00:00Saudara pasangan suami istri di kota Bekasi, Jawa Barat diduga jadi korban perampokan disertai kekerasan.
00:06Suami ditemukan tewas, sementara istrinya dalam kondisi kritis.
00:13Kedua korban ditemukan oleh anaknya saat hendak membangunkan kedua orang tuanya untuk sahur.
00:20Namun didapati keduanya sudah tergeletak dengan sejumlah luka.
00:25Polisi bilang gelang emas dan dua kunci mobil milik korban hilang dalam peristiwa itu.
00:31Selain olah tempat kejadian perkara, polisi juga sudah memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap kasus ini.
00:40Dan tadi kami mendapat laporan dari warga bahwa saya ada terjadi peristiwa pembunuhan dari suami istri.
00:49Nah yang untuk kondisi korban saat ini, untuk dari laki-laki meninggal dunia, yang perempuan masih kritis di rumah sakit.
00:57Ada barang yang hilang?
00:59Barang yang hilang untuk saat ini gelang, masih kami data juga gelang, kunci mobil, hasil lebihnya masih kami dalam pendataan.
01:07Polisi mengerahkan anjing pelacak untuk menelusuri jejak pelaku dugaan perampokan disertai pembunuhan di Bekasi.
01:16Dari pelacakan tersebut, pelaku diduga memanjat tembok ke batas perumahan yang menembus ke jalan inspeksi Kalimalang.
01:24Penelusuran anjing pelacak terhenti di bekas tempat pencucian kendaraan bermotor 100 meter dari rumah korban.
01:39Saudara pasangan suami istri di kota Bekasi, Jawa Barat diduga jadi korban perampokan disertai kekerasan.
01:45Suami ditemukan tewas, sementara istrinya dalam kondisi kritis.
01:49Dan untuk membahasnya lebih lanjut, sudah bergabung kasat reskrim Polres Metro Bekasi Kota, ada kompol Andi Muhammad Iqbal.
01:56Selamat malam Pak Andi.
01:58Selamat malam Mbak.
01:59Iya Pak Andi, bisa dijelaskan terkait kronologi peristiwa ini seperti apa?
02:05Bisa, kami sampaikan untuk kronologi singkatnya, bahwasannya pertama kami menerima laporan dari korban, yaitu anaknya.
02:15Bermula kejadian ini, yaitu pada saat anak korban, biasanya setiap mau sahur jam 3, pukul 3 pagi itu, ibu korban
02:30selalu membangunkan anaknya untuk persiapan sahur.
02:33Nah, pada saat kejadian, korban tidak dibangunkan.
02:40Ya, ada kejanggalan dari kebiasaan di sini.
02:43Ada kejanggalan, betul.
02:45Sehingga anak korban itu bunyi otomatis pada pukul 4.15.
02:50Ketika bunyi, anak korban kaget, ini sudah mau imsak, tapi ibu korban belum datang untuk membangunkan ataupun memanggil.
03:01Sehingga yang bersangkutan turun ke bawah, kemudian mengetuk-ngetuk pintu.
03:08Nah, pada saat turun ke lantai bawah itu, situasi masih dalam keadaan gelap, Mbak.
03:13Kemudian, anak korban berusaha mengetuk-ngetuk, tapi tidak ada jawaban, namun yang bersangkutan mendengar suara kayak suara rintihan di dalam
03:21kamar.
03:24Tapi tidak ada suara, cuma suara rintian.
03:27Dengan panik, korban berusaha keluar pagar, meminta pertolongan, namun di luar sepi, tidak ada siapapun.
03:33Kemudian korban segera menghubungi keluarganya, kerabat dekatnya, dan tak lama, keluarganya datang, kemudian mencoba mendobrak pintu, namun handle pintu itu
03:48dirusak, Mbak, oleh terduga pelaku.
03:51Akhirnya, bersama keluarganya memecahkan pintu dari depan.
03:58Memecahkan kaca, ulangi. Saya ulangi, memecahkan kaca jendela.
04:01Nah, setelah dipecahkan, kemudian korban masuk bersama keluarganya dan melihat bapaknya sudah bersimbah darah di atas tempat tidur.
04:11Kemudian, ibu di lantai dasar.
04:13Ya, baik. Pak, terkait penyelidikan, untuk saat ini, apakah ada CCTV di lokasi kejadian yang bisa didalami?
04:21Untuk CCTV, kami sudah lakukan screening, Mbak, bersama, di backup oleh Resmob dan Jatan Raspolda.
04:29Ya, untuk CCTV sendiri, kami baru temukan itu yang terpasang di tetangga korban, pas di sebelahnya.
04:37Sudah kami juga lakukan pengecekan, CCTV hanya menghadap ke jalan depan rumah tetangga korban,
04:43tidak terekspos di halaman rumah korban persis, dan sudah kami cek, itu tidak ada yang melintas, Mbak,
04:49di jam 12 sampai jam 3, jam 4 gitu.
04:55Nah, di sisi lain, kami juga tidak menemukan CCTV lain.
04:58Tapi, sampai saat ini, petugas masih terus memaksimalkan untuk melakukan penyelidikan.
05:05Dari olah TKP awal, dari penyelidikan awal, ini murni perampukan atau ada motif lain, Pak?
05:13Untuk saat ini, karena juga korban sudah membuat laporan polisi dengan pasal curas, Mbak,
05:21479 ayat 4 dengan luka berat, dengan ancaman hukuman mati, atau 20 tahun penjara atau seumur hidup.
05:29Untuk saat ini, motif kami belum bisa menyimpulkan, namun untuk pasal yang kami gunakan, pasal curas, Mbak.
05:36Oke. Pak, ini kan CCTV terbatas, kemudian juga mengenai anjing pelacak, ini juga sempat terhenti dalam proses pencarian dari jejak
05:45pelaku.
05:47Bagaimana dengan upaya untuk penemuan pelaku? Sudah adakah titik terang di mana keberadaan pelaku ini?
05:55Untuk saat ini, kami masih berusaha maksimal, Mbak. Tim juga masih di lapangan semua.
06:00Oke. Kami masih mengumpulkan baket. Kami mohon doa, insya Allah, semoga dengan waktu dekat kami sudah mendapat petunjuk ataupun titik
06:08terang.
06:09Oke. Dari kejadian yang terjadi, dari analisa Anda, jumlah pelaku ini lebih dari satu atau memang sudah satu saja ini?
06:19Untuk kejadian sementara, diskusi di lapangan bersama tim.
06:23Untuk kemungkinan besar, pelaku lebih dari satu orang, Mbak.
06:28Oke. Baik.
06:30Tapi kepasannya nanti setelah semuanya sudah kami lakukan maksimal.
06:34Baik. Singkat saja, Pak. Hingga hari ini untuk kondisi korban dari istri, ini bagaimana, Pak?
06:42Dari orang tua pelaku, dari ibu, maksud kami dari ibu korban?
06:47Jadi kami jelasin dulu, Mbak. Jadi untuk Bapak, untuk alam marhum itu meninggal di tempat, di atas tempat tidur.
06:53Kemudian yang ibu tergeletak di bawah dan langsung dibawa ke rumah sakit, kondisi kritis.
06:58Hingga saat ini kabar terbaru kami dapat, korban atau ibunya itu masih di kondisi kritis, Mbak.
07:05Mohon doanya.
07:06Baik. Belum siuman ya, Pak, ya?
07:08Belum siuman sampai saat ini.
07:10Baik. Terima kasih, Pak.
07:11Kami harapkan semoga penyelidikannya berjalan lancar dan tentunya pelaku bisa ditemukan dan ditindak seadil-adilnya.
07:17Terima kasih sudah berbagi informasi bersama kami di Kompas Malam, Kasat Restrim, Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal.
07:24Terima kasih. Salam sehat selalu, Pak.
Komentar