00:11Intro
00:14Saya bersama dengan Mas Ade Yunus, saudara akan naik ya
00:18Menggunakan speedboat, silahkan Mas Ade
00:20Saya akan coba untuk melihat
00:23Dimana sebenarnya titik dari
00:24Pencemaran yang terjadi akibat kebakaran di
00:27Budang milik PT Biotek Serana Tama
00:43Bapak, sebelumnya Mas Ade
00:46Informasi yang beredar 22,5 km
00:50Sungai Cisadane ini tercemar
00:51Bahkan lebih mungkin, Mas
00:53Bahkan lebih?
00:53Iya
00:54Informasi yang dimiliki Bang Sasuci mungkin?
00:5533-an
00:56Sampai ke Tanjung, Burung, Muara, 30
00:59Artinya itu melintasi
01:013 kota kabupaten
01:03Kota Tangsel, ini kita di kabupaten
01:05Di seberang kita Tangsel
01:07Nah disana kota, jadi melintasi
01:09Kota Tangsel, Kota Kabupaten
01:11Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang
01:21Begitu banyak ikan yang mati
01:23Mungkin bisa digambarkan seberapa banyak sebenarnya ikan yang mati akibat keracunan
01:28Dari peristiwa kebakaran di PT Biotek
01:59Menurut keyakinan saya
02:01Dan itu termasuk ke dalam tekstur dari air sungai Cisadane yang juga berubah
02:06Airnya sudah sangat tercium bau
02:09Lalu juga berwarna putih
02:19Saya akan coba mengecek ya
02:22Tekstur dari air sungai Cisadane
02:24Apakah masih mengandung minyak dan juga berbau
02:34Oke, saya akan coba mengambil airnya ya
02:46Untuk segi tekstur memang nampaknya sudah tidak berminyak
02:50Atau ini sebenarnya masih berminyak?
02:52Sudah tidak terlalu sih
02:54Kebetulan ini juga ada air kiriman dari Bogor sana
02:56Jadi sudah tidak terlalu teksturnya
02:58Tapi kami masih mengkhawatirkan ya
03:00Karena ada beberapa juga
03:03Di beberapa tingkungan kita
03:05Ada tekstur yang cium bau dan beberapa warna putih
03:12Tapi saya ingin tanyakan Mas Ade
03:13Apakah pencemaran yang terjadi di sungai Cisadane
03:17Ini merupakan kali pertama atau sebelumnya sudah pernah terjadi?
03:22Sebelumnya sudah terjadi
03:24Tapi tidak terlalu signifikan dan masif seperti hari ini ya
03:27Seperti kemarin itu
03:28Karena kalau kemarin kita hanya menemukan tekstur berwarna saja
03:32Dan cium bau
03:33Tapi ikan-ikan mati itu kita jarang sekali menemukan
03:37Tapi kalau kemarin itu sangat luar biasa
03:49Bahwa yang kita tunggu sampai saat ini adalah hasil uji laboratorium Mas Ade
03:52Yang kemudian diambil oleh Kementerian Lingkungan Hidup
03:55Saya ingin tanyakan
03:56Di tengah ketidakpastian apakah ikan di sungai Cisadane aman dikonsumsi atau tidak
04:02Sampai dengan saat ini masih ada warga yang memancing mungkin?
04:05Masih Mas ya
04:06Karena kalau bagi warga karena satu selain hobi ya
04:09Terus memang kalau di bulan Ramadan lebih banyak lagi kadang-kadang memancing
04:14Tapi setelah seminggu ya
04:16Setelah seminggu kejadian
04:18Saya akan tunjukkan saudara ini salah satu aktivitas masyarakat ya
04:21Yang memancing di sungai Cisadane
04:24Sudah dapet ikannya Mas?
04:27Belum dapet?
04:29Tapi sebelumnya tahu nggak sungai Cisadane ini tercemar?
04:33Tahu ya?
04:34Oke
04:36Tapi tahu nggak kalau ikan yang terkena ataupun tercemar pesticida itu tidak boleh dikonsumsi
04:42Tahu ya?
04:44Oke baik siap
04:45Terima kasih Mas
04:54Mbak bertanya ke beberapa warga disini saudara yang memancing di sungai Cisadane
05:01Pak izin tanya-tanya Pak dengan Dipo Kompas TV
05:03Dengan Bapak siapa Pak?
05:04Pak Sunardi
05:05Pak Sunardi
05:07Sudah dapet ikan Pak?
05:09Sudah dapet tiga
05:09Sudah dapet tiga?
05:10Ikan ini ditaruh di mana Pak?
05:11Ini antar Bang
05:12Izin lihat apa ya?
05:14Ya boleh
05:15Ini ikan
05:16Lele
05:18Oh tiga-tiganya lele
05:19Ini bisa dilihat ini ikan lele yang didapat oleh Bapak yang sedang memancing
05:28Tapi Bapak sebelumnya tahu nggak Pak sungai Cisadane ini 9 Februari 2026 tercemar oleh bahan kimia?
05:34Oh iya pernah melihat saya ada orang banyak orang yang mendapatkan ikan yang kena kimia katanya ada ledakan katanya
05:43Oke
05:44Ikannya kondisi sepertinya apa Pak yang Bapak tahu saat itu?
05:47Saya tahunya sudah pada mengambang gitu
05:49Mati Pak?
05:50Iya pada mati semua
05:51Kecil, besar sampai ke sapu-sapu dia ikan paling kuat kan dia
05:56Tapi mati gitu
05:58Waktu itu ikannya itu diambil warga Pak?
06:01Kayaknya sebagian pas kejadian banyak yang ngambil
06:04Pas kejadian itu
06:06Nanti itu ikannya untuk dikonsumsi?
06:08Kalau ini kan istilahnya air sudah berubah ini
06:12Berarti air sudah normal lagi
06:14Kayaknya enak juga
06:16Tapi sebelumnya ada larangan mancing Pak?
06:18Tidak ada
06:18Bapak tidak mendengar ada larangan mancing?
06:20Tidak ada
06:32Ada satu hal lagi yang kemudian menjadi pertanyaan publik
06:35Siapa yang harus bertanggung jawab?
06:36Terkait dengan pencemaran di Sungai Jaletreng
06:38Ataupun Kali Jaletreng dan juga Sungai Cisadane
06:40Menurut Mas Ade
06:41Apakah cukup biotek saranan tambah yang kemudian harus bertanggung jawab?
06:45Atau seperti apa?
06:46Itu tadi Mas
06:47Kalau biotek sudah jelas ya
06:49Karena dia adalah sumber daripada terjadinya tumpahan pesticida itu
06:55Dan kawasan pergudangan dan pengelola kawasan pergudangan ini juga tentunya
06:59Harus juga bertanggung jawab
07:00Karena mereka harusnya punya IPAL
07:02Apalagi di kawasan tersebut adalah
07:05Kawasan yang menyimpan jat-jat berbahaya
07:08Jat-jat kimia tersebut
07:09Apakah kemudian ini juga menjadi gambaran bahwa
07:12Pengawasan yang kemudian dilakukan oleh pemerintah ini bercelah?
07:16Betul, ini yang kami sangat resahkan ya
07:20Karena lemahnya pengawasan ini lah akhirnya terjadi seperti ini
07:25Ada tujuh ya, tujuh saksi sementara ya
07:28Dari mana itu Pak?
07:29Dari pihak yang terkait di sini ya
07:31Dari karyawan sama?
07:32Ya, karyawan juga
07:33Nanti sambil jalan ya nanti
07:35Kadang-kadang masih proses penyelidikan
07:37Kita masih mencari apakah ada peristiwanya
07:41Bidananya atau tidak
07:42Sementara itu
07:43Tapi kita sudah coba untuk melakukan upaya-upaya
07:47Masuk untuk mengambil sampel segala macam
07:49Kita mengundang selapor juga
07:52Yang habis juga kaitan dengan prosesnya
07:59Sudara, tim investigasi khusus terus melakukan kajian untuk mendalami seberapa masif sebenarnya
08:04Dampak dari kebakaran gudang penyimpanan bahan kimia
08:07Pestisida terhadap pencemaran lingkungan khususnya
08:10Di sungai Jaletreng dan juga sungai Cisadane
08:14Lalu pertanyaannya siapa sebenarnya pihak yang harus bertanggung jawab
08:17Terkait dengan peristiwa pencemaran lingkungan ini
08:19Secara eksklusif, Sudara, saya akan tanyakan kepada Menteri Lingkungan Hidup
08:23Bapak Hanif Faisal Nur Afiq
08:25Pak Hanif, terima kasih untuk waktunya Pak
08:27Masih, mas
08:27Sehat Pak Menteri?
08:28Alhamdulillah doanya Mas
08:30Saya ingin langsung tanyakan Pak
08:32Bahwa Kementerian Lingkungan Hidup tentu sudah mengkaji
08:35Seberapa masif dampak pencemaran lingkungan yang terjadi
08:39Di sungai Jaletreng dan juga sungai Cisadane
08:41Akibat peristiwa kebakaran gudang penyimpanan bahan kimia Pestisida
08:45Sudahkah ada hasilnya Pak?
08:47Bahwa kejadian ini bermula dari kebakaran gudang penyimpanan Pestisida
08:53Dengan segala macam komponen kimianya
08:58Dan sebagian besar memang memiliki sifat akut dan akut kronis
09:05Jadi dua-duanya memang sangat berbahaya
09:07Kemudian ada satu juga yang sifatnya formigan
09:10Jadi formigan itu memiliki suhu bakar yang rendah
09:16Sehingga memang di dalam penanganannya pada saat terjadi suatu kebakaran
09:21Tidak boleh digunakan air
09:22Tidak boleh digunakan air untuk memadamkan
09:25Harus dalam bentuk foam
09:26Nah karena disemprot dengan air
09:27Maka semua kandungan tadi
09:30Pestisida larutlah dalam drainasenya
09:32Kemudian langsung masuk ke sungai Jaletreng
09:35Jadi Jaletreng ke Cisadane itu 9 kg
09:37Ya ketemulah sungai Cisadane
09:39Saya izin Pak Menteri
09:40Artinya kelalaian pertama ketika pencembaran lingkungan terjadi
09:43Usai peristiwa kebakaran itu bermula ketika pemadaman dilakukan dengan menggunakan air
09:47Ya karena pemadaman dengan air ini karena tidak terserijiannya sarana SOP kedaruratan yang harusnya
09:53Di dalam peraturan pemerintahan nomor 7 tahun 1973 dan permentan 104 2014
10:00Itu harusnya dimiliki oleh tenan tersebut
10:02Kemudian tidak ada bariernya dalam bentuk ipal
10:06Dua-duanya ini sangat penting dan itulah yang terjadi
10:08Kemudian ngalirlah itu ke drainase
10:11Masuk kemudian ke sungai Jaletreng dan akhirnya masuk ke Cisadane
10:16Kalau di awal ini sempat disebutkan kurang lebih sepanjang 22,5 km pencemaran sungai itu terjadi
10:24Apakah itu masih di angka yang sama pada detik ini atau mungkin sudah meluas Pak Menteri?
10:30Proyeksi kita sesuai dengan data visual yang kami dapat
10:34Maka pencemaran ini mengalir terus sampai ke Teluk Naga
10:38Jadi sepanjang 41,66 km
10:42Sehingga terjadi kerusakan yang cukup masif dari biota sungai
10:47Baik itu mungkin dari fauna maupun floranya
10:52Yang ada di sepanjang kejadian yang mengalir mengikuti aliran sungai
10:56Yang membawa cemaran itu dari mulai Jaletreng sampai ke Teluk Naga
11:05Biotek Sarana Tama itu tidak boleh dia
11:07Ini Pak saya hanya korban begal
11:09Enggak, kamu tidak menyiapkan sarana
11:11Maka dia boleh dikategorikan sebagai sengaja melakukan pencemaran
11:15Tetapi ada sejumlah pihak yang juga kemudian menilai
11:17Pencemaran lingkungan ini terjadi
11:19Menggambarkan kelalaian dari kementerian lingkungan hidup Pak
11:23Tanggapan Anda Pak Menteri?
11:26Terima kasih telah menonton!
Komentar