- 6 jam yang lalu
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menjelaskan perkembangan terbaru terkait penanganan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera.
Tito mengatakan saat ini masih terdapat pengungsi di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
Hal itu disampaikan Tito dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga Mendagri Tito Ungkap 29 Desa Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/651518/mendagri-tito-ungkap-29-desa-hilang-akibat-banjir-dan-longsor-di-sumatera-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651596/full-mendagri-di-rapat-evaluasi-pemulihan-sumatera-masih-ada-daerah-perlu-atensi-khusus
JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menjelaskan perkembangan terbaru terkait penanganan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera.
Tito mengatakan saat ini masih terdapat pengungsi di wilayah Sumatera Utara dan Aceh.
Hal itu disampaikan Tito dalam rapat bersama pimpinan DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga Mendagri Tito Ungkap 29 Desa Hilang Akibat Banjir dan Longsor di Sumatera | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/nasional/651518/mendagri-tito-ungkap-29-desa-hilang-akibat-banjir-dan-longsor-di-sumatera-sapa-malam
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651596/full-mendagri-di-rapat-evaluasi-pemulihan-sumatera-masih-ada-daerah-perlu-atensi-khusus
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00:28Terima kasih.
00:00:30Satgas, dan Bapak-Ibu sekalian,
00:00:35pertama-tama terima kasih banyak atas waktunya kami mendapatkan kesempatan
00:00:39untuk memaparkan progres, percepatan rehabilitasi, rekonstruksi
00:00:44pasca bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
00:00:50Dan sekaligus ini bagi kami sangat penting untuk mendapatkan dukungan dari DPR RI.
00:00:57Jadi, hanya kami kilas balik sedikit bahwa bencana yang lalu,
00:01:04hidrometeorologi di tiga provinsi ini,
00:01:09melibatkan sejumlah korban,
00:01:13baik manusia pun kerusakan,
00:01:17along slide, itu yang meninggal dunia adalah,
00:01:22dalam data kita adalah 1.205 orang,
00:01:24dan yang hilang 139 orang,
00:01:28dan pengungsi juga tadinya 2 juta lebih,
00:01:31sekarang menjadi lebih kurang 12.994 yang ada di tenda.
00:01:38Kemudian, kami lanjut,
00:01:41jumlah kabupaten kota yang terdampak,
00:01:4452 kabupaten kota,
00:01:48Kecamatan 491, Desa 4511,
00:01:54termasuk kerusakan rumah,
00:01:57baik ringan, sedang, berat, maupun yang hilang.
00:02:00Kemudian, fasilitas pendidikan yang rusak,
00:02:03sesuai data,
00:02:05fasilitas kesehatan,
00:02:06kemudian juga jembatan yang rusak,
00:02:12ataupun roboh,
00:02:14fasilitas ibadah,
00:02:16baik mesjid maupun gereja,
00:02:19jalan,
00:02:21kemudian fasilitas umum lain,
00:02:25serta tadi fungsi.
00:02:28Kemudian,
00:02:31dari data yang di Sumatera Barat,
00:02:34kami satu-satu,
00:02:35untuk Sumatera Barat,
00:02:37pengungsi saat ini sudah nol,
00:02:39dari sebelumnya 16.164,
00:02:42ada yang sudah pulang kembali,
00:02:45mendapatkan bantuan,
00:02:48stimulan,
00:02:49untuk rumah rusak ringan,
00:02:51maupun sedang,
00:02:52sedangkan yang berat,
00:02:53atau hilang,
00:02:55tinggal dihuntara,
00:02:57maupun mendapatkan dana tunggu hunian.
00:03:00Jadi, Alhamdulillah,
00:03:01untuk Sumatera Barat,
00:03:03kami sudah melakukan pengecekan,
00:03:05di 16 kabupaten kota yang terdampak,
00:03:10tidak terdapat,
00:03:11pengungsi di tenda.
00:03:14Kemudian,
00:03:16Sumatera Barat yang meninggal,
00:03:18lebih 267,
00:03:19dan yang hilang adalah 70 orang.
00:03:23Kami lanjutkan,
00:03:25untuk Sumatera Barat,
00:03:2716 dari 19 kabupaten,
00:03:31yang ada terdampak,
00:03:33125 kecamatan,
00:03:34dan desa 568,
00:03:36juga ada kerusakan-kerusakan,
00:03:39baik rumah,
00:03:40maupun pasdik,
00:03:41paskes,
00:03:42jembatan,
00:03:44rumah ibadah,
00:03:45jalan,
00:03:46sebagaimana dalam data.
00:03:49kemudian untuk Sumatera Utara,
00:03:53yang wafat 376,
00:03:56dan yang hilang 40,
00:03:59pengungsi yang semula 53.523,
00:04:03itu ada 850 lagi.
00:04:05ini ada di satu tempat saja,
00:04:08yaitu di Tapani Tengah.
00:04:10Di samping ada kerusakan rumah,
00:04:14lebih kurang 30 ribu lebih,
00:04:17baik yang rumah ringan,
00:04:20sedang,
00:04:20maupun berat,
00:04:21sudah kami klasifikasikan,
00:04:22sebagaimana dalam data di sebelah kanan atas.
00:04:27Kemudian untuk Sumatera Utara,
00:04:30dari 33 kabupaten kota yang ada,
00:04:3318 terdampak,
00:04:36kecamatan 263,
00:04:37dan desa 897.
00:04:39Juga ada rumah yang rusak,
00:04:43ringan, sedang berat,
00:04:43maupun hilang,
00:04:45pasdik,
00:04:46paskes,
00:04:47jembatan,
00:04:48rumah ibadah,
00:04:49termasuk gereja,
00:04:51kemudian juga jalan,
00:04:52yang terputus,
00:04:54ataupun longsor,
00:04:55batas umum,
00:04:57dan kemudian,
00:04:59sekali lagi,
00:04:59jumlah pengungsi yang semula 53 ribu,
00:05:01523 di tenda,
00:05:04sekarang tinggal 850,
00:05:06khususnya di Tapani Tengah.
00:05:08Kemudian untuk Aceh,
00:05:10yang wafat 562 orang,
00:05:14yang menghilang 29 orang,
00:05:17dan pengungsi yang semula 1,4 juta,
00:05:19sekarang 12.144 yang ada di tenda.
00:05:27kerusakan rumah 256 ribu,
00:05:29258,
00:05:31dibagi sudah klasifikasi rumah,
00:05:34ringan,
00:05:35sedang,
00:05:36dan berat.
00:05:38Bagaimana dalam data yang sebelah kanan.
00:05:42Kemudian untuk di wilayah Aceh ini memang dari 23 kabupaten kota,
00:05:5118 kabupaten kota terdampak,
00:05:54kecamatan 203,
00:05:56desa atau kampung,
00:05:583046,
00:05:59juga rumah yang ringan sedang dan berat dan hilang.
00:06:04Pasdik,
00:06:06paskes,
00:06:07jembatan,
00:06:08ibadah,
00:06:09kami lupa juga ada pertanian,
00:06:12pertanian dan perkebunan juga,
00:06:14baik di Aceh,
00:06:16maupun di Sumatera Utara,
00:06:19dan di Sumatera Barat.
00:06:21Kemudian untuk jumlah korban pengungsi,
00:06:25sebagaimana data,
00:06:27untuk di Provinsi Aceh ada 12.144.
00:06:32Yang terbanyak adalah di Kabupaten Aceh Utara,
00:06:355.197,
00:06:37yang masih ada di tenda.
00:06:40Kemudian diikuti Aceh Tenggara,
00:06:43Aceh Tamyang,
00:06:44Kemudian Aceh Timur,
00:06:48Bener Meriah,
00:06:49Biren,
00:06:50Gayulues,
00:06:51kemudian di Lok Semawe,
00:06:54dan Nagan Raya.
00:06:56Untuk di Sumatera Utara,
00:06:59850 yang masih mungsi di tenda.
00:07:04Seperti diketahui bahwa beberapa yang lalu,
00:07:07di Tapanuli Tengah terjadi banjir lagi.
00:07:10Dan dari 18 kabupaten kota,
00:07:15tinggal di Tapanuli Tengah yang tinggal di tenda,
00:07:17sebanyak 850.
00:07:19Sementara 17 kabupaten kota lain,
00:07:22tidak ada yang tinggal di tenda.
00:07:23Untuk Sumatera Barat,
00:07:26pengungsi yang masih di tenda,
00:07:27dalam catatan kami,
00:07:29dan sudah kami cek seluruh kepala daerah yang ada,
00:07:33itu sudah nol,
00:07:34Alhamdulillah.
00:07:35Tidak ada lagi yang tinggal di tenda.
00:07:37Kemudian,
00:07:39kalau kami melihat dari polanya,
00:07:42hampir sama,
00:07:43di Aceh, Sumatera Utara,
00:07:45dan Sumatera Barat,
00:07:46di daerah dataran tinggi,
00:07:48umumnya yang terjadi adalah longsor.
00:07:51Karena hujan yang sangat lebat,
00:07:53longsor ini menyebabkan jalan yang terputus,
00:07:56jembatan yang rusak.
00:07:58Di samping ada beberapa daerah,
00:07:59memang juga ada banjir.
00:08:01Terutama yang di sungai.
00:08:04Kalau kota-kotanya sendiri,
00:08:07baik kota Aceh Tengah,
00:08:09Takengon,
00:08:11kemudian Gayu Luwes,
00:08:12Bener Meriah,
00:08:13Aceh Tenggara,
00:08:14tidak terdampak.
00:08:15Tapi mereka terkunci.
00:08:17Itu membuat,
00:08:20waktu itu,
00:08:21awal-awal kesulitan logistik.
00:08:23Di daerah pegunungan ini,
00:08:25hampir tidak pernah ada,
00:08:27sekian puluh tahun,
00:08:29bencana seperti ini.
00:08:30Sehingga sistem logistik mereka,
00:08:33itu mungkin tiga hari saja,
00:08:34mampu.
00:08:35Itu yang terjadi di Takengon,
00:08:37saat itu sempat akan terjadi demo,
00:08:40karena kekurangan logistik.
00:08:42Dan kami sudah koordinasi dengan
00:08:43Bapak Mentan,
00:08:45Kepala Badan Pangan Nasional,
00:08:47dan juga Bulog,
00:08:48dan Nantara,
00:08:49agar stok pangan logistik,
00:08:52belajar dari kasus ini,
00:08:55agar di stok selama tiga bulan.
00:08:58Dan ini Pak Bulog,
00:09:00terutama beras sudah,
00:09:01minyak goreng,
00:09:02itu dikirim secara bertahap,
00:09:04untuk kekuatan tiga bulan.
00:09:06Sumut sama,
00:09:08itu juga di daerah-daerah,
00:09:12pegunungan,
00:09:13khususnya di Tapanuli Utara,
00:09:15dan Humbang, Hasdutan.
00:09:17Ini daerah-daerah yang,
00:09:18umumnya terlalu longsor.
00:09:20Kota-kotanya juga tidak masalah.
00:09:22Seperti kota Tarutung,
00:09:24Si Borong-Borong,
00:09:26tidak masalah.
00:09:26Yang masalah adalah,
00:09:28bukit yang longsor,
00:09:30dan kemudian menutup jalan,
00:09:32atau jalannya sendiri yang,
00:09:33longsor,
00:09:33jembatan putus.
00:09:35Di daerah Lowland,
00:09:37sama seperti di Aceh,
00:09:39di daerah Dataran Renda,
00:09:40problem yang terjadi adalah,
00:09:42banjir,
00:09:42yang membawa,
00:09:43material dan lumpur,
00:09:45kayu terutama,
00:09:46dan kemudian,
00:09:48membuat,
00:09:48jalan jembatan terputus,
00:09:52dan rumah-rumah,
00:09:54termasuk kota,
00:09:55seperti di Tamiang,
00:09:57itu terendam dengan lumpur.
00:10:00Di Sumatera Barat,
00:10:01persoalan juga hampir sama.
00:10:03Di Highland-nya,
00:10:05di Lowland-nya lah,
00:10:06terutama di Tanah Datar,
00:10:08dan di Agam.
00:10:10Tapi di daerah Highland-nya,
00:10:12umumnya terjadi adalah,
00:10:14longsor,
00:10:16jembatan,
00:10:17maupun jalan yang,
00:10:18kemudian terdampak.
00:10:19Sedangkan di Lowland-nya,
00:10:21limbahan dari,
00:10:22air, banjir,
00:10:24bandang,
00:10:24dan lumpur.
00:10:25Itu yang terjadi.
00:10:27Kemudian,
00:10:31kami lanjut ke halaman 15.
00:10:35Ada beberapa kantor,
00:10:37desa yang terdampak,
00:10:39rusak,
00:10:40juga balai desa,
00:10:42dan ini nanti akan ada hubungannya dengan,
00:10:45masalah TKD Bapak,
00:10:46Ibu,
00:10:48balai desa yang terdampak,
00:10:49Bumdes,
00:10:50dan lain-lain.
00:10:54Kemudian yang hilang,
00:10:56ini juga perlu ada penyelesaian.
00:10:59Jadi ada desa yang hilang 29,
00:11:01karena terbawa longsor,
00:11:03atau terkena banjir.
00:11:05Di Aceh paling banyak,
00:11:07yaitu 21,
00:11:09desa Gampung yang hilang.
00:11:11Di Aceh Tamiang,
00:11:12Nagan Raya,
00:11:13Aceh Tengah,
00:11:13dan Gayo Luas.
00:11:15Sumatera Utara,
00:11:16ada 8 desa yang hilang,
00:11:18khususnya di Tapsal,
00:11:19dan Tampuni Tengah.
00:11:21Nama-nama desa juga ada di sana.
00:11:23Dan di Sumatera Barat,
00:11:25Alhamdulillah tidak ada desa yang hilang.
00:11:27Ini juga perlu penyelesaian,
00:11:29relokasi,
00:11:30dan juga administrasi,
00:11:33pemerintahan desa nantinya.
00:11:35Karena desa yang hilang itu,
00:11:36nanti apa,
00:11:38kita akan bangun kembali,
00:11:40atau dihilangkan dalam administrasi pemerintahan.
00:11:42Kemudian menghadapi bencana tersebut dan dampaknya,
00:11:49semenjak dari pertama,
00:11:51pemerintah telah melakukan mobilisasi.
00:11:55Langsung dibawa pembinawa Presiden,
00:11:59semua kementerian lembaga hadir,
00:12:03mulai dari TNI 39.216 personel,
00:12:06Polri 7.645 personel,
00:12:11BNPB,
00:12:11Basarnas,
00:12:13kemudian juga kementerian PU,
00:12:16Kemensos,
00:12:17Kemendagri,
00:12:18Kemendik Tisaintec,
00:12:22saya ulangi,
00:12:22Kemendik Dasmen,
00:12:24paling banyak juga di sini.
00:12:25Kemudian Kemendik Keuangan,
00:12:27Imipas,
00:12:29ya Kemendik Dasmen juga,
00:12:31timnya Pak Prof Abdul Mufti juga,
00:12:33sangat banyak turun ke sana,
00:12:35Kementerian Perhubungan,
00:12:36Kesehatan,
00:12:37KKP,
00:12:38bahkan mengerahkan kadet-kadet,
00:12:42atau taruna,
00:12:43dari UNHAN,
00:12:45Badan Pusat Statistik,
00:12:46Badan Cyber,
00:12:47Sari Negara,
00:12:48Imipas,
00:12:49itu menurunkan personelnya,
00:12:52nanti tidak ada jumlahnya.
00:12:54Kemudian,
00:12:56untuk peralatan,
00:12:58saya ulangi,
00:12:59jumlah totalnya adalah
00:13:0090.109 personel.
00:13:03yang dikerahkan,
00:13:05mulai dari awal,
00:13:06sampai dengan,
00:13:08pada saat masa darurat.
00:13:10Kemudian,
00:13:12untuk alusista yang dikirim,
00:13:15dari TNI,
00:13:17itu sebanyak 80 unit,
00:13:19baik,
00:13:20pesawat,
00:13:21kemudian helikopter,
00:13:23kapal,
00:13:24sebagaimana dalam data.
00:13:27ORI juga mengirimkan 17 unit,
00:13:29mulai dari pesawat,
00:13:31helikopter,
00:13:31dan kapal.
00:13:34alat berat,
00:13:36juga dikerahkan,
00:13:37sebanyak 2.185.
00:13:39Di Aceh,
00:13:40ada 1.358.
00:13:43Ekskavator,
00:13:44Beko,
00:13:44dan lain-lain,
00:13:46yang paling banyak,
00:13:47adalah di Tamiang,
00:13:48dan Aceh Utara.
00:13:50Kemudian,
00:13:50di Sumatera Utara,
00:13:51yang terbanyak,
00:13:52adalah di Tapanuli Tengah,
00:13:53dan Tapanuli Tengah,
00:13:54dan Tapanuli Selatan.
00:13:55Memang,
00:13:56central point,
00:13:57untuk di Sumatera Utara,
00:13:59inilah di daerah,
00:13:59sekitaran itu,
00:14:00Tapanuli Tengah,
00:14:02Enklif Tapanuli Tengah,
00:14:04Taput,
00:14:04Tapsel,
00:14:05Sibolga,
00:14:06yang paling utama sekali.
00:14:08Kemudian,
00:14:09untuk di Sumatera,
00:14:11total di Sumatera Utara,
00:14:12ada 410,
00:14:13alat berat,
00:14:15Sumatera Barat,
00:14:16413,
00:14:17alat berat,
00:14:18titik central,
00:14:19yang paling utamalah,
00:14:20Kompeten Agam.
00:14:21Kemudian juga,
00:14:23Padang Pariaman,
00:14:25Tanah Datar,
00:14:26Kota Padang,
00:14:27sudah bisa,
00:14:28kembali dengan normal.
00:14:31Kemudian,
00:14:32semenjak,
00:14:33Sargas dibentuk,
00:14:34pada tanggal 8,
00:14:38Januari,
00:14:39ini kemudian,
00:14:40kami sudah melaksanakan rapat,
00:14:42sebanyak 24 kali.
00:14:44Ini untuk,
00:14:45mempelajari,
00:14:46peta masalah,
00:14:48rapat bersama dengan,
00:14:49seluruh Bupati,
00:14:50Wali Kota,
00:14:51melalui Zoom Meeting,
00:14:52satu persatu,
00:14:53kita petakan masalahnya.
00:14:57Dan kemudian,
00:14:58ada variable,
00:14:58nanti akan kami sampaikan.
00:15:00Kemudian juga,
00:15:02langsung turun,
00:15:04selain Zoom Meeting,
00:15:05tetap muka langsung,
00:15:07ke Aceh,
00:15:08dengan satu-satu,
00:15:10dialog dengan para Bupati,
00:15:12Wali Kota,
00:15:13Gubernur,
00:15:14Wakil Gubernur,
00:15:15untuk di PRD juga,
00:15:17dan Forkombinda.
00:15:18untuk memetakan betul,
00:15:20masalah-masalah yang ada,
00:15:21di tiap-tiap kabupaten,
00:15:22dan kota.
00:15:24Itu tanggal,
00:15:2610 Januari.
00:15:2712 Januari,
00:15:29kami juga,
00:15:30dengan Satgas,
00:15:31kami dengan seluruh,
00:15:32Wakil Satgas,
00:15:34turun juga,
00:15:35rapat langsung,
00:15:36dan Forkombinda,
00:15:37dan seluruh Bupati,
00:15:38Wali Kota,
00:15:38Sesumatera Utara,
00:15:4033.
00:15:41satu-satu,
00:15:42memetakan masalah,
00:15:43mereka,
00:15:45dan kemudian,
00:15:46belanja masalah juga,
00:15:47dilakukan di Sumatera Barat,
00:15:49tanggal 13 Januari,
00:15:51lengkap,
00:15:52juga,
00:15:52dengan Forkombinda,
00:15:54seluruh Bupati,
00:15:54Wali Kota,
00:15:56dan setelah itu,
00:15:57masalah-masalah itu,
00:15:58kami rekap,
00:16:01dan,
00:16:03kami sampaikan,
00:16:04dalam rapat,
00:16:05Satgas,
00:16:06tingkat Menteri,
00:16:07dan Pimpinan Lembaga,
00:16:09tanggal 15,
00:16:10dan tanggal 26 Januari,
00:16:12dua kali,
00:16:15kemudian,
00:16:16artinya,
00:16:16untuk memetakan masalah,
00:16:18dan sekaligus,
00:16:18membagi tugas,
00:16:20dari,
00:16:21Kementerian Lembaga,
00:16:23peninjauan lapangan,
00:16:25semenjak,
00:16:28dan Januari,
00:16:29dan seterusnya,
00:16:31ini untuk melihat,
00:16:33masalah,
00:16:34di lapangan,
00:16:36betul-betul,
00:16:37kita mengetahui,
00:16:38real,
00:16:40apa yang terjadi,
00:16:42sesuai dengan laporan,
00:16:43dari tiap-tiap daerah,
00:16:44maupun dari sumber-sumber lain,
00:16:46dari kemah daerah,
00:16:48ini dilakukan,
00:16:48oleh,
00:16:50semua,
00:16:51Satgas,
00:16:52kami,
00:16:52kemudian,
00:16:53Waka Satgas,
00:16:54dan semua,
00:16:55rekan-rekan,
00:16:56menteri,
00:16:56yang tergabung dalam Satgas,
00:16:57semua turun,
00:17:00kami laporkan,
00:17:02bahwa progresnya,
00:17:02dari progres,
00:17:04yang sudah dilakukan oleh,
00:17:08semua,
00:17:10yang tergabung dalam Satgas,
00:17:12termasuk juga jajaran,
00:17:14yang sangat penting,
00:17:15yaitu TNI,
00:17:16dan Polri,
00:17:17di sana,
00:17:18kami sudah bisa memetakkan,
00:17:22sebagai berikut,
00:17:24halaman 37,
00:17:26untuk Provinsi Sumatera Barat,
00:17:28ada 19 kabupaten kota,
00:17:31yang terdampak ada 16,
00:17:33kami bisa nyatakan,
00:17:36Tegas,
00:17:38itu adalah 13,
00:17:39kabupaten kota,
00:17:41atau lebih kurang 81%,
00:17:43yang mendekati normal,
00:17:45tinggal 1,
00:17:48dan kemudian Sumatera Barat,
00:17:51Tanah Datar,
00:17:53kemudian yang perlu,
00:17:54atensi khusus,
00:17:55ada 2,
00:17:56yaitu,
00:17:57Kabupaten Agam,
00:17:58dan Kabupaten Padang Pariaman,
00:18:00ini,
00:18:01yang mendekati normal ini,
00:18:03dan khusus,
00:18:03atensi khususnya,
00:18:04ada berapa permasalah,
00:18:05nanti akan kami sampaikan,
00:18:07untuk Sumatera Utara,
00:18:08dari 33,
00:18:09kabupaten kota,
00:18:11yang terdampak,
00:18:1218,
00:18:1315,
00:18:15diantaranya,
00:18:16sudah normal,
00:18:17normal secara fungsional,
00:18:19artinya,
00:18:20jalan,
00:18:21jembatan bisa dilalui,
00:18:23logistik,
00:18:23dan lain-lain,
00:18:24kami akan sampaikan variabelnya,
00:18:2683%,
00:18:27yang mendekati normal,
00:18:30untuk Sumatera Utara,
00:18:32tinggal 1,
00:18:33di Tafunni Selatan,
00:18:34kemudian,
00:18:36yang perlu atensi khusus,
00:18:37adalah,
00:18:38Tafunni Tengah,
00:18:38yang kemarin banjir lagi,
00:18:40dengan Tafunni Utara,
00:18:41kemudian,
00:18:42untuk Provinsi Aceh,
00:18:43dari 23,
00:18:45kabupaten kota,
00:18:46yang terdampak,
00:18:4718,
00:18:48yang sudah normal penuh,
00:18:49adalah,
00:18:4910,
00:18:50atau 56%,
00:18:52yang mendekati normal,
00:18:54ada 1,
00:18:55yaitu,
00:18:56Benar Meriah,
00:18:58kemudian,
00:18:58yang perlu atensi khusus,
00:19:00ini ada,
00:19:01saya ulangi,
00:19:02Gayo Luas,
00:19:03ada 7,
00:19:04saya ulangi,
00:19:05ada 7,
00:19:06yaitu,
00:19:06yang pertama,
00:19:07Aceh Tamiang,
00:19:08kemudian,
00:19:09Aceh Timur,
00:19:10Aceh Utara,
00:19:11Biren,
00:19:12Pidijaya,
00:19:14itu yang di lowland,
00:19:15yang di highland,
00:19:16yang perlu atensi,
00:19:17adalah,
00:19:17Aceh Tengah,
00:19:18dengan Benar Meriah,
00:19:22dan ini adalah,
00:19:23data,
00:19:24variabelnya,
00:19:26variabel pemulihan,
00:19:28kami membuat,
00:19:29indikator pemulihan,
00:19:31yang pertama lah,
00:19:32pemerintahannya,
00:19:33apakah pemerintahan provinsi,
00:19:35berjalan lancar,
00:19:37kabupaten,
00:19:37kota berjalan lancar,
00:19:38atau tidak,
00:19:40kecamatan,
00:19:41desa,
00:19:41kelurahan,
00:19:42dari hasil kami pengecekan,
00:19:44dengan langsung,
00:19:46para kepala daerah,
00:19:47melalui zoom meeting,
00:19:48dan juga tim tentunya,
00:19:50di lapangan,
00:19:51untuk Sumatera Barat,
00:19:52pemerintahan semuanya,
00:19:54lancar,
00:19:54hijau,
00:19:56lain publik,
00:19:57kesehatan,
00:19:59baik rumah sakit umum daerah,
00:20:00maupun swasta,
00:20:02di tiap-tiap kabupaten,
00:20:03yang terdampak,
00:20:04puskesmas,
00:20:05klinik,
00:20:06Alhamdulillah,
00:20:07semuanya juga,
00:20:07sudah beroperasional,
00:20:09kemudian,
00:20:11sana perlidikan,
00:20:12kami mencatat,
00:20:13ada beberapa daerah,
00:20:14yang,
00:20:15membutuhkan intensi,
00:20:16yaitu,
00:20:16kabupaten agam,
00:20:18khususnya,
00:20:19untuk TK,
00:20:21SD,
00:20:22kemudian,
00:20:23SMA,
00:20:23SMK,
00:20:24Madrasah,
00:20:25dan Pondek Pesantren,
00:20:27datanya lengkap,
00:20:27kami memiliki,
00:20:29dimana saja,
00:20:30kemudian,
00:20:32akses darat,
00:20:33sangat penting sekali,
00:20:34karena ini untuk mobilitas,
00:20:36orang,
00:20:37dan logistik,
00:20:38jalan nasional,
00:20:39semuanya,
00:20:40sudah hijau,
00:20:41artinya bisa dilalui,
00:20:42kemudian,
00:20:43jalan provinsi juga,
00:20:45sudah bagus,
00:20:46bisa dilalui,
00:20:48tapi ada jalan kabupaten kota,
00:20:50khususnya di Padang Pariaman,
00:20:52dan,
00:20:52ada beberapa jembatan,
00:20:54titiknya pun kami memiliki datanya,
00:20:57ini di Padang Pariaman,
00:20:58dan Kabupaten Agam,
00:20:59yang masih menuka atensi,
00:21:02dan untuk ekonomi,
00:21:03pasar,
00:21:04restoran,
00:21:05warung,
00:21:05toko,
00:21:06hotel,
00:21:06penginapan,
00:21:07semuanya,
00:21:08di,
00:21:10daerah terdampak ini,
00:21:1116,
00:21:12semuanya sudah,
00:21:13tidak masalah,
00:21:16rumah ibadah,
00:21:18masih ada,
00:21:19persoalan,
00:21:20masjid,
00:21:21menasa,
00:21:22masjid yang,
00:21:23rusak di Kabupaten,
00:21:25Padang Pariaman,
00:21:26kemudian untuk,
00:21:29indikator yang sangat penting lainnya,
00:21:31hal-hal yang,
00:21:32sangat mendasar untuk kehidupan,
00:21:35BBM,
00:21:35SPBU,
00:21:36semuanya lancar,
00:21:38Sumatera Barat,
00:21:39listrik,
00:21:39semuanya lancar,
00:21:41hidup,
00:21:42PDAM ada dua,
00:21:43daerah,
00:21:44itu Tanah Datar,
00:21:45dan Padang Pariaman,
00:21:46yang memerlukan,
00:21:47perbaikan karena,
00:21:48jaringannya rusak,
00:21:50kemudian,
00:21:51internet,
00:21:52komunikasi,
00:21:53semua lancar,
00:21:55gas LPG,
00:21:56juga lancar,
00:21:57kemudian ada tempat,
00:21:58pembuangan sampah,
00:22:00di Kabupaten Agam,
00:22:01dan,
00:22:02Bank Sampah,
00:22:03sungai,
00:22:04yang memerlukan,
00:22:05yang penting,
00:22:07untuk,
00:22:08dibantu normalisasi,
00:22:09di Tanah Datar,
00:22:10dan Padang Pariaman,
00:22:13kemudian,
00:22:14untuk Sumatera Utara,
00:22:1715 sudah normal,
00:22:19ada satu,
00:22:21Kabupaten Kota,
00:22:22saya ulangi,
00:22:23Kabupaten yang,
00:22:24mendekati normal,
00:22:25yaitu,
00:22:26Tapanui Selatan,
00:22:27itu,
00:22:28Tapanui Selatan itu,
00:22:29terutama,
00:22:30ada akses,
00:22:32jalan,
00:22:32provinsi,
00:22:34yang perlu diselesaikan,
00:22:36mungkin PU,
00:22:38TNI,
00:22:39Polri,
00:22:39dan antara,
00:22:40kemudian,
00:22:45yang lain,
00:22:46untuk,
00:22:50menjadi atensi,
00:22:51kita lah,
00:22:52Tapanui Tengah,
00:22:54Tapanui Tengah,
00:22:55mulai ada,
00:22:57kantor,
00:22:57kecamatan,
00:22:58yang rusak,
00:23:00ditukar,
00:23:00terutama,
00:23:02kemudian,
00:23:03ada puskesmas,
00:23:04yang belum beroperasi penuh,
00:23:07kemudian,
00:23:07juga ada,
00:23:09pases pendidikan,
00:23:10khususnya SD,
00:23:12mungkin Pak Menteri Diktasmen,
00:23:14bisa menjelaskan,
00:23:16akses darat,
00:23:17karena kemarin banjir lagi,
00:23:19itu mulai,
00:23:20jalan,
00:23:21provinsi,
00:23:21kabupaten kota,
00:23:22desa,
00:23:23dan juga jembatan,
00:23:26yang,
00:23:27belum,
00:23:28yang terdampak,
00:23:29kembali,
00:23:30kemudian,
00:23:32ekonomi,
00:23:33untuk pasarnya,
00:23:34berjalan,
00:23:34tapi ada restoran,
00:23:35warung,
00:23:36kedai,
00:23:36cafe,
00:23:37yang juga terdampak,
00:23:40ini dari Kementerian UMKM,
00:23:43untuk rumah ibadah,
00:23:45ada beberapa gereja,
00:23:47yang itu rusak memang,
00:23:49perlu diperbaiki,
00:23:52dan di Tapanui Tengah juga,
00:23:55listrik,
00:23:55ada beberapa desa,
00:23:56yang terdampak,
00:23:57kemarin hujan juga,
00:23:59di daerah,
00:24:00sekitar Tuka juga,
00:24:02tempat yang kemarin,
00:24:03itu juga,
00:24:04listriknya padam,
00:24:05tapi kami sudah menelpon langsung,
00:24:07kepada,
00:24:07Direktur PLN,
00:24:09dan Danantara,
00:24:10untuk segera bekerja keras,
00:24:12untuk mengembalikan lagi,
00:24:14PDAM juga,
00:24:15jaringan ada yang rusak,
00:24:16Tapanui Tengah,
00:24:17dan,
00:24:17saluran internet,
00:24:19karena listrik yang padam,
00:24:21tapi gas LPG,
00:24:22SPBU,
00:24:24alamnya lancar,
00:24:25jadi Tapanui Tengah,
00:24:26menjadi atensi,
00:24:27dan sungai,
00:24:28sungai Tapanui Tengah ini juga,
00:24:30sungainya,
00:24:32kemarin jebol lagi,
00:24:33dan masih banyak sedimen,
00:24:36Menteri PU,
00:24:36baru pulang juga,
00:24:37dari kemarin dari sana,
00:24:39dan perlu dibangun,
00:24:41Sabodam namanya,
00:24:42nanti akan mungkin bisa,
00:24:43Pak Menteri PU,
00:24:44bisa menjelaskan,
00:24:46kemudian untuk,
00:24:47Tapanui Utara,
00:24:48menjadi atensi juga,
00:24:49BKMI,
00:24:50karena ada pasiles pendidikan,
00:24:52baik Pak Ut,
00:24:54kemudian SD,
00:24:55SMP,
00:24:56yang masih,
00:24:58belum,
00:24:59masih terdampak,
00:25:00meskipun sudah operasional,
00:25:02kemudian,
00:25:03jalan,
00:25:04ada jalan kompeten kota,
00:25:06dan jembatan,
00:25:07di Tapanui Utara,
00:25:10yang lain,
00:25:12dari segi pemerintahan,
00:25:14fast cash,
00:25:15sana peransahan pendidikan,
00:25:18kemudian akses darat,
00:25:20ekonomi,
00:25:21pasar,
00:25:22restoran,
00:25:23rumah ibadah,
00:25:25SPBU,
00:25:26listrik,
00:25:27PDIM,
00:25:27internet,
00:25:28gas,
00:25:28LPG,
00:25:29lain-lain,
00:25:31untuk 15 kompeten kota,
00:25:32tidak masalah lagi,
00:25:35artinya bisa beroperasional,
00:25:37untuk sungai,
00:25:38ada tiga daerah,
00:25:39yang perlu mendapat atensi,
00:25:41karena ada sedimen,
00:25:42di sana,
00:25:44dan juga ada kayu,
00:25:46tumpukan kayu,
00:25:47yaitu Tapanui Tengah,
00:25:48Tapanui Utara,
00:25:49dan Tapani Selatan,
00:25:51di Garoga,
00:25:52dan Batang Toru,
00:25:54kemudian untuk Aceh,
00:25:56Aceh,
00:25:57sudah normal,
00:25:5710,
00:25:58sebagaimana dalam data,
00:26:00yang warna hijau,
00:26:00artinya normal,
00:26:02yang hijau semua,
00:26:04tapi yang ada kuningnya,
00:26:05itulah perucatan,
00:26:06mendekati normal,
00:26:07satu kabupaten kota,
00:26:09yaitu,
00:26:10di,
00:26:13Bener Meriah,
00:26:14Bener Meriah ini,
00:26:15ada problema,
00:26:17yaitu jalan,
00:26:18kabupaten kota,
00:26:19dan jalan,
00:26:21desanya,
00:26:22yang bermasalah,
00:26:24kemudian,
00:26:25ada tujuh,
00:26:26kabupaten kota,
00:26:27yang perlu atensi khusus,
00:26:29mulai dari,
00:26:30kabupaten Biren,
00:26:31ini,
00:26:32sarana pendidikannya,
00:26:33hampir semuanya,
00:26:35gak semua,
00:26:36artinya ada,
00:26:37PAUD,
00:26:37TKS,
00:26:38DSMP,
00:26:38SMA,
00:26:40Madrasah,
00:26:40Ponpes,
00:26:41yang terdampak,
00:26:42akses jalan darat,
00:26:43kabupaten kota,
00:26:44nasional oke,
00:26:46provinsi oke,
00:26:47kabupaten kota,
00:26:48desa,
00:26:48dan jembatan,
00:26:49di Biren,
00:26:51kemudian,
00:26:53rumah ibadah,
00:26:54rumah ibadah,
00:26:55masjid,
00:26:56menasah,
00:26:57serta,
00:26:58PDAM,
00:26:59dan juga sungai,
00:27:01di kabupaten Biren,
00:27:03kemudian,
00:27:04nagan raya,
00:27:06sungai saja,
00:27:07yang menjadi problem,
00:27:08disana,
00:27:10selanjutnya,
00:27:11di Aceh Timur,
00:27:12juga ini,
00:27:12kami,
00:27:13atensi khusus,
00:27:13karena banyak,
00:27:14fasilitas pendidikan,
00:27:16mulai dari SD,
00:27:18sampai dengan madrasah,
00:27:19SMP,
00:27:19SMA,
00:27:20itu yang terdampak,
00:27:23Aceh Tengah,
00:27:24juga banyak,
00:27:25perlu mendapat tensi,
00:27:27mulai dari,
00:27:28ada kantor,
00:27:28kantor desa,
00:27:29yang rusak,
00:27:30kemudian,
00:27:31ada klinik,
00:27:33meskipun rumah sakit,
00:27:34dan puskesmas,
00:27:35ada jalan,
00:27:35klinik,
00:27:36yang rusak,
00:27:37belum beroperasi,
00:27:39kemudian,
00:27:40sana pendidikan,
00:27:41baik,
00:27:42TK,
00:27:43SD,
00:27:43SMP,
00:27:45kemudian,
00:27:46akses darat,
00:27:47nasionalnya oke,
00:27:48provinsi,
00:27:49oke,
00:27:50kabupaten desa oke,
00:27:51tapi ada jalan,
00:27:52selangi jembatan,
00:27:54jembatan di Aceh Tengah,
00:27:55yang perlu perbaiki,
00:27:57disamping itu,
00:27:57ada satu lagi,
00:27:58itu fenomena,
00:27:59adanya tanah yang amblas,
00:28:01disana,
00:28:02yang terus melebar,
00:28:03kemarin,
00:28:04memutus jalan kabupaten,
00:28:05dan kemudian,
00:28:08sutep,
00:28:10tower tegangan tinggi,
00:28:12untung sudah dipindahkan oleh PLN,
00:28:14150 meter dipindahkan,
00:28:17tapi,
00:28:17dua ring lalu,
00:28:19tiangnya,
00:28:19besarnya robo,
00:28:21tapi,
00:28:21tidak mengganggu jaringan,
00:28:23karena jaringan ini sudah dipindahkan oleh PLN,
00:28:26kami sudah menelpon di root PLN sebelumnya,
00:28:29sehingga langsung dipindahkan,
00:28:31sehingga,
00:28:32tidak mengambat listriknya,
00:28:34kalau seandainya putus,
00:28:35saat itu,
00:28:36belum masuk,
00:28:37dan belum diperbaiki,
00:28:39belum dipindahkan,
00:28:41maka,
00:28:41dua kabupaten,
00:28:42itu menjadi total,
00:28:44gelap,
00:28:44blackout,
00:28:46yaitu Aceh Tengah,
00:28:46dan Bener Meriah,
00:28:49kemudian,
00:28:50untuk,
00:28:50ekonomi,
00:28:52pasar,
00:28:52di Aceh Tengah,
00:28:53buka,
00:28:54bagus,
00:28:55takengon,
00:28:56tidak masalah,
00:28:56kotanya pun tidak masalah,
00:28:58kemudian,
00:28:59memang ada restoran,
00:29:00warung,
00:29:02dan hotel,
00:29:03karena ada beberapa,
00:29:04yang di dekat,
00:29:04di pinggir,
00:29:06danau laut,
00:29:06danau laut tawar,
00:29:08ini daerah,
00:29:09wisata ini,
00:29:11rumah ibadah,
00:29:12ada yang,
00:29:12masjid yang rusak,
00:29:15kemudian,
00:29:17untuk BBM lancar,
00:29:20listrik ada beberapa desa,
00:29:21yang masih terdampak,
00:29:22ini betul-betul,
00:29:23karena longsor,
00:29:25jalannya,
00:29:25sehingga,
00:29:27menggunakan sling,
00:29:28untuk mengirimkan logistik,
00:29:30datang dengan dari udara,
00:29:33ada beberapa desa,
00:29:35kalau saya tidak salah,
00:29:35ada delapan desa,
00:29:37kemudian,
00:29:38PDIM,
00:29:39jaringan PDIM terganggu,
00:29:41internet,
00:29:42khususnya di daerah,
00:29:43yang tadi,
00:29:43tidak ada listrik,
00:29:45tapi diberikan genset,
00:29:46di sana,
00:29:46Samping itu sungai,
00:29:49sungai ini,
00:29:50juga di Aceh Tengah,
00:29:53terdampak,
00:29:54karena ada sedimen,
00:29:55cukup banyak sedimennya,
00:29:57atensi lainlah,
00:29:59daerah Aceh Utara,
00:30:01Aceh Utara,
00:30:03terutama adalah,
00:30:04pemerintahnya desa,
00:30:05yang terdampak,
00:30:06kemudian,
00:30:07pasis pendidikan,
00:30:08SD,
00:30:09ada beberapa,
00:30:10kami memiliki datanya,
00:30:12kemudian,
00:30:13akses daratnya,
00:30:14adalah kabupaten kota,
00:30:15dan,
00:30:15ada jembatan yang,
00:30:16terputus,
00:30:18di Aceh Utara,
00:30:20meskipun,
00:30:21sudah bisa fungsional,
00:30:22dengan jembatan darurat,
00:30:25rumah ibadah,
00:30:26masjid,
00:30:26dan juga,
00:30:27Aceh Utara,
00:30:28problema masalah sungai,
00:30:30sungai terutama,
00:30:31sungai yang,
00:30:32Tamiang,
00:30:34sungai Tamiang ini,
00:30:35membelak antara,
00:30:36saya ulangi,
00:30:37ada sungai,
00:30:38yang di daerah,
00:30:39langkahan,
00:30:40di Aceh Utara,
00:30:42kemudian,
00:30:43untuk di,
00:30:43Gayo Luas,
00:30:45itu,
00:30:45problem utamanya,
00:30:48jalan yang,
00:30:49kena longsor,
00:30:51dan juga,
00:30:52jembatan,
00:30:53saya ulangi,
00:30:54jalan,
00:30:55desa juga,
00:30:56yang bermasalah,
00:30:58Aceh Tamiang,
00:30:59Alhamdulillah,
00:31:00kemarin,
00:31:00pemerintahnya,
00:31:01betul-betul lumpuh,
00:31:03karena,
00:31:05lumpur,
00:31:06di 47,
00:31:07kantornya,
00:31:08sekarang sudah bersih,
00:31:11dan sudah melakukan operasional,
00:31:12meskipun,
00:31:13belum sepenuhnya,
00:31:15ini satu-satunya,
00:31:16kabupaten,
00:31:17pemerintahan,
00:31:17kabupaten,
00:31:18yang belum,
00:31:19beroperasional,
00:31:20secara penuh,
00:31:20betul,
00:31:21kalau yang lain,
00:31:2251,
00:31:23semuanya sudah penuh,
00:31:24beroperasional,
00:31:26kemudian,
00:31:28ada,
00:31:29puskesmas,
00:31:30yang sudah operasional,
00:31:31tapi,
00:31:31perlu mendapatkan,
00:31:32bantuan,
00:31:33di sana,
00:31:35akses jalan,
00:31:37Tamiang,
00:31:37relatif,
00:31:37sudah,
00:31:38baik nasional,
00:31:40maupun,
00:31:42provinsi,
00:31:43kabupaten,
00:31:44kota,
00:31:44desa,
00:31:45jembatan,
00:31:46sudah dilakukan,
00:31:48perbaikan,
00:31:49yang lain-lain,
00:31:50untuk Tamiang,
00:31:51SPBU,
00:31:52listrik,
00:31:53air,
00:31:53internet,
00:31:54air memang,
00:31:55ada beberapa problema,
00:31:56di sana,
00:31:57tapi,
00:31:58didukung oleh sumur bor,
00:31:59internet,
00:32:00dan gas LPG,
00:32:01tapi,
00:32:01sungainya,
00:32:02sungainya,
00:32:02sungai paling besar,
00:32:03di samping,
00:32:04sungai Merdu,
00:32:06yang membelah biran,
00:32:07dengan Pidijaya,
00:32:08ini adalah,
00:32:09sungai Aceh Tamiang,
00:32:10tapi,
00:32:11ini ada,
00:32:11set gas,
00:32:13sungai,
00:32:14yang untuk,
00:32:15yang sudah mulai bekerja,
00:32:16untuk mengkelirkan,
00:32:17sedimen,
00:32:18di sana,
00:32:19kemudian,
00:32:20Pidijaya,
00:32:21Pidijaya,
00:32:22juga menjadi atensi,
00:32:22bagi kami,
00:32:24terutama,
00:32:25Mas Les Pendidikan,
00:32:26SD,
00:32:27SMP,
00:32:27SMA,
00:32:28Mas Dasah,
00:32:29Pondok Santren,
00:32:31kemudian juga,
00:32:31ada,
00:32:32jembatan,
00:32:33di Pidijaya,
00:32:34kemarin banjir lagi,
00:32:36dan kemudian,
00:32:39PDIM,
00:32:39PDIM juga terdampak,
00:32:41karena jaringan,
00:32:42jaringannya,
00:32:43terganggu oleh,
00:32:46rusak oleh banjir,
00:32:56di alaman 45,
00:33:00operasi pembersihan lumpur,
00:33:02kita sudah datakan,
00:33:05untuk di Aceh,
00:33:06itu ada 297 titik,
00:33:09yang sudah selesai dikerjakan,
00:33:11198 titik,
00:33:13yang masih dalam proses,
00:33:14ada 99,
00:33:15memang perlu kerja keras,
00:33:17di sini,
00:33:18Sumatera Utara,
00:33:19ada 11,
00:33:218,
00:33:21sudah selesai,
00:33:22tinggal,
00:33:233 titik,
00:33:23terutama di Tapanuli,
00:33:24tengah,
00:33:26kemudian,
00:33:26di Sumatera Barat,
00:33:2829 titik,
00:33:29pembersihan lumpur,
00:33:31semua sudah selesai,
00:33:32dikerjakan,
00:33:33jadi total,
00:33:34ada 337 titik,
00:33:35pembersihan lumpur,
00:33:37sudah dikerjakan,
00:33:38235,
00:33:3970%,
00:33:40tapi masih ada 102 lagi,
00:33:43yang perlu dikerja keras,
00:33:4430%,
00:33:45jadi sudah,
00:33:47lebih kurang,
00:33:4770%,
00:33:48personel,
00:33:50sekarang,
00:33:51masih existing,
00:33:53TNI,
00:33:53Polri,
00:33:54dan,
00:33:54dari pemerintah,
00:33:56ini,
00:33:56non-relawan ini,
00:33:58itu,
00:33:59ada 56.331,
00:34:01kita juga menghormati,
00:34:04kerja dari teman-teman,
00:34:05relawan,
00:34:06cukup banyak,
00:34:06dari dompet Duhafa,
00:34:09dari PMI,
00:34:10dan lain-lain,
00:34:11yang ketemu di lapangan,
00:34:13sungai,
00:34:14ada,
00:34:16dikerjakan oleh pusat,
00:34:17ada 38,
00:34:18saya ulangi,
00:34:1979 terdampak,
00:34:2038 dikerjakan oleh pusat,
00:34:2348,1%,
00:34:26sedangkan daerah,
00:34:28ada 43 sungai,
00:34:29yang dikerjakan,
00:34:31itu 16,
00:34:31yang baru dikerjakan,
00:34:34rinciannya juga paling banyak,
00:34:35adalah di Aceh,
00:34:38kemudian,
00:34:39pembersihan tumpukan kayu,
00:34:41di Aceh,
00:34:42lebih kurang,
00:34:43baru 70%,
00:34:44itu ada beberapa data,
00:34:46rincian,
00:34:47tumpukan-tumpukannya,
00:34:48dimana saja,
00:34:49di dalam tulisan,
00:34:50yang lebih kecil,
00:34:53kemudian,
00:34:54di Sumatera Barat,
00:34:55tumpukan kayu,
00:34:57Alhamdulillah,
00:34:58sudah tertangani,
00:34:59100%,
00:35:00tapi di Sumatera Utara,
00:35:02masih ada,
00:35:03lebih kurang,
00:35:0410% yang belum,
00:35:05terutama,
00:35:06di Tapanuli Tengah,
00:35:07Tapanuli Selatan,
00:35:09di Garoga,
00:35:10terutama,
00:35:11kemudian,
00:35:13akses,
00:35:13darat,
00:35:14untuk jalan nasional,
00:35:16Aceh,
00:35:16Sumut,
00:35:16Sumbar,
00:35:17sudah fungsional,
00:35:18semua 100%,
00:35:20kemudian,
00:35:21jalan daerah,
00:35:23lebih,
00:35:24di Aceh,
00:35:2592%,
00:35:26Sumut,
00:35:2799%,
00:35:28Sumatera Barat,
00:35:2990%,
00:35:29ini jalan,
00:35:30provinsi,
00:35:32kabupaten,
00:35:32kota,
00:35:33dan desa,
00:35:34jembatan,
00:35:36jembatan nasional,
00:35:38yang masih tanggung jawab nasional,
00:35:40di Aceh,
00:35:40Sumatera Utara,
00:35:41menurutku Barat,
00:35:42sudah diketahkan,
00:35:4210%,
00:35:44meskipun,
00:35:44bersifat temporer,
00:35:46seperti dengan menggunakan,
00:35:47Beli,
00:35:47atau Amko,
00:35:48atau menggunakan,
00:35:50metode yang lain,
00:35:51tapi ada beberapa jembatan daerah,
00:35:54terutama Aceh,
00:35:55baru tempat 7%,
00:35:57Sumut 95%,
00:35:58dan Sumatera Barat,
00:35:5969%,
00:36:00ini masih perlu kerja keras,
00:36:05jembatan yang dibangun oleh TNI,
00:36:06ada,
00:36:07Beli ada 62 unit,
00:36:09Amko 74 unit,
00:36:11dan jembatan Perintis,
00:36:1230 unit,
00:36:14kita juga mengapresiasi,
00:36:16jembatan yang dibangun oleh Polri,
00:36:18itu ada 41 unit,
00:36:20di Aceh ada 22 unit,
00:36:23kemudian sudah selesai dikerjakan 17 unit,
00:36:27masih dalam proses dan perencanaan ada 5,
00:36:32kemudian di Sumut ada 5,
00:36:34yang dikerjakan oleh Polri ada 5 unit,
00:36:37sudah selesai 4,
00:36:38tinggal 1,
00:36:39yang sedang proses,
00:36:42kemudian di Sumatera Barat,
00:36:43ada 14 unit jembatan oleh Polri,
00:36:4610 unit sudah selesai dikerjakan,
00:36:48dan masih ada sisa 4 unit,
00:36:50jadi sudah 71%,
00:36:53dukungan alat berat memang paling banyak,
00:36:55kita fokuskanlah di Aceh,
00:36:571358,
00:36:59total alat berat yang masih ada,
00:37:02bekerja 2.185,
00:37:05pengungsi di Aceh paling banyak,
00:37:08yang dari tenda,
00:37:09itu 12.144,
00:37:12kemudian yang di Sumut,
00:37:13ada 490,
00:37:14dan semuanya ada di Tapanli Tengah,
00:37:16di Sumatera Alhamdulillah,
00:37:18tidak ada yang lagi yang akan ditendang,
00:37:22kemudian untuk khusus pembangunan Huntara,
00:37:27di Aceh rencana pembangunan 14.967,
00:37:34di Sumut 993,
00:37:36dan di Sumatera 728,
00:37:39yang sudah terbangun di Aceh,
00:37:42yang sudah terbangun di Aceh 6.676,
00:37:44Sumut 893,
00:37:46sumbar 721,
00:37:48jadi total rencana 16.688,
00:37:52yang sudah terbangun,
00:37:548.290 baik dari Danantara,
00:37:57maupun dari BNPB,
00:37:59dan dari Menterian PU,
00:38:01penyaluran dana tunggu hunian,
00:38:05untuk di Aceh,
00:38:06sudah 94%,
00:38:08di Sumut 99%,
00:38:10dan sumbar 97%,
00:38:13ini khusus buat untuk rumah berat,
00:38:15rusak berat,
00:38:16atau yang hilang,
00:38:17mereka memilih untuk kontrak sewa,
00:38:20atau tinggal di rumah keluarganya,
00:38:22diberikan dana tunggu hunian,
00:38:23600.000 x 3,
00:38:251,8 juta,
00:38:26kemarin minggu lalu,
00:38:29kita melaksanakan secara serempak,
00:38:32di 25 Kabupaten Kota,
00:38:35angkanya Pak,
00:38:37Kepala BNPB yang paham,
00:38:40kemudian untuk hunian tetap,
00:38:42rencana pembangunan di Aceh,
00:38:44sebanyak 9.246,
00:38:47di Sumut 3462,
00:38:49sumbar 3621,
00:38:51yang sekarang di Aceh,
00:38:52sudah terbangun 302,
00:38:56BNPB,
00:38:57Sumut ada 297,
00:38:59diantaranya dari Kementerian PKP,
00:39:02dan sumbar 655,
00:39:05jadi total rencana menghuntap,
00:39:07itu adalah 16.329,
00:39:10untuk rumah,
00:39:11rusak berat,
00:39:12atau hilang,
00:39:14sekarang baru terbangun,
00:39:151.254,
00:39:17ini memang kita memerlukan pendataan,
00:39:21kemudian untuk fasilitas kantor,
00:39:24pemerintahan untuk provinsi,
00:39:26di daerah yang terdampak,
00:39:28Kabupaten Kota semua sudah,
00:39:30tapi satu yang belum merasa penuh,
00:39:32yaitu Aceh Tamiang tadi,
00:39:35kemudian Bapak Presiden juga,
00:39:37sudah menyampaikan,
00:39:39bahwa anggaran TKD,
00:39:42transfer keuangan daerah,
00:39:44beliau setuju untuk di,
00:39:48kembalikan ke angka,
00:39:49di tahun 2025,
00:39:52tapi kami melihat ada beberapa daerah,
00:39:54yang tahun 2026,
00:39:55itu lebih tinggi,
00:39:57dari 25,
00:39:58saran kami,
00:40:00karena ini untuk kepentingan bencana,
00:40:01agar daerah-daerah yang,
00:40:05APBD,
00:40:06seolah TKD-nya lebih tinggi,
00:40:092026,
00:40:10dibanding 2025,
00:40:12diambil yang 2026,
00:40:15tolong halaman 46,
00:40:18nanti angkanya kami sampaikan,
00:40:20ini 10 triliun lebih,
00:40:23kemudian perbaikan fasilitas kesehatan,
00:40:25ini yang dikerjaan oleh Bapak Menkes,
00:40:27apresiasi kami,
00:40:29yang sangat tinggi,
00:40:30karena rumah sakit umum daerah,
00:40:32ada 87,
00:40:33semuanya sudah operasional,
00:40:35di Aceh, Sumut,
00:40:36maupun Sumbar,
00:40:37puskesmas ada 867,
00:40:40ini sudah operasional semua,
00:40:42100 persen,
00:40:44baik di Aceh, Sumut,
00:40:45maupun Sumatera Barat,
00:40:48ada dua puskesmas,
00:40:50yang direlokasi,
00:40:52oleh Kementerian PU,
00:40:53yaitu puskesmas di,
00:40:55Tlongkop,
00:40:56di Aceh Timur,
00:40:58dengan puskesmas Jamburlai,
00:41:00di Aceh Tenggara,
00:41:03FASDIC,
00:41:04FASDIC,
00:41:05FASDIC ada,
00:41:06terdampak,
00:41:08totalnya 4863,
00:41:11proses pembelajaran sudah jalan,
00:41:13100 persen,
00:41:14mungkin Bapak Menendis,
00:41:15dokumen nanti bisa menambahkan,
00:41:18namun memang,
00:41:19ada terjadi kerusakan-kerusakan,
00:41:21bahkan ada yang rusak berat,
00:41:22sehingga perlu dilakukan perbaikan,
00:41:25pasokan yang paling penting adalah BBM,
00:41:28dan GAS,
00:41:30untuk di Aceh,
00:41:32SPBU-nya sudah 97 persen,
00:41:34beroperasi,
00:41:35tinggal 5,
00:41:36yang belum operasional,
00:41:38Sumatera Utara 100 persen,
00:41:40SPBU,
00:41:41Sumatera Barat 100 persen,
00:41:43kemudian,
00:41:45SPBE,
00:41:46LPG,
00:41:47100 persen sudah operasional di Aceh,
00:41:50Sumut 100 persen,
00:41:51Sumatera Barat 100 persen,
00:41:53agen LPG,
00:41:56100 persen sudah beroperasional di Aceh,
00:41:59di Sumut juga 100 persen,
00:42:01dan di Sumatera 100 persen,
00:42:03jadi,
00:42:04ada 5 SPBU saja yang memerlukan atensi,
00:42:07di Aceh,
00:42:10untuk listrik,
00:42:12listrik untuk di Aceh,
00:42:15itu sudah 99,90 persen,
00:42:18ada beberapa daerah tadi saya disampaikan,
00:42:21seperti di Aceh Tengah,
00:42:21karena memang keterbatasan jalannya yang memang betul-betul hilang,
00:42:29dan kemudian menjadi sungai,
00:42:31sehingga jaringannya juga menjadi putus,
00:42:33tapi diberikan genset untuk sementara,
00:42:37kemudian di Sumut,
00:42:3899,9 persen sudah menyala,
00:42:41sumber 100 persen,
00:42:43Alhamdulillah,
00:42:45Sumur Bor,
00:42:46MTK,
00:42:47juga dibuat,
00:42:50oleh TNI,
00:42:52Polri,
00:42:53dan Pemda,
00:42:54dan banyak sekali pihak,
00:42:56PU,
00:42:57semua bekerja,
00:42:58dan antara juga terima kasih banyak,
00:43:00Sumur Bor,
00:43:01Sumur Bor,
00:43:01karena jaringan PDIM yang terganggu,
00:43:05akibat banjir,
00:43:07internet,
00:43:09100 persen,
00:43:10tapi kemudian,
00:43:11ada beberapa daerah yang,
00:43:14listriknya tadi belum masuk,
00:43:16di beberapa desa,
00:43:18serta di TNI Tengah yang kemarin,
00:43:20kemarin terganggu kembali,
00:43:22karena adanya banjir,
00:43:23sehingga ketuk listriknya padam,
00:43:27otomatis internet juga jadi padam,
00:43:31untuk pasar,
00:43:33sangat penting indikator ekonomi ini,
00:43:36di Aceh,
00:43:37sudah operasional,
00:43:3999,
00:43:41dari 116,
00:43:43pasar,
00:43:44rakyat,
00:43:4585,34 persen,
00:43:48jadi mungkin,
00:43:49mohon maaf,
00:43:50Menteri Perdagangan,
00:43:51dapat bisa mendukung,
00:43:54mengoperasionalkan,
00:43:56masih ada sisa lagi,
00:43:57lebih kurang,
00:43:5817,
00:44:01kemudian,
00:44:02sumut,
00:44:0347,
00:44:05pasar yang terdampak,
00:44:06semuanya sudah operasional,
00:44:08Sumatera Barat ketiga,
00:44:10sudah operasional 100 persen,
00:44:12UMKM,
00:44:13ini juga indikator ekonomi,
00:44:16ini,
00:44:17baru 66 persen,
00:44:19untuk di Aceh,
00:44:20cafe, warung,
00:44:23toko yang terdampak,
00:44:26ini di Aceh,
00:44:28masih perlu kerja keras Pak,
00:44:30untuk sumut,
00:44:31hampir 100 persen,
00:44:32sudah lancar normal,
00:44:34kemudian di Sumatera Barat,
00:44:3693,7 persen,
00:44:39yang mungkin,
00:44:40jadi atensi khusus,
00:44:41dan jadi banyak pertanian,
00:44:43masyarakat juga,
00:44:44masalah pertanian,
00:44:46lahan-lahan sawah,
00:44:48kemudian,
00:44:49kebun,
00:44:50kopi,
00:44:51dan lain-lain,
00:44:51di daerah pergunungan,
00:44:52yang terdampak,
00:44:54terutama sawah,
00:44:55kami kira nanti,
00:44:56Bapak Menteri,
00:44:58pertanian bisa,
00:44:59menyampaikan juga,
00:45:01kemudian,
00:45:01cadangan pangan,
00:45:03terutama beras,
00:45:04kami sudah menyampaikan,
00:45:05koordinasi dengan Bapak,
00:45:07Mentan,
00:45:08kepala Bapak Nas,
00:45:09dan Bulog,
00:45:10serta dan Antara,
00:45:12intinya lah,
00:45:13di daerah-daerah yang terdampak,
00:45:14mudah terkurung ini,
00:45:16agar cadangannya,
00:45:18diperkuat,
00:45:19untuk tiga bulan,
00:45:21di daerah pergunungan,
00:45:22seperti di Gayo,
00:45:24kemudian Aceh Tengah,
00:45:26kemudian di daerah Sibolga,
00:45:28juga mudah terkurung,
00:45:29dan di Nias,
00:45:31karena Nias ini,
00:45:32pintunya lah di Sibolga,
00:45:33ini diperkuat,
00:45:35sebagaimana data,
00:45:37stok,
00:45:38yang ada,
00:45:41secara rinci,
00:45:42ada di situ,
00:45:43kemudian,
00:45:44perbaikan,
00:45:45versus ibadah,
00:45:46karena terdampak,
00:45:47lebih kurang 2037,
00:45:49meskipun secara fungsional,
00:45:51berjalan,
00:45:52tapi ada beberapa,
00:45:53ada beberapa,
00:45:54terutama di Aceh,
00:45:56yang rumah ibadahnya,
00:45:57cukup banyak,
00:45:57yang rusak,
00:45:58berat,
00:46:00kalau di Sumut,
00:46:01dan Sumbar,
00:46:03ada yang rusak berat,
00:46:03tapi sebagian besar,
00:46:04rusak ringan,
00:46:06kemudian,
00:46:07kami melaporan juga,
00:46:08bahwa,
00:46:08Bapak Presiden,
00:46:10memberikan bantuan,
00:46:12sebanyak,
00:46:1372 miliar,
00:46:16790 juta,
00:46:17untuk pembelian sapi,
00:46:19pembagian daging,
00:46:21di 19,
00:46:21kabupaten kota di Aceh,
00:46:23ditambah simeluh,
00:46:2418 ditambah simeluh,
00:46:26karena simeluh,
00:46:26kemarin ada gempa,
00:46:29ini sudah dilakukan,
00:46:30pembelian sapi,
00:46:31dan kami sudah memulakan,
00:46:32surat edaran,
00:46:33untuk dibagikan,
00:46:34hari ini,
00:46:35satu hari,
00:46:36sebelum,
00:46:38bulan puasa,
00:46:40yang intinya,
00:46:41adalah,
00:46:423000,
00:46:42lebih,
00:46:433042,
00:46:44desa,
00:46:45warganya,
00:46:45harus mendapatkan,
00:46:46bagian,
00:46:47daging sapi,
00:46:50kemudian,
00:46:51untuk,
00:46:51akses,
00:46:52konektivitas,
00:46:53darat,
00:46:54ini seperti kami,
00:46:54sampaikan tadi,
00:46:56jalan nasional,
00:46:58untuk,
00:46:59di Aceh,
00:47:00hampir semuanya,
00:47:01sudah berfungsi,
00:47:03kemudian,
00:47:05jalan daerah,
00:47:06baru 93,5%,
00:47:08masih ada,
00:47:09jalan-jalan daerah,
00:47:11yang belum,
00:47:12berfungsi maksimal,
00:47:13karena longsor,
00:47:14atau karena,
00:47:16hilang,
00:47:17memang,
00:47:17jalannya,
00:47:19jembatan,
00:47:20untuk nasional,
00:47:22yang menjadi tanggung jawab,
00:47:23nasional,
00:47:23dari Kementerian PU,
00:47:26TNI,
00:47:27Polri,
00:47:28semua,
00:47:28gotong royong,
00:47:29sudah fungsional,
00:47:30100%,
00:47:32dan,
00:47:33untuk jembatan daerah,
00:47:35ini,
00:47:36jembatan teman,
00:47:36di tahun jawab daerah,
00:47:37itu,
00:47:3763,3%,
00:47:41kemudian,
00:47:42kami,
00:47:42sampaikan,
00:47:43bahwa,
00:47:45ada,
00:47:46beberapa,
00:47:46skema,
00:47:46setimbulan,
00:47:47bantuan,
00:47:48kepada masyarakat,
00:47:49untuk,
00:47:50pertamalah,
00:47:52masalah rumah,
00:47:53kedualah,
00:47:53masalah perorangan,
00:47:55untuk masalah rumah,
00:47:57rusak ringan,
00:47:5815 juta rupiah,
00:48:00rusak sedang,
00:48:0130 juta rupiah,
00:48:03rusak berat,
00:48:03indeksnya adalah,
00:48:0460 juta,
00:48:05ini mungkin terbuka,
00:48:06untuk diskusi nanti,
00:48:08kemudian,
00:48:11untuk yang rumah,
00:48:13ringan dan sedang,
00:48:14kemarin sudah,
00:48:15Alhamdulillah,
00:48:16terima kasih banyak,
00:48:19BNPB,
00:48:20yang akan mengeksekusinya,
00:48:21ini,
00:48:23anggaran untuk BNPB,
00:48:24sudah,
00:48:24sudah direalisasikan,
00:48:26oleh Kementerian Keuangan,
00:48:27atas perintah,
00:48:28bawa presiden,
00:48:29sebanyak,
00:48:304,7 triliun,
00:48:32sehingga,
00:48:33minggu lalu,
00:48:34sudah kita lakukan,
00:48:35serempak,
00:48:36ringan dan sedang,
00:48:37dibagikan,
00:48:39di 25 kompeten kota,
00:48:42dan itu berlanjut terus,
00:48:44setiap minggu,
00:48:4615 dan 30 juta,
00:48:48kemudian,
00:48:49yang untuk rusak berat,
00:48:50mereka punya pilihan,
00:48:53satu,
00:48:53pilihan,
00:48:54Huntara,
00:48:55kemudian Sementara,
00:48:56yang dibangunkan oleh,
00:48:58BNPB,
00:48:59kemudian,
00:49:00Danantara,
00:49:01dan Kementerian PU,
00:49:04atau mereka juga bisa,
00:49:05mendapatkan pilihan,
00:49:08tinggal di rumah,
00:49:09kontrakan sewa,
00:49:10ataupun,
00:49:12rumah keluarga,
00:49:14dengan diberikan,
00:49:16DTH,
00:49:17dan tunggunian,
00:49:19600 ribu kali 3,
00:49:20per 3 bulan,
00:49:21yaitu,
00:49:211,8 juta,
00:49:23ini direlisasikan oleh,
00:49:26BNPB,
00:49:27nah kemudian,
00:49:28bagi mereka yang,
00:49:29di rumah di,
00:49:31rusak berat kerantingan ini,
00:49:33di samping mereka,
00:49:35tinggal di Huntara,
00:49:36atau non Huntara,
00:49:38dengan diberikan DTH,
00:49:39mereka juga,
00:49:41sekarang dalam proses pendataan,
00:49:43apakah akan dibangunkan,
00:49:44Huntap,
00:49:45pun yang tetap,
00:49:47secara mandiri,
00:49:48di titik yang mereka kendaki,
00:49:50di tanah yang,
00:49:51mereka punya,
00:49:52itu akan dibangunkan,
00:49:53oleh BNPB,
00:49:54dari anggaran,
00:49:554,7 triun,
00:49:56itu,
00:49:57kemudian,
00:49:58kalau ingin,
00:49:59di kompleks,
00:50:00satu hamparan,
00:50:02ini,
00:50:03ini,
00:50:03ya akan dibangunkan,
00:50:04oleh Kementerian PKP,
00:50:05Bapak Morosi Raid,
00:50:08selanjutnya,
00:50:09untuk,
00:50:10perorangan,
00:50:12santunan,
00:50:13kematian,
00:50:13yang wafat,
00:50:15ini,
00:50:15diberikan oleh,
00:50:16Kementerian Sosial,
00:50:18kami kira,
00:50:19datanya nanti,
00:50:20di Bapak Mensos,
00:50:21bisa menyampaikan,
00:50:23di samping itu,
00:50:24ada,
00:50:26bantuan,
00:50:27untuk perabotan,
00:50:29dan,
00:50:30stimulan,
00:50:31ekonomi,
00:50:315 juta,
00:50:33perabotan,
00:50:333 juta,
00:50:34kalau untuk rusak berat,
00:50:35otomatis,
00:50:36mereka,
00:50:37mereka mendapatkan,
00:50:38dua jenis bantuan ini,
00:50:40yaitu,
00:50:41total,
00:50:418 juta,
00:50:42sedangkan,
00:50:43yang rusak,
00:50:44ringan,
00:50:44dan sedang,
00:50:46itu,
00:50:47stimulan,
00:50:48ekonomi,
00:50:49dapat juga diberikan,
00:50:50karena,
00:50:51rumahnya,
00:50:51di lapangan,
00:50:52bisa saja,
00:50:53rumahnya rusak,
00:50:54sedang,
00:50:54tapi,
00:50:56perabotan,
00:50:56mebelernya rusak,
00:50:58sehingga,
00:50:58bisa diberikan,
00:50:59bantuan,
00:50:593 juta,
00:51:01sama mungkin,
00:51:01rumahnya rusak,
00:51:02ringan,
00:51:03tapi,
00:51:03sawahnya,
00:51:04rusak,
00:51:05itu,
00:51:05bisa diberikan,
00:51:07bantuan,
00:51:08ekonomi,
00:51:085 juta,
00:51:10nah,
00:51:10ini,
00:51:10yang sedang,
00:51:11dalam,
00:51:12tahap pendataan,
00:51:13yang rumah,
00:51:14ringan,
00:51:15dan sedang,
00:51:17tapi,
00:51:17di lapangan,
00:51:18perabotan,
00:51:19maupun,
00:51:19warungnya,
00:51:20misalnya,
00:51:20rusak,
00:51:21ini,
00:51:22yang sedang,
00:51:22dikejar,
00:51:22pendataan,
00:51:23dari,
00:51:24pemda-pemda,
00:51:25tapi,
00:51:25kalau,
00:51:25untuk yang rusak berat,
00:51:26otomatis,
00:51:27mereka,
00:51:28mendapatkan,
00:51:29biaya perabotan,
00:51:30dan,
00:51:31ekonomi,
00:51:33ini,
00:51:33kami mohon,
00:51:34nanti,
00:51:34Bapak Mensos,
00:51:36bisa,
00:51:37untuk,
00:51:37mengeksekusi,
00:51:38anggaran tersebut,
00:51:42ini,
00:51:42data,
00:51:43dari,
00:51:43BPS,
00:51:43halaman 52,
00:51:45yang sudah melakukan,
00:51:46klarifikasi,
00:51:49jadi,
00:51:49rumah,
00:51:50yang rusak,
00:51:50ringan,
00:51:51sudah,
00:51:52by name,
00:51:52by address,
00:51:53itu,
00:51:5435,336,
00:51:57kemudian,
00:51:58rusak sedang,
00:51:5818,129,
00:52:02yang rusak berat,
00:52:04ataupun,
00:52:05hilang,
00:52:05hanyut,
00:52:06itu,
00:52:0728,885,
00:52:10nah,
00:52:11ada yang,
00:52:11yang belum,
00:52:13datanya,
00:52:13belum clear,
00:52:14karena,
00:52:15PMDnya hanya mengirimkan,
00:52:16rusak,
00:52:17begitu saja,
00:52:18tanpa membuat,
00:52:19klasifikasi,
00:52:21itu ada,
00:52:215,794,
00:52:23ditambah,
00:52:241,922,
00:52:26terutama,
00:52:27untuk relokasi,
00:52:28karena,
00:52:28dia memang,
00:52:29tidak rusak,
00:52:30tapi,
00:52:31di tebing,
00:52:32jurang,
00:52:32atau di pinggir,
00:52:33sungai,
00:52:34yang sangat rawan sekali,
00:52:36nah,
00:52:36ini totalnya adalah,
00:52:38kami lihat,
00:52:38totalnya,
00:52:39dari data BPS,
00:52:4090,066,
00:52:42ini,
00:52:43by name,
00:52:44by address,
00:52:45termasuk,
00:52:45rincian di bawahnya,
00:52:47lengkap,
00:52:48perkabupaten,
00:52:48kota,
00:52:49dimana saja,
00:52:50jumlah-jumlahnya juga ada,
00:52:52Aceh itu,
00:52:53totalnya adalah,
00:52:5478,628,
00:52:57rumah rusak,
00:52:58sedang berat,
00:52:59hilang,
00:53:00kemudian,
00:53:01yang untuk di,
00:53:03Sumatera Utara,
00:53:045,625,
00:53:06dan,
00:53:07di,
00:53:08Sumatera Barat,
00:53:10totalnya,
00:53:105,813,
00:53:14progres,
00:53:16untuk,
00:53:17hunian sementara,
00:53:18hunian tetap,
00:53:20untuk di Aceh,
00:53:21di usulan,
00:53:22huntara,
00:53:2414,697,
00:53:25sudah dibangun,
00:53:2766,76,
00:53:28atau 45%,
00:53:30sedangkan,
00:53:31usulan huntar,
00:53:349246,
00:53:359.246,
00:53:36yang sedang dibangun,
00:53:38302,
00:53:40Sumatera Utara,
00:53:41ada,
00:53:41ada 993,
00:53:43usulan huntara,
00:53:44yang sudah dibangun,
00:53:46893,
00:53:47jadi,
00:53:4890%,
00:53:48kemudian,
00:53:51usulan,
00:53:51hunian tetap,
00:53:52dari,
00:53:53pemda-pemda,
00:53:543,462,
00:53:56yang sedang dibangun,
00:53:57297,
00:53:58untuk Sumatera Barat,
00:54:01untuk Sumatera Barat,
00:54:01usulan huntara,
00:54:02728,
00:54:04yang sudah selesai dibangun,
00:54:05721,
00:54:07sehingga,
00:54:09sudah selesai,
00:54:1099%,
00:54:11ini yang,
00:54:13membuat,
00:54:14apa,
00:54:14fungsi di tenda-tenda,
00:54:160,
00:54:17di Sumatera Barat,
00:54:18usulan huntar,
00:54:203,621,
00:54:22yang sedang dibangun,
00:54:23655,
00:54:25ini,
00:54:25totalnya,
00:54:27usulan huntar,
00:54:2816,688,
00:54:31yang sudah selesai dibangun,
00:54:338,290,
00:54:34atau 50%,
00:54:35huntar,
00:54:36usulan,
00:54:37dari semua pemda,
00:54:3816,329,
00:54:40yang sedang dibangun,
00:54:421,254,
00:54:44ini yang perlu,
00:54:45mohon maaf,
00:54:46kerja keras,
00:54:46nantinya,
00:54:47untuk membangun huntar pun,
00:54:49tapi,
00:54:49sangat tergantungan data,
00:54:52yang tidak ingin di huntara,
00:54:54tentu diberikan dana tunggunian,
00:54:561,8 juta,
00:54:58untuk 3 bulan,
00:54:59di Aceh,
00:55:00sudah tersalurkan,
00:55:02sebanyak,
00:55:0293,87%,
00:55:05di Sumatera Utara,
00:55:0799,47%,
00:55:10Sumatera Barat,
00:55:1197,17%,
00:55:13atau lebih kurang,
00:55:1696,47%,
00:55:17ini semua ditransfer,
00:55:18by name,
00:55:19by address,
00:55:20sesuai dengan,
00:55:20data yang sudah divalidasi,
00:55:22oleh BPS,
00:55:28ya ini penyaluran tadi,
00:55:30per daerah juga,
00:55:32juga ada di halaman,
00:55:36dan huntarnya di halaman,
00:55:3755,
00:55:45ini beberapa daerah,
00:55:47kota-kota,
00:55:47yang sudah diberikan huntap,
00:55:49halaman 56,
00:55:51ya,
00:55:54di Aceh,
00:55:54ada 1000 unit,
00:55:55kemudian di,
00:55:57Sumut,
00:55:58ada 1103,
00:55:59dan di,
00:56:00Sumatera Barat,
00:56:01ada 500,
00:56:02untuk huntap,
00:56:06kemudian,
00:56:06mau nijin,
00:56:10untuk TKD,
00:56:11yang kami sampaikan tadi,
00:56:15ada dua,
00:56:16waktu itu kami ajukan,
00:56:17kepada Pak Presiden,
00:56:21apakah,
00:56:22yang akan diberikan TKD,
00:56:23kembali kepada 2025,
00:56:26itu,
00:56:27hanya,
00:56:28di Aceh,
00:56:30atau juga di,
00:56:31Sumatera Utara,
00:56:31dan Sumatera Barat,
00:56:33yang pertama,
00:56:34yang kedua,
00:56:34apakah,
00:56:36seluruh,
00:56:36kabupaten kota,
00:56:38se Aceh,
00:56:39se Sumatera Utara,
00:56:40dan Sumatera Barat,
00:56:42karena,
00:56:43tidak semua,
00:56:43kabupaten kota terdampak,
00:56:45di Aceh,
00:56:46ada 23,
00:56:47yang terdampak,
00:56:49adalah 18,
00:56:51Sumatera Utara,
00:56:53ada 33,
00:56:54kabupaten kota,
00:56:55yang terdampak,
00:56:5618,
00:56:57Sumatera Barat,
00:56:58ada 19,
00:56:59kabupaten kota,
00:57:00yang terdampak,
00:57:0116,
00:57:01jadi,
00:57:02ada yang tidak terdampak,
00:57:04beliau itu,
00:57:05menanyakan,
00:57:06berapa,
00:57:07exercise,
00:57:08anggarannya,
00:57:09kalau,
00:57:11seluruh,
00:57:12kabupaten kota,
00:57:13termasuk,
00:57:13yang tidak terdampak,
00:57:14dalam satu provinsi itu,
00:57:16dan kemudian,
00:57:17berapa,
00:57:18kalau yang dihitung,
00:57:19yang terdampak saja,
00:57:2152,
00:57:21kabupaten kota,
00:57:23kami menyampaikan,
00:57:24dua versi,
00:57:26yang pertama,
00:57:27seluruh,
00:57:28termasuk,
00:57:29yang tidak terdampak,
00:57:29itu lebih kurang,
00:57:30totalnya,
00:57:31untuk Aceh,
00:57:321,6 triliun,
00:57:34Sumatera Utara,
00:57:356,3 triliun,
00:57:37Sumatera Barat,
00:57:382,6 triliun,
00:57:39total,
00:57:3910,6 triliun,
00:57:41sebagaimana,
00:57:41dalam slide,
00:57:43yang terdampak,
00:57:44juga,
00:57:44memberikan,
00:57:45datanya,
00:57:4618,8 kabupaten kota,
00:57:48di Aceh,
00:57:4918 kabupaten kota,
00:57:50di Sumatera Utara,
00:57:5116 kabupaten kota,
00:57:52di Sumatera Barat,
00:57:55beliau,
00:57:55menyampaikan,
00:57:56bahwa,
00:57:56inilah bencana provinsi,
00:57:58maka,
00:57:58satu provinsi,
00:57:59semua diberikan,
00:58:01yaitu,
00:58:0210,6 triliun,
00:58:07rinciannya,
00:58:08sebagaimana,
00:58:09di halaman,
00:58:12namun,
00:58:13kami mohon,
00:58:14kami sudah melihat,
00:58:15datang,
00:58:15rinci,
00:58:16di halaman,
00:58:1760,
00:58:17halaman,
00:58:1861,
00:58:1960 itu Aceh,
00:58:23contoh,
00:58:23misalnya,
00:58:24di Biran,
00:58:27nomor 10,
00:58:29di Biran itu,
00:58:31kita lihat,
00:58:32anggaran,
00:58:322006,
00:58:331,697 miliar,
00:58:38sedangkan,
00:58:392025,
00:58:40setelah efisiensi,
00:58:421,663,
00:58:44kalau dikembalikan,
00:58:45ke 1,663,
00:58:47maka,
00:58:48mereka akan,
00:58:49berkurang malah,
00:58:51berkurang,
00:58:51lebih kurang,
00:58:5330 miliar,
00:58:54sehingga,
00:58:55saran kami,
00:58:56untuk yang,
00:58:57karena prinsipnya,
00:58:58untuk membantu bencana,
00:58:59mohon,
00:59:00dengan segala hormat,
00:59:01kalau bisa,
00:59:02diambil versi,
00:59:03menguntungkan daerah itu,
00:59:05Biran ini,
00:59:06memerlukan,
00:59:06banyak dukungan,
00:59:08sehingga,
00:59:09dikembalikan,
00:59:10bukan dikembalikan,
00:59:122005,
00:59:12tapi,
00:59:13mengambil,
00:59:14angka yang,
00:59:15lebih besar,
00:59:16yaitu,
00:59:162026,
00:59:181,697,
00:59:1930 miliar,
00:59:21sangat-sangat berarti,
00:59:22untuk di daerah,
00:59:23yang terdampak bencana ini,
00:59:26juga di Sumatera Utara,
00:59:28kami memiliki data,
00:59:28rinci,
00:59:30bedanya,
00:59:31antara,
00:59:312025,
00:59:32dan 2026,
00:59:36demikian,
00:59:36juga di Sumatera Barat,
00:59:38kalau,
00:59:39di provinsi,
00:59:40tingkat provinsi,
00:59:41saja,
00:59:41misalnya,
00:59:42monap,
00:59:43kembali,
00:59:43kalangan 59,
00:59:45kalau,
00:59:46diberikan,
00:59:471,6 triliun,
00:59:48itu,
00:59:50800 miliar,
00:59:51itu lebih kurang,
00:59:52adalah untuk provinsi,
00:59:53800 miliarnya,
00:59:55untuk,
00:59:5523 kabupaten kota,
00:59:58kemudian,
00:59:59di Sumatera Utara,
01:00:00itu lebih kurang,
01:00:011,2 triliun,
01:00:04kalau saya tidak salah,
01:00:06untuk,
01:00:06Sumatera,
01:00:06untuk provinsinya,
01:00:09sedangkan,
01:00:09di Sumatera Barat,
01:00:11lebih,
01:00:11dari 2,6 triliun,
01:00:13lebih kurang,
01:00:14500 miliar,
01:00:15untuk,
01:00:17provinsinya,
01:00:21kemudian,
01:00:23tadi,
01:00:24anggaran,
01:00:25dari,
01:00:26Bapak Presiden,
01:00:27bantuan,
01:00:28dalam rangka,
01:00:29tradisi,
01:00:29megang,
01:00:30pembagian daging,
01:00:32untuk daerah,
01:00:33khusus daerah terdampak,
01:00:34lebih kurang,
01:00:363042,
01:00:37desa,
01:00:39di Aceh,
01:00:40ini sudah disalurkan,
01:00:42langsung,
01:00:42dari Kementerian Keuangan,
01:00:43kepada,
01:00:45para,
01:00:46pemerintah,
01:00:47Bupati,
01:00:48Wali Kota,
01:00:48masing-masing,
01:00:49halaman 63,
01:00:51ya,
01:00:51itu pembagiannya lengkap,
01:00:53disana,
01:00:53berikut,
01:00:54bukti transfernya,
01:00:55kami kira,
01:00:56Bapak Mensesnik,
01:00:57yang terima kasih banyak,
01:00:58yang sudah mengatur ini,
01:01:00dan kami sudah mengecek,
01:01:02langsung ke Wagup,
01:01:04dan,
01:01:05juga,
01:01:05Satgas kita yang ada disana,
01:01:06BNPB juga mengecek,
01:01:08semua hari ini,
01:01:09tersalurkan,
01:01:11daging-daging,
01:01:12harinya,
01:01:13sudah dibelikan sapi semua,
01:01:15selanjutnya,
01:01:17di bagian akhir,
01:01:18kami memohon dukungan,
01:01:21dan dengan segala kerendah hati,
01:01:23bantuan dari DPR RI,
01:01:25yang pertama adalah,
01:01:27terima kasih untuk realisasi,
01:01:28kepada BNPB,
01:01:294,7 triliun,
01:01:31sudah diberikan,
01:01:32itu sangat membantu sekali,
01:01:34untuk membayar,
01:01:35kepada yang rusak,
01:01:36ringan,
01:01:37rumah,
01:01:38sedang,
01:01:39dana tunggu hunian,
01:01:41kemudian juga,
01:01:42untuk perbaikan-perbaikan,
01:01:43yang lain,
01:01:46kemudian,
01:01:47yang mungkin,
01:01:49mohon,
01:01:49atensi,
01:01:50kira-kira,
01:01:52realisasi anggaran,
01:01:53untuk BNPB,
01:01:54artinya BNPB,
01:01:56yang perorangan,
01:01:57uang lauk pau,
01:01:5815 ribu orang per hari,
01:02:01kemudian,
01:02:03uang,
01:02:04untuk perabotan,
01:02:063 juta,
01:02:07dan uang,
01:02:09bantuan,
01:02:10stimulan,
01:02:11untuk ekonomi,
01:02:13dari Kementu,
01:02:15kepada Kementos,
01:02:17kemudian,
01:02:18yang berikutnya lagi,
01:02:18adalah,
01:02:20anggaran,
01:02:22untuk TKD,
01:02:22kepada 3 provinsi,
01:02:23dan kabupaten kota,
01:02:25untuk percepatan,
01:02:27kemudian pasca pencana,
01:02:28kami berpendapat,
01:02:29bahwa,
01:02:31peran pemerintah daerah,
01:02:32sangat penting,
01:02:34untuk bisa juga,
01:02:35melakukan perbaikan,
01:02:36sendiri,
01:02:36karena,
01:02:38bencana inilah,
01:02:40bencana bukan,
01:02:40satu hamparan,
01:02:42tapi bencana,
01:02:43yang sporadis,
01:02:44di berbagai titik,
01:02:47yang tersebar,
01:02:48sehingga,
01:02:50yang kecil-kecil,
01:02:52mungkin bisa dilakukan,
01:02:52oleh pemerintah daerah,
01:02:54yang besar,
01:02:55dikerjakan oleh pemerintah pusat,
01:02:57seperti misalnya,
01:02:58gotong royong,
01:02:59untuk bersihkan,
01:03:00lumpur,
01:03:00di ganggang,
01:03:02di rumah-rumah,
01:03:03kemudian,
01:03:04jalan-jalan desa,
01:03:06kantor-kantor desa,
01:03:07yang rusak,
01:03:08dan lain-lain,
01:03:10kalau mungkin,
01:03:12bisa diberikan,
01:03:13penuh,
01:03:1410,
01:03:15sekian triliun,
01:03:16itu yang terbaik,
01:03:18tapi,
01:03:18kalau mungkin tidak bisa,
01:03:20khusus,
01:03:21untuk yang terdampak saja,
01:03:22misalnya,
01:03:24misalnya,
01:03:25dari,
01:03:26Sumatera Utara,
01:03:276,6 koma,
01:03:28sekian triliun,
01:03:30itu 15,
01:03:30kabupaten-kota,
01:03:31yang tidak terdampak,
01:03:32tidak harus diberikan sekarang,
01:03:34tapi mungkin diberikan,
01:03:35pertengahan tahun saja,
01:03:37tidak apa-apa,
01:03:38diberikan juga,
01:03:39yang di Aceh,
01:03:40dari,
01:03:4019,
01:03:42itu yang terdampak,
01:03:44betul 16,
01:03:45yang 3 tidak,
01:03:46seperti,
01:03:47kota Bandar Aceh,
01:03:48tidak,
01:03:49terdampak,
01:03:50itu bisa juga diberikan,
01:03:51pertengahan tahun,
01:03:53tapi,
01:03:54kalau memang,
01:03:54perlu,
01:03:56lebih efisien,
01:03:58langsung saja,
01:04:00bantuan ini,
01:04:01diberikan kepada,
01:04:02provinsi,
01:04:02sebagian,
01:04:04agar provinsi,
01:04:05juga bisa bergerak,
01:04:07mungkin 50%,
01:04:08kemudian,
01:04:10daerah-daerah,
01:04:11yang betul-betul,
01:04:11kita anggap,
01:04:12dari peta tadi,
01:04:13atensi,
01:04:14baik,
01:04:15yang menekati,
01:04:16yang atensi ada,
01:04:19227,
01:04:21yaitu,
01:04:22Sumatera Barat,
01:04:23Agam,
01:04:24dan Padang Paryaman,
01:04:27kalau mau ditambahkan,
01:04:28satu lagi,
01:04:29yaitu Tanah Datar,
01:04:30ini prioritas,
01:04:33kemudian,
01:04:34di Tapano di Tengah,
01:04:35saya ulangi,
01:04:36di Sumatera Utara,
01:04:37yang sangat atensi sekali,
01:04:38Tapano di Tengah,
01:04:40dan,
01:04:41Tapano Utara,
01:04:42kalau mau ditambah lagi,
01:04:43Tapano di Selatan,
01:04:45kemudian di Aceh,
01:04:48paling tidak,
01:04:48delapan daerah,
01:04:50yaitu,
01:04:51Aceh,
01:04:51Tamiang,
01:04:52Aceh Timur,
01:04:53Aceh Utara,
01:04:55Biren,
01:04:55Pidijaya,
01:04:57Bener Meriah,
01:04:58Gayo Luas,
01:04:59Aceh Tengah,
01:05:00ini kalau mohon,
01:05:00dengan segala hormat,
01:05:01kalau mungkin,
01:05:02secepat mungkin,
01:05:03dari Kementerian Keuangan,
01:05:05kami sudah koordinasi,
01:05:06informasi,
01:05:07kami dapat informasi bahwa,
01:05:09akan dieksekusi,
01:05:11atau direalisasikan,
01:05:13minggu ini,
01:05:14atau minggu depan,
01:05:15kalau mungkin bisa,
01:05:16mohon,
01:05:16dukungan dari DPR,
01:05:18dieksekusi,
01:05:19sehingga kita bisa,
01:05:20memacu,
01:05:21daerah ini,
01:05:22untuk bekerja,
01:05:24bekerja,
01:05:24untuk membereskan,
01:05:25yang kecil-kecil,
01:05:26dengan anggaran mereka,
01:05:27kami ambil contoh,
01:05:28misalnya,
01:05:29di Aceh Tamiang,
01:05:30pemerintahnya,
01:05:3147 gedung,
01:05:33kena lumpur semua,
01:05:34sudah bersih semua sekarang,
01:05:35di Kroyok,
01:05:36TNI,
01:05:36Polri,
01:05:37IPDN,
01:05:38macam-macam,
01:05:39sudah bersih,
01:05:40tapi kosong,
01:05:42tidak ada mebeler,
01:05:43tidak ada mesin,
01:05:44apa,
01:05:45komputer,
01:05:46yang lain,
01:05:47sehingga kami,
01:05:47mendorong mereka,
01:05:48untuk melawan pendataan,
01:05:50itu sulit,
01:05:51mereka belum bisa,
01:05:52bekerja maksimal,
01:05:53pakaian pun,
01:05:54kita belikan kemarin,
01:05:56ada lebih kurang,
01:05:568 ribu stel,
01:05:58yang kami ambil,
01:05:59dari,
01:06:00anggaran kemendagri,
01:06:02itu,
01:06:02pakaian-pakaiannya,
01:06:03mereka,
01:06:04tapi,
01:06:05untuk perkantorannya,
01:06:06masih belum,
01:06:07kalau kita bisa,
01:06:10mencairkan,
01:06:11meneran per,
01:06:12tambah mereka,
01:06:1372 miliar,
01:06:14itu diberikan,
01:06:15itu selesai semua,
01:06:17kemudian,
01:06:18yang berikutnya,
01:06:19adalah,
01:06:19realisasi anggaran,
01:06:21untuk,
01:06:21kementerian PU,
01:06:23Bapak Menteri PU,
01:06:24pernah mengajukan,
01:06:25lebih kurang,
01:06:2572 triliun,
01:06:27waktu presiden,
01:06:28untuk multi years,
01:06:29selama 3 tahun,
01:06:32kemudian,
01:06:34juga,
01:06:36untuk Kementerian Kesehatan,
01:06:38Pak Menteri Kesehatan,
01:06:38mengajukan,
01:06:39kalau saya tidak salah,
01:06:40500 miliar,
01:06:41untuk perbaikan,
01:06:42sana perasaan,
01:06:43meskipun,
01:06:44saat ini,
01:06:45beliau juga,
01:06:45mengalakasikan,
01:06:46rata-rata,
01:06:47dari anggaran masing-masing,
01:06:48reguler,
01:06:49yang dialihkan,
01:06:51atau,
01:06:51juga dari,
01:06:53pihak yang lain,
01:06:54kemudian,
01:06:55juga,
01:06:55pasdik,
01:06:56untuk,
01:06:56kemendik dasmen,
01:06:58karena,
01:06:58kemendik dasmen,
01:06:59masih menggunakan,
01:06:59anggaran regulernya,
01:07:02padahal,
01:07:03sana perindikan,
01:07:04di sana banyak sekali,
01:07:05yang harus perlu diperbaiki,
01:07:07kemudian,
01:07:08Kementerian Agama,
01:07:09khususnya,
01:07:10untuk rumah ibadah,
01:07:12pun pes,
01:07:13madrasa,
01:07:14sekarang,
01:07:14mungkin,
01:07:15Kementerian Agama,
01:07:15menggunakan,
01:07:16anggaran regulernya,
01:07:19selanjutnya,
01:07:19mohon arahan juga,
01:07:21ada,
01:07:22bantuan,
01:07:24dari,
01:07:24Daya Sepora Aceh,
01:07:26saya tahu bahwa,
01:07:26di Malaysia,
01:07:27ada,
01:07:28lebih kurang,
01:07:28hampir 500 ribu,
01:07:32warga Aceh,
01:07:33yang bekerja di sana,
01:07:34yang memiliki hubungan keluarga,
01:07:36mereka,
01:07:38selain membantu,
01:07:40keluarganya masing-masing,
01:07:43bantuan uang,
01:07:44tapi,
01:07:44mereka juga mengumpulkan,
01:07:46barang-barang,
01:07:47pangan terutama,
01:07:49nah,
01:07:49ini yang kami,
01:07:49mohon bantuan,
01:07:50dan mohon dukungan,
01:07:53pimpinan di PRRI,
01:07:54bawa ibu sekalian,
01:07:56ada datanya,
01:07:56kami sampaikan,
01:07:57nanti setelah ini,
01:07:59mereka sudah siap,
01:08:00barangnya dikirim,
01:08:02dari,
01:08:03Port Klang,
01:08:04di Kuala Lumpur,
01:08:06akan dikirim,
01:08:06ke pelabuhan,
01:08:07di Lok Smawe,
01:08:09pelabuhan,
01:08:10kerunggege namanya,
01:08:11tapi sekarang,
01:08:12masih tertahan,
01:08:13karena dari,
01:08:14biaya cukai,
01:08:16belum mengizinkan masuk,
01:08:18inilah,
01:08:19bantuan,
01:08:20untuk keluarga,
01:08:21kami sudah menamakan,
01:08:23saat itu,
01:08:23berapa presiden,
01:08:25sepanjang,
01:08:26itu adalah,
01:08:27bukan dari,
01:08:28G2G,
01:08:29silahkan diterima,
01:08:31G2G,
01:08:32harus melalui,
01:08:32menentu,
01:08:33nah kemudian,
01:08:34ini bukan G2G,
01:08:35tapi dari,
01:08:36komunitas,
01:08:38masyarakat,
01:08:38di sana,
01:08:38yang ada hubungan keluarga,
01:08:40yang mereka bekerja di,
01:08:41Malaysia,
01:08:44Bapak Pesir,
01:08:44menyampaikan,
01:08:45silahkan diterima,
01:08:47sepanjang,
01:08:48jangan sampai,
01:08:49ada barang-barang terlarang,
01:08:51seperti,
01:08:51narkoba,
01:08:52menjata api,
01:08:53dan lain-lain,
01:08:55kemudian,
01:08:57penambahan,
01:08:58anggaran,
01:08:59huntap mandiri,
01:09:00yang semula 60 juta,
01:09:02ini permintaan,
01:09:02dari BNPB,
01:09:03kalau bisa,
01:09:04menjadi 65,
01:09:05atau 70 juta,
01:09:06indeksnya,
01:09:08karena adanya,
01:09:09huntap itu,
01:09:10akan dilengkapi,
01:09:11dengan genteng,
01:09:12bukan,
01:09:13atap biasa,
01:09:15baik,
01:09:15Pak,
01:09:16sebentar,
01:09:17ini masalah kan banyak,
01:09:18jadi kalau kita,
01:09:19dengar masalahnya,
01:09:20terus,
01:09:22nyelesaiannya,
01:09:23nanti bingung,
01:09:23jadi kita langsung,
01:09:24ya satu-satu,
01:09:25siap-siap,
01:09:26Penteri Keuangan,
01:09:27jaga bola,
01:09:29jadi yang pertama,
01:09:31mungkin masalah,
01:09:32transfer daerah,
01:09:34ini kan kita menghadapi,
Komentar