Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/02/20/152512/dino-patti-djalal-ingatkan-pemerintah-realistis-di-bop-soroti-risiko-stagnan

Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal mengingatkan pemerintah agar tidak terjebak euforia dalam keterlibatan Indonesia di Board of Peace (BoP). Ia menilai forum tersebut masih rapuh dan penuh potensi benturan kepentingan antarnegara anggota.

Sorotan tajam diarahkan pada dominasi Presiden AS Donald Trump dan peran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang dinilai memiliki visi berbeda dan berisiko membuat BoP stagnan bahkan ambruk. Situasi Gaza pun disebut menjadi ujian empati dan konsistensi forum tersebut.

Meski BoP telah menggelar pertemuan perdana di Washington DC, Dino mengingatkan agar Indonesia realistis membaca peta kekuatan global. Harapan boleh tinggi, tapi kalkulasi tetap harus matang.

Creative/Video Editor: Susi/Vanya
#BoP #Dino Pati #Presiden #Gaza
==================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram: https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Ingatkan pemerintah realistis di BOP, Dino Patijalal soroti risiko stagnan.
00:04Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patijalal mengingatkan pemerintah agar bersikap realistis terhadap peran Indonesia dalam World of Peace.
00:12Pernyataan itu disampaikan melalui akun X atau Twitter pribadinya pada Jumat 20 Februari 2026, menyusul dinamika awal pembentukan forum tersebut.
00:21Menurut Dino, terdapat risiko BOP menjadi stagnan bahkan ambruk karena perbedaan kepentingan dan visi antar negara anggota,
00:28termasuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
00:34Ia menilai dominasi peran Amerika Serikat serta minimnya empati terhadap situasi Gaza menjadi tantangan serius bagi keberlanjutan forum tersebut.
00:42BOP sendiri telah menggelar pertemuan perdana di Washington pada Kamis 19 Februari.
00:47Namun, Dino menekankan pemerintah perlu memperhentungkan berbagai kemungkinan ke depan
00:52dan menyedari keterbatasan peran Indonesia dalam forum tersebut agar tidak terjubat.
00:56Dalam ekspetasi yang terlalu tinggi.
Komentar

Dianjurkan