Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BALI, KOMPAS.TV - Normalisasi aliran sungai di kawasan Kuta, Bali, kembali dipercepat. Pemkab Badung, Bali, juga akan mengoptimalkan fungsi drainase demi menjaga keamanan kawasan pariwisata.

Upaya mitigasi banjir di kawasan wisata Kuta dipercepat. Pemkab Badung melalui Dinas PUPR melakukan normalisasi Sungai Tukad Mati dengan fokus pengerukan sedimentasi yang selama ini menghambat aliran air.

Sungai Tukad Mati yang membentang dari Kuta Utara hingga Kuta Selatan memiliki luas DAS 39,43 km2 dengan panjang 22,49 km. Saat curah hujan tinggi ditambah air rob di muara sungai ini kerap meluap dan menyebabkan genangan hingga 2 meter selama 4 sampai 6 jam.

Normalisasi difokuskan di titik krusial sebelah selatan Jembatan Patih Jelantik dekat Central Parkir Kuta yang menjadi penyebab perlambatan aliran.

Pemkab Badung juga mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat normalisasi. Di antaranya excavator amphibi dan excavator spider yang diturunkan langsung ke titik pengerukan sedimentasi di sepanjang alur Tukad Mati.

Dengan langkah ini diharapkan risiko banjir di kawasan wisata Kuta dapat ditekan dan aktivitas pariwisata tetap aman saat musim hujan.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Pembaruan Data Nasional, Lebih dari 31 Ribu Peserta BPJS PBI di Jember Dinonaktifkan di https://www.kompas.tv/regional/652399/pembaruan-data-nasional-lebih-dari-31-ribu-peserta-bpjs-pbi-di-jember-dinonaktifkan

#kuta #normalisasisungai #mitigasi #banjir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652401/upaya-mitigasi-banjir-pemkab-badung-percepat-normalisasi-sungai-di-kawasan-kuta-bali
Transkrip
00:02Intro
00:02Saudara kami ajak Anda melihat informasi dari Pulau Dewata
00:06Normalisasi aliran sungai di kawasan Kuta Bali kembali dipercepat
00:10Pemkat Badung Bali juga akan mengoptimalkan fungsi dry nase
00:14Demi menjaga keamanan kawasan pariwisata
00:19Upaya mitigasi banjir di kawasan wisata Kuta dipercepat
00:23Pemkat Badung melalui Dinas PUPR melakukan normalisasi tukad mati
00:27Dengan fokus pengerukan sedimentasi yang selama ini menghambat aliran air
00:32Tukad mati yang membentang dari Kuta Utara hingga Kuta Selatan
00:35Memiliki luas das 39,43 km persegi dengan panjang 22,49 km
00:43Saat curah hujan tinggi ditambah aerob di muara sungai ini
00:46Kerap meluap dan menyebabkan genangan hingga 2 meter selama 4 sampai 6 jam
00:52Normalisasi difokuskan di titik krusial sebelah selatan Jembatan Pati Jelantik
00:56Dekat Sentral Parkir Kuta yang menjadi penyebab perlambatan aliran
01:00Kami tidak ada target Bu ya
01:02Karena dari kapannya kita mulai sudah start di bulan Desember Bu
01:07Jadi kebetulan di sini tidak ada target
01:12Karena kami tidak bisa mengukur kapasitas
01:15Sepertinya sekarang kemarin ini sudah bersih dari sedimentasi
01:19Sekarang lagi ada sedimentasi kita selesaikan dulu
01:22Jadi memang diintrusikan untuk posisi alat berat berupa spider dan amphibie harus standby di tukad mati
01:32Kalau kemarin posisinya kita ada posisi 8 titik
01:37Dengan panjangnya kemarin identifikasi ya Bu ya
01:40Ada di posisi 3 kiloan
01:43Pemka Badung juga mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat normalisasi
01:47Di antaranya ekskavator amphibie dan ekskavator spider
01:51Yang diturunkan langsung ke titik pengerukan sedimentasi di sepanjang alur tukad mati
01:56Dengan langkah ini diharapkan resiko banjir di kawasan wisata kota
02:00Dapat ditekan dan aktivitas pariwisata tetap aman saat pusing hujan
02:04Putu Farah, Jipa Enam Putra, Kompas TV, Badung Bali
Komentar

Dianjurkan