Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 16 jam yang lalu
BREBES, KOMPAS.TV - Niat hati menagih utang sebesar Rp 5 juta, seorang pria di Brebes, Jawa Tengah, justru pulang dalam keadaan tak bernyawa.

Senin, 16 Februari 2026 pagi, jenazah seorang pria ditemukan di dalam rumah, dalam kondisi tersimpan di dalam sebuah koper.

Jenazah di dalam koper ini pertama kali ditemukan oleh saudara pemilik rumah.

Korban diketahui merupakan warga Desa Pende, Banjarharjo, Jawa Tengah.

Menurut keluarga, korban sempat berpamitan pergi ke Desa Sukareja untuk menemui seseorang bernama Rokib pada Minggu (15/2/2026) malam. Namun, ia tak kunjung pulang hingga Senin pagi. Kepada keluarga, korban mengaku hendak menagih utang kepada Rokib.

Keluarga tak menyangka, kepergian korban pada Minggu malam menjadi pertemuan terakhir mereka.

Pelaku, Rokib, diduga melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap korban bernama Sapri, yang jenazahnya ditemukan dalam koper di Desa Sukareja, Brebes, Jawa Tengah.

Kurang dari 24 jam setelah penemuan jenazah, pelaku akhirnya ditangkap tim Resmob Satreskrim Polres Brebes saat bersembunyi di rumah istrinya di Majalengka, Jawa Barat.

Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Menurut pengakuannya, korban datang pada Minggu malam ke rumah kosong yang saat itu ia tempati di Desa Sukareja, Brebes. Korban datang seorang diri untuk menagih utang sebesar Rp 5 juta.

Saat penagihan utang, keduanya sempat terlibat cekcok. Menurut pelaku, korban sempat menampar dirinya. Tersulut emosi, pelaku menganiaya korban hingga tewas.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku menyimpan jenazah korban ke dalam koper dan menutupinya dengan material pasir yang ada di dalam rumah kosong tersebut.

Tak hanya menghabisi nyawa korban, pelaku juga mengambil harta korban berupa uang tunai sebesar lebih dari Rp 15 juta serta satu unit telepon seluler.

Dari hasil otopsi, korban meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul.

Pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 479 dan 458 KUHP, ancaman pidana masing-masing 15-20 tahun penjara.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651799/jenazah-dalam-koper-di-rumah-kosong-pelaku-ngaku-bunuh-korban-saat-ditagih-utang-rp5-juta-bu
Transkrip
00:00Niat hati menagi utang sebesar 5 juta rupiah, seorang pria di Brebes, Jawa Tengah justru pulang dalam keadaan tak bernyawa.
00:09Langkah kakinya yang semula penuh harapan untuk membawa pulang uang yang seharusnya jadi hak miliknya justru berakhir tragis di tangan
00:18orang yang ia percaya.
00:20Hanya karena si peminjam gelap mata saat ditagi utangnya.
00:28Sebuah rumah kosong di desa Sukareja, Brebes, Jawa Tengah mendadak jadi pusat perhatian warga.
00:36Senin 16 Februari pagi rumah milik seorang warga yang bekerja sebagai pekerja migran Indonesia yang tengah mengadu nasib di Hongkong
00:45menyimpan rahasia kelam di balik dinding yang belum rampung.
00:50Jenazah seorang pria ditemukan di dalam rumah dengan kondisi tersimpan di dalam sebuah koper.
01:05Jenazah di dalam koper ini pertama kali ditemukan oleh saudara pemilik rumah pada Senin 16 Februari pagi.
01:13Saat membersihkan ruangan depan, ia mencium bau busuk yang tidak biasa.
01:18Curiga, ia menelusuri sumber aroma hingga akhirnya menemukan sebuah koper yang tertutup pasir di salah satu sudut ruangan yang belum
01:27tuntas pengerjaannya.
01:28Koper tersebut tampak tidak tersentuh cukup lama, namun keberadaannya menimbulkan pertanyaan.
01:34Ia memberanikan diri mengecek dan menemukan jenazah seorang pria di dalamnya.
01:40Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke kepala desa dan polisi.
01:51Saudara korban merupakan seorang pria warga desa Pende, Banjar Harjo, Jawa Tengah.
01:57Menurut keluarga, korban sempat berpamitan pergi ke desa Sukareja untuk menemui seorang bernama Rokib pada minggu malam.
02:06Namun tak kunjung pulang hingga Senin pagi.
02:10Kepada keluarga, korban berpamitan hendak menagi utang kepada Rokib.
02:15Keluarga tak menyangka kepergian korban pada minggu malam menjadi pertemuan terakhir mereka.
02:27Rumah yang ditemukan jenazah mayat ini ya?
02:30Dia juga punya utang sih.
02:32Siapanya?
02:34Si Rokib itu.
02:34Punya utang sama bapak amu.
02:37Terus dia mau ke rumah yang dijagain sama Rokib itu.
02:41Nah terus sampai sekarang nggak pulang.
02:44Iya.
02:46Menurut keluarga, saat meninggalkan rumah pada minggu malam, korban membawa uang sebesar 20 juta rupiah.
02:54Tidak diketahui uang tersebut untuk keperluan apa.
02:57Korban dikenal sebagai pengusaha hasil bumi di kampungnya di desa Pende.
03:02Ia juga menjabat sebagai salah satu ketua rukun warga yang dikenal sebagai sosok yang baik, sering bersosialisasi, ramah, dan tak
03:11pernah ada masalah dengan tetangga.
03:17Bawa uang 20 juta sama HP.
03:19Mau dibawa kemana?
03:20Mau ke tempat rumahnya Rokib.
03:22Rokib itu siapa?
03:23Rokib itu yang nonggoli rumah yang itu.
03:25Yang belum jadi itu.
03:27Terus sampai sekarang belum pulang.
03:30Belum pulang.
03:30Terakhir dia kelihatan kapan?
03:32Saya terakhir dia kelihatan itu habis mahrib dah di rumah.
03:37Habis mahrib pas mau bawa uang itu.
03:40Inilah Rokib, pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap Sapri yang jenazahnya ditemukan dalam koper di desa Sukareja, Brebes, Jawa Tengah.
03:51Kurang dari 24 jam setelah penemuan jenazah, pelaku akhirnya ditangkap tim resmob Satreskrim Polres Brebes saat bersembunyi di rumah istrinya
04:01di Majalengka.
04:02Jawa Barat.
04:03Rokib diketahui bekerja di rumah kosong yang masih dalam tahap dibangun.
04:08Ia tinggal di rumah tersebut selama 20 hari hingga akhirnya kabur ke rumah istrinya di Majalengka, Jawa Barat.
04:22Kepada polisi, pelaku mengakui perbuatannya.
04:25Menurut pelaku, korban datang pada minggu malam ke rumah kosong yang saat itu ia tempati di desa Sukareja, Brebes.
04:32Korban datang malam hari seorang diri untuk menagi utang sebesar 5 juta rupiah kepada dirinya.
04:41Saat menagi utang, antara pelaku dan korban sempat terlibat cekcok.
04:46Menurut pelaku, korban sempat menampar dirinya.
04:50Tersulut emosi, pelaku kesal dan menganiaya korban hingga tewas.
04:55Untuk menghilangkan jejak, pelaku menyimpan jenazah korban ke dalam koper dan menutupinya dengan material pasir yang ada di dalam rumah
05:04kosong tersebut.
05:07Usai melakukan aksi kejinya, pelaku kabur meninggalkan rumah kosong tersebut.
05:13Tak puas dengan menghabisi nyawa korban, pelaku juga mengambil harta korban.
05:19Uang tunai sebesar 15 juta 622 ribu dan satu buah telepon seluler milik korban dibawa kabur pelaku.
05:27Malam itu, rumah kosong di desa Sukareja menjadi saksi kekejian Rokib.
05:36Dari pemeriksaan polisi, pelaku Rokib mengaku dirinya nekat menghabisi nyawa korban karena emosi saat korban menagi uang sebesar 5 juta
05:47rupiah kepada dirinya minggu malam.
05:49Emosinya memuncak, usai pelaku dan korban terlibat cekcok.
05:53Korban sempat menampar pelaku sehingga pelaku tersulut emosi dan menghabisi nyawa korban.
05:59Dari hasil otopsi, korban meninggal karena pukulan benda tumpul.
06:04Pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 479 dan 458 KUHP dengan ancaman pidana masing-masing 15 sehingga 20 tahun
06:14penjara.
06:16Ini merasa kesal dan juga emosi saat ditakih hutang.
06:23Jadi pada saat ditakih hutang ini korban memang sempat menampar pelaku sehingga tersulut emosi.
06:28Kemudian pelaku itu mengambil batu yang ada di dekatnya, kemudian memukulkan ke bagian kepala, kemudian bagian dada, dan juga ke
06:41bagian tengkuk sehingga korban meninggal dunia.
06:46Persoalan hutang-piutang seringkali memicu konflik.
06:50Pertemanan hingga persaudaraan seringkali berakhir karena hutang-piutang.
06:55Karenanya butuh kesepakatan antar kedua pihak.
06:58Munculnya permasalahan dalam penyelesaian hutang-piutang harusnya diselesaikan dengan kepala dingin.
07:04Jangan sampai emosi sesaat dalam penyelesaian yang malah membuat silaturahmi terputus, apalagi bisa berakibat hilangnya nyawa.
Komentar

Dianjurkan