Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jubir TV - Sukabumi - Kepulan asap hitam dari aksi bakar ban mewarnai protes warga Jampang di Kecamatan Lengkong.

Aksi ini menjadi luapan kekecewaan masyarakat terhadap kerusakan jalan provinsi yang tak kunjung tertangani.

Warga menilai, kerusakan parah disebabkan oleh maraknya kendaraan bertonase berlebih yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan jalan Lengkong–Kiara Dua untuk sementara ditunda.
Anggaran yang semula dialokasikan, dialihkan ke ruas jalan provinsi lain di Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, pembangunan jalan akan percuma jika masih dilalui truk overload.
Bahkan, dengan nilai proyek mencapai puluhan miliar rupiah, jalan diprediksi akan kembali rusak dalam waktu singkat.

Gubernur juga menyatakan memahami kemarahan warga, namun menegaskan bahwa anggaran negara harus digunakan secara tepat sasaran.

Ia berharap, penertiban ini menjadi solusi agar pembangunan jalan ke depan lebih tahan lama dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Dari Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi // reporter Jubir TV, Yandi Candra melaporkan.

Editor : Asrul
------------------------------------------------------------------------

Suscrabe kami: https://www.youtube.com/@JubirTV

Dapatkan berita artikel terbaru dan terupdate disini:
jubirtvnews: https://jubirtvnews.com/
corongsukabumi: https://corongsukabumi.com/

Ikuti juga media sosial kami:
Official TikTok Jubir TV: https://www.tiktok.com/@jubirtv.official
Official Twitter Jubir TV: https://twitter.com/jubirtvofficial
Official Facebook Jubir TV: https://www.facebook.com/official.jubirtv
Official Instagram Jubir TV: https://www.instagram.com/jubirtv.official/
Official DailyMotion Jubir TV: https://www.dailymotion.com/JubirTV
Official SnackVideo Jubir TV: https://sck.io/u/@jubirtv.official/dBrRh2tT
Anda juga dapat mengakses semua tautan di atas melalui linktr.ee Jubir TV: https://linktr.ee/jubirtv.official.
WA Chanel: https://whatsapp.com/channel/0029VadHvNY3GJOrfZyImJ34

#jubirtv #jubirtvnewscom #palabuhanratu #kabupatensukabumi #sukabumi #beritasukabumi #infosukabumi #hallosukabumi #kabarsukabumi #infopalabuhanratu #jawabarat #jabar #news #berita #update #viral #kotasukabumi #trendingtopic #beritaterkini #breakingnews #terbaru #fyp #fyi #protes #jalan #jampang

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00dengan canggih-canggih mereka.
00:02Kepulan asap hitam dari aksi bakar ban
00:04mewarnai protes warga Jampang di Kecamatan Lengkong.
00:09Aksi ini menjadi luapan kekecewaan masyarakat
00:12terhadap kerusakan jalan provinsi yang tak kunjung tertangani.
00:17Warga menilai kerusakan parah disebabkan oleh maraknya
00:20kendaraan bertonase berlebih yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
00:27Menanggapi hal itu, Gubernur Jawa Barat, Deddy Mulyadi,
00:31menegaskan bahwa pembangunan jalan Lengkong Kiara II
00:34untuk sementara ditunda.
00:37Anggaran yang semula dialokasikan
00:39dialihkan ke ruas jalan provinsi lain di Kabupaten Sukabumi.
00:43Menurutnya, pembangunan jalan akan percuma
00:46jika masih dilalui truk overload.
00:50Bahkan, dengan nilai proyek mencapai puluhan miliar rupiah,
00:54jalan diprediksi akan kembali rusak dalam waktu singkat.
00:58Ruas jalan tersebut kami alihkan kenapa?
01:02Karena tiap hari dilewati truk-truk
01:06Toronto Sumbu 3 Overload.
01:10Sehingga kalau kami membangun jalan tersebut
01:14dengan nilai kontrak 68 miliar,
01:16tidak ada artinya sama dengan buang garam ke laut.
01:20Karena mungkin dalam waktu 5 bulan, 6 bulan akan hancur lagi.
01:25Sehingga solusinya,
01:27kita ingin benahi dulu truk overloadnya,
01:31baru kita akan bangun jalannya.
01:35Gubernur juga menyatakan memahami kemarahan warga.
01:38Namun menegaskan bahwa anggaran negara
01:40harus digunakan secara tepat sasaran.
01:43Ia berharap penertiban ini menjadi solusi
01:46agar pembangunan jalan ke depan lebih tahan lama
01:48dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
01:51Dari Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi,
01:54reporter Jubir TV,
01:56Yang Dicandra melaporkan.
Komentar

Dianjurkan