00:00Intro
00:06Terima kasih Anda masih bersama kami di Kompas Petang saya Sintia Rompas
00:10Saudara seorang pria tega mencuri uang nenek penjual nasi uduk di kota Bekasi
00:15Sebelum mencuri pelaku sempat pura-pura menjadi pembeli
00:25Pria ini sempat pura-pura memesan nasi uduk kepada nenek penjual
00:29Saat nenek sibuk menyiapkan pesanan nasi uduk, pencuri langsung mengamati sekitar mencari tempat nenek menyimpan uang hasil jualan
00:38Setelah merasa aman, ia langsung mengambil uang jualan nenek yang disimpan di dalam kaleng
00:43Pelaku langsung melarikan diri setelah mendapat uang jualan
01:09Lagi nyiapin yang empat pesanan ini, ya sudah memperhatikan sekililingnya
01:14Entah sudah dipelajarin, langsung matanya tertuju kepada kaleng kongkol
01:19Tempat duit, sekarang ini sekitaran 1 jutaan Pak
01:22Oh 1 juta ya, lumayan juga ya Pak ya?
01:24Lumayan juga
01:25Ya kita sih tahunya karena dia histeris teriak, karena mungkin dia merasa sedih gitu
01:33Nenek Atnah menyebut uang yang dicuri pelaku sejumlah 700 ribu rupiah
01:37Uang tersebut merupakan uang modal dirinya berjualan nasi uduk
01:41Nenek Atnah juga mengaku belum pernah melihat pelaku sebelumnya
01:46Pasca pencurian, Nenek Atnah belum berjualan kembali nasi uduk karena trauma
01:54Uangnya, uang hilang sempat sedikit, cuma ada 700 ribu rupiah
01:58Itu hasil jualan berarti?
02:00Iya, uang di jualan sama uang apa namanya itu
02:03Modalnya, modal sama-modalnya sama dagang itu
02:07Modalnya dapet gope, modalnya selot
02:11Dagangan banyak
02:13Malam itunya, malam kelasannya, terus malam itunya malam habis maghrib aku udah diajak
02:18Kira-kira, kenal nggak? Nggak kenal, orangnya sering jajan, nggak kenal, nggak pernah, baru ada di jajan
02:26Wali Kota Bekasi, Tri Ardiyanto, sempat mengunjungi rumah Nenek Atnah pasca uang hasil jualan nasi uduk yang dicuri
02:34Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan bantuan agar Nenek Atnah bisa berjualan kembali
02:39Namun, kepada Wali Kota Bekasi, Nenek Atnah mengaku masih trauma atas peristiwa tersebut
02:51Nenek Atnah penjual nasi uduk di Bekasi menjadi korban pencurian oleh seorang pria yang berpura-pura menjadi pembeli
02:57Sempat mengaku trauma, Nenek Atnah mengikhlaskan uang modalnya sebesar 700 ribu rupiah yang raib oleh pencuri
03:05Kita bergabung melalui sambungan Zoom dengan Nenek Atnah
03:10Assalamualaikum Ibu Atnah yang juga didampingi oleh Ibu Siti, adik dari Ibu Atnah
03:15Ibu Atnah bagaimana kabarnya sore hari ini Ibu?
03:20Waalaikumsalam Ibu Atnah, Alhamdulillah udah agak tenang, udah lebih tenang lagi gitu
03:28Karena memang beliau juga menganggap itu sebagai musibah, jadi mereka alhamdulillah dia udah lebih tenang
03:36Sebelumnya kami juga ingin mengungkapkan rasa keprihatinan kami atas apa yang terjadi terhadap Ibu Atnah
03:43Ibu Atnah, kalau saat ini Ibu sempat melaporkan peristiwa yang terjadi tidak?
03:51Kita sempat melaporkan, kemarin juga pas malam setelah kejadian itu ada pihak dari RT, RW, POSEX, Limnas, dan Buster sekalipun
04:03Semua mendatangi Ibu Atnah dan menanyakan bagaimana kejadiannya, kronologinya seperti apa
04:10Ibu Atnah pun menceritakan dan kadang mungkin Ibu Atnah pun karena kondisinya udah tua dan mereka Ibu Atnah juga ada
04:17sedikit pendengarannya
04:20Terganggu, jadi mengikhlaskan aja gitu ketika beliau mendapat musibah yaudah, udah capek, dia juga udah lelah, yaudah ikhlas, hidup, gak
04:30apa-apa katanya gitu
04:32Mungkin saya bisa berbicara langsung dengan Ibu Atnah, Ibu Atnah sendiri saat ini Ibu Atnah, akankah berjualan kembali mungkin?
04:45Boleh diberikan ke Ibu Atnah, silahkan Ibu
04:48Mau jualan lagi? Mau jualan lagi? Mau jualan apa? Jualan Mas Budok mau lagi?
04:55Mau, oke jualan lagi, sebenarnya terus saya puasa, entah kadang puasa, ya hari, oke jualan lagi
05:04Ini lagi berapa, aku lagi banyak, ntar jualan lagi, kalau udah gak ada, Bek
05:10Ibu Atnah sendiri berjualan sudah berapa lama ya, Bu?
05:15Sudah berapa lama jualan?
05:17Nah, udah, udah 3 tahun ada, 3 tahun ada, terus saya kontraknya pindah, ya ke belak tinggi, tapi terus baru
05:28jalan ke pindahan ini baru jalan 4 bulan
05:324 bulan jalan, terus, nah kayaklah tiba-tiba ada buat orang jahat, yaudah
05:40Ibu, meski Ibu sekarang sudah mengikhlaskan apa yang terjadi, tapi Ibu Atnah sendiri sempat tidak melihat ataupun mengenali pelaku pencurian
05:51Kenal gak sama orangnya yang?
05:53Enggak, udah kenal, ya soalnya jarang jajat, terus tadi udah belak-balik aja, aku juga enggak disangka, tiba-tiba dia
06:03minta nasi
06:04Terus aku bungkusin, baru dapet dua, tiba-tiba kabur, nah terus aku nengok ke belakang tempat kalengnya di belakang, aku
06:14juga enggak tahu
06:15Belakang, dapet dua, terus kabur, baru aku bisa nengok
06:19Saat pelaku melarikan diri tanpa membawa nasi pesanannya, Ibu Atnah mengetahui atau menyadari uangnya ikut di bawah, pas kapan Bu
06:30Atnah?
06:32Pas kapan duitnya diambil?
06:36Berapa?
06:37Udah tahu duitnya diambil itu pas kapan?
06:40Iya, pas kapan.
06:41Udah lama ya?
06:42Iya, berapa langsungnya?
06:44Ya, baru dapet uang uang, terus dia langsung kabur, langsung kabur, bawa uang kayak sekitar 10 menit ya, 10 menit
06:56kejadian baru engeh kalau uangnya diambil
07:00Bu Siti, sehari itu biasanya Ibu Atnah berjualan dari jam berapa hingga pukul berapa Ibu?
07:08Kalau sehari-hari biasanya berjualan dari jam 5, jam 5 pagi, dini hari sampai jam 8, setengah 9 kurang lebih
07:17Jadi karena jualan tergantung tergantung habisnya, kadang habisnya jam 8, kadang jam 9 atau setengah 9 baru habis
07:27Biasanya modal yang dibutuhkan berapa dan keuntungan yang diperoleh berapa oleh Ibu Atnah?
07:32Untuk modal biasanya kadang 500 ribu, 400 ribu, keuntungan itu tergantung dari banyaknya yang dijual
07:45Nah dari keuntungan yang 100 atau 150 nanti disisikan tuh buat bayar kontrakan, terus disisikan lagi buat bayar listrik yang
07:55di rumah
07:56Jadi disisikan lagi buat sedikit-sedikit kebutuhan kalau ada yang mendadang
08:03Bu Siti, ini kan polisi terus berupaya untuk mengungkap siapa pelaku pencurian
08:09Jika nanti pelakunya tertangkap, apa sekiranya yang akan disampaikan Ibu Atnah?
08:17Atau apa yang akan dilakukan Ibu Atnah?
08:23Kalau malingnya ditangkap, mau diapain?
08:26Kalau maling ditangkap, mau diapain?
08:28Mau diapain, udah, gak diapain
08:30Teman-teman aku pengen tanya kalau tau orangnya gitu
08:33Siapa? Aku pengen nanya, dia mau beli jahat, pora-pora udah beli nasi
08:41Gak diapain, kita hanya ajak kenapa katanya
08:44Baik, artinya memang ikhlaskan
08:46Dan Ibu Atnah kalau boleh tau, untuk persiapan masak nasi uduk ini mulai dari jam berapa Bu siap-siapnya?
08:54Jam berapa? Masaknya dari jam berapa?
08:57Masak nasi uduk?
08:59Banyak, cuma
09:00Dari jam berapa? Cuman 2 liter
09:02Dari jam berapa?
09:03Dari jam masaknya
09:05Dari jam setengah satu aku masak
09:09Terus jam setengah lima aku kelar tuh
09:12Baru jalan, ngangkut-ngangkutin
09:16Dari jam satu malam
09:18Jadi dari jam satu dini hari Ibu sudah bangun untuk masak dan juga mempersiapkan
09:24Ini sendiri menyiapkannya Bu Atnah?
09:27Iya, sendiri-sendiri karena memang tinggalnya juga sendiri di rumah
09:31Oh tinggalnya sendiri?
09:33Iya, sendiri di rumah
09:35Kebetulan nenek juga janda kan
09:37Janda, terus anaknya juga udah pada berkeluarga
09:40Masing-masing punya kegiatan juga
09:43Ada yang jualan nasi uduk juga
09:45Terus anak yang satu juga jauh di daerah Pancoran
09:48Ngikutin suaminya
09:50Jadi bener-bener sendiri di rumah
09:52Jadi kalau sehari-hari masak mulai jam satu pagi
09:55Berjualan, dilanjutkan dengan berjualan
09:58Dari jam lima hingga siang hari
10:01Biasanya kegiatan dari Ibu Atnah selain itu apa aja Bu?
10:06Nenek juga punya keahlian ngurut sih
10:08Dia punya ngurut, bisa ngurut ya bayi
10:11Cuman karena mungkin udah capek jualan
10:13Ngurut itu udah mulai agak berkurang
10:16Kecuali kalau ada yang penting banget
10:18Baru nenek juga bisa ngurut
10:20Cuman memang dari dulu berjualan itu
10:23Dari nenek itu udah sekitar hampir 30 tahun jualan
10:26Memang dia untuk ininya jualan
10:29Tapi kalau keluarga sendiri tinggalnya berdekatan
10:32Dengan lokasi Ibu Atnah atau gimana nih Ibu Siti?
10:36Kalau untuk rumahnya Ibu Atnah kita dekatan
10:39Tapi lokasi kejadian itu jauh
10:42Kita jauh
10:45Tadi kan wali kota juga tiba
10:48Dan juga bertemu dengan Ibu Atnah
10:51Apa yang disampaikan oleh wali kota?
10:55Untuk wali kota menyampaikan
10:57Agar nenek ini lebih sabar lagi
11:00Tenang, tetap semangat untuk berjualan
11:04Bahkan wali kota pun menjanjikan
11:07Nanti akan diberikan etalase
11:09Untuk jualan nenek agar lebih aman lagi
11:13Tetap hati-hati dan tetap semangat sih
11:15Untuk nenek berjualan
11:17Oke, mungkin saya mau tanyakan langsung ke Ibu Atnah
11:20Setelah mendapatkan support dari wali kota
11:23Dan juga mendapatkan support dari warga
11:26Kapan kira-kira Ibu Atnah
11:28Mau memberanikan diri untuk kembali berjualan?
11:33Mau mulai jualan?
11:35Kapan?
11:36Jualannya mau mulai kapan?
11:38Mulai
11:39Entah kapan
11:40Entah hari Sabtu jualan mulai lagi
11:42Udah berani ya
11:45Pagi ini
11:46Saya yang sore
11:46Sore kira-kira jam 3 baru keluar
11:50Jam 1 masak
11:52Tapi gak masak
11:53Masih maksudnya
11:54Bikin kolok
11:56Terus bikin lotong isi
11:58Udah
11:59Gak banyak
11:59Kalau bulan potang gak banyak
12:01Oke
12:02Bu Atnah
12:03Berarti sekarang nanti setelah
12:06Ini hari Sabtu jualan untuk hidangan
12:09Saur dan juga berbuka ya Bu ya?
12:11Paling sih berbuka puasa aja
12:13Kalau sahur enggak
12:15Bu Atnah
12:17Ini kan berjualan di rumah ya
12:19Betul ya
12:19Ini untuk Ibu Atnah
12:21Yang memang tinggal di lokasi itu ya
12:22Akan berpindah lokasi atau gimana
12:25Rencananya?
12:27Kalau untuk jualannya itu
12:29Dia ngontrak
12:30Ngontrak di rumah saudara
12:32Oke
12:33Kalau untuk berjualannya dia ngontrak
12:37Dan mungkin karena memang tempatnya udah nyaman disitu
12:40Ada kemungkinan tetap juga berjualan disitu
12:43Cuma nanti untuk lebih hati-hati aja
12:45Lebih ditingkatkan lagi hati-hatinya
12:48Waspadanya
12:49Mungkin nanti kita bisa bantu dengan
12:51Saudara-saudara yang lain
12:54Biar mengawasi Ibu Atnah
12:55Oke
12:56Baik
12:57Mudah-mudahan Ibu Atnah bisa kembali berjualan
13:00Dan juga memberanikan diri
13:02Dan support dari kita semua
13:03Karena di usia Ibu Atnah
13:06Ini juga masih tetap bersemangat
13:07Untuk mencari rezeki
13:09Terima kasih sekali lagi
13:10Ibu Atnah dan juga Ibu Siti
13:12Terima kasih sudah berbagi
13:14Terima kasih banyak
13:15Terima kasih
13:16Alhamdulillah
13:20Baik
13:21Tetap semangat ya Bu Atnah ya
13:23Terima kasih Ibu
13:24Terima kasih
Komentar