Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - "Rendah hati, hati-hati, dan sepenuh hati." Tiga pesan utama ini menjadi bekal bagi delapan belas Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang baru saja resmi mengemban tugasnya.

Bertempat di Jakarta pada 3 Februari 2026, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan 18 Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang berasal dari tiga lingkungan peradilan, yakni peradilan umum, peradilan agama, serta peradilan tata usaha negara atau TUN.

Dari total hakim yang dilantik, sepuluh hakim berasal dari lingkungan peradilan umum, enam hakim dari lingkungan peradilan agama, serta dua hakim dari lingkungan peradilan TUN.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penguatan visi Mahkamah Agung di tingkat daerah.

Baca Juga Mahkamah Agung Beri Pembekalan Ekonomi Syariah ke 32 Hakim Jelang Pelatihan di Riyadh | MA NEWS di https://www.kompas.tv/nasional/651371/mahkamah-agung-beri-pembekalan-ekonomi-syariah-ke-32-hakim-jelang-pelatihan-di-riyadh-ma-news

#manews #pelantikanhakim #ketuama #mahkamahagung

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651621/ketua-ma-lantik-18-ketua-pengadilan-tingkat-banding-tekankan-tiga-pesan-utama-ma-news
Transkrip
00:00Intro
00:11Rendah hati, hati-hati dan sepenuh hati
00:13Tiga pesan utama ini menjadi bekal bagi 18 Ketua Pengadilan Tingkat Banding
00:17yang baru saja resmi mengembang tugasnya
00:21Bertempat di Jakarta pada 3 Februari 2026
00:24Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Sunarto
00:26memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan 18 Ketua Pengadilan Tingkat Banding
00:31yang berasal dari 3 lingkungan peradilan
00:33yaitu peradilan umum, peradilan agama, dan peradilan tata usaha negara atau TUN
00:38Dari total hakim yang dilantik, 10 hakim berasal dari lingkungan peradilan umum
00:426 hakim dari lingkungan peradilan agama, serta 2 hakim dari lingkungan peradilan TUN
00:47Pelantikan ini bukan sekedar seremoni pergantian kepemimpinan
00:51melainkan momen penguatan visi Mahkamah Agung di tingkat daerah
00:56Ketua Mahkamah Agung menegaskan bahwa jabatan yang kini diemban
00:59bukanlah sebuah mahkota untuk dibanggakan
01:01melainkan amanah besar yang harus dikerjakan
01:03demi kemaslahan masyarakat dan penegakan hukum
01:07Pesan mengenai integritas ini menjadi krusial
01:10mengingat Ketua Pengadilan Tingkat Banding
01:12merupakan perpanjangan tangan Mahkamah Agung di daerah
01:15Perannya dituntut menjadi rol model yang mampu mengawasi perilaku hakim
01:19serta memastikan tidak ada praktik transaksional dalam proses peradilan
01:23pen yang hebat bukan mereka yang selalu ingin dihormati
01:28melainkan mereka yang mampu merunduk untuk mendengar
01:34dan mampu merangkul dengan ketulusannya
01:38ingatlah semakin tinggi pohon menjulang
01:43semakin ia harus berakar kuat pada bumi
01:47agar tidak tumbang oleh tiupan angin
01:51selanjutnya tunahikan jabatan tersebut dengan hati-hati
01:57sebab dibalik kewenangan yang saudara miliki
02:01terdapat tanggung jawab hukum dan moral yang sangat berat
02:05setiap kebijakan yang saudara ambil
02:09setiap tanda tangan yang saudara goreskan
02:12akan memiliki dampak nyata bagi hajat hidup orang banyak
02:20upaya menjaga maruah peradilan ini sejalan dengan data terbaru
02:23dari survei muda bicara 2025
02:25dalam survei tersebut
02:26mahkamah agung meraih skor kepercayaan publik
02:29sebesar 76,6%
02:32meskipun angka ini tergolong tinggi
02:34tantangan tetap ada di tingkat pengadilan bawahnya
02:36yang berada pada angka 63,7%
02:41angka-angka ini menjadi mandat bagi para pejabat
02:43yang baru dilantik untuk terus meningkatkan pelayanan yang transparan
02:46dan memudahkan akses bagi publik
02:51modernisasi pelayanan melalui e-court
02:52serta pengawasan ketat diharapkan terus menjadi prioritas
02:55agar kepercayaan publik yang telah diraih dapat terus dipertahankan
02:58bakal ditingkatkan
02:59Tim Liputan, Kompas TV
03:08Tim Liputan, Kompas TV
Komentar

Dianjurkan