Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Jubir TV - Sukabumi - Seperti inilah kondisi Ibu Ani, 57 tahun, saat melayani pembeli di warung kopi miliknya di Kampung Pasir Angin, Desa Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi

Ani, yang ber-KTP Kampung Cibandung, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, hidup sebatang kara dengan kondisi kesehatan yang memprihatinkan. Ia menderita penyakit stroke dan asam urat akut yang membuat aktivitasnya sangat terbatas.

Meski dalam kondisi sakit, Ani terpaksa tetap melayani pembeli dan membuatkan kopi di warung kecilnya. Namun dalam sepekan, jumlah pengunjung dapat dihitung dengan jari. Penghasilannya pun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Untuk bertahan hidup, Ani mengaku kerap mengonsumsi rebusan daun singkong yang tumbuh di sekitar tempat tinggalnya. Warung yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya merupakan rumah kontrakan dengan biaya Rp250 ribu per bulan. Saat ini, ia menunggak pembayaran selama dua bulan.

Kondisi tempat tinggalnya pun sangat memprihatinkan. Tidak memiliki sanitasi yang layak, tanpa akses air bersih, serta dikelilingi semak-semak dan tumbuhan liar.

Ani mengaku telah lama berpisah dari keluarganya. Ia memilih meninggalkan rumah tangga karena tidak kuat menahan kekerasan fisik yang kerap dialaminya dari sang suami. Namun kini, kedua anaknya yang telah dewasa justru menuduh dirinya sengaja meninggalkan mereka saat masih membutuhkan kehadiran seorang ibu.

Di tengah keterbatasan dan sakit yang dideritanya, Ani berharap ada uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan ke rumah sakit, tambahan modal usaha warung kopi, serta membayar tunggakan kontrakan tempat tinggalnya.

Dari Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi // reporter Jubir TV, Yandi Candra melaporkan.

Editor : Asrul

------------------------------------------------------------------------

Suscrabe kami: https://www.youtube.com/@JubirTV

Dapatkan berita artikel terbaru dan terupdate disini:
jubirtvnews: https://jubirtvnews.com/
corongsukabumi: https://corongsukabumi.com/

Ikuti juga media sosial kami:
Official TikTok Jubir TV: https://www.tiktok.com/@jubirtv.official
Official Twitter Jubir TV: https://twitter.com/jubirtvofficial
Official Facebook Jubir TV: https://www.facebook.com/official.jubirtv
Official Instagram Jubir TV: https://www.instagram.com/jubirtv.official/
Official DailyMotion Jubir TV: https://www.dailymotion.com/JubirTV
Official SnackVideo Jubir TV: https://sck.io/u/@jubirtv.official/dBrRh2tT
Anda juga dapat mengakses semua tautan di atas melalui linktr.ee Jubir TV: https://linktr.ee/jubirtv.official.
WA Chanel: https://whatsapp.com/channel/0029VadHvNY3GJOrfZyImJ34

#jubirtv #jubirtvnewscom #palabuhanratu #kabupatensukabumi #sukabumi #beritasukabumi #infosukabumi #hallosukabumi #kabarsukabumi #infopalabuhanratu #jawabarat #jabar #news #berita #update #viral #kotasukabumi #trendingtopic #beritaterkini #breakingnews #terbaru #fyp #fyi #jampang #bantuan #sebatangkara
Transkrip
00:00Seperti inilah kondisi Ibu Ani, 57 tahun, saat melayani pembeli di warung kopi miliknya di Kampung Pasir Angin, Desa Jampang
00:09Tengah, Kabupaten Sukabumi.
00:13Ani, yang berKTP Kampung Cibandung, Desa Tegalega, Kejamatan Lengkong, hidup sebatang kara dengan kondisi kesehatan yang memprihatinkan.
00:23Ia menderita penyakit strok dan asam urat akut yang membuat aktivitasnya sangat terbatas.
00:31Meski dalam kondisi sakit, Ani terpaksa tetap melayani pembeli dan membuatkan kopi di warung kecilnya.
00:37Namun dalam sepekan, jumlah pengunjung dapat dihitung dengan jari.
00:43Penghasilannya pun tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
00:47Untuk bertahan hidup, Ani mengaku kerap mengonsumsi rebusan daun singkong yang tumbuh di sekitar tempat tinggalnya.
00:55Warung yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya merupakan rumah kontrakan dengan biaya 250 ribu rupiah per bulan.
01:02Saat ini, ia menungkap pembayaran selama dua bulan.
01:06Kondisi tempat tinggalnya pun sangat memprihatinkan.
01:09Tidak memiliki sanitasi yang layak, tanpa akses air bersih, serta dikelilingi semak-semak dan tumbuhan liar.
01:18Ani mengaku telah lama berpisah dari keluarganya.
01:21Ia memilih meninggalkan rumah tangga karena tidak kuat menahan kekerasan fisik yang kerap dialaminya dari sang suami.
01:28Namun kini, kedua anaknya yang telah dewasa justru menuduh dirinya sengaja meninggalkan mereka saat masih membutuhkan kehadiran seorang ibu.
01:38Saya ingin berobat, kaki saya hampir setengah setruk, daging saya hilang sebelah, ketau kemana.
01:50Sebetulnya saya ingin berobat, ingin sembuh kembali.
01:54Saya tidak mau lupus seterusnya, tidak mau.
01:58Saya tidak punya siapa-siapa.
02:01Tidak punya ibu, tidak punya bapak.
02:03Saya tidak punya ibu, tidak punya siapa-siapa.
02:06Saya tidak punya anak, tidak punya apa-apa lagi.
02:11Di tengah keterbatasan dan sakit yang dideritanya,
02:14Ani berharap ada uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya pengobatan ke rumah sakit,
02:19tambahan modal usaha warung kopi,
02:21serta membayar tunggakan kontrakan tempat tinggalnya.
02:26Dari Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi,
02:29reporter Jubir TV Yandi Chandra melaporkan.
02:33Terima kasih.
02:34Terima kasih.
02:34Terima kasih.
02:35Terima kasih.
02:36Terima kasih.
02:36Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan