00:00dan adaptif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
00:05APBN akan terus menjalankan perannya menjaga stabilitas ekonomi,
00:08mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,
00:11serta melindungi daya beli masyarakat.
00:14Program-program prioritas pemerintah berjalan efektif dan terukur
00:18dengan tetap menjaga ruang fiskal agar tetap aman.
00:22Kedepan, reformasi APBN akan terus diperkuat
00:25melalui strategi collecting more, spending better,
00:28sehingga pembiayaan yang efisien dan berkelanjutan.
00:37Dengan komitmen,
00:39dan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.
00:49Demikian yang bisa kami sampaikan.
00:52Selanjutnya saya silakan kepada Bapak Wamenswa
00:58untuk melihat jawab dari pertanyaan-jawab rekan-rekan media.
01:07Saya jawab yang gampang-gampang dulu ya.
01:23Selain diskon transportasi dan mudik gratis,
01:26apakah ada stimulus lain yang akan diberikan
01:28untuk mengejar tingkat fungsi kuartal 1?
01:31Tapi itu saya jelaskan ya tadi.
01:35Nanti ada 55 trun tambah,
01:40ya cukup banyak.
01:41Tadi itu islah yang pertama sudah saya jawab itu.
01:43Tapi itu tidak usah diperjelas lagi.
01:54Menampingkah tarif AS proyeksi dan dampaknya ke ekspor dan penerimaan?
01:59Ada masukan?
02:07Ini kan baru, itu kan masih berubah-ubah juga ya.
02:12Kalau saya pikir sih kesan-kesan pertamanya positif.
02:15Kita tidak dudukkan dari negosisi yang ada yang sudah dihasilkan.
02:20Tapi kan kita nggak tahu nanti berubahnya seperti apa.
02:24Karena kan kalau Mahkamah Agung sana,
02:27Supreme Court sana,
02:29memutuskan,
02:30Trump nggak boleh menggunakan yang tadi itu.
02:33Jadi kita lihat perkembangan seperti apa.
02:35Tapi dengan data yang ada sekarang,
02:37saya pikir untuk Indonesia positif.
02:39Yang paling penting adalah kita memperbaiki daya saing
02:43para pengusaha di Indonesia dengan berbagai langkah nanti.
02:47Itu ke depannya.
02:49Pak Menkyu,
02:51Agrinas beli
02:52105
02:55ibu mobil pickup India
02:58buat kopdesk Ngaraputi.
03:00Itu dari APBN,
03:02alokasi Ngaraputi berapa?
03:04Jadi,
03:06kompresiden Ngaraputi adalah
03:08mereka meminjam uang dari
03:11imbara,
03:12dari bank imbara.
03:14Kewajiban saya,
03:14Kementerian Keuangan adalah setiap tahun
03:16kira-kira
03:16akan menyecil pinjamannya sebesar
03:2040 triun
03:23selama 6 tahun.
03:246 tahun ke depan.
03:25Jadi untuk saya sih
03:27risikonya clear.
03:29Tidak ada tambahan risikonya fiskal.
03:31Karena setiap tahun pun
03:32itu sebagian uangnya dipindahkan dari
03:34uang dana desa.
03:36Jadi setiap tahun pun
03:37memang kita belanja segitu.
03:38Cuma sekarang
03:39cara belanjanya berubah.
03:40Jadi,
03:41seperti itu pembiayanya.
03:45Pak Purbaya,
03:47bagaimana tanggapan
03:48soal AUNI LPDP
03:50yang bangga
03:51anak WNA
03:52dan bagaimana update
03:54pemanggilan suami dia yang
03:56saat ini masih
04:00ini masih kuliah?
04:02Dulu?
04:03Dulu?
04:04Oh, masih di
04:06masih ini.
04:07Jadi kalau saya
04:08saya nggak tahu nih
04:09saya baca ini ya.
04:11Biasanya begini.
04:12Itu seperti itu
04:13hal yang kami sesalkan.
04:15Jadi kami akan
04:19menegahkan aturan yang ada di LPDP
04:21sehingga
04:23yang bersangkutan
04:25menyelesaikan tanggap
04:26tanggung jawabnya
04:27LPDP.
04:28Tadi sudah bicara dengan dia ya?
04:30Jadi ke Pak
04:31bos LPDP.
04:32Loh?
04:35Dijen.
04:36Loh Dirut.
04:39Jadi Pak Dirut nih
04:40bosnya LPDP nih
04:41sudah bicara tadi dengan
04:44suami terkait ya?
04:46Dan dia sepertinya sudah setuju
04:48untuk
04:51mengembalikan
04:52uang yang di
04:53DP
04:53di
04:55pangkelnya LPDP.
04:56Berapa tuh?
05:00Bunganya gitu?
05:09Ini termasuk bunganya loh.
05:11Ini di bunganya.
05:11Kan kalau saya taruh uang
05:12itu di bank juga ada bunganya kan?
05:14Dengan dengan treatment yang fair.
05:16Saya harapkan ke depan
05:17teman-teman yang dapat
05:21pinjaman LPDP
05:23ya kalau
05:24nggak seneng
05:27yang nggak seneng
05:27tapi jangan menghina-hina negara lah.
05:30Jangan begitu.
05:31Kita
05:31itu uang dari pajak
05:33dan sebagian dari utang
05:34yang kita sisihkan
05:35untuk memastikan
05:36SDM kita tumbuh.
05:38Tapi kalau
05:39dipakai untuk menghina negara ya
05:41kita
05:42uangnya dengan bunganya
05:43kalau gitu.
05:44nanti saya akan
05:45blacklist dia
05:47di seluruh
05:48pemerintahan
05:49nggak akan bisa masuk.
05:53Nanti kalian akan lihat
05:54blacklist yang lain
05:54sebenarnya
05:55seperti apa.
05:56Jadi
05:57jangan menghina negara
05:58anda sendiri.
06:00Lu sekolah
06:01biaya sih pak?
06:04Ini saya
06:05sekolah
06:05saya sekolah
06:07pakai uang sendiri.
06:09Habis itu
06:10RATA
06:10uang sana juga.
06:11setelah pula
06:12setelah doktor
06:13ya pula.
06:15Yang begitu
06:15yang kayak
06:16nggak apa-apa
06:17kalau nggak ada
06:19patriotis
06:19nggak apa-apa.
06:20Tapi jangan menghina negara lah.
06:22Itu saya
06:23saya ingatkan
06:24kepada teman-teman yang lain
06:25dari FDV
06:26dan saya persisikan
06:27yang ini akan di blacklist
06:28sebetulan
06:28dengan serius.
06:30Ya.
06:34Pak Urbayo
06:35untuk TRI
06:36bagaimana
06:37kelanjutannya
06:38itu sedang
06:39sedang diproses
06:40setelah lagi
06:41keluar.
06:42Tapi bukan kami
06:43yang ngomongkan
06:43Pak Urbayo
06:44yang ngomongkan.
06:46Pak Urbayo
06:47apakah jadi
06:48mengaudit WPP
06:49yang
06:50restitusinya besar?
06:52Kalau jadi
06:52apa tujuan utama
06:53dari audit itu?
06:55Builder mana?
06:56Builder.
06:57Udah yang sering
06:57menanya lo ya?
07:01Kita akan jadi
07:02kita akan audit
07:03kamu yang kelihatannya
07:04besar-besar
07:04yang mencurigakan TANOLA
07:05karena TANOLA
07:05kita keluarin berapa tuh?
07:08270
07:0830?
07:0930 ya?
07:1030?
07:11Restitusi?
07:13Ah!
07:1530.
07:16350
07:17triliun
07:17restitusinya
07:19menurut saya
07:19kebesaran
07:20saya akan lihat
07:21ada yang main-main
07:22di situ
07:22tujuannya apa?
07:24Tujuannya supaya
07:24ke depan
07:25kalau restitusi
07:25jangan main-main
07:26supaya uang saya
07:27nggak hilang gitu
07:29dan perbaiki
07:30kondisi fiskal juga.
07:43bagaimana
07:44kemungkinan
07:45melihat potensi
07:46NPL kur
07:47di Himbara
07:48yang memengkak
07:49hingga
07:50di atas 10%
07:51bagaimana
07:52mitigasi yang dilakukan
07:53apakah ada
07:55rencana
07:55APBN
07:55menanggung?
08:10harusnya itu
08:11bukan tanggungan kami
08:12lagi kan?
08:12kan perbankannya
08:14yang sebenarnya
08:15nggak ada
08:15Jami Keindo
08:16Maas Keindo
08:17segala macam
08:17tetanggung jawab
08:19perbankan sepenuhnya.
08:23Jadi kami
08:24belum ada rencana
08:25untuk menanggung
08:26yang adalah
08:27kami sedang
08:28hitung-hitung
08:28apakah kur
08:30sebaiknya
08:30dijalankan oleh
08:31satu entitas
08:32di bawah
08:33Kementerian Keuangan
08:34atau tidak.
08:36Kami sedang
08:37pelajari
08:37dan sedang
08:38diperkini
08:39dengan
08:40dana antara juga.
08:41mungkin itu saya
08:42hanya itu
08:43ada pesan yang sesuai
08:44nggak sejauh
08:44nggak apa-apa kan?
08:47Ini sepertinya
08:47masuk ke teori
08:48macam-macam.
08:49Oke silahkan
08:50Pak Wamen
08:53Terima kasih
08:54Pak Menteri
08:54Pak Wamen
08:55Ini ada
08:56beberapa pertanyaan
08:57pertama tadi
08:59yang terkait
08:59dengan
Komentar