti tetap.

Dosen Hubungan Internasional Binus University, Tia Mariatul Qibtiyah, menyatakan kemungkinan ada empat kandidat yang menggantikan Ali Khamenei, di antaranya putra kedua Ali Khamenei, Mojtaba Khamenei, dan anggota Dewan Garda Iran, Alireza Arafi.

Tak hanya warga Iran, dunia pun menanti siapa sosok pengganti Ali Khamenei yang telah memimpin Iran selama lebih dari 30 tahun.

#iran #khamenei

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654133/iran-bentuk-dewan-sementara-usai-ali-khamenei-meninggal-dunia-soroti-calon-pengganti
Transkrip
00:00Sudara pasca tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei,
00:04Iran membentuk Kedewan Kepemimpinan Sementara untuk menggodok calon pengganti Khamenei.
00:10Sosok pengganti pemimpin harismatik Iran, Ali Khamenei, jadi sorotan dunia.
00:34Pasca tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei,
00:38Iran resmi membentuk Dewan Kepemimpinan Sementara yang mulai menjalankan tugas pada 1 Maret 2026.
00:46Mereka adalah Presiden Iran saat ini, Masud Pezeskian,
00:50Kepala Kehakiman Iran, Golam Hossein Mohseni Eje, dan anggota Dewan Garda, Ayatollah Ali Reza Arafi.
00:57Berdasarkan Pasal 111 Konstitusi Republik Islam Iran,
01:01Dewan ini bertugas mengambil alih tanggung jawab pemimpin tertinggi
01:05hingga majelis ahli memilih pengganti tetap.
01:08Dosen Hubungan Internasional Binus University, Tia Mariatul Kiptyah,
01:13menyatakan kemungkinan ada empat kandidat yang menggantikan Ali Khamenei.
01:17Di antaranya, putra kedua Ali Khamenei, Mojh Taba Khamenei,
01:22dan anggota Dewan Garda Iran, Ali Reza Arafi.
01:27Yang sibuk untuk menentukan siapa pengganti Ayatollah Ali Khamenei.
01:30Dalam Iran, ada sistem pilayat El-Fakih, yaitu kekuasaan tertinggi tetap di tangan mulah.
01:36Artinya tidak bisa Amerika mengintervensi, kemudian membuat satu sistem baru ala Amerika.
01:42Tidak bisa, apalagi Zafah Levy juga berkomentar,
01:44tiba-tiba ingin masuk, tidak bisa.
01:46Jadi memang ini sudah ada empat kandidat, saya melihat,
01:49dan kita tidak tahu apakah putra dari Ayatollah Ali Khamenei
01:53atau dari Ali Reza yang akan menggantikan posisi Ayatollah.
01:59Tak hanya warga Iran, dunia menanti siapa sosok pengganti Ali Khamenei
02:05yang telah memimpin Iran selama lebih 30 tahun.
02:08Tim Liputan, Kompas TV
02:11Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan