00:00Kemarin timnya Rehsorio CS sempat pinta ke penyidik untuk dihentikan.
00:05Penggapannya gimana dari Mas Redi?
00:06Begini, memang mereka ini konsisten, konsisten untuk menghindar,
00:14konsisten untuk membangun narasi-narasi justru tidak pada substansi.
00:23Substansi perkara ini kan saya sampaikan,
00:25substansi perkara ini adalah per fitnah dan pencemaran yang baik,
00:29termasuk ITE.
00:30Nah, kalau mereka yakin tidak melakukan fitnah,
00:35maka sampaikanlah bukti-bukti bahwa itu bukan fitnah.
00:43Contoh, contoh misalnya,
00:47ini kan Pak Jokowi mengatakan ijajah ini asli.
00:51PAUGM mengatakan ijajah ini asli.
00:54KPU sudah mengeluarkan salinan yang dilegalisir.
00:58Nah, mereka bantah saja itu misalnya dia hadirkan saksi atau bukti,
01:03oh bukan, bahwa ijajah itu yang didaftarkan di KP itu ternyata dibuat di Pasar Pramuka.
01:11Atau ada saksi dari pihak UGM yang menyatakan,
01:14oh enggak, Pak Jokowi atau UGM tidak pernah mengeluarkan ijajah itu.
01:21Jadi itu substansi.
01:23Jangan dibangun narasi-narasi bahwa misalnya dia gugat pasal-pasal itu ke MK.
01:31Jadi bukan substansinya.
01:32Kemudian dia itu ke Iruasum apa hubungannya.
01:35Iruasum itu adalah proses penyidikan.
01:39Bahwa proses penyidikan ini tidak profesional.
01:42Lebih kepada ke situ.
01:43Kalau minta SP3, ya sampaikan saja ke penyidik.
01:47Nanti Biro Pengawasan, Wasidik.
01:50Nah, nanti dikaji, digelar perkara.
01:54Tapi kalau Iruasum itu tidak substansi.
01:56Ayolah, berdiskusi, berdebat tentang substansi perkara ini.
02:00Anda bantah bahwa ini Anda tidak melakukan fitnah, pencemaran nama baik.
02:04Kita argumen di situ saja.
02:06Nggak usah kemana-mana narasinya.
02:08Itu dululah ya.
02:36Saudara kecepatan informasi dan aktif.
02:38Akurasi data adalah komitmen kami.
02:41Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
02:45Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar