00:00Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memulai rangkaian agenda kenegaraan di Washington DC, Amerika Serikat.
00:05Dalam pertemuan dengan para pemimpin bisnis dunia, Presiden menegaskan dua misi utama yakni
00:11ketelebatan resmi Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace untuk Gaza
00:15serta finalisasi perjanjian tarif timbal balik atau ART.
00:21Saudara Kompasivi, Presiden Prabowo Subianto baru saja menyelesaikan agenda perdanaannya dalam lawatan di Amerika Serikat
00:27yaitu bertemu dengan pengusaha tingkat dunia yang tergabung dalam tiga asosiasi besar
00:33yaitu USCC atau Kamar Dagang Amerika Serikat, kemudian ada US Asian Council, dan juga di US Indonesia Society atau USindo.
00:44Dalam pertemuan yang hari ini, Presiden Prabowo Subianto berbicara panjang sekali terkait dengan pencapaiannya
00:50selama tahun pertama memerintah Indonesia serta semangat apa yang ingin ia bawa dalam pemerintahannya kali ini
00:59mulai dari itu efisiensi, kemudian menciptakan iklim investasi, serta maksud kedatangannya ke Amerika Serikat
01:07untuk lawatan ketiganya kali ini yaitu untuk menghadiri KTT perdana dari Board of Peace atau Dewan Keamanan
01:14besutan dari Presiden Donald Trump, serta untuk menandatangani kesepakatan tarif resiprokal
01:21yang sampai saat ini memang belum resmi ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump
01:28dan juga Presiden Prabowo Subianto.
01:30Dalam historinya, bahwa tarif resiprokal ini memang yang diberikan oleh Amerika Serikat terhadap Indonesia
01:38cukup tinggi yaitu 35 persen sebelumnya kemudian turun menjadi 19 persen
01:44dan harapannya kali ini dalam penandatanganan tarif resiprokal ini angka tersebut akan semakin menurun.
01:53Dari pertemuan hari ini atau dari bisnis summit hari ini, Presiden Prabowo Subianto juga menyaksikan
02:0010 agreement atau 10 kesepakatan yang ditandatangani oleh pengusaha dari Indonesia dan juga Amerika Serikat
02:09di mana pertemuan ini memang pekerjasama untuk bisnis to bisnis, di mana ada 10 kesepakatan
02:15atau agreement yang berkaitan dengan kerjasama atau penguatan kerjasama di sejumlah sektor
02:22mulai itu dari sektor pertanian, tekstil, serta tambang yang menjadi salah satu komoditas utama Indonesia
02:32dalam mengekspor ke pasar Amerika Serikat
02:36dan ini juga menjadi salah satu kacamata penting untuk kemudian mewujudkan masa depan
02:43dari perdagangan antara Indonesia dan juga Amerika Serikat
02:46dimana kita tahu Amerika Serikat merupakan rekan dagang terbesar kedua setelah Tiongkok
02:51yang dimiliki oleh Indonesia
02:53sehingga iklim perdagangan ekspor-impor ini harus tetap dijaga
02:58salah satunya juga Presiden Prabowo Subianto
03:00harus segera menandatangani tarif resiprokal yang ini juga akan berdampak
03:05pada iklim ekspor-impor antara Indonesia dengan Amerika Serikat
03:10tentu saja dari hasil pertemuan hari ini
03:12serta nantinya rencana pendatangan tarif resiprokal
03:17Amerika Serikat mampu memberikan penawaran terbaik
03:22dan Indonesia juga bisa membawa pulang
03:25atau Presiden Prabowo Subianto bisa membawa pulang kabar baik
03:28untuk perekonomian Indonesia
03:30untuk agenda esok hari yaitu KTT Board of Peace Presiden Prabowo Subianto sendiri
03:36tetap menekankan bahwa misi utama Indonesia adalah
03:39untuk mewujudkan perdamaian dan juga mewujudkan kemerdekaan rakyat Palestina
03:47kalau memang tujuannya tidak tercapai
03:51Presiden Prabowo Subianto berulang kali menyampaikan bahwa
03:54akan keluar dari forum Dewan Keamanan Busutan dari Donald Trump tersebut
03:59tetapi kita lihat sodara seperti apa
04:01manufar yang akan terjadi dalam KTT Perdana Board of Peace esok hari
04:06serta bagaimana juga hasil dari kesepakatan tarif resiprokal
04:14antara Indonesia dengan Amerika Serikat
04:15apakah angkanya bisa turun atau lebih rendah dari angka 19%
04:20atau justru sampai 0% untuk beberapa sektor strategis
04:24yang memang menjadi komoditas ekspor terbesar
04:29antara Indonesia dengan Amerika Serikat
04:32Afania Rizky, Kompas TV, Washington DC
Komentar