Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sebanyak seribu unit mobil pikap impor dari India dilaporkan telah tiba di Indonesia.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, memastikan kendaraan tersebut saat ini berada di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Ribuan pikap itu nantinya akan didistribusikan ke berbagai daerah untuk mendukung operasional program Koperasi Desa Merah Putih.

Meski begitu, pihak Agrinas belum mengungkap wilayah mana saja yang akan menerima kendaraan tersebut.

Pengiriman ini merupakan bagian dari rencana impor kendaraan niaga dalam jumlah besar dari India yang totalnya bisa mencapai 105 ribu unit.

Artikel terkait:
https://www.suara.com/bisnis/2026/02/26/092147/bos-agrinas-pangan-akui-sekitar-1000-unit-pikap-asal-india-tiba-di-ri

Creative/Video Editor:Najwa/Leo

#Pikap #Impor #India

==================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Seribu pick-up impor India tiba di Indonesia, bos Agrinas buka suara.
00:05Sebanyak seribu unit mobil pick-up impor dari India dilaporkan telah tiba di Indonesia.
00:10Direktur utama PT Agrinas Panganusantara, Joe Angelo Deso Samota,
00:15memastikan kendaraan tersebut saat ini berada di Pelabuhan Tanjung Triok, Jakarta.
00:21Ribuan pick-up itu nantinya akan didistribusikan ke berbagai daerah
00:25untuk mendukung operasional program Koperasi Desa Merah Putih.
00:29Meski begitu, pihak Agrinas belum mengungkap nilai mana saja yang akan menerima kendaraan tersebut.
00:36Pengiriman ini merupakan bagian dari rencana impor kendaraan niaga dalam jumlah besar dari India
00:42yang totalnya bisa mencapai 105.000 unit.
00:46Tapi setiap pekerjaan negara yang merasak, tidak pekerjaan individu atau kelompok sempurna yang menolak,
00:51selama negara berpihak kepada mendukung apa yang kami lakukan akan terbaskan.
00:57Tapi kalau negara dan DPR mengatakan bahwa kami harus hentikan, kami hentikan dengan segera risiko kebanyakan.
01:04Kebijakan impor tersebut sebelumnya menuai kritik dari sejumlah pihak.
01:09Namun Agrinas menegaskan bahwa mereka menjalankan kebijakan sesuai keputusan pemerintah.
01:15Pihak perusahaan juga menyatakan siap menghentikan impor apabila nantinya pemerintah atau DPR memutuskan kebijakan berbeda.
01:26Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan