JAKARTA, KOMPAS.TV - Aliran Kali Jeletreng yang bermuara di Sungai Cisadane tercemar imbas kebakaran gudang berisi sekitar 20 ton bahan kimia pestisida milik PT Biotek Saranatama di Tangerang Selatan pada 9 Februari 2026.
Petaka terjadi saat sisa pestisida bercampur dengan air pemadaman mengalir melalui jalur drainase, dan berujung ke sungai.
Penelusuran Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia dimulai dari gudang terbakar milik PT Biotek Saranatama di kawasan pergudangan Taman Tekno BSD, Kelurahan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Proses pembersihan limbah bahan kimia pestisida masih berlangsung, 10 hari usai terbakar. Di lokasi kejadian, masih tercium bau gas yang menyengat dan menyesakkan dada. Bersama petugas pengolah limbah B3 dari PT PPLi, M. Teguh dan Hendra Saputra, Dipo menelisik kandungan gas beracun yang tersisa di lokasi.
Dari TKP kebakaran, penelusuran berlanjut ke Sungai Cisadane. Ade Yunus, Ketua Bank Sampah Sungai Cisadane (Bank Sasuci) ikut mendampingi.
Hasil pengamatan, sejumlah warga masih memancing meski sudah ada imbauan untuk tidak mengonsumsi ikan di sungai yang tercemar cairan pestisida.
Secara eksklusif, Dipo mewawancarai Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq. Secara tegas, Hanif mengatakan pihak pencemar wajib bertanggung jawab atas kerugian yang timbul serta pemulihan lingkungan dari pencemaran bahan kimia berbahaya, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Selengkapnya saksikan dalam program Dipo Investigasi episode Gudang Pestisida Terbakar, Cisadane Tercemar. Tayang Senin, 23 Februari 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#cisadane #terbakar #limbah
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/652686/sungai-cisadane-tercemar-akibat-gudang-pestisida-terbakar-siapa-tanggung-jawab-dipo-investigasi
Petaka terjadi saat sisa pestisida bercampur dengan air pemadaman mengalir melalui jalur drainase, dan berujung ke sungai.
Penelusuran Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia dimulai dari gudang terbakar milik PT Biotek Saranatama di kawasan pergudangan Taman Tekno BSD, Kelurahan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Proses pembersihan limbah bahan kimia pestisida masih berlangsung, 10 hari usai terbakar. Di lokasi kejadian, masih tercium bau gas yang menyengat dan menyesakkan dada. Bersama petugas pengolah limbah B3 dari PT PPLi, M. Teguh dan Hendra Saputra, Dipo menelisik kandungan gas beracun yang tersisa di lokasi.
Dari TKP kebakaran, penelusuran berlanjut ke Sungai Cisadane. Ade Yunus, Ketua Bank Sampah Sungai Cisadane (Bank Sasuci) ikut mendampingi.
Hasil pengamatan, sejumlah warga masih memancing meski sudah ada imbauan untuk tidak mengonsumsi ikan di sungai yang tercemar cairan pestisida.
Secara eksklusif, Dipo mewawancarai Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq. Secara tegas, Hanif mengatakan pihak pencemar wajib bertanggung jawab atas kerugian yang timbul serta pemulihan lingkungan dari pencemaran bahan kimia berbahaya, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Selengkapnya saksikan dalam program Dipo Investigasi episode Gudang Pestisida Terbakar, Cisadane Tercemar. Tayang Senin, 23 Februari 2026 pukul 20.30 WIB di KompasTV.
#cisadane #terbakar #limbah
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/652686/sungai-cisadane-tercemar-akibat-gudang-pestisida-terbakar-siapa-tanggung-jawab-dipo-investigasi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Terima kasih telah menonton
00:44Setelah peristiwa kebakaran, sebuah gudang penyimpanan bahan kimia di Tangerang Selatan
00:49berujung pada insiden pencemaran lingkungan
00:52Pabrik yang terbakar tak hanya di lalap api yang berkobar
00:56namun juga melahirkan ancaman senyap bagi warga sekitar
00:59Puluhan ton pestisida mencembari aliran sungai Jaletreng dan sungai Cisadane
01:06dengan radius hingga puluhan kilometer
01:08Lalu benarkah ada unsur perdata hingga pidana dalam peristiwa ini
01:12dan siapa yang harus bertanggung jawab atas peristiwa kebakaran
01:15yang berujung pada pencemaran lingkungan?
01:18Inilah episode ke-61 di Poinvestigasi
01:21saya di penerbagi, saya akan melusuri dan mencari bukti secara langsung
01:24dari tempat kejadian perkara
01:38Yang setelah saya akan tunjukkan
01:40ini adalah gudang milik PT Biotech
01:43sarana utama yang menyimpan pesticida dan terbakar
01:46hingga mengakibatkan pencemaran lingkungan
01:54kita bersama dengan pihak KPLI
01:56saudara akan mengukur seberapa tinggi kadar bahan kimia yang masih ada di udara
02:03ini aromanya sangat kuat sekali saudara
02:05dan nomor tidak disarankan untuk masuk ya
02:07sudah saya dicek, lalu ACN-nya dan CL2-nya tinggi
02:11untuk CL2-nya melebih emang batas
02:16itu di lantai 2 mungkin ya
02:19ada tumpukan-tumpukan kaleng
02:22yang merupakan pesticida
02:24ini adalah cairan berwarna ungu ya
02:29yang kemungkinan juga adalah residu dari bahan kimia yang terbakar
02:45seberapa banyak sebenarnya ikan yang mati
02:47akibat keracunan dari peristiwa kebakaran di PT Biotech
02:51bisa lebih dari atas sejuta lebih ikan
02:53kami kira awalnya adalah tumpukan sampah
02:56tapi ketika kita dekati
02:58rupanya itu adalah kumpulan-kumpulan ikan yang sudah mati
03:02saya akan coba mengecek ya
03:05tekstur dari air sungai Cisadane
03:07apakah masih mengandung minyak dan juga berbau
03:19nanti itu ikannya untuk dikonsumsi
03:21kalau ini kan istilahnya air sudah berubah ini
03:24air sudah normal lagi
03:26kayaknya enak ini ya
03:31apabila tadi seperti ikan itu dikonsumsi oleh masyarakat secara langsung
03:37maka itu juga bisa berdampak terhadap kesehatan
03:40artinya ketika sungai tercemar
03:43betul bahwa dapat menimbulkan gangguan kesehatan kronis bagi manusia
03:47ya betul
03:54bahwa kejadian ini bermula dari kebakaran
03:57kudang penyimpanan
03:59pesticida
04:00sehingga memang
04:01di dalam penanganannya
04:02tidak boleh digunakan air
04:04biotech sarana tama
04:05itu tidak boleh dia
04:07ini pak saya hanya
04:07korban begal
04:08enggak
04:09kamu enggak menyiapkan sarana
04:11maka dia
04:11boleh dikategorikan sebagai
04:13sengaja melakukan pencemaran
04:15tetapi ada sejumlah pihak yang juga kemudian menilai
04:17pencemaran lingkungan ini terjadi
04:19menggambarkan
04:20kelalaian dari kementerian lingkungan hidup pak
04:22untuk kemudian mengawasi
04:24agar pencemaran ini tidak terjadi
04:25tanggapan anda pak
04:36seluruh saya berada di kecamatan Setu
04:40kota Tangerang Selatan Provinsi Banten
04:42ataupun tempatnya
04:43saya berada persis
04:45di depan dari
04:46Taman Tekno BSD
04:49ataupun
04:50kawasan
04:51pergudangan
04:52saya akan melakukan investigasi
04:53saudara untuk melihat
04:54secara langsung lokasi
04:56dari kebakaran
04:58yang terjadi di gudang penyimpanan bahan kimia
05:00pesticida
05:02hal ini menjadi penting saudara
05:03karena kebakaran
05:04yang terjadi di gudang
05:06milik PT Biotech
05:07sarana sama
05:08berujung pada pencemaran lingkungan
05:11di sepanjang sungai Jaletreng
05:12dan juga sungai Cisadane
05:14dengan radius hingga puluhan kilometer
05:17untuk menyegarkan kembali
05:19ingatan anda
05:20terkait dengan peristiwa ini
05:21saya akan hadirkan
05:22dan saya akan jelaskan
05:23duduk perkaranya
05:24saudara
05:26keistiwa kebakaran
05:28sebuah gudang
05:28berujung pencemaran lingkungan
05:30bermula pada hari Senin
05:31tanggal 9 Februari
05:322026
05:33kala itu sekitar
05:34pukul 4.30 pagi
05:36waktu Indonesia Barat
05:37gudang penyimpanan
05:38bahan kimia
05:39milik PT Biotech
05:40Sarana Tama
05:41yang berlokasi
05:42di kawasan pergudangan
05:42Taman Tekno BSD Serpong
05:44kota Tangerang Selatan
05:45hangus
05:46di lalapsi jago merah
05:48diketahui
05:49sebanyak kurang lebih
05:5020 ton bahan kimia
05:51pesticida yang berada
05:52di lokasi
05:53diantara dengan jenis
05:54Cypermetrin
05:55dan Provenofos
05:56ikut terbakar
05:57sulitnya proses pemadaman
05:59akibat terbakarnya
06:00bahan kimia
06:00bahkan membuat
06:01petugas memadam kebakaran
06:03menggunakan dua truk pasir
06:04untuk memadamkan api
06:05terbakarnya
06:07bahan kimia pesticida
06:08membuat residu
06:09beserta air sisa pemadaman
06:10mengalir ke saluran
06:11Dainase
06:12dan hanyut
06:13ke Kalijaletreng
06:14hingga sungai Cisadane
06:15peristiwa tersebut
06:17lantas membuat
06:17air sungai berubah warna
06:19menjadi putih
06:19berbuih
06:20hingga mengeluarkan aroma
06:21tidak sedap
06:22serta membuat ikan
06:23di aliran sungai mati
06:24karena teracuni air sungai
06:26yang telah tercemar
06:27bahan kimia pesticida
06:28di prediksi
06:30pencemaran yang terjadi
06:31di aliran
06:32Kali Jaletreng
06:33dan sungai Cisadane
06:34terbentang
06:35sepanjang
06:3522,5 km
06:40lalu pertanyaannya
06:42seberapa berbahaya
06:43pesticida
06:43pesticida adalah
06:44bahan kimia beracun
06:45yang digunakan
06:46untuk membunuh
06:47atau mengendalikan
06:48organisme pengganggu
06:49tanaman
06:50seperti hama dan gulma
06:51dampak pesticida
06:53selain dapat
06:54mencemarkan air sungai
06:55pesticida juga
06:56menyebabkan
06:56kematian ikan
06:57dan organisme lain
06:58sementara bagi manusia
07:00pesticida berpotensi
07:02menyebabkan
07:02iritasi kulit
07:03keracunan akut
07:04gangguan pernafasan
07:05gangguan reproduksi
07:07hingga kanker
07:08bahkan dalam
07:09jangka panjang
07:09akumulasi pesticida
07:11dalam organisme
07:11dapat menyebabkan
07:12kerusakan organ tubuh
07:14pada manusia
07:25saya akan tunjukkan
07:26sederhana situasi
07:27di dalam
07:28dari kawasan
07:29pergudangan
07:31Taman Tekno
07:32BSD Serpong
07:33bisa dilihat
07:34ini adalah
07:34kawasan
07:35industrial
07:37di mana ada
07:38sejumlah perusahaan
07:40yang mungkin
07:41menyimpan
07:41alat-alat
07:42gratis ini
07:44dan juga
07:45informasinya memang
07:45betul
07:46bahwa kawasan ini
07:47adalah kawasan
07:47pergudangan
07:47tetapi yang
07:48perlu disorot adalah
07:49kawasan ini juga
07:50digunakan oleh
07:51masyarakat untuk
07:52kemudian
07:52berlalu lintas
07:54ataupun beraktivitas
07:55saya mendapatkan
07:56informasi
07:57saudara bahwa
07:57gudang penyimpanan
07:59dari bahan
08:01kimia
08:01pesticida
08:02yang terbakar
08:03milik PT
08:03Biotech
08:04Sarana Tama
08:05berada di
08:06jalan yang saya
08:07lalui saat ini
08:07jalan Tekno 3
08:08lebih tepatnya
08:09berada di
08:09blok
08:10K3
08:12saya akan coba
08:13masuk lebih ke dalam
08:14saudara untuk melihat
08:15seperti apa
08:16situasi
08:17pasca terjadinya
08:18kebakaran
08:19di
08:20kawasan
08:21pergudangan
08:22yang kemudian
08:24melahirkan
08:25pencemaran
08:26lingkungan
08:26saya akan masuk
08:27saudara
08:30dan saudara saya akan
08:32tunjukkan
08:32ini adalah gudang
08:33milik PT
08:34Biotech
08:35Sarana Tama
08:36yang menyimpan
08:37pesticida
08:38dan terbakar
08:38hingga mengakibatkan
08:40pencemaran
08:40lingkungan
08:53saya mendapat
08:54informasi bahwa
08:55ketika
08:55seseorang mendekati
08:57area ini
08:57memang
08:58sebaiknya
08:59ataupun diinstruksikan
08:59untuk mematuhi
09:00protokol yang ada
09:01salah satunya adalah
09:02dengan menggunakan
09:02maskret
09:02karena pada saat
09:04saya tiba di sini
09:04juga sudah mulai
09:05terhirup
09:07aroma bahan kimia
09:08yang cukup kuat
09:09saudara
09:12dan
09:15bisa dilihat ya
09:16itu adalah bagian dalam
09:17dari
09:18PT Biotech
09:19Sarana Tama
09:20masih terlihat
09:20sisa-sisa
09:21material yang terbakar
09:23kemungkinan besar
09:24salah satunya adalah
09:25material sisa
09:27ataupun residu
09:28pesticida
09:28yang pada akhirnya
09:30mencemari
09:30lingkungan
09:31khususnya di
09:32sungai Jaletreng
09:33dan juga
09:34sungai Cisadane
09:35ini ada
09:37alat berat juga
09:38yang kemudian
09:39diberfungsikan
09:39dan
09:39saya ingin tunjukkan
09:43ada satu
09:46telang
09:47ataupun penanda
09:49yang dipasang oleh
09:50Kementerian
09:51Lingkungan Hidup
09:52bertuliskan
09:53peringatan area ini
09:54dalam pengawasan
09:54dari Kementerian
09:55Lingkungan Hidup
10:03saya akan coba
10:05berbincang dengan
10:07pihak
10:09PPLI
10:10izin Mas
10:11dengan Mas Teguh
10:14dari PPLI
10:14betul ya
10:15dan Mas
10:16Mas Endra
10:17Mas Teguh
10:19Mas Endra
10:19PPLI ini ditunjuk
10:20untuk
10:22membersihkan
10:22material sisa
10:23kebakaran oleh
10:24Kementerian Lingkungan Hidup
10:25Oke
10:26prosesnya saat ini
10:27seperti apa?
10:27untuk prosesnya
10:28kami disini
10:30masih melakukan
10:31gas test
10:32jadi memastikan
10:34sebelum kita bersihkan
10:35area itu tetap aman dulu
10:37area itu tetap aman?
10:38pastikan area itu aman
10:39dari gas-gas yang ada
10:41seperti
10:43HCN
10:43terus ada H2S DJ
10:45tadi kita cek ya
10:46dan itu kita harus
10:47pastikan
10:48itu kelihatan dulu
10:49boleh kita lihat
10:51lebih jelas ya
10:52Mas
10:52bahwa ada satu
10:54statement yang menyebutkan
10:56bahwa
10:56ada juga gas yanida
10:58di area
10:59gedung
11:00PT
11:01ataupun gudang
11:02PT Biotek Serana Tawang
11:03betul demikian?
11:04betul Pak
11:04untuk kadarnya saat ini
11:07masih dalam
11:07kadar berbahaya
11:08atau seperti apa?
11:10sangat berbahaya
11:10sangat berbahaya
11:11sangat berbahaya?
11:12oke
11:13tadi kita
11:14tes juga
11:15itu
11:16HCN itu
11:17sampai 53,7
11:19itu dia
11:19atau
11:19atas
11:2053,7
11:22oke
11:34bersama dengan pihak
11:35PT LISudara akan
11:36mengukur
11:38seberapa
11:39tinggi
11:40kadar
11:40bahan kimia
11:42yang masih ada di udara
11:43pada gedung
11:44milik
11:45PT Biotek Serana Tama
11:47bisa dimulai
11:48dari sini
11:48atau seperti apa
11:49kita harus masuk ke dalam dulu
11:50masuk ke dalam ya
11:52oke
11:58dan disini
11:58aromanya sangat tercium ya
11:59ini aromanya sangat kuat sekali
12:06saudara
12:06dan
12:07memang tidak disarankan
12:08untuk masuk ya
12:14saya akan coba
12:16masuk lebih ke dalam
12:16meskipun ini memang
12:17sangat menyengat
12:18tapi
12:18saya akan coba
12:19mendekat
12:23ini sudah terdisek
12:24kalau
12:25CN-nya
12:25dan CN-nya
12:26tinggi
12:27tinggi?
12:28angkanya
12:29angkanya bisa
12:30di atas 14,6
12:31terus naik
12:33jadi
12:3516,1
12:38itu
12:38di depan
12:39untuk CL2-nya
12:41melihat yang
12:41di atas
12:43dan ini
12:44tidak aman
12:45untuk masyarakat
12:46menghirup udara ini
12:46mungkin bisa ditunjukkan ya
12:48ini
12:49alat yang digunakan
12:51untuk kemudian
12:53mendeteksi
12:54kualitas udara
12:54yang ada di sini
12:55kita tidak boleh
12:56lebih jauh lagi ya
12:57oke
12:58baik
12:58bisa dilihat ya
13:00itu
13:00gudang-gudangnya
13:02habis
13:03terbakar
13:04di bagian atas
13:06kalau untuk
13:07pesticidanya
13:08masih ada mas
13:11yang dalam kaleng itu
13:14bisa ditunjukkan ya
13:16itu di lantai
13:16dua mungkin ya
13:17ada
13:18tumpukan-tumpukan
13:19kaleng
13:20yang merupakan
13:22pesticida
13:24dan terbakar
13:25hingga
13:26mengakibatnya
13:27menceparan lingkungan
13:40selain di bagian dalam
13:42tapi di sini juga
13:42bisa dilihat ya
13:43ini ada
13:47gerum berisi
13:48ataupun jirigen ya
13:50berisi bahan kimia
13:51ini simbolnya
13:53bahan-bahan yang mudah
13:54terbakar
13:57ini masih ada garis polisi
13:58yang dipasang ya
13:59agar
13:59tidak sembarang orang
14:01bisa masuk
14:01karena sekali lagi
14:02ini area
14:03yang masih sangat berbahaya
14:04dan mungkin ini juga bisa ditunjukkan ya
14:07ini
14:08saya akan coba
14:09lebih mendekat
14:14ini adalah
14:15cairan
14:16berwarna ungu ya
14:18yang kemungkinan
14:20juga adalah
14:20residu
14:21dari bahan kimia
14:22yang terbakar
14:26dan ini memang
14:27nampaknya
14:27sengaja ditutup pasir
14:28agar
14:30mereduksi
14:31ataupun mengurangi
14:31efek dari
14:33bahan kimia
14:34yang ada di sini
14:35dan sebenarnya
14:36yang menjadi persoalan
14:37adalah ketika
14:38air yang digunakan
14:39untuk kemudian
14:40memadamkan api
14:41pada saat
14:41gudang penyimpanan
14:43milik PT Biotech
14:44Saranatama ini
14:45terbakar
14:46air tersebut
14:47bercampur
14:48dengan residu
14:49pesticida
14:51yang juga ikut terbakar
14:51dan masuk ke dalam
14:52drainase
14:53saya akan coba
14:53melihat
14:54kondisi
14:55drainase yang ada
14:57di sini
15:01dan nampaknya
15:02drainase tersebut
15:03berada
15:03di bagian depan
15:05memang
15:06secara
15:07umum ini
15:08sudah ditutup di pasir
15:09untuk mengurangi
15:11penyebab
15:12ataupun efek
15:13negatif dari
15:13bahan kimia
15:14dan ini adalah
15:16drainase yang
15:17kemudian
15:19ada di depan
15:20dari
15:21PT Biotech
15:22Saranatama
15:22tetapi memang
15:23kondisinya saat ini
15:24sudah
15:24tertutup ya
15:27oleh pasir
15:31perizinan
15:31SK Menteri
15:32kemudian
15:33perizinan
15:34gudang
15:35kita sudah
15:36sudah kita
15:38berikan
15:39semua data-data itu
15:40tapi mungkin ya
15:41ada beberapa data
15:42yang mungkin masih
15:43belum kita sediakan
15:46karena kita masih
15:46banyak mengurusi
15:48masalah
15:48penanganan
15:49resipi limbah
15:50ini sendiri
15:51jadi ini kan
15:53tempat penyimpanan
15:54saja
15:54bukan pabrik
15:55oh jadi ini tempat penyimpanan
15:57penyimpanan
15:57penyimpanan itu
15:58tidak ada limbah
15:59jadi kalau
16:00IPAL mungkin nanti
16:01kaitannya dengan
16:02kawasan
16:03pemilik
16:04jadi pengelola
16:06pergudanan ya
16:19setelah saya berada
16:20di bantaran
16:21sungai
16:22Cisadani
16:23saya akan melihat
16:23sebenarnya
16:24seberapa
16:25masif
16:26dampak
16:27dari
16:27racun
16:28yang kemudian
16:29timbul
16:30terkait dengan
16:31peristiwa kebakaran
16:32di gudang
16:33penyimpanan
16:34bahan kimia
16:34pesticida
16:35milik PT Biotech
16:37Saranatama
16:37saya akan coba menyusiri
16:38sungai Cisadani
16:40bersama dengan
16:40ketua lembaga
16:41bang sampah
16:42sungai Cisadani
16:43dengan Mas Ade Yunus
16:44Mas Ade
16:45terima kasih
16:46untuk waktunya mas
16:46sebelum kita
16:48menyusuri ya mas ya
16:49nanti dengan
16:49menggunakan kapal
16:50saya ingin tanyakan dulu
16:51seberapa masif
16:52sebenarnya
16:53efek yang kemudian
16:54ditimbulkan
16:55ketika kebakaran terjadi
16:57di PT Biotech
16:58Saranatama
16:58dan kemudian
16:59mencemari
16:59sungai Cisadani
17:00iya
17:01kalau tidak salah
17:03kebenjadian itu
17:04sekitar 4 pagi
17:05dini hari
17:05Senin
17:05nah kita pada saat
17:078 pagi itu
17:10sudah melihat
17:11berbagai ikan
17:12sudah mulai mabok
17:13kami kira awalnya
17:15adalah hal yang biasa
17:16karena memang
17:16kalau ikan mabok
17:17di kami biasa
17:18tapi
17:19mulai perlahan
17:21terlihat ada yang berbeda
17:22dari mulai tercium
17:24bau yang sangat menyengat
17:25sama
17:25sungai yang sudah
17:27mulai berminyak
17:28kayak gitu
17:28sungai sudah mulai
17:30terlihat berminyak
17:31dan berwarna
17:32tentu saja
17:33dan baunya
17:34sangat menyengat
17:35saya ingin tanyakan
17:35apakah
17:36untuk saat ini
17:37kondisi air
17:38dan juga
17:39kawasan
17:40di sungai Cisadani ini
17:41sudah dapat
17:42disimpulkan aman
17:44kalau bicara aman
17:45sampai saat ini
17:46kami masih menunggu
17:47hasil uji laboratorium
17:48meskipun kami juga
17:50mengambil sampel
17:51dan saat ini
17:51kami lagi melakukan
17:52uji laboratorium
17:53jadi selama
17:54menunggu hasil uji laboratorium
17:56saya kira
17:57masih harus
18:00mengkhawatirkan
18:01boleh coba kita
18:02susuri sungai ini
18:03saya bersama dengan
18:05mas Adinus
18:05akan coba
18:06menyusuri ya
18:07sungai Cisadani
18:09yang kemudian juga
18:09menjadi titik temu
18:11dengan sungai Jaletre
18:12yang menjadi awal mula
18:13pencemaran
18:14ikuti saya saudara
18:19saya akan coba
18:21mengecek ya
18:22tekstur dari
18:23air sungai Cisadani
18:24apakah masih
18:25mengandung minyak
18:26dan juga berbau
18:53saya bersama dengan
18:54mas Adinus
18:55saudara akan
18:56naik ya
18:56menggunakan speedboat
18:58silahkan mas Adinus
19:00saya akan coba
19:00untuk melihat
19:01dimana
19:02sebenarnya titik
19:03dari
19:03pencemaran yang terjadi
19:05akibat kebakaran
19:05di udang
19:07milik PT Biotech
19:08Sarana Tama
19:22bahwa sebelumnya
19:23informasi yang beredar
19:2722,5 km
19:28sungai Cisadani ini
19:30tercemar
19:30bahkan lebih
19:31bahkan lebih
19:32informasi yang dimiliki
19:34bangsa suci
19:3433an
19:35sampai ke Tanjung
19:36Burung
19:36Muara
19:3730
19:37artinya itu
19:38melintasi
19:393
19:40kota kabupaten
19:41kota kabupaten
19:42kota tangsel
19:43ini kita di kabupaten
19:44di seberang kita
19:45tangsel
19:45nah disana
19:46kota
19:47jadi melintasi
19:48kota tangsel
19:49kota kabupaten
19:50kota tanggerang
19:51dan kabupaten
19:51tanggerang
20:00begitu banyak
20:01ikan yang mati
20:02mungkin bisa digambarkan
20:03seberapa banyak
20:05sebenarnya ikan
20:05yang mati
20:06akibat keracunan
20:07dari peristiwa kebakaran
20:09di PT Biotech
20:11menurut keyakinan saya
20:12bisa lebih dari atas
20:13sejuta lebih ikan
20:15karena
20:15kalau biasanya
20:17itu hanya kita lihat
20:18ratusan saja
20:19ikan yang mabok
20:20kira awalnya
20:21adalah tumpukan sampah
20:22seperti yang sekarang
20:23kita lihat
20:24tapi ketika
20:26kita dekati
20:27rupanya itu adalah
20:28kumpulan-kumpulan ikan
20:29yang sudah mati
20:30jadi tidak lagi mabok
20:32kondisinya
20:32sudah mati mengambang
20:33bahkan
20:34ikan terkuat sekalipun
20:36seperti
20:36tadi
20:37ikan sapu-sapu
20:38itu ikut mati
20:39dan itu termasuk
20:40ke dalam tekstur
20:42dari air sungai
20:43yang juga
20:44berubah
20:45airnya
20:46sudah sangat tercium
20:47bau
20:48lalu juga
20:49berwarna putih
20:58saya akan coba
21:00mengecek ya
21:01tekstur dari
21:02air sungai Cisadani
21:03apakah masih
21:04mengandung minyak
21:05dan juga berbau
21:12oke
21:13saya akan coba
21:14mengambil airnya ya
21:25untuk segi tekstur
21:27memang nampaknya sudah tidak
21:28berminyak
21:28atau ini sebenarnya
21:29masih berminyak
21:30sudah tidak terlalu sih
21:32kebetulan ini juga ada air kiriman
21:34dari Bogor sana
21:35jadi sudah tidak terlalu teksturnya
21:36tapi kami masih mengkhawatirkan ya
21:39karena ada beberapa
21:41juga
21:42di beberapa
21:43tingkungan kita
21:44ada tekstur yang cium bau
21:46dan beberapa
21:47warna putih
21:50tapi saya ingin tanyakan
21:52Mas Ade
21:52apakah
21:53pencemaran
21:54yang terjadi
21:55di sungai Cisadani
21:56ini merupakan
21:58kali pertama
21:59atau sebelumnya sudah pernah terjadi
22:00sebelumnya sudah tidak
22:02sudah terjadi
22:03tapi tidak terlalu signifikan
22:05dan masif seperti hari ini ya
22:06seperti kemarin itu
22:07karena kalau kemarin
22:09kita hanya menemukan
22:10tekstur berwarna saja
22:11dan cium bau
22:12tapi ikan-ikan mati
22:14itu kita jarang sekali menemukan
22:16tapi kalau kemarin
22:17itu sangat luar biasa
22:28bahwa yang kita tunggu
22:29sampai saat ini adalah
22:29hasil uji laboratorium
22:31Mas Ade
22:31yang kemudian diambil oleh
22:32Kementerian Lingkungan Hidup
22:34saya ingin tanyakan
22:35di tengah ketidakpastian
22:37apakah ikan
22:38di sungai Cisadani
22:39aman dikonsumsi atau tidak
22:40sampai saat ini masih ada
22:42warga yang memancing mungkin?
22:43masih mas ya
22:44karena kalau bagi warga
22:46karena satu selain hobi ya
22:48terus memang kalau di bulan Ramadan
22:50lebih banyak lagi
22:51kadang-kadang memancing
22:52tapi setelah seminggu ya
22:55setelah seminggu kejadian
22:56saya akan tunjukkan saudara
22:58ini salah satu aktivitas masyarakat ya
23:00yang memancing di
23:01sungai Cisadani
23:03udah dapet ikannya mas?
23:06belum dapet?
23:08tapi sebelumnya tau gak
23:09sungai Cisadani ini tercemar?
23:12tau ya?
23:13oke
23:15tapi tau gak
23:16kalau ikan yang terkena
23:18ataupun tercemar
23:19pesticida itu
23:19tidak boleh dikonsumsi
23:22tau ya?
23:23oke baik siap
23:23makasih mas
23:34bertanya ke beberapa warga disini
23:36saudara yang memancing di
23:38sungai Cisadani
23:39Pak izin tanya-tanya Pak
23:41dengan Dipokompas TV
23:42dengan Bapak siapa Pak?
23:44Pak Sunardi
23:44Pak Sunardi
23:46sudah dapet ikan Pak?
23:47dapet tiga
23:48sudah dapet tiga?
23:49ikannya ditaruh dimana Pak?
23:50ini
23:51antar Bang
23:51izin lihat apa ya?
23:53ya boleh
23:54ini ikan
23:56lele
23:57lele
23:57oh tiga-tiganya lele
23:58lele ya
23:58ini bisa dilihat ya ini
24:00yang didapat
24:01oleh Bapak yang sedang memancing
24:06tapi Bapak sebelumnya
24:07tahu nggak Pak
24:08sungai Cisadani ini
24:099 Februari
24:102026
24:11tercemar oleh bahan kimia
24:13oh iya
24:14pernah melihat saya
24:15ada orang
24:16banyak orang yang
24:17mendapatkan ikan yang
24:18kena
24:20ini ya
24:21katanya
24:21ada ledakan katanya
24:22ikannya
24:23kondisi sepertinya apa Pak
24:24yang Bapak tahu saat itu?
24:26saya tahunya
24:27sudah pada mengambang gitu
24:28mati Pak?
24:29iya pada mati semua
24:30kecil, besar, sampai ke
24:32sapu-sapu
24:34dia ikan paling kuat kan dia
24:35tapi mati
24:36waktu itu ikannya itu
24:38diambil warga Pak?
24:40kayaknya sebagian
24:41pas kejadian
24:42banyak yang ngambil
24:43pas kejadian itu
24:45nanti itu ikannya
24:46untuk dikonsumsi?
24:47kalau ini kan
24:48istilahnya
24:49air sudah
24:50sudah berubah nih
24:51berarti air sudah
24:52normal lagi
24:53kayaknya enak juga
24:55tapi sebelumnya
24:56ada larangan mancing Pak?
24:57tidak ada
24:57Bapak tidak mendengar
24:58ada larangan mancing?
24:59tidak ada
25:11satu hal lagi
25:12yang kemudian menjadi
25:13pertanyaan publik
25:13siapa yang harus
25:14bertanggung jawab
25:15terkait dengan
25:16pencemaran di sungai Jalai Treng
25:17ataupun Kali Jalai Treng
25:18dan juga sungai Cisadane
25:19menurut Mas Ade
25:20apakah cukup
25:22biotek saranan tambah
25:22yang kemudian harus
25:23bertanggung jawab
25:24atau seperti apa?
25:25itu tadi Mas
25:26kalau biotek
25:27sudah jelas ya
25:28karena dia adalah
25:29sumber daripada
25:30terjadinya
25:31tumpahan
25:32pesticida itu
25:34dan kawasan pergudangan
25:35dan pengelola kawasan pergudangan
25:37ini juga tentunya
25:37harus juga bertanggung jawab
25:39karena mereka
25:40harusnya punya ipal
25:41apalagi
25:42di kawasan tersebut
25:43adalah
25:44kawasan
25:45yang menyimpan
25:46jat-jat berbahaya
25:47jat-jat kimia tersebut
25:48apakah kemudian
25:49ini juga menjadi gambaran
25:51bahwa
25:51pengawasan
25:52yang kemudian
25:53dilakukan oleh pemerintah
25:54ini bercelah
25:55betul
25:55ini yang
25:56yang
25:56yang
25:57kami sangat
25:58resahkan ya
25:59karena lemahnya
26:00pengawasan inilah
26:01akhirnya terjadi
26:02seperti ini
26:04ada tujuh
26:05tujuh ya
26:06tujuh saksi
26:06sementara ya
26:07dari pihak yang terkait
26:09di sini ya
26:10dari karyawan
26:10sama
26:11ya
26:11karyawan juga
26:12nanti sambil jalan
26:14nanti
26:14karena masih
26:15proses penyelidikan
26:16kita masih mencari
26:17apakah ada
26:18peristiwanya
26:20bidananya
26:21atau tidak
26:21sementara itu
26:22tapi kita sudah coba
26:23untuk
26:25melakukan upaya-upaya
26:26masuk
26:26untuk mengambil
26:27sambal segala macam
26:28kita mengundang
26:29selapor juga
26:30ingapis juga
26:31kaitan dengan prosesnya
26:38tim investigasi khusus
26:40terus melakukan kajian
26:41untuk mendalami
26:42seberapa masif
26:43sebenarnya
26:43dampak dari
26:44kebakaran gudang
26:45penyimpanan bahan kimia
26:46pesticida
26:47terhadap
26:48pencemaran lingkungan
26:49khususnya
26:49di sungai
26:50Jaletreng
26:51dan juga sungai
26:52Cisadane
26:53lalu pertanyaannya
26:53siapa sebenarnya
26:54pihak yang harus
26:55bertanggung jawab
26:55terkait dengan
26:56peristiwa pencemaran
26:57lingkungan ini
26:58secara eksklusif
26:59saudara saya akan
27:00tanyakan kepada
27:01Menteri Lingkungan Hidup
27:02Bapak Hanif Faisal
27:04Nurofik
27:04Pak Hanif
27:04terima kasih untuk waktunya
27:05mas
27:06sehat Pak Menteri
27:07Alhamdulillah
27:08doanya mas
27:09saya ingin langsung
27:10tanyakan Pak
27:11bahwa
27:11Kementerian Lingkungan Hidup
27:12tentu sudah mengkaji
27:13seberapa masif
27:15dampak pencemaran
27:17lingkungan yang terjadi
27:18di sungai
27:19Jaletreng
27:19dan juga sungai
27:20Cisadane
27:20akibat peristiwa
27:21kebakaran
27:22gudang penyimpanan
27:23bahan kimia
27:24pesticida
27:24Sudahkah ada hasilnya Pak?
27:26Bahwa kejadian ini
27:27bermula dari
27:28kebakaran
27:29gudang penyimpanan
27:31pesticida
27:31dengan segala
27:33macam
27:35komponen kimianya
27:37dan sebagian besar
27:38memang
27:39memiliki sifat
27:40akut
27:41dan akut
27:43kronis
27:44jadi dua-duanya
27:45memang sangat berbahaya
27:46kemudian ada satu
27:47juga yang sifatnya
27:48formigan
27:49jadi formigan itu
27:50memiliki
27:53suhu bakar yang rendah
27:55sehingga memang
27:56di dalam penanganannya
27:57pada saat terjadi
27:59suatu kebakaran
27:59tidak boleh digunakan
28:00air
28:01tidak boleh digunakan air
28:03untuk memadamkan
28:04harus dalam bentuk foam
28:05karena disemprot dengan air
28:06maka semua
28:07kandungan tadi
28:09pasti larutlah
28:10dalam drainasenya
28:11kemudian langsung
28:12masuk ke sungai
28:13Jaletreng
28:13jadi Jaletreng
28:15ke Cisadane itu
28:159 kg
28:16ketemulah
28:17sungai Cisadane
28:18saya izin Pak Menteri
28:19artinya kelalaian pertama
28:20ketika pencembaran lingkungan terjadi
28:21usai peristiwa kebakaran
28:23itu bermula
28:23ketika pemadaman dilakukan
28:25dengan menggunakan air
28:26ya karena
28:27pemadaman dengan air
28:28karena tidak terserijiannya
28:30sarana SOP
28:31kedaruratan
28:32yang harusnya
28:32di dalam peraturan
28:34pemerintahan nomor 7
28:35tahun 1973
28:36dan pemerintahan 104
28:382014
28:39itu harusnya dimiliki
28:40oleh tenan tersebut
28:41kemudian
28:42tidak ada bariernya
28:43dalam bentuk IPAL
28:45dua-duanya ini sangat penting
28:46dan itulah yang terjadi
28:47kemudian
28:48mengalirlah itu
28:48ke Drainase
28:49Drainase
28:50masuk kemudian
28:51ke sungai Jaletreng
28:53dan akhirnya
28:53masuk ke Cisadane
28:55kalau di awal
28:57ini sempat
28:57disebutkan
28:58kurang lebih
28:59sepanjang
29:0022,5 km
29:02pencemaran sungai itu
29:03terjadi
29:03apakah itu
29:04masih
29:05di angka yang sama
29:06pada detik ini
29:07atau mungkin
29:07sudah meluas
29:08Pak Menteri
29:09proyeksi kita
29:10sesuai dengan
29:11data visual
29:12yang kami dapat
29:12maka
29:13pencemaran ini
29:14mengalir terus
29:15sampai ke Teluk Naga
29:17sampai ke Teluk Naga
29:17jadi sepanjang
29:1941,66 km
29:21sehingga
29:22terjadi kerusakan
29:23yang cukup masif
29:24dari biota sungai
29:26baik itu
29:27mungkin
29:27dari fauna
29:29maupun
29:29floranya
29:31yang ada di sepanjang
29:32kejadian
29:32yang mengalir
29:33mengikuti
29:34aliran sungai
29:35yang membawa
29:36pencemaran itu
29:37dari mulai Jaletreng
29:38sampai ke Teluk Naga
29:44biotek
29:44biotek sarana
29:45sama
29:45itu tidak boleh
29:46dia
29:46ini Pak saya
29:47hanya korban
29:48begal
29:48enggak
29:48kamu enggak
29:49menyiapkan sarana
29:50maka dia
29:51boleh dikatakorikan
29:52sebagai
29:52sengaja
29:53melakukan pencemaran
29:54tetapi ada
29:55sejumlah pihak
29:55yang juga
29:55kemudian menilai
29:56pencemaran lingkungan
29:57ini terjadi
29:58menggambarkan
29:59kelalaian
30:00dari kementerian
30:01lingkungan hidup
30:02Pak
30:02tanggapan Anda
30:02Pak Menteri
30:24Insiden pencemaran lingkungan
30:25yang diduga
30:26bersumber dari
30:27aktivitas industri
30:28berulang kali terjadi
30:29di Provinsi Banten
30:30setahun terakhir
30:31polutan tak hanya
30:33mencemari tanah
30:34namun perairan
30:35dan udara bumi
30:36tanah jawara
30:37benarkah
30:38pencemaran lingkungan
30:39bisa jadi potret
30:40lemahnya
30:40tata kelola
30:41penanganan resiko
30:42serta pengawasan
30:46pada Oktober
30:472025
30:47silam
30:48tim dipo
30:48investigasi
30:49menelusuri
30:50jejak radiasi
30:51radioaktif
30:51jenis cesium
30:52137
30:53di kawasan
30:54industri
30:54modern jikande
30:55keupatan
30:56seram
30:56Provinsi Banten
30:57partikel zat
30:58radioaktif
30:59tak hanya
30:59ditemukan
31:00pada tanah
31:00dan debu
31:01di area industri
31:02namun turut
31:02mencemari
31:03permukiman warga
31:04dampak dari
31:05kejadian ini
31:05pemerintah
31:06menetapkan
31:06status
31:07kejadian
31:07khusus
31:08cemaran
31:08radiasi
31:09cesium
31:09137
31:10di kawasan
31:11tersebut
31:11lebih dari
31:12900 ton
31:13material
31:13terkontaminasi
31:14diangkat
31:15dari sejumlah
31:16titik
31:16sejumlah
31:17warga
31:17sempat
31:18direlokasi
31:18mereka juga
31:19menjalani
31:19pemeriksaan
31:20medis
31:20guna menekat
31:21resiko
31:21paparan
31:22lanjutan
31:22serta potensi
31:23gangguan
31:24kesehatan
31:24jangka
31:24panjang
31:26tak hanya
31:27di daratan
31:28langit
31:28Banten
31:28pada akhir
31:29Januari
31:30lalu
31:30juga
31:30dicemari
31:30kepulan
31:31asap
31:31berwarna
31:32oranye
31:32dan
31:33berbau
31:33tajam
31:34kecemaran udara
31:35diduga berasal
31:36dari area penyimpanan
31:37bahan kimia
31:37PT
31:38Vopak
31:38terminal
31:39Merak
31:39insiden ini
31:40menyebabkan
31:40sejumlah
31:41warga
31:41mengalami
31:42sesak
31:42nafas
31:42hingga
31:43sakit
31:43kepala
31:44respon
31:45kejadian ini
31:45pemerintah
31:46daerah
31:46memasang
31:46alat
31:47memantau
31:47kualitas
31:47udara
31:48di sekitar
31:49lokasi
31:49sementara
31:50itu
31:50dugaan
31:51kelalaian
31:51pihak
31:51perusahaan
31:52hingga
31:52kini
31:53masih dalam
31:53proses
31:54kajian
31:54teknis
31:55dan
31:55evaluasi
31:58sepekan
31:58berselang
31:59penjeparan lingkungan
32:00merambah
32:00ke sungai
32:01Cisadane
32:01impas
32:02kebakaran
32:02gudang
32:02pesticida
32:03milik PT
32:04Biotek
32:04Saranatama
32:05di kawasan
32:06pergudangan
32:06Taman
32:06Tekno
32:07Kota
32:07Tanggerang
32:08Selatan
32:08Provinsi
32:09Banten
32:09Api yang
32:10berkobar
32:10sejak
32:11subuh
32:11tak hanya
32:11meluluh
32:12lantai
32:12bangunan
32:13gudang
32:13tapi juga
32:14menyusahkan
32:14air
32:14pemadaman
32:15yang
32:15bercampur
32:16residu
32:16kimia
32:17berbahaya
32:17dari
32:18pesticida
32:19cairan
32:19beracun
32:20itu
32:20masuk ke
32:20saluran
32:20drainase
32:21yang
32:21mengalir
32:22ke
32:22Kali
32:22Jaletreng
32:23dan
32:23bermuara
32:23ke
32:24sungai
32:24Cisadane
32:25Alaran
32:25perairan
32:26Cisadane
32:26menyala
32:27ratusan
32:27ikan
32:28ditemukan
32:28mati
32:28mengapung
32:29di permukaan
32:30Kali
32:30Jaletreng
32:31hingga
32:31Sungai
32:31Cisadane
32:32warga
32:33diimbau
32:33agar
32:33menghindari
32:34kontak
32:34langsung
32:35dengan
32:35air
32:35sungai
32:36serta
32:36tidak
32:36mengkonsumsi
32:37ikan
32:38dari
32:38Sungai
32:38Cisadane
32:40ini akan
32:41menjadi
32:41pembelajaran
32:42untuk kita
32:43semua
32:43kas-kas yang
32:44akan muncul
32:44akan menjadi
32:45evolusi
32:46kita semua
32:46baik dari
32:47Kementerian
32:47Lingkungan
32:48Hidup
32:48maupun dari
32:49pemerintah
32:50kota
32:50pemerintah
32:51kabupaten
32:52gubernur
32:52dan
32:53kepolisian
32:53untuk melakukan
32:54pengetatan
32:54kembali
32:55terkait dengan
32:56persetujuan lingkungan
32:57yang telah
32:57kita berikan
32:58kepadanya
32:58undang-undang
33:00nomor 32
33:00tahun 2009
33:01tentang
33:02perlindungan
33:02dan pengelolaan
33:03lingkungan hidup
33:04telah mengatur
33:05sangsit gas
33:06bagi pihak yang
33:06lalai
33:07dan menakibatkan
33:08pencemaran lingkungan
33:09karena pasal
33:1099
33:10kelalaian yang
33:11menyebabkan
33:12pencemaran
33:13atau kerusakan
33:13lingkungan hidup
33:14terancam
33:15pidana maksimal
33:153 tahun penjara
33:16dan denda maksimal
33:183 miliar rupiah
33:19jika menimbulkan
33:20luka atau gangguan
33:21kesehatan
33:22ancaman meningkat
33:23hingga 6 tahun
33:24penjara
33:24dan jika
33:25menyebabkan
33:26luka berat
33:26atau kematian
33:27pidana mencapai
33:289 tahun penjara
33:29secara perdata
33:31pada pasal
33:3154 dan 87
33:33pelaku pencemaran
33:34wajib memulihkan
33:35fungsi lingkungan hidup
33:36sesuai dengan
33:37ketentuan peraturan
33:38pemerintah
33:38serta membayar
33:39ganti rugi
33:44setiap warga negara
33:46berhak
33:46atas ruang hidup
33:47yang aman
33:47lingkungan yang sehat
33:49adalah fondasi
33:49kehidupan
33:50yang tak boleh
33:51dikorbankan
33:52negara wajib
33:53hadir mengawasi
33:54dan memberi sanksi
33:55bukan sekedar
33:56aturan tanpa
33:57penegakan
33:57jika pencemaran
33:59terus berulang
33:59tanpa pemenahan
34:00yang hilang
34:01bukan hanya
34:02keseimbangan alam
34:02namun juga ekosistem
34:04kehidupan generasi
34:05di masa depan
34:08untuk pestisinya terbakar
34:10jumlahnya betul
34:1020 ton
34:11Pak Menteri
34:11ya
34:12ada tadi kita
34:1320 ton
34:14memang
34:15jenisnya
34:16sampai hari ini
34:17sedang
34:17dalam penyelidikan
34:19pihak kita
34:20maupun dari
34:21Poresta Tangerang Selatan
34:22kami harapkan
34:23sampai nanti
34:24penyelidikan
34:25dan pemantauan
34:26mutu airnya
34:27dapat kami
34:28kendalikan dengan baik
34:30kita sangat
34:31sarankan
34:31untuk
34:32masyarakat
34:33tidak mengkonsumsi
34:34dulu
34:34ikan di sepanjang
34:36sungai Cisadani
34:37saya ingin tanyakan
34:38soal
34:39siapa yang kemudian
34:40harus bertanggung jawab
34:41terkait dengan
34:41peristiwa ini
34:42Pak Menteri
34:42karena sebelumnya
34:43juga Pak Menteri
34:44menyebutkan
34:45bahwa akan melayangkan
34:46gugatan perdata
34:47ke PT Biotek
34:49Sarana Tama
34:50sebagai pengelola
34:51dari gudang
34:52penyimpanan bahan
34:52kimia pesticida
34:53kalau dihitung-hitung
34:54jumlah kerugiannya
34:55berapa Pak
34:56untuk pencemaran
34:57lingkungan ini
34:57volume pencemaran
34:59tadi
34:59kita akan masukkan
35:00angkanya
35:01sehingga kita
35:02proyeksikan
35:03secara penuh
35:04nanti ada
35:04biaya yang harus ditanggung
35:06jadi mulai dari
35:07penanganan kedaratan
35:08kemudian
35:09kerusakan lingkungan
35:10kemudian upaya
35:11pemulihan
35:12jangka panjang
35:12yang harus dilakukan
35:13termasuk
35:14kerugian lingkungan
35:15karena
35:16kejadian itu terjadi
35:17sehingga
35:18sedang dihitung
35:19dengan detil
35:20kemudian
35:20siapa yang harus
35:21bertanggung jawab
35:22maka
35:23berdasarkan
35:24pasal
35:2587
35:26dan
35:27pasal
35:2890
35:28undang-undang
35:29nomor 32
35:31tahun
35:312009
35:32tentang
35:33pelindungan
35:34dan pengelolaan
35:35lingkungan hidup
35:35maka
35:36setiap pencemar
35:37itu wajib
35:38membayar
35:39maka berdasarkan
35:40pasal tersebut
35:41maka tenan
35:42itulah yang
35:42kemudian harus
35:43bertanggung jawab
35:44PT Biotek Saranatama
35:45Biotek Saranatama
35:46tadi di awal
35:47sudah saya sebutkan
35:48bahwa tidak
35:48memiliki
35:49SOP kedaruratan
35:50kemudian
35:51tidak tersedihnya
35:52IPAL
35:52komunal
35:53ataupun IPAL
35:54apapun
35:54yang kemudian
35:55diproyeksikan
35:56pada saat terjadi
35:57kedaruratan
35:58mestinya harus ada
35:58jadi langkah-langkah
36:00antisipasi itu
36:01mestinya harus ada
36:01Biotek Saranatama
36:03itu tidak boleh
36:04dia ini Pak
36:04saya hanya
36:05korban begal
36:06enggak
36:06kamu tidak menyiapkan
36:07sarana
36:08kamu tidak melakukan
36:09pelatihan secara
36:11temporaris
36:12secara periodik
36:13nah
36:13kalau kata-kata itu
36:15tidak dilakukan
36:15maka dia
36:16boleh dikatakorikan
36:17sebagai sengaja
36:18melakukan pencemaran
36:19karena dia tidak
36:20mau
36:20tidak mau
36:20menyiapkan
36:21antisipasinya
36:22kemudian bagaimana
36:23tindak pidananya
36:24secara teknis
36:25kami sudah melakukan
36:27koordinasi dengan
36:28korwas
36:28koordinator pengawas
36:30penyidik bagian negeri
36:31sipil di dalam
36:33perlindungan
36:34pengalaman hidup
36:35yaitu
36:35Kapol Anupori
36:36jadi
36:37untuk penanganan
36:39tuntutan pidananya
36:40ini
36:41akan ditangani oleh
36:42Polresta Tangerang Selatan
36:44namun kita kawal
36:45saya izin tanyakan
36:46satu hal yang juga
36:47cukup menggaung
36:48ketika
36:49pencemaran lingkungan
36:50ini terjadi
36:50Pak betul
36:51bahwa pertama kali
36:52pencemaran lingkungan
36:53bermula dari
36:53kebakaran
36:54gudang penyimpanan
36:55bahan kimia pesticida
36:56milik PT Biotek
36:57Serana Tama
36:58yang berada
36:59di Taman Tekno
37:00BSD Serpong
37:01tetapi ada
37:02sejumlah pihak
37:02yang juga kemudian
37:03menilai
37:03pencemaran lingkungan
37:05ini terjadi
37:05menggambarkan
37:06kelalaian dari
37:08Kementerian Lingkungan
37:08Hidup Pak
37:09untuk kemudian
37:10mengawasi
37:10agar pencemaran
37:11ini tidak terjadi
37:12tanggapan Anda Pak Man
37:13terima kasih
37:14jadi
37:16pengawasan lingkungan
37:17hidup
37:17ini
37:17dilakukan
37:19secara berjenjang
37:20kewenangannya
37:20ada kongruen
37:21antara
37:22pemerintah
37:23Kabupaten
37:24pemerintah kota
37:25pemerintah provinsi
37:26dan pusat
37:27jadi
37:28ada
37:28segmen-segmen
37:30yang diawasi
37:30secara berjenjang
37:31untuk
37:32keawasan industri
37:33ini
37:34kewenangan
37:34pemberian
37:35persetujuan lingkungan
37:36ada di provinsi
37:37jadi
37:38setiap
37:39jabat
37:41pemberi
37:41izin
37:43itu dimintakan
37:44untuk mengawasi
37:45jadi memang
37:45ada pasal
37:47yang bisa dikenakan
37:47kepada kita semua
37:48kepada saya
37:49kepada Pak Bupati
37:51Wali Kota
37:51maupun Pak Gubernur
37:52ada jeda waktu
37:54cukup lama
37:55tidak adanya
37:56saling kontrol
37:57antara
37:57pemerintah pusat
37:58dan daerah
37:59sehingga
38:00terjadilah
38:01gap
38:01pengawasan
38:02yang cukup serius
38:03hari ini
38:03sampai hari ini
38:05unit kontrol
38:06yang ada
38:06di unit usaha
38:07ini kita
38:08hanya memiliki
38:10tenaga kontrol
38:11pengawasan lingkungan
38:12hanya 3000
38:13itu mulai dari
38:14Kabupaten Kota
38:15sampai di
38:16LH
38:16di Jakarta
38:17sementara
38:18unit usaha
38:19yang ada
38:20di
38:21nasional kita
38:22berdasarkan
38:23database
38:23persen lingkungan kita
38:25mencapai
38:255,5 juta
38:26unit usaha
38:275,5 juta
38:28dan pengawasnya
38:293000
38:29dan itu juga
38:31diperparah
38:31sistem
38:32kontrolnya
38:33belum terbangun
38:34sehingga inilah
38:34yang menjadi
38:35gap cukup serius
38:36sementara
38:37pencemaran
38:38dan kerusakan lingkungan
38:39dilakukan
38:39terjadi alat
38:40atas dua hal
38:41yaitu
38:42point source
38:42oleh unit-unit usaha
38:43yang mendapat
38:44persetujuan lingkungan
38:45dan non-point source
38:47oleh komunal-komunal
38:48masyarakat
38:48ini sama-sama besarnya
38:55apabila
38:56tadi seperti
38:57ikan itu
38:58dikonsumsi oleh
38:59masyarakat
39:00secara langsung
39:00maka itu juga
39:02bisa berdampak
39:03terhadap
39:03kesehatan
39:04artinya ketika
39:06sungai tercemar
39:07itu bahwa
39:08dapat menimbulkan
39:09gangguan
39:10kesehatan kronis
39:11bagi manusia
39:11ya betul
39:37terus saya berada
39:38di kawasan
39:38Serpong
39:40Tangerang Selatan
39:42Provinsi Banten
39:44dan saya berada
39:44persis
39:45di depan dari
39:46sungai
39:48Jalai Treng
39:49yang menjadi
39:49awal mula
39:50dari proses
39:52tercemarnya
39:53sungai
39:53di Jalai Treng
39:55hingga puluhan
39:55kilometer
39:56ke sungai
39:57seadanya akibat
39:58kebakaran yang terjadi
39:59salah satu gudang
40:00yang menyimpan
40:01bahan kimia
40:02pesticida
40:03benarkah ada
40:04ancaman
40:05kesehatan kronis
40:06akibat dari
40:07pistewa ini
40:08saya akan tanyakan langsung
40:09kepada Profesor
40:10Ignasius Utapa
40:11peneliti ahli utama
40:12bidang teknik lingkungan
40:13dari pusat riset
40:15limnologi dan sumber daya
40:16air
40:16terima kasih
40:17Prof
40:18Ignas
40:19atas waktunya
40:19Prof saya ingin tanyakan
40:21ketika
40:21sungai tercemar
40:23apa sesungguhnya
40:24dampak real
40:25yang kemudian bisa timbul
40:26akibat
40:27pencemaran ini
40:28ya terima kasih
40:29mas
40:29dipot
40:30prinsipnya
40:31oleh karena
40:32kasus ini
40:33pencemaran
40:35yang
40:35jumlah
40:36atau volume-nya
40:37cukup besar
40:38dalam waktu yang singkat
40:39tentu saja ini akan
40:40berdampak kepada
40:41banyak hal
40:42satu tentu saja
40:43terhadap
40:44biota perairan
40:45jadi
40:46ini bahkan
40:47bisa melampaui
40:48toksisitas akut
40:49artinya
40:50bahan pencemar ini
40:52bisa
40:52mematikan
40:53mematikan
40:55dan buktinya
40:55ikan-ikan
40:56pada mati
40:57dalam jumlah yang
40:59banyak
41:00masal
41:01begitu ya
41:01tapi juga
41:02rantai
41:03makanan
41:04makanan dari
41:05biota
41:06tahap berikutnya
41:07apabila
41:08tadi seperti
41:09ikan itu
41:10dikonsumsi oleh
41:11masyarakat secara langsung
41:13maka itu juga
41:14bisa berdampak
41:15terhadap
41:15kesehatan
41:16karena
41:17bahan pencemaran tadi
41:19pesticida
41:20itu bisa terakumulasi
41:22di dalam tubuh ikan
41:22apalagi dalam
41:24jangka panjang
41:25jumlah konsentrasinya
41:27tinggi
41:28maka itu akan
41:29bisa
41:30diam di dalam tubuh ikan
41:32dan pada gilirannya
41:34apabila ikan tadi
41:35dimakan oleh
41:37masyarakat
41:38maka itu
41:38akan
41:39berdampak
41:41kepada kesehatannya
41:42artinya ketika
41:43sungai tercemar
41:45oleh bahan kimia
41:46dalam hal ini adalah
41:46pesticida
41:47betul bahwa dapat
41:48menimbulkan
41:49gangguan kesehatan kronis
41:51bagi manusia
41:51ya betul
41:52betul
41:53baik mungkin
41:54terhirup
41:55terkonsumsi secara langsung
41:56maupun
41:57dalam siklus
41:59misalnya
41:59oleh karena dia makan
42:00seperti ikan
42:02yang terpapar
42:02jadi bisa langsung
42:04maupun tidak langsung
42:05itu penyakit apa
42:06yang mungkin timbul
42:07terhadap manusia
42:08jika
42:08mengkonsumsi
42:09ataupun menghirup
42:10dari
42:11bahan kimia ini
42:12ya apabila itu
42:14di
42:15konsumsi
42:16atau terhirup secara langsung
42:17ya mungkin akan
42:18berdampak langsung
42:19misalnya
42:19mual, pusing
42:20dan sebagainya
42:21itu langsung
42:22kalau itu langsung
42:23apalagi kalau
42:24dikonsumsi secara
42:25berkelanjutan
42:26terakumulasi
42:27ya mungkin
42:27pada gilirannya
42:29akan berdampak
42:30kepada organ-organ
42:31tubuh manusia
42:32oke boleh kita
42:33lebih lihat
42:35lebih dekat ya prof ya
42:36oke saya akan
42:36ajak prof ikna
42:37saudara untuk melihat
42:38secara lebih dekat
42:39aliran sungai
42:40jalat reng yang
42:42terkontaminasi
42:43ataupun tercemar
42:44dari residu kimia
42:46akibat
42:47kebakaran yang terjadi
42:48di salah satu
42:48gudang
42:49di kawasan
42:51bsd serpong
42:52saya ingin tunjukkan
42:54prof
42:54bahwa ini
42:55aliran
42:56sungai jalat reng
42:57bisa ditunjukkan
42:58mungkin
42:58secara kasat mata
43:00ini seperti
43:00aliran sungai biasa
43:01berwarna coklat
43:02dan tidak menimbulkan
43:04aroma saat ini
43:05ya prof ya
43:05apakah kemudian
43:07tampilan fisik
43:07dari aliran sungai
43:08yang seperti ini
43:10dengan mudah
43:11disimpulkan
43:12sudah tidak tercemar
43:13atau mungkin
43:15menyembunyikan
43:15hal-hal lain
43:16dibaliknya prof
43:17yang harus dipastikan
43:19secara kasat mata
43:20kita terbatas
43:21ada yang bisa
43:23mungkin
43:23air seperti ini
43:24kondisinya
43:25air yang
43:25mungkin dalam
43:27batas-batas tertentu
43:28masih wajar
43:29air ini
43:30menunjukkan bahwa
43:31ada sedimen
43:32yang perlu dipastikan
43:34adalah
43:34ada
43:35senyawa-senyawa
43:36yang ada di dalam air
43:37yang memang tidak bisa
43:38kita lihat secara kasat mata
43:40dan itu harus diuji
43:40dan itu yang harus
43:41diuji di laboratorium
43:42untuk memastikan
43:44apakah air
43:45seperti ini itu
43:46sehat atau tidak
43:47butuh waktu
43:48berapa lama
43:49untuk kemudian
43:50mengembalikan
43:50kondisi sungai
43:52jalat ring
43:53dan juga
43:53susah dani
43:53seperti semula
43:54ya itu
43:54tidak mudah
43:55untuk dijawab
43:56tetapi
43:56mungkin dari pengalaman
43:58selama ini
43:58ya butuh
43:59waktu
44:00mungkin beberapa bulan
44:02bahkan bisa tahunan
44:03tergantung dari
44:04dinamika yang ada
44:05beberapa bulan
44:06bisa tahunan
44:06ya bisa
44:07karena itu tadi
44:08karena sifatnya
44:09kan cukup stabil
44:10sehingga ini
44:11kemudian dia mungkin
44:12bisa ada di dalam
44:13sedimen
44:13ya
44:14di alam kan
44:15dia bisa kemana saja
44:16apa yang harus
44:17menjadi fokus pemerintah
44:18untuk meminimalisir
44:20dampak yang mungkin saja
44:21dialami oleh
44:22masyarakat kita
44:22pertama itu
44:24penguatan
44:25pengawasan
44:25pemantauan
44:26dan penegakan
44:28hukum
44:28gitu
44:29artinya
44:30bahwa sungai ini
44:31apalagi sungai besar
44:33itu kan dipakai
44:34oleh banyak pihak
44:34baik mungkin
44:36masyarakat
44:36industri
44:37home industry
44:38macam-macam
44:39kemudian yang kedua
44:41monitoring
44:42monitoring
44:43pemantauan yang mungkin
44:45lebih rutin
44:46terhadap
44:47itu tadi
44:48titik-titik yang
44:49dianggap
44:49berpotensi
44:51terjadinya
44:52pencemaran
44:53itu
44:53lebih
44:54intensif lah
44:56gitu ya
44:56lebih berkala
44:57kemudian mungkin
44:59juga membangun
45:00early warning system
45:01jangan lupa
45:01yang mungkin
45:02apabila terjadi sesuatu
45:04supaya cepat
45:05diatasi
45:05atau cepat bertindak
45:06atau cepat
45:07dilokalisir
45:08kemudian
45:10kemudian yang
45:11selanjutnya ya
45:12mungkin termasuk
45:13teman-teman PDAM
45:14ada buffer
45:15ya karena apalagi
45:16nih teman-teman PDAM
45:17selama ini kan
45:18menggunakan air permukaan
45:19sebagai air baku
45:21sungai
45:22bisa danau
45:23bisa situ
45:23tapi khususnya
45:24yang sungai
45:25yang lebih
45:26dinabis gitu ya
45:26lebih
45:27mungkin pengaruhnya
45:28panjang
45:30gitu lah
45:30itu
45:30barangkali perlu
45:31ada buffer
45:32gitu ya
45:33kita bersama-sama
45:35supaya yang penting
45:36masyarakat bisa terlindungi
45:37tidak terdampak
45:39akibat
45:41dalam tanda kutip
45:42bencana ini
Komentar