Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jubir TV - Sukabumi - Alun-alun Gado Bangkong mulai berbenah. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menertibkan pedagang liar dan perahu nelayan yang bersandar di kawasan tersebut sebagai langkah awal menuju Taman Interaksi Warga.

Penertiban dilakukan Senin, 24 Februari 2026, dipimpin langsung Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaedi.

Petugas mengedepankan pendekatan persuasif. Sebelumnya, para pedagang dan nelayan telah diberi imbauan untuk memindahkan lapak dan perahunya secara mandiri.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas program Senin Tertib. Pemerintah ingin mengembalikan fungsi kawasan sebagai ruang terbuka hijau serta menjaga kenyamanan masyarakat dan pengunjung.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, turut hadir meninjau langsung kondisi lapangan.

Ia menjelaskan, penataan Alun-alun Gado Bangkong sebagai Taman Interaksi Warga mulai disiapkan sejak penertiban dilakukan. Pemerintah memetakan aset yang perlu diamankan serta merancang skema agar pedagang tetap dapat difasilitasi, tanpa mengganggu fungsi ruang publik.

Ke depan, kawasan ini dirancang menjadi Ruang Terbuka Taman Inovasi, Teknologi, Olahraga, Kreativitas, dan Silaturahmi, lengkap dengan fasilitas teknologi informasi, sarana olahraga, dan ruang ekspresi budaya.

Taman Interaksi Warga menjadi salah satu proyek prioritas Pemerintah Daerah dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang mubarokah.

Dari penertiban hari ini, diharapkan lahir ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan membanggakan bagi warga Sukabumi.

Dari Kabupaten Sukabumi, Muri Melaporkan untuk Jubir TV

Editor : Asrul
------------------------------------------------------------------------

Suscrabe kami: https://www.youtube.com/@JubirTV

Dapatkan berita artikel terbaru dan terupdate disini:
jubirtvnews: https://jubirtvnews.com/
corongsukabumi: https://corongsukabumi.com/

Ikuti juga media sosial kami:
Official TikTok Jubir TV: https://www.tiktok.com/@jubirtv.official
Official Twitter Jubir TV: https://twitter.com/jubirtvofficial
Official Facebook Jubir TV: https://www.facebook.com/official.jubirtv
Official Instagram Jubir TV: https://www.instagram.com/jubirtv.official/
Official DailyMotion Jubir TV: https://www.dailymotion.com/JubirTV
Official SnackVideo Jubir TV: https://sck.io/u/@jubirtv.official/dBrRh2tT
Anda juga dapat mengakses semua tautan di atas melalui linktr.ee Jubir TV: https://linktr.ee/jubirtv.official.
WA Chanel: https://whatsapp.com/channel/0029VadHvNY3GJOrfZyImJ34

#jubirtv #jubirtvnewscom #palabuhanratu #kabupatensukabumi #sukabumi #beritasukabumi #infosukabumi #hallosukabumi #kabarsukabumi #infopalabuhanratu #jawabarat #jabar #news #berita #update #viral #kotasukabumi #trendingtopic #beritaterkini #breakingnews #terbaru #fyp #fyi #gadobangkong #pariwisata #diskperkim
Transkrip
00:00Alun-alun Gado Bangkong mulai berbenah.
00:03Pemerintah Kabupaten Sukabumi menertibkan pedagang liar dan perahu nelayan yang bersandar di kawasan tersebut
00:09sebagai langkah awal menuju taman interaksi warga.
00:15Penertiban dilakukan Senin 24 Februari 2026,
00:19dipimpin langsung pelaksana tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Jujun Junaidi.
00:26Petugas mengedepankan pendekatan persuasif.
00:29Sebelumnya, para pedagang dan nelayan telah diberi imbauan untuk memindahkan lapak dan perahunya secara mandiri.
00:36Langkah ini bukan sekedar rutinitas program Senin Tertib.
00:40Pemerintah ingin mengembalikan fungsi kawasan sebagai ruang terbuka hijau,
00:44serta menjaga kenyamanan masyarakat dan pengunjung.
00:49Kami sebelumnya sudah memberi imbauan, kami juga sudah memberikan arahan kepada mereka
00:56untuk bisa mengangkut roda-roda mereka secara mandiri.
01:01Ada beberapa orang yang memang melaksanakan secara mandiri,
01:04dan ada yang hari ini kita bantu untuk menggeser roda mereka ke tempat yang semestinya.
01:12Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi,
01:17Sandy Apriyadi, turut hadir meninjau langsung kondisi lapangan.
01:22Ia menjelaskan, penataan alun-alun Gado Bangkong sebagai taman interaksi warga,
01:27mulai disiapkan sejak penertiban dilakukan.
01:29Pemerintah memetakan aset yang perlu diamankan,
01:33serta merancang skema agar pedagang tetap dapat difasilitasi,
01:36tanpa mengganggu fungsi ruang publik.
01:39Yang pertama, kita harus menyelesaikan dulu beberapa pengamalan aset yang kita miliki.
01:45Yang pertama, kemudian yang sudah terpengasikan dan sudah ada kebijakan dengan masyarakat sebelumnya,
01:51kita akan analisa dan menghargai nanti seperti apa-apa para pedagang ya.
01:56Jadi penempatan-penempatan mereka,
01:58nanti diposikan seperti apa, hingga akan kita diskusikan.
02:01Selanjutnya, tentunya karena ini merupakan item,
02:03jadi kita setelah bertahap akan melakukan penataan,
02:08baik kita direpak ya sudah ada,
02:10kemudian juga pola tata ruang yang memimpinkan masyarakat masuk dan keluar para pengunjung
02:15dengan lebih aman dan ketentu.
02:17Jadi kita akan melakukan penataan,
02:19salah satu diantarannya yang repak tadi,
02:21mungkin nanti segera kita akan perbaiki.
02:25Kemudian juga beberapa seritas ruang publik yang memang harus kita benahi juga,
02:31termasuk lapu dan juga aman panasnya.
02:36Kedepan, kawasan ini dirancang menjadi ruang terbuka taman inovasi,
02:40teknologi, olahraga, kreativitas dan silaturahmi,
02:44lengkap dengan fasilitas teknologi informasi, sarana olahraga, dan ruang ekspresi budaya.
02:52Taman Interaksi Warga menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah daerah
02:56dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Sukabumi yang mubarokah.
02:59Dari penertiban hari ini, diharapkan lahir ruang publik yang lebih tertib,
03:04nyaman, dan membanggakan bagi warga Sukabumi.
03:08Dari Kabupaten Sukabumi, Muri melaporkan untuk Jubir TV.
Komentar

Dianjurkan