Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi terkait Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Purbaya mengatakan akan melihat perkembangannya terkait putusan tersebut.

"Trump nggak boleh menggunakan yang tadi (tarif) itu, jadi kita lihat perkembangannya seperti apa. Tapi dengan data yang sekarang untuk Indonesia positif. Yang terpenting kita perbaiki daya saing para pengusaha di Indonesia," ujar Purbaya dalam konferesi pers APBN KiTa 2026, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Selain itu, Purbaya juga turut menanggapi terkait perkara penerima LPDP yang menyebut 'cukup aku aja yang WNI'.

"Saya akan blacklist dia. Di seluruh pemerintahan nggak akan bisa masuk, jadi jangan menghina negara sendiri," ujar Purbaya.

Baca Juga [FULL] Menkeu Purbaya Beberkan Realisasi APBN KiTa Februari 2026, Bicara THR hingga Inflasi di https://www.kompas.tv/ekonomi/652853/full-menkeu-purbaya-beberkan-realisasi-apbn-kita-februari-2026-bicara-thr-hingga-inflasi

#menkeu #purbaya #trump

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652854/menkeu-purbaya-ancam-blacklist-penerima-lpdp-yang-hina-negara
Transkrip
00:00dan adaptif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
00:05APBN akan terus menjalankan perannya menjaga stabilitas ekonomi,
00:08mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan,
00:11serta melindungi daya beli masyarakat.
00:14Program-program prioritas pemerintah berjalan efektif dan terukur
00:18dengan tetap menjaga ruang fiskal agar tetap aman.
00:22Kedepan, reformasi APBN akan terus diperkuat
00:25melalui strategi collecting more, spending better,
00:28sehingga pembiayaan yang efisien dan berkelanjutan.
00:37Dengan komitmen,
00:39dan mendukung momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia.
00:49Demikian yang bisa kami sampaikan.
00:52Selanjutnya saya silakan kepada Bapak Wamenswa
00:58untuk melihat jawab dari pertanyaan-jawab rekan-rekan media.
01:07Saya jawab yang gampang-gampang dulu ya.
01:23Selain diskon transportasi dan mudik gratis,
01:26apakah ada stimulus lain yang akan diberikan
01:28untuk mengejar tingkat fungsi kuartal 1?
01:31Tapi itu saya jelaskan ya tadi.
01:35Nanti ada 55 trun tambah,
01:40ya cukup banyak.
01:41Tadi itu islah yang pertama sudah saya jawab itu.
01:43Tapi itu tidak usah diperjelas lagi.
01:54Menampingkah tarif AS proyeksi dan dampaknya ke ekspor dan penerimaan?
01:59Ada masukan?
02:07Ini kan baru, itu kan masih berubah-ubah juga ya.
02:12Kalau saya pikir sih kesan-kesan pertamanya positif.
02:15Kita tidak dudukkan dari negosisi yang ada yang sudah dihasilkan.
02:20Tapi kan kita nggak tahu nanti berubahnya seperti apa.
02:24Karena kan kalau Mahkamah Agung sana,
02:27Supreme Court sana,
02:29memutuskan,
02:30Trump nggak boleh menggunakan yang tadi itu.
02:33Jadi kita lihat perkembangan seperti apa.
02:35Tapi dengan data yang ada sekarang,
02:37saya pikir untuk Indonesia positif.
02:39Yang paling penting adalah kita memperbaiki daya saing
02:43para pengusaha di Indonesia dengan berbagai langkah nanti.
02:47Itu ke depannya.
02:49Pak Menkyu,
02:51Agrinas beli
02:52105
02:55ibu mobil pickup India
02:58buat kopdesk Ngaraputi.
03:00Itu dari APBN,
03:02alokasi Ngaraputi berapa?
03:04Jadi,
03:06kompresiden Ngaraputi adalah
03:08mereka meminjam uang dari
03:11imbara,
03:12dari bank imbara.
03:14Kewajiban saya,
03:14Kementerian Keuangan adalah setiap tahun
03:16kira-kira
03:16akan menyecil pinjamannya sebesar
03:2040 triun
03:23selama 6 tahun.
03:246 tahun ke depan.
03:25Jadi untuk saya sih
03:27risikonya clear.
03:29Tidak ada tambahan risikonya fiskal.
03:31Karena setiap tahun pun
03:32itu sebagian uangnya dipindahkan dari
03:34uang dana desa.
03:36Jadi setiap tahun pun
03:37memang kita belanja segitu.
03:38Cuma sekarang
03:39cara belanjanya berubah.
03:40Jadi,
03:41seperti itu pembiayanya.
03:45Pak Purbaya,
03:47bagaimana tanggapan
03:48soal AUNI LPDP
03:50yang bangga
03:51anak WNA
03:52dan bagaimana update
03:54pemanggilan suami dia yang
03:56saat ini masih
04:00ini masih kuliah?
04:02Dulu?
04:03Dulu?
04:04Oh, masih di
04:06masih ini.
04:07Jadi kalau saya
04:08saya nggak tahu nih
04:09saya baca ini ya.
04:11Biasanya begini.
04:12Itu seperti itu
04:13hal yang kami sesalkan.
04:15Jadi kami akan
04:19menegahkan aturan yang ada di LPDP
04:21sehingga
04:23yang bersangkutan
04:25menyelesaikan tanggap
04:26tanggung jawabnya
04:27LPDP.
04:28Tadi sudah bicara dengan dia ya?
04:30Jadi ke Pak
04:31bos LPDP.
04:32Loh?
04:35Dijen.
04:36Loh Dirut.
04:39Jadi Pak Dirut nih
04:40bosnya LPDP nih
04:41sudah bicara tadi dengan
04:44suami terkait ya?
04:46Dan dia sepertinya sudah setuju
04:48untuk
04:51mengembalikan
04:52uang yang di
04:53DP
04:53di
04:55pangkelnya LPDP.
04:56Berapa tuh?
05:00Bunganya gitu?
05:09Ini termasuk bunganya loh.
05:11Ini di bunganya.
05:11Kan kalau saya taruh uang
05:12itu di bank juga ada bunganya kan?
05:14Dengan dengan treatment yang fair.
05:16Saya harapkan ke depan
05:17teman-teman yang dapat
05:21pinjaman LPDP
05:23ya kalau
05:24nggak seneng
05:27yang nggak seneng
05:27tapi jangan menghina-hina negara lah.
05:30Jangan begitu.
05:31Kita
05:31itu uang dari pajak
05:33dan sebagian dari utang
05:34yang kita sisihkan
05:35untuk memastikan
05:36SDM kita tumbuh.
05:38Tapi kalau
05:39dipakai untuk menghina negara ya
05:41kita
05:42uangnya dengan bunganya
05:43kalau gitu.
05:44nanti saya akan
05:45blacklist dia
05:47di seluruh
05:48pemerintahan
05:49nggak akan bisa masuk.
05:53Nanti kalian akan lihat
05:54blacklist yang lain
05:54sebenarnya
05:55seperti apa.
05:56Jadi
05:57jangan menghina negara
05:58anda sendiri.
06:00Lu sekolah
06:01biaya sih pak?
06:04Ini saya
06:05sekolah
06:05saya sekolah
06:07pakai uang sendiri.
06:09Habis itu
06:10RATA
06:10uang sana juga.
06:11setelah pula
06:12setelah doktor
06:13ya pula.
06:15Yang begitu
06:15yang kayak
06:16nggak apa-apa
06:17kalau nggak ada
06:19patriotis
06:19nggak apa-apa.
06:20Tapi jangan menghina negara lah.
06:22Itu saya
06:23saya ingatkan
06:24kepada teman-teman yang lain
06:25dari FDV
06:26dan saya persisikan
06:27yang ini akan di blacklist
06:28sebetulan
06:28dengan serius.
06:30Ya.
06:34Pak Urbayo
06:35untuk TRI
06:36bagaimana
06:37kelanjutannya
06:38itu sedang
06:39sedang diproses
06:40setelah lagi
06:41keluar.
06:42Tapi bukan kami
06:43yang ngomongkan
06:43Pak Urbayo
06:44yang ngomongkan.
06:46Pak Urbayo
06:47apakah jadi
06:48mengaudit WPP
06:49yang
06:50restitusinya besar?
06:52Kalau jadi
06:52apa tujuan utama
06:53dari audit itu?
06:55Builder mana?
06:56Builder.
06:57Udah yang sering
06:57menanya lo ya?
07:01Kita akan jadi
07:02kita akan audit
07:03kamu yang kelihatannya
07:04besar-besar
07:04yang mencurigakan TANOLA
07:05karena TANOLA
07:05kita keluarin berapa tuh?
07:08270
07:0830?
07:0930 ya?
07:1030?
07:11Restitusi?
07:13Ah!
07:1530.
07:16350
07:17triliun
07:17restitusinya
07:19menurut saya
07:19kebesaran
07:20saya akan lihat
07:21ada yang main-main
07:22di situ
07:22tujuannya apa?
07:24Tujuannya supaya
07:24ke depan
07:25kalau restitusi
07:25jangan main-main
07:26supaya uang saya
07:27nggak hilang gitu
07:29dan perbaiki
07:30kondisi fiskal juga.
07:43bagaimana
07:44kemungkinan
07:45melihat potensi
07:46NPL kur
07:47di Himbara
07:48yang memengkak
07:49hingga
07:50di atas 10%
07:51bagaimana
07:52mitigasi yang dilakukan
07:53apakah ada
07:55rencana
07:55APBN
07:55menanggung?
08:10harusnya itu
08:11bukan tanggungan kami
08:12lagi kan?
08:12kan perbankannya
08:14yang sebenarnya
08:15nggak ada
08:15Jami Keindo
08:16Maas Keindo
08:17segala macam
08:17tetanggung jawab
08:19perbankan sepenuhnya.
08:23Jadi kami
08:24belum ada rencana
08:25untuk menanggung
08:26yang adalah
08:27kami sedang
08:28hitung-hitung
08:28apakah kur
08:30sebaiknya
08:30dijalankan oleh
08:31satu entitas
08:32di bawah
08:33Kementerian Keuangan
08:34atau tidak.
08:36Kami sedang
08:37pelajari
08:37dan sedang
08:38diperkini
08:39dengan
08:40dana antara juga.
08:41mungkin itu saya
08:42hanya itu
08:43ada pesan yang sesuai
08:44nggak sejauh
08:44nggak apa-apa kan?
08:47Ini sepertinya
08:47masuk ke teori
08:48macam-macam.
08:49Oke silahkan
08:50Pak Wamen
08:53Terima kasih
08:54Pak Menteri
08:54Pak Wamen
08:55Ini ada
08:56beberapa pertanyaan
08:57pertama tadi
08:59yang terkait
08:59dengan
Komentar

Dianjurkan