Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Suara pantulan bola pada dinding kaca, teriakan pemain, hingga musik dari sound system menjadi pemicu warga di Jalan Haji Nawi, Cilandak, memprotes operasional lapangan padel yang lokasinya berdempetan langsung dengan tembok rumah tinggal.

Warga menilai kebisingan dari aktivitas olahraga tersebut mengganggu kenyamanan, terutama pada jam-jam tertentu.

Bagaimana sebenarnya kebisingan dari lapangan padel ini mengganggu warga, dan apa langkah yang diambil Pemprov Jakarta merespons laporan tersebut?

Simak pembahasan bersama M. Naufal Arsyad, salah satu warga yang memprotes suara bising lapangan padel, serta Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Yoga.

Baca Juga [FULL] Viral Lapangan Padel Berisik, Gubernur Jakarta Pramono Ancam Bongkar-Cabut Izin Usaha di https://www.kompas.tv/nasional/652735/full-viral-lapangan-padel-berisik-gubernur-jakarta-pramono-ancam-bongkar-cabut-izin-usaha

#padel #pemprov #jakarta #viral

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652792/full-warga-protes-suara-bising-lapangan-padel-izin-diaudit-ini-kata-stafsus-gubernur-jakarta
Transkrip
00:00Lalu bagaimana sebenarnya kebisingan dari lapangan padel ini mengganggu warga dan apa langkah yang diambil Pemprov Jakarta untuk berespon laporan
00:07warga ini?
00:08Kita bahas bersama dengan Mohd Noval Arsyad, salah satu warga yang memprotes suara bising padel dan staf khusus Gubernur Jakarta
00:14bidang pembangunan dan tata kota Nirwono Yoga.
00:16Mas Noval, Pak Nirwono, selamat petang semua.
00:20Ya, selamat sore.
00:22Baik, saya ingin ke Mas Noval dulu bahwa Pemprov ataupun Gubernur Pemprov DKI Jakarta ini sudah merespon.
00:28Untuk saat ini kondisinya masih berisik atau seperti apa, Mas? Lapangan padel itu?
00:34Saat ini masih sedang hal beroperasi karena bulan puasa juga dan ada upaya yang ingin dilakukan oleh pemilik.
00:44Boleh digambarkan lagi, Mas. Dalam satu hari, seberapa bising sebenarnya lapangan padel itu mengganggu warga dan berapa lama durasinya?
00:53Oke, ini untuk saya bahas yang paling normalnya jam operasionalnya.
00:58Jadi jam operasional mereka itu normalnya mulai dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam.
01:05Saya biasanya sudah terbangun oleh suara orang main padel dari jam 6.30 dan paling malam itu kita pernah dengar
01:15sampai 11.30.
01:17Dari pagi sampai malam ya, Mas ya?
01:20Iya.
01:21Oke, saya ingin ke Pak Nirono. Sudahkah ada perwakilan dari Dinas Pemprov DKI Jakarta, Pak Nirono, yang mengecek langsung ke
01:28lokasi?
01:33Silahkan Pak Nirono.
01:41Baik, saya ingin ke Mas Noval lagi.
01:43Kejadian ini ataupun lapangan padel yang mengganggu warga ini sudah terjadi sejak kapan, Mas Noval?
01:51Jadi sebenarnya pembangunannya itu sudah mulai dari akhir Agustus sampai kira-kira awal Januari kemarin.
02:00Oke.
02:01Jadi saya peran lawat Jaki juga, itu terutama di bulan November sekali, Desember sekali.
02:08Kemudian baru banyaknya lagi komplain saya melalui Jaki itu di bulan Januari-Februari ini.
02:15Karena sudah mulai operasional.
02:17Oke, dari tahun lalu sampai dengan tahun ini hingga bulan Januari atau mungkin bahkan Februari 2026.
02:22Saya ingin ke Pak Nirono.
02:23Untuk Dinas dari Pemprov DKI Jakarta sendiri, Pak Nirono, sudahkah ada yang mengecek secara langsung ke lokasi lapangan padel?
02:30Ya, dari catatan kami ada tiga yang sejak sore kemarin diberikan arahan Pak Gubernur langsung ya.
02:35Pak Dekaman Ayuda kemarin, yaitu yang pertama, yang sedang dilakukan pengecekan dari pihak kelurahan kejamatan,
02:42terutama terhadap pertujuan dari pengurus RTRW sebenarnya tadi ya.
02:46Apakah sejak awal, tadi kan bilang sejak awal Agustus ada rencana pembangunan.
02:49Nah ini akan dicek.
02:50Sejak awal pengajuan tadi, apakah sudah melakukan perizinan atau tidak.
02:54Nah ini terkait dengan Dinas PTSP ya, yang memberikan kepastian izin atau tidak.
02:58Kemudian kepada Dinas Citata untuk mengecek kepastian tentang tata ruangnya,
03:03kesesuaian dengan tata ruangnya, dan kemudian kepada Dinas Disporat,
03:07Dinas Pemudahan Olahraga yang akan melakukan pendampingan terkait dengan alapan olahraga ini.
03:11Itu yang pertama.
03:13Kemudian yang kedua, yang juga sedang ditelusuri,
03:15tidak hanya di lokasi yang sedang jadi perhatian masyarakat,
03:18tapi seluruh lokasi pedal, terutama yang berada di kawasan pemukiman,
03:22juga sedang dilakukan audit bersamaan, Mas Dipo.
03:25Nah diharapkan dalam waktu dekat sudah bisa dipastikan,
03:28bagaimana tindak lanjutnya dari pihak terkait tadi.
03:30Nah ketiga, dalam waktu dekat pun juga Dinas-Dinas terkait tadi ya,
03:35akan melakukan evaluasi terhadap seluruh perizinan,
03:38dan juga perletakan dari lokasi dari setiap lapangan olahraga termasuk pedal ini ya.
03:43Kalau kita mengaju kepada rencana detail tata ruang,
03:46sebenarnya sudah ada aturan ya,
03:48daerah mana yang boleh, daerah mana yang sebenarnya tidak diperkenankan untuk lapangan olahraga.
03:52Nah tentunya kunci ini yang kita rekam nanti dalam waktu dekat segera bisa disampaikan.
03:56Kira-kira itu hasilnya.
03:57Oke, saya ingin konfirmasi ke Mas Noval.
03:59Tadi yang ditekankan oleh Pak Nirono adalah soal perizinan.
04:03Apakah warga sebelumnya ketika proses pembangunan lapangan ini sudah diberitahu,
04:07sudah disosialisasi, dan sudah memberikan izin kepada pihak pengelola lapangan padel atau seperti apa?
04:12Tidak pernah.
04:13Tidak pernah sama sekali?
04:15Tidak.
04:16Oke.
04:17Saya tahu di tetangga saya bangun lapangan padel adalah saat saya komplain pertama kali di tanggal 26 November 2025.
04:27Oke.
04:28Baik.
04:29Kalau begitu Pak Nirono, sebenarnya ketika seorang pengusaha ingin membangun lapangan padel di kota Jakarta,
04:36aturannya seperti apa?
04:37Ya aturannya sebenarnya semua rencana pembangunan itu melalui dua dinas terkait ya.
04:43Yang pertama adalah dinas Citata ya, yang mengatur apakah lokasi tadi itu sesuai dengan peruntukannya atau tidak.
04:49Zonasinya lah, zonasi untuk memungkinkan lapangan luar rakyat atau tidak.
04:53Ini dari situ pintunya.
04:54Kemudian dilanjutkan ke dinas PTSP ya, pelayanan terpadu satu pintu,
04:59karena kedua dinas tadi akan memberikan izin persyaratan bangunan gedung atau PBG,
05:05kalau dulu namanya IMB.
05:06Nah, bangunan ini tentu tidak akan dibangun kalau tidak keluar IMB atau PBG-nya tadi.
05:11Nah, ini yang sedang ditelusuri, apakah tadi sejak ada aduan masyarakat tadi,
05:16bangunan tadi sudah mendapatkan persetujuan warga atau tidak,
05:19kemudian prosesnya bangunan tadi itu mendapatkan PBG atau tidak.
05:22Nah, kalau di dua hal tidak dilalui,
05:25pasti bangunan itu akan segera dilakukan pengencegahan lapangan,
05:27hingga tindakan dari dinas PTSP ya,
05:32terutama biasanya kalau pengenang pelanggaran dilakukan penyegelan bangunan.
05:36Ini tentu nanti yang dalam waktu cepat akan segera dilakukan pengencegahan kembali.
05:41Itu ceritanya Mas Ribok.
05:43Oke, baik. Mas Novak, sejauh ini sudahkah ada mediasi dari warga
05:46dengan mungkin pihak pengelola terkait dengan hal ini, dan hasilnya apa kalau sudah ada?
05:50Oke, kalau dari hasil mediasi terakhir kami,
05:54dengan pelurahan juga kemarin baru diadakan tanggal 19 Februari.
05:58Pada tanggal 19 Februari, kami cenderung lebih ke arah,
06:03masih belum ada kesepakatan mufakat di antara warga dan juga pengelola,
06:09dikarenakan yang kami inginkan belum tercapai.
06:14Dan juga terkait janji atau komitmen mengenai soundproofing,
06:20kami pun belum bisa punya pegangan apakah soundproofing tersebut akan efektif,
06:25karena kami kan juga bukan orang teknis juga,
06:28dan pengelola juga bukan orang teknis juga.
06:30Jadi kita sama-sama tidak ada yang bisa memastikan satu sama lain apakah soundproofing yang akan direncanakan ini efektif atau
06:37tidak.
06:39Oke, baik. Tentu hal ini yang kemudian nanti akan menjadi concern dari Pemprov DKI Jakarta,
06:43dan tentu akan dimediasi oleh Pemprov DKI Jakarta.
06:45Terima kasih.
06:46Mas Noval Arsyad telah bergabung di Kompas Petang,
06:48dan juga Pak Nirono Yoga telah meluangkan waktunya di Kompas Petang.
06:52Terima kasih Mas Ibu, Mas Noval.
06:53Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan