Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
GAZA, KOMPAS.TV - Palestina memasuki bulan suci Ramadan. Warga melaksanakan tarawih pertama di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem.

Warga Palestina melaksanakan salat tarawih pertama, Selasa (17/2/2026) malam waktu setempat.

Jamaah memenuhi kompleks Al-Aqsa di Yerusalem, Palestina.

Mereka melaksanakan tarawih di tengah gencatan senjata dan serangan Israel yang tak kunjung usai.

Ini adalah Ramadan pertama sejak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi AS, 10 Oktober 2025.

Umat Muslim di Kota Gaza melaksanakan salat tarawih pada Selasa (17/2/2026) malam.

Mereka berbondong-bondong menuju Masjid Agung Omari, Kota Gaza, untuk melaksanakan salat tarawih.

Masjid ini adalah salah satu dari puluhan ikon Gaza yang hancur dan rusak selama perang.

Masjid dibersihkan untuk menyambut Ramadan.

Seperti apa suasana Ramadan di Gaza, Palestina? Kita sudah bersama dengan Relawan Emergency Medical Team 12, Muhammad Reynaldi.

Baca Juga Ramadan di Tengah Serangan Israel, Warga Gaza Salat Tarawih Perdana di Masjid Omari di https://www.kompas.tv/internasional/651514/ramadan-di-tengah-serangan-israel-warga-gaza-salat-tarawih-perdana-di-masjid-omari

#gaza #palestina #ramadan

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/651566/full-relawan-emt-12-ungkap-suasana-ramadan-di-gaza-suara-tembakan-dan-bom-masih-terdengar
Transkrip
00:00Palestina memasuki bulan suci ramadhan, warga melaksanakan tarawih pertama di Masjid Al-Aqso, Yerusalem.
00:08Setelah warga Palestina melaksanakan sholat tarawih pertama pada selasa malam waktu setempat jemaah menuhi kompleks Al-Aqso di Palestina.
00:17Mereka melaksanakan tarawih di tengah gencatan senjata dan serangan Israel yang tak kunjung usai.
00:22Ini adalah ramadhan pertama sejak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat 10 Oktober 2025.
00:37Umat muslim di kota Gaza melaksanakan sholat tarawih pada selasa malam.
00:41Mereka berbondong-bondong menuju Masjid Agung Omari kota Gaza untuk melaksanakan sholat tarawih.
00:46Masjid ini adalah salah satu dari puluhan ikon Gaza yang hancur dan rusak selama perang.
00:52Masjid dipersihkan untuk menyambut ramadhan.
01:04Seperti apa suasana ramadhan di Gaza Palestina?
01:07Kita sudah bersama dengan relawan emergency medical team 12 Muhammad Reinaldi.
01:13Assalamualaikum, selamat malam dok.
01:17Waalaikumsalam, warahmatullahi wabarakatuh.
01:19Saat malam, Ibrahim.
01:20Baik. Dok, ini bertahan di tengah kehancuran, ini tentu tak mudah bagi warga Gaza.
01:25Bagaimana Anda melihat suasana di Gaza saat ini, dok?
01:30Baik, terima kasih.
01:31Untuk suasana yang jelas sekarang sedang memperhatinkan sekali,
01:35di mana memang di sekitar saya masih terdengar suara bom-bom ataupun bahkan suara tembakan-tembakan.
01:42Bahkan juga terdapat suara drone yang seringkali mengitari rumah ataupun tempat kerja kita.
01:48Dan juga terkadang terdengar suara jet tempur yang terbang di atas kita.
01:53Jadi di tengah Ramadan pun, Israel masih terus gencar melakukan serangan terhadap warga Palestina?
02:02Ya, baik. Terima kasih.
02:04Untuk hari ini pada hari pertama Ramadan, memang suara-suara bom atau tembakan bagi saya masih terdengar berkurang.
02:13Cuma tetap masih terdengar berbagai suara drone-drone yang mengitari.
02:20Namun saya belum mendengar hingga kini terdapat korban akibat dari serangan Israel.
02:25Dok, kami memiliki visual dari Mersi Indonesia juga bagaimana geliat warga Gaza di pusat belanjaan, di pasar-pasar.
02:34Dan mereka juga antusias menyambut Ramadan kali ini, dok.
02:38Bisa diceritakan, jadi sudah mulai ada asa di sana, yang mulai tumbuh di sana, dok.
02:46Ya, baik.
02:47Baik, jadi memang untuk Ramadan ini sangat disambut oleh warga di sekitar sini.
02:54Karena ini merupakan Ramadan di mana kita dapat melihat berbagai bahan makanan yang mulai muncul di pasar.
03:01Setelah sebelum Ramadan-Ramadon di dua tahun belakangan ini,
03:06tidak ada ataupun bahkan karena sering terjadi serangan yang sangat gencat dari Israel.
03:12Tapi bagaimana dengan harga-harga di sana, dok?
03:15Ini kan Ramadan pertama, setelah kemarin kan sangat eskalasi konfliknya tinggi di tahun kemarin.
03:25Baik.
03:26Untuk harga sendiri, saat ini masih sangat lebih tinggi dibandingkan harga normal sebelum terjadinya perang.
03:32Sehingga juga tentunya masih menyusahkan banyak warga untuk mendapatkan akses ke bahan makanan tersebut.
03:39Baik, jadi memang walaupun pasar sudah mulai tampak ramai,
03:44tapi harga di sana masih sangat sulit dijangkau oleh warga ya, dok?
03:49Ya.
03:50Dok, untuk persiapan Ramadan, seperti untuk berbuka puasa, untuk sahur,
03:56bagaimana ketersediaan bahan makanan di sana, bantuan logistik di sana, dok?
04:04Baik, untuk bantuan logistik, ini ada beberapa dari, baik dari WHO ataupun NGO lain
04:11yang terus mengirimkan bantuan logistik makanan ke kita.
04:15Namun, perlu diingat juga, selain makanan, kita membutuhkan air.
04:20Di sini juga kita sangat tergantung pada air bersih dari truk-truk yang dikirimkan lewat bantuan-bantuan truk seperti itu.
04:29Biasanya frekuensinya berapa kali dalam sehari atau dalam sepekan bantuan untuk air bersih, dok?
04:41Baik, kalau untuk bantuan air bersih, biasanya setiap pagi atau siang,
04:46dari saya melihat satu kali pasti akan datang ke beberapa daerah,
04:50terutama di daerah yang pada penduduk dekat kem-kem pengungsian.
04:54Namun juga saya mendengar bahwa air ini terkadang tidak cukup untuk penduduk yang ada di sekitar situ.
05:01Wah, jadi untuk air bersih saja masih harus berebut.
05:04Ini untuk bantuan ketika ya mengangkut air bersih, mengangkut logistik makanan,
05:09masih suka dihalang-halangi oleh Israel, dok?
05:16Baik, untuk saat ini saya belum melihat adanya halangan yang sangat berat dari Israel
05:23mengenai proses pengiriman.
05:25Namun yang memang dari Israel sendiri menetapkan batasan-batasan
05:30apa yang boleh dikirim dan apa yang tidak.
05:32Seperti pada bagian obat-obatan.
05:34Karena saya sendiri dari medis,
05:38sehingga untuk obat-obatan ini kita masih sangat minim sekali.
05:41Bahkan yang paling dasar seperti parasitamol,
05:45itu bisa saja habis pada hari itu.
05:47Ataupun misalkan seperti bios lokal,
05:50sehingga kita harus memilah mana pasien yang mendapatkan bios lokal atau tidak
05:55misalkan pada saat tindakan penjahitan.
05:57Apalagi pada anak-anak yang terkadang tidak mendapatkan bios lokal.
06:02Jadi bahkan bantuan untuk obat-obatan medis pun saat ini belum optimal, dok?
06:10Ya, belum optimal sekali.
06:12Sehingga kita tetap membutuhkan baik dari makanan, air, dan juga obat-obatan yang sangat penting.
06:17Untuk menjangkau bantuan, bagaimana ke depannya ini selama pemenuhan satu bulan Ramadan?
06:22Bantuan makanan, bantuan medis juga, dok?
06:28Baik, terima kasih.
06:29Untuk bantuan medis, biasanya kita memasok dari sumber,
06:35kemudian akan kita taruh di gudang di beberapa poin,
06:39seperti poin-poin kesehatan yang kemudian kita sebarkan lewat poin-poin tersebut.
06:45Poin-poin tersebut seperti puskesmas, ya seperti puskesmas buatan,
06:48yang akan kita sebarkan lewat sana.
06:50Kalau misalkan untuk makanan, sebenarnya saya kurang agak mengerti bagaimana prosesnya.
06:56Tapi, insya Allah, misalkan dia dari pasar, sudah mulai banyak sekali berbagai bahan makanan yang dapat kita temui.
07:04Dok, pernah mendengar tidak cerita atau bagaimana harapan dari warga Gaza
07:08di saat memasuki bulan Ramadan, kemudian juga di tempat lain kan KTTBOP akan dilakukan.
07:15Harapan warga Gaza seperti apa, dok?
07:26Apakah dokter pernah mendengar bagaimana harapan warga Gaza ketika memasuki bulan Ramadan, dok?
07:32Karena di tempat lain di Amerika Serikat, KTTBOP juga tengah dipersiapkan, dok?
07:43Baik, saudara sayang sekali nampaknya sambungan audiovisual kami bersama dengan dokter Muhammad Reynaldi,
07:51relawan PMT, 12 terganggu.
07:56Karena memang situasi listrik dan juga sambungan internet di Gaza saat ini masih belum stabil.
08:02Tadi disampaikan bagaimana kondisi di sana, warga yang masih membutuhkan bantuan.
08:07Terima kasih, Muhammad Reynaldi.
08:10Relawan MT, 12 telah menyampaikan bagaimana kondisi warga Gaza di program Kompas Malam hari ini.
Komentar

Dianjurkan