Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Seekor beruang masuk dan berkeliaran di perkebunan serta membuat resah warga di Nagari Sialang Gaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.

Keberadaan beruang madu membuat warga resah dan takut untuk beraktivitas, seperti bertani semangka dan berkebun sawit.

Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat yang mendapat laporan segera melakukan pemantauan. Tim BKSDA melakukan pengusiran dengan melepaskan bebunyian agar beruang madu kembali ke habitatnya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Jenazah Pilot Sudah Dievakuasi ke Rumah Sakit di https://www.kompas.tv/regional/651774/pesawat-pengangkut-bbm-jatuh-di-nunukan-jenazah-pilot-sudah-dievakuasi-ke-rumah-sakit

#beruang #bksda #sumatera #beruangmadu

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651776/seekor-beruang-berkeliaran-di-perkebunan-warga-resah-dan-ketakutan-sapa-malam
Transkrip
00:01Intro
00:02Balai disampai Indonesia malam, seekor beruang masuk dan berkeliaran di perkebunan
00:07dan membuat resah warga di Nagari Sialanggaung, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Darmasraya, Sumatera Barat.
00:16Keberadaan beruang madu membuat warga resah dan takut untuk beraktifitas
00:20seperti bertani, semangka, dan berkebun sawit.
00:24Tim Balai Konservasi Sumberdaya Alam Sumatera Barat yang mendapat laporan segera melakukan pemantauan.
00:30Tim BKSDA melakukan pengusiran dengan melepaskan bebunyian agar beruang madu kembali ke habitatnya.
00:41Selanjutnya kami melakukan penyisiran, penghalauan dengan menggunakan mercon
00:48setelah melakukan penyisiran tidak ditemukan jejaknya maupun keberadaannya.
00:55Kehubungan kami, masyarakat tetap waspada.
00:57Dan jika terjadi atau melihat satwa tersebut untuk melapor kepada pihak kami dari Balai KSDA Sumatera Barat.
Komentar

Dianjurkan