00:04Intro
00:11Hampir 3 bulan pasca bencana longsor dan banjir bandang menerjang Sumatera,
00:15banyak warga belum dapat merasakan kembali kehidupan normal.
00:19Bahkan memasuki Ramadan, masih banyak yang berjuang membersihkan rumah mereka dari lumpur sisa banjir bandang.
00:26Salah satu warga desa Menasah, Pidijaya Aceh Muhammad Nur, mengaku hampir setiap hari berupaya membersihkan rumahnya dari sisa lumpur.
00:36Ia berharap dirinya bersama keluarga bisa menjalankan ibadah puasa, berbuka dan sahur bersama keluarga di rumah miliknya.
00:44Dan berharap ada bantuan dari pemerintah untuk membersihkan sisa lumpur banjir bandang tahun lalu.
00:51Puasa ini gak bisa buka puasa di rumah nih banget sama keluarga.
00:55Gak bisa, di barak lah buka puasa bersama.
01:01Kangen gak bang bisa buka puasa keluarga di rumah bang sama bini sama anak?
01:04Kangen lah, apa gak kangen kayak gini.
01:08Tidur bareng ya kah sama-sama di rumah.
01:12Sahur bang ya?
01:13Ya.
01:15Ini tempat tidur pun anak-anak tidur di Menasah.
01:19Aku di barak sama bini.
01:23Hingga saat ini masih ada warga korban bencana banjir dan longsor Sumatera yang tinggal di tenda pengungsian.
01:30Hampir tiga bulan, Zuraida bersama suami dan tiga orang anaknya menempati tenda pengungsian di Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamyang.
01:37Tidak ada persiapan khusus untuk memasuki bulan Ramadhan.
01:42Zuraida hanya mempersiapkan masakan daging sapi yang diperoleh dari bantuan pemerintah untuk tradisi megang.
01:49Kondisi yang sama juga dialami warga korban banjir bandang di desa Sukajadi, Kecamatan Karangbaru lainnya.
01:55Di daerah ini masih banyak warga yang bertahan di tenda karena belum tersedianya hunian sementara atau huntara.
02:29Kecamatan Karangbaru
02:36Warga-warga yang masih di daerah pengungsian berharap di bulan Ramadhan mereka bisa segera tinggal di hunian sementara atau hunian
02:43tetap yang dibangun pemerintah.
02:46Salah seorang pengungsi dari desa Rizetuong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, Rahmi Atolib menyampaikan,
02:53pemerintah dapat mempercepat pembangunan hunian sementara atau huntara, sehingga mereka bisa menjalankan ibadah puasa di tempat yang lebih baik.
03:02Beda sekali, kalau dulu kan kita di rumah sendiri kan, kalau sekarang semuanya serbat-terbatas.
03:09Semuanya serbat-terbatas.
03:11Karena apalagi kan kami punya anak empat, tempatnya sempit, sahur kami kayak mana kan.
03:18Ya begitulah sekarang.
03:21Semuanya sudah memang serbat-terbatas.
03:25Sekarang mengumur Ramadhan, nggak mungkin lah kami di sini kan.
03:29Secepatnya kami mohon kepada pemerintah.
03:34Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR mendorong pembangunan hunian sementara atau huntara untuk korban bencana Sumatera dapat selesai sebelum lebaran
03:43nanti.
03:44Hal ini menjadi salah satu kesepakatan antara DPR dengan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Sumatera.
03:52Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mendorong Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Sumatera Pemerintah untuk
04:07melanjutkan kualitas data rumah rusak yang belum selesai.
04:12Satuan Tugas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI mendorong Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Alam Sumatera Pemerintah
04:26untuk menargetkan penyelesaian pembangunan hunian sementara, huntara, dan hunian tetap, huntap di wilayah bencana sebelum Hari Raya Idul Fitri 2026.
04:42Kepala BNPB, Legend TNI Suharyanto dalam kunjungannya ke Aceh Tengah menyebut akan terus mengupayakan
04:48agar pembangunan huntara bagi korban terdampak bencana dapat segera rampung saat Ramadan.
04:53Kami di awal-awal kuasa ini semuanya sudah selesai dibangun, sehingga masyarakat yang rumahnya rusak berat, hilang,
05:02bahkan rumah yang diprediksi dalam waktu tidak terlalu lama akan rusak, hancur,
05:08karena memang tempatnya diletakkan, diletakkan di daerah-daerah yang sangat berbahaya,
05:14itu pun semua oleh Pak Bupati dipindahkan di relokasi, baik relokasi terpusat maupun relokasi mandiri.
05:21Semuanya sudah seretak dibangun, per hari ini yang sudah jadi sekitar 80 persen ya,
05:27dalam waktu tidak terlalu lama di awal-awal kuasa ini semuanya akan kita selesaikan.
05:33Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tito Karnavian mengungkap,
05:38ada bantuan dari Diaspora Aceh untuk korban bencana Sumatera,
05:42berupa bahan pangan hingga pakaian baru.
05:45Namun bantuan bernilai miliaran rupiah itu masih tertahan izin dari pihak Beacukai.
05:52Dari Beacukai mempertanyakan mengenai masalah pakaian baru.
05:57Pakaian baru ini nilainya cukup tinggi, 3.000 karung bukan pakaian bekas,
06:03tapi 166 miliar nanti bisa dicek sama-sama dengan Beacukai di Pelabuhan Bekrung,
06:11kekeh di lokota Lokus Mawai.
06:14Jadi kami mohon dengan segala hormat dari pimpinan IPR untuk menjaga hubungan baik di keluarga.
06:21Data sementara pemerintah,
06:23Guntara di Sumatera Barat sudah 99 persen rampung dari jumlah unit yang diusulkan.
06:29Di Sumatera Utara, 90 persen dari usulan 993 hunian telah rampung.
06:36Di Aceh, baru 45 persen dari hampir 15.000 unit usulan hunian sementara
06:41yang telah dibuat Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Penanggulangan Bencana.
06:51Selamat menikmati!
Komentar