Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA BARAT, KOMPAS.TV - Kejaksaan Negeri Sukabumi menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) kasus kematian remaja usia 13 tahun yang diduga dianiaya ibu tiri.

Sebelumnya, polisi telah menaikkan kasus ini ke tahap penyidikan.

Selengkapnya soal kasus tewasnya anak usia 13 tahun di Sukabumi yang diduga dianiaya ibu tiri, sudah bersama kami Krisna Murti, pengacara Lisnawati, ibu kandung korban.

#kejari #sukabumi #polisi

Baca Juga Digerebek Warga, Polisi Amankan Senpi Rakitan dan Amunisi | KOMPAS MALAM di https://www.kompas.tv/regional/652830/digerebek-warga-polisi-amankan-senpi-rakitan-dan-amunisi-kompas-malam



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652832/full-pengacara-ibu-kandung-beberkan-fakta-kasus-bocah-13-tahun-kompas-malam
Transkrip
00:00di korban
00:00Tim Liputan Kompas TV
00:08Kejaksaan Negeri Sukabumi menerima surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan atau SPDP
00:13kasus kematian remaja usia 13 tahun yang diduka di Anaya Ibutir
00:18sebelumnya polisi menaikkan kasus ini ke tahap penyelidikan
00:21Tapi baru kami terima hari ini
00:24dan kami sudah menunjuk beberapa jaksa untuk mengikuti
00:28dan meneliti perkembangan dari penyelidikan yang sedang dilakukan oleh teman-teman
00:33Polres Sukabumi di Pelabuhan Ratu
00:39Lebih lengkap soal kasus sewasa anak usia 13 tahun di Sukabumi yang diduga di Anaya Ibutiri
00:44kami saat ini sudah bersama dengan Krishna Murthy
00:47pengacara Lisnawati, ibu kandung korban
00:51Selamat malam Bang Krishna
00:53Selamat malam Mas
00:55Bang Krishna, jadi sebetulnya apa saja yang dilaporkan oleh klien Anda
00:59sebagai ibu kandung korban ke Polres Sukabumi Pak?
01:02Artinya bahwa ini bukan masalah sensasi
01:05tapi ini menyangkut masalah nyawa
01:06setiap nyawa berhak atas keadilan
01:08makanya fakta-fakta yang belum terungkap
01:10maka kami ungkapkan tadi
01:12artinya bahwa kita datangkan kita ke Polres
01:16melaporkan AS, mantan suami daripada klien saya
01:19atas dugaan
01:21pembiaran dan penelantaran
01:23kenapa?
01:24gitu loh ya kan, kenapa?
01:25karena
01:26waktu diberitahukan
01:28klien kami kan diberitahukan oleh AS
01:30bahwa si anak ini sakit
01:31gitu, almarhum sakit
01:33lalu
01:34klien kami bilang katanya bahwa
01:35aja karna sakit
01:36kalau memang sakit
01:37ah nanti belum ada waktu
01:38katanya gitu, nanti belum ada waktu
01:41ada kalimat pakai bahasa Sunda
01:43yang saya gak ngerti ya
01:44di dalam JTWA-nya itu
01:45yang menurut saya
01:46artinya bahwa
01:48yaudahlah kalau paling mati
01:49katanya nanti dikubur aja
01:50katanya di dekat bapaknya
01:51nah
01:51ini dalam keadilan kritis
01:53artinya bahwa
01:55ini dalam
01:55anak ini
01:56eh kan percepatan dalam kecepatan
01:58kenapa harus ditunggu?
01:59kenapa tidak langsung dibuat rumah sakit?
02:01gitu loh
02:02nah
02:02kami duga ini ada
02:04eh kan kelalaian
02:05ada pembiaran
02:06dan ada penelantaran
02:07maka tadi
02:08kita datang ke Polres
02:10Sukabumi
02:10dan Alhamdulillah
02:11laporan kita diterima
02:12gitu loh mas
02:13jadi yang jadi bukti
02:15adalah
02:15bagaimana percakapan
02:17antara
02:18ibu kandung korban
02:19dengan ayah kandung korban
02:20di peristiwa ketika korban kritis
02:23betul
02:24betul
02:24kan itu yang dibukti
02:26jadi ada beberapa chat
02:27kan ada beberapa chat
02:28yang kita sudah serahkan tadi
02:29bukti-bukti tadi
02:30eh kan kepada penyidik
02:31seluruh chatnya
02:32sudah kita serahkan kepada penyidik
02:33Bang Krista
02:33tapi selain ketika korban kritis
02:35apakah direntang waktu
02:364 tahun nih
02:37selama ibu kandung
02:39dihalang-halangi
02:40ada juga indikasi
02:42kalau
02:42ayah kandung korban ini
02:44menelantarkan
02:46gini
02:47saya luruskan sedikit
02:49artinya kenapa
02:49bukan
02:50ibu korban
02:52tidak mencari
02:52daripada
02:53anaknya sendiri
02:54selama 4 tahun
02:55menurut keterangan
02:56klien saya
02:57bahwa dia
02:58dihalang-halangi
02:59tidak boleh bertemu
03:00dengan anaknya
03:01kemudian
03:02klien saya
03:03mengalami
03:04traumatik
03:05kenapa mengalami traumatik
03:06karena dia
03:07ketika dia
03:08hamil
03:09dari mulai dia
03:10hamil
03:11pertama
03:11sudah mengalami
03:12KDRT
03:13menurut ceritanya
03:14dia begitu
03:15mengalami KDRT
03:17seperti apa
03:18KDRT-nya
03:18bahwa rambutnya
03:19pernah pakai
03:20golok
03:21dibacok
03:22katanya
03:22terus
03:23pernah dipukui
03:24gitu loh
03:24pernah
03:25dan macam-macam lah
03:26KDRT-nya
03:26sehingga
03:27dia tahu
03:28bagaimana tipikal
03:29mantan suaminya itu
03:31gitu loh
03:31jadi
03:31daripada dia berbahaya
03:33dia trauma
03:34terhadap itu
03:35bukan tidak mencari
03:36terakhir
03:37neneknya yang bertemu
03:38dengan dia
03:39tahun 2023
03:41tahun 2023
03:42ketemu dengan
03:43almarhum neneknya
03:44nah cerita neneknya
03:46kepada saya
03:47bahwa almarhum tuh
03:48kepengen banget
03:49ikut neneknya
03:49dia udah gak mau tinggal disana
03:51dia harus ikut neneknya
03:52cuman kan gak bisa
03:53gitu loh
03:54cuman gak bisa
03:54dia udah
03:56pokoknya udah
03:57sampai nangis
03:58pengen ikut nenek
03:59pengen tinggal sama nenek
04:00katanya begitu mas
04:01oke
04:01jadi artinya ketika
04:03sudah dikabari
04:05korban kritis
04:06itu ibu kandung juga
04:08sempat bertemu lagi
04:09dengan nenek
04:10untuk menceritakan
04:10apa yang terjadi
04:11atau seperti apa
04:11Bang Krishna
04:14bukan
04:14bahwa klien saya tuh
04:15setelah kritis
04:16akhirnya dia menuju
04:18ke rumah sakit
04:18dan bertemu dengan
04:20anaknya
04:20jadi sinyal
04:22ketika korban
04:23ketika korban yang kemarin
04:24anak kandung
04:25meninggal
04:26kemudian klien anda
04:27apakah sempat bertemu
04:29juga dengan keluarga besar
04:30menanyakan
04:31apa sebetulnya yang terjadi
04:33sempat dapat informasi
04:34tidak soal ini
04:35saya belum dapat informasi
04:37soal itu
04:37karena keadaan
04:38klien saya tuh
04:39masih shock banget ya
04:40karena kan ini tragedi
04:41hilangnya
04:42seorang
04:43apa namanya
04:44seorang ibu
04:44kehilangan anaknya
04:45gitu loh
04:45jadi kami masih
04:47mempersiapkan bukti-bukti
04:48bahkan
04:48tadi kita juga sudah
04:49melaporkan bahwa
04:50apa yang kita laporkan
04:51kepada ibu tirinya
04:52kita melaporkan bahwa
04:53ini adalah
04:54pasal pembunuhan
04:55berencana
04:56kenapa kita bilang
04:57cuma karena waktunya
04:58tadi saya juga harus
04:59ke LPSK
05:01ya kan ke LPSK
05:02jadi
05:02ya kan saya
05:04apa tuh namanya
05:04gak sempat
05:05ya kan melanjutkan
05:06LP yang kedua
05:07nah mungkin nanti
05:08hari Jumat
05:08saya akan balik lagi
05:09untuk melanjutkan
05:09LP yang kedua
05:10bahwa kami sebagai korban
05:12akan melaporkan bahwa
05:12ini adalah pembunuhan
05:13berencana
05:14kenapa pembunuhan
05:14berencana
05:15karena pelaku tahu
05:17ya kan
05:18bagaimana menganianya
05:19terus perbuatannya itu
05:20berulang kali
05:21gitu loh
05:21perbuatannya berulang kali
05:22tadi kita sudah
05:23discuss
05:24ya kan dengan penyidik
05:25ya kan sudah
05:26discuss dengan penyidik
05:27lalu kita memberikan
05:28apa namanya
05:29bukti-bukti
05:30dan sepertinya
05:31ya kan laporan kita
05:32terhadap
05:32jadi maksud Anda
05:33untuk saat ini
05:34sudah dilaporkan adalah
05:35ayah kandung korban
05:36selanjutnya
05:36yang akan dilaporkan
05:37adalah siapa
05:38ya ibu tirinya
05:40ya kan ibu tirinya
05:41kita laporkan
05:41dengan
05:42dengan apa namanya
05:43pembunuhan berencana
05:45dengan bukti-bukti
05:46yang dimiliki keluarga
05:47apa saja
05:47sehingga sejauh ini
05:50kami sudah masih
05:50kumpulkan bukti-buktinya
05:52kami sudah masih
05:52kumpulkan bukti-buktinya
05:54lalu ada percakapan juga
05:55yang kita lihatkan
05:56dari cuplikan ayahnya
05:57bahwa
05:58dia dibawa
05:58sempat dibawa ke
05:59mana ya
06:00kuburan atau apa
06:01ada video-video yang beredar lah
06:02dari ayahnya
06:03bahwa di Aniaya
06:04apa dan sebagainya
06:05bahwa
06:05kayak kita gini loh
06:06buat kita nih ya
06:07kalau kita seorang
06:08ayah
06:09kalau kita seorang ayah
06:10misalkan pagi
06:11kita ketemu dengan anak kita
06:12lalu tiba-tiba
06:13sore bertemu dengan anak kita
06:15ada perubahan fisik
06:16apa sih
06:16kita pasti akan tanya
06:17kan sederhananya
06:18kita tanya kenapa
06:19gitu loh
06:20kenapa anak
06:20kok jidatmu gitu
06:21atau kakimu kenapa gitu
06:23oh jatuh
06:23main bola
06:24atau jatuh dari sepeda
06:25nah ini kan luka lebamnya
06:26tuh banyak sekali
06:27ya kan
06:28ini makanya
06:30faktor-faktor
06:31pembiaran inilah
06:32nanti biarkan penyidik
06:33lebih lanjut lah
06:34nanti mendalami daripada
06:35kasih
06:35ini proses grup
06:36ini proses grup
06:36tengah ditempu oleh
06:37ibu kandung korban
06:38untuk mencari keadilan
06:39terhadap anaknya
06:40terima kasih
06:41bang kristna murti
06:42pengacara alis nawati
06:43ibu kandung korban
06:44telah berbagi informasi
06:45di kompas malam hari ini
06:46bang
06:50usai jidat
06:51Gubernur Jakarta
06:52Pramono Anung
06:53resmi melarang
06:53pembangunan lapangan
06:54padel baru
06:55di zona perumahan
Komentar

Dianjurkan