00:00Masjid Surau Palembang atau Masjid Al-Mahmudiyah menyimpan jejak penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Palembang.
00:08Bangunan ini tak hanya jadi tempat ibadah tetapi juga pernah berdiri sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme.
00:15Merekam semangat juang warga di masa lampau.
00:18Berikut laporan jurnalis Kompas TV Rizka Silviana dan Muhammad Reza Pahlevi.
00:23Saudara tepat di belakang saya saat ini adalah Masjid Surau, masjid tertua di kota Palembang yang masih berdiri kokoh di
00:30tengah perkembangan zaman.
00:32Nah di bulan Ramadan ini masyarakat biasanya datang untuk beribadah sekaligus merasakan suasana spiritual yang berbeda dengan tempat yang memiliki
00:43sejarah ratusan tahun.
00:45Dan saya akan ajak Anda untuk lebih mengenal masjid bersejarah ini.
00:54Masjid Besar Al-Mahmudiyah atau Masjid Surau di kawasan 30 Ilir, Palembang merupakan salah satu masjid tertua di kota ini.
01:07Dibangun pada 1889 dan rampung 1891.
01:19Masjid ini sempat ditutup pada masa kolonial dan menjadi saksi sejarah perjuangan masyarakat.
01:25Kita berharapan kepada jemaah dan lingkungan di sini, mari kita sama-sama kita jaga Masjid Surau ini, kita lestarikan.
01:34Karena Masjid Surau merupakan lima masjid yang tertua di kota Palembang dan merupakan peninggalan sejarah untuk di kota Palembang.
01:49Dan mari kita untuk bubur Surau ini, karena bubur Surau ini merupakan warisan budaya tak benda, maka mari kita jaga
01:58bersama-sama.
02:00Arsitekturnya bernuansa Melayu, dengan 12 tiang penyangga dan 4 sokoguru yang masih terjaga.
02:31Hingga kini Masjid Surau tetap aktif dan dikenal dengan tradisi pembagian bubur Surau setiap Ramadan,
02:35yang menjadi menu berbuka bagi jemaah dan warga sekitar.
02:42Nah saudara, di tengah modernisasi kota Palembang, Masjid Surau tetap berdiri kokoh sebagai simbol sejarah dan pusat spiritual masyarakat kota
02:50Palembang.
02:50Diska Silviana, Muhammad Reza Pahlevi, Kompas TV, Palembang, Sumatera Selatan.
Komentar