Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 jam yang lalu
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/02/23/111439/kasat-narkoba-diduga-terima-uang-setoran-rp13-juta-tiap-pekan-dari-bandar-narkoba-di-toraja-utara

Kasus dugaan setoran dana narkoba yang menyeret oknum aparat di Toraja Utara menjadi sorotan publik. Kepala Satuan Narkoba dan Kepala Unit Narkoba Polres setempat diduga menerima uang hingga Rp13 juta per pekan dari seorang bandar sabu agar aktivitas peredaran tetap berjalan aman. Dugaan ini mencuat setelah pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti sekitar 100 gram sabu dan penangkapan empat tersangka di Rantepao.

Pengakuan salah satu pelaku soal aliran dana tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bidang Propam Polda Sulawesi Selatan. Dua personel yang diperiksa telah ditempatkan dalam penempatan khusus untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut. Proses pendalaman kini masih berlangsung untuk menelusuri dugaan aliran dana dan peran masing-masing oknum.

Bagaimana kronologi lengkap kasus ini? Sejauh mana perkembangan pemeriksaannya? Simak laporan selengkapnya dalam video berikut.

Creative/Video Editor: Anura/Vanya
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Kasat narkoba Toraja Utara diduga kantongi 13 juta rupiah per minggu dari bandar narkoba.
00:06Kasus dugaan keterlibatan aparat dalam jaringan peredara narkoba mencuat di Toraja Utara.
00:12Kepala Satuan Narkoba Polreset 4 bersama Kepala Unit Narkoba diduga menerima uang setoran rutin dari seorang bandar sabu.
00:21Dugaan ini mencuat setelah pengungkapan kasus narkotika di wilayah tersebut.
00:26Pengungkapan dilakukan di wilayah Rantepal dengan barang bukti sabu seberat sekitar 100 gram dan penangkapan 4 orang tersangka.
00:34Salah satu pelaku mengaku telah menyetor uang sebesar 13 juta rupiah setiap pekan sejak September 2025 kepada dua oknum polisi
00:43agar aktivitas peredara narkoba yang dijalankannya tetap aman.
00:47Menindaklanjuti pengakuan tersebut, bidang profesi dan pengamanan Polda Sulawesi Selatan langsung melakukan pemeriksaan terhadap dua personel berinisial AKTAE selaku kasat
00:59narkoba dan I2N selaku kanit narkoba.
01:03Keduanya telah ditempatkan dalam penempatan khusus untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
01:09Kepala Bidang Propang Polda Sulawesi Zulham Effendi menyatakan proses penyelidikan masih berjalan guna mendalami dugaan aliran dana dan peran masing
01:19-masing oknum.
01:20Sementara itu pihak kepolisian menegaskan keduanya masih berstatus terperiksa dan belum ditetapkan sebagai tersangka.
01:28Sembari menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
01:37Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan