Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu


Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa perbedaan awal Ramadhan 1447 Hijriah antara pemerintah dengan Muhammadiyah tidak semestinya menciptakan perbedaan yang negatif.

"Kami juga mengimbau kepada segenap masyarakat, mari perbedaan itu tidak menyebabkan kita berpisah atau berbeda dalam artian negatif," kata Nasaruddin dalam jumpa pers sidang isbat 1 Ramadhan 1447 H, Selasa (17/2/2026).

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Iskandar. Anwar mengatakan perbedaan waktu puasa antara pemerintah dan Muhammadiyah adalah bentuk demokrasi.

"Penting untuk saling memahami dan saling menghormati. Bahkan kalau perlu kita, sebagai bangsa yang demokratis ini, perlu membiasakan diri untuk berbeda," tutur Anwar.

Baca Juga [FULL] Isi Ceramah Menag Nasaruddin Umar saat Salat Tarawih Pertama di Masjid Istiqlal Jakarta di https://www.kompas.tv/nasional/651579/full-isi-ceramah-menag-nasaruddin-umar-saat-salat-tarawih-pertama-di-masjid-istiqlal-jakarta



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651595/pesan-menag-dan-mui-soal-perbedaan-awal-puasa-ramadan
Transkrip
00:00Berdasarkan hasil hisap serta tidak adanya laporan hilal terlihat,
00:05disepakati bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis 19 Februari 2026.
00:14Demikianlah hasil sidang isbat yang baru saja kita laksanakan dan sepakati bersama.
00:21Tentunya kita semua berharap semoga keputusan ini
00:26memungkinkan seluruh umat Islam di Indonesia ini untuk memulai ibadah puasanya secara bersama-sama.
00:32Semoga hal ini dapat menjadi simbol kebersamaan umat Islam di Indonesia
00:37yang sekaligus mencerminkan persatuan kita sebagai sesama anak bangsa
00:42dan menyongsong masa depan yang baik.
00:46Dan seandainya ada di antara warga kita umat Islam yang mungkin akan melakukan hal yang berbeda
00:55sesuai dengan keyakinannya masing-masing, kami juga menghimbau kepada segenap masyarakat.
00:59Mari perbedaan itu tidak menyebabkan kita berpisah atau berbeda dalam arti yang negatif.
01:07Jadikanlah perbedaan itu sebagai satu konfigurasi yang sangat indah.
01:11Indonesia sudah berpengalaman berbeda, tapi tetap utuh dalam sebuah persatuan yang sangat indah.
01:16Berikutnya saya persilahkan kepada Bapak K.H.M.H. Anwar Iskandar,
01:22Ketua Umum Majlis Selama Indonesia untuk juga menyampaikan beberapa hal penting
01:27yang perlu diketahui oleh seluruh masyarakat,
01:29serta Bapak Haji Marwanda Sopang MSI sebagai wakil rakyat
01:34untuk memberikan pandangan bagaimana sebaiknya kita menjalankan ibadah puasa tahun ini.
01:39Dipersilahkan bagi.
01:47Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
01:55Hadirin dan hadirat sekalian, terutama sahabat-sahabat dari para wartawan,
02:06Alhamdulillah kita syukuri sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Pak Menteri Agama tadi
02:13bahwa kita baru menyelesaikan sebuah rapat atau sidang isbat
02:23atau penetapan tentang satu Ramadan tahun ini.
02:34Yang ini akan menjadi pedoman bagi kita sekalian,
02:40umat Islam di Indonesia khususnya,
02:43untuk kapan kita harus memulai menjalankan rukun Islam yang namanya puasa
02:55sesuai dengan yang diperintahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
03:03Selanjutnya, bangsa kita ini adalah bangsa yang terdiri dari latar belakang yang berbagi-bagi.
03:16Itu adalah sebuah keniscayaan.
03:24Keniscayaan sebagai bangsa yang berbunikah tunggal hikah,
03:29termasuk juga umat Islam.
03:34Bahkan di Indonesia ini ada lebih dari 80 ormas-ormas Islam di Indonesia
03:41yang perbedaan-perbedaan organisasi ini memungkinkan adanya amaliyah ubudiyah yang berbeda-beda.
03:54Tetapi perbedaan itu hanya menyangkut masalah-masalah yang sifatnya itu istihadi,
04:03yang sifatnya itu teknis.
04:06Secara kot'i tidak beda, secara kot'i semua sama.
04:12Nah, oleh karena itu kemungkinan adanya memulai puasa atau mengakhiri puasa berbeda
04:21itu menjadi sebuah keniscayaan yang bisa kita fahami, yang bisa kita maklumi.
04:31Tetapi yang paling penting itu keutuhan sebagai umat Islam,
04:39itu yang harus senantiasa kita jaga.
04:42Oleh karena itu, penting untuk saling memahami dan saling menghormati.
04:49Bahkan kalau perlu kita sebagai bangsa yang demokratis ini perlu membiasakan diri untuk berbeda.
05:00Untuk berbeda.
05:01Asal jangan soal prinsipil saja.
05:05Asal jangan soal akidah saja.
05:08Asal jangan soal kot'i saja.
05:13Karena dengan demikian, maka ini menjadi bagian dari dinamika yang memperkaya khas zanah ilmu pengetahuan kita.
05:23Perbedaan yang dimanage dengan baik akan menjadi sebuah harmoni yang indah.
05:29yang itu juga akan menjadi sesuatu yang penting bagi persatuan Indonesia.
05:39Dan persatuan Indonesia itu menjadi bagian penting dari terciptanya stabilitas nasional.
05:45Dan stabilitas nasional itu menjadi sesuatu yang sangat penting bagi memungkinkan kita semuanya,
05:53terutama pemerintah dan rakyat, untuk berbuat lebih banyak dan lebih baik bagi masa depan bangsa kita sekalian.
06:04Nah, oleh karena itu, saya bersama dengan pembimbinan Majlis Ulama Indonesia,
06:15mengajak kepada semuanya saja untuk berusaha sekuat-kuatnya
06:21menyempurnakan ibadah kita dalam sebulan ini,
06:27sehingga akan melahirkan insan-insan yang sempurna, yang paripurna,
06:35yang makin tinggi kualitas iman dan takwanya kepada Allah.
06:41Kepada teman-teman yang memang bukan muslim,
06:47dan bagi mereka juga tidak diwajibkan puasa,
06:50tentu kami boleh menghimbau untuk bisa kita sama-sama menghormati
06:58dan menjaga teman-teman kita yang berpuasa.
07:04Dan kepada seluruh umat Islam di Indonesia,
07:12tentu kami sangat berharap agar suasana Ramadan ini dilakukan dengan khusyuk
07:23dan mampu melahirkan sebuah jiwa yang bersikap rahmah atau saling menyayangi,
07:41bersikap insaniah atau humanite untuk saling menghormati.
07:48Karena kata Nabi, orang yang menghormati sesama di dunia ini akan disayangi oleh malaikat yang di langit.
08:07Sayangilah manusia sesama ini di atas bumi,
08:11ini secaya malaikat akan menyayangi.
08:13Selanjutnya, tentu kami juga berharap agar kita juga mampu memuasakan,
08:21bukan hanya perut saja dipuasakan dari haus dan lapar,
08:28tapi juga mampu memuasakan seluruh tubuh kita ini dari hal-hal yang dilarang oleh agama.
08:35Mulut mesti dijaga, jangan sampai menyakiti, berdusta, ngerumpi, memfitnah, membuat gaduh, dan sebagainya.
08:48Tangan juga mesti dijaga, dipuasakan.
08:52Jangan sampai menulis sesuatu yang bisa mengadu domba, memfitnah, menjelek-jelekin sesama.
09:03Marilah, puasa paripurna ini kita lakukan.
09:07Puasa secara syar'i, dalam arti tidak batal, tetapi juga puasa secara hakiki.
09:17Artinya memuasakan seluruh tubuh yang diberikan oleh Tuhan ini
09:23untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak dibenarkan oleh agama.
09:31Sehingga kita akan hidup dalam suasana yang damai, yang tenterm, yang aman.
09:40Karena kata Al-Quran, bersatu itu adalah ni'amad.
09:45Fa'asbahtum bin ni'amadihi ikhwana.
09:49Terima kasih.
09:50Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
09:53Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan