00:00Pemerintah tarif Trump ke produk RI masih berpeluang direvisi.
00:04Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa besaran tarif perdagangan yang ditetapkan Amerika Serikat masih berpeluang berubah.
00:10Meski kesepakatan awal sudah ditekan kedua negara, hal ini disampaikan menyusul dinamika kebijakan tarif di Amerika Serikat yang masih berkembang.
00:19Jurubicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Hario Limanseto, menyebut perjanjian tarif resi prokal Indonesia Amerika Serikat yang disahkan pada 19 Februari
00:30lalu belum otomatis berlaku
00:31karena masing-masing negara masih harus meruntaskan proses administrasi dan ratifikasi.
00:37Selama proses tersebut belum rampung, ruang pembicaraan lanjutan masih terbuka.
00:41Indonesia juga memilih untuk terus memantau perkembangan kebijakan di Washington sebelum mengambil langkah final.
00:48Dalam kesepakatan sebelumnya, Amerika Serikat memang memberikan penurunan tarif bagi sejumlah produk Indonesia.
00:55Namun, pemerintah menegaskan implementasi penuh tetap bergantung pada proses formal di kedua negara.
01:02Hario menambahkan komunikasi bilateral akan terus dilakukan, guna memastikan kepentingan nasional tetap terlindungi.
01:09Pemerintah juga menekankan pendekatan diplomasi akan menjadi jalur utama dalam menyikapi perubahan kebijakan tarif dari negeri Paman Saab.
01:19Dengan situasi yang masih dinamis, pemerintah meminta pelaku usaha tidak terburu-buru mengambil keputusan.
01:25Evaluasi dan negosiasi akan terus berjalan seiring perkembangan kebijakan perdagangan global.
Komentar