Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad meminta Menteri Keuangan menjaga bola saat bahas anggaran terkait pemulihan pascabencana Sumatera.

Momen ini terjadi saat Rapat Koordinasi Pemulihan Pasca Bencana Sumatera di Jakarta pada Rabu (18/2/2026).

Dalam kesempatan itu, Purbaya kemudian menyampaikan sejumlah anggaran terkait pemulihan pascabencana Sumatera.

Sejumlah menteri hadir dalam rapat koordinasi ini, mulai dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Mendikdasmen Abdul Mu'ti, Mensesneg Prasetyo Hadi, hingga Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Video Editor: Joshua

Produser: Theo Reza

#pemerintah #dpr #bencanasumatra #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651539/bahas-anggaran-pascabencana-sumatera-dasco-ke-purbaya-siap-siap-pak-menkeu-jaga-bola
Transkrip
00:00Itu diberikan, itu selesai semua.
00:02Kemudian yang berikutnya adalah realisasi anggaran untuk Kementerian PU.
00:07Bapak Menteri PU pernah mengajukan lebih kurang 72 triliun waktu presiden
00:13untuk multi-years selama 3 tahun.
00:18Kemudian juga untuk Kementerian Kesehatan.
00:23Pak Menteri Kesehatan mengajukan kalau saya tidak salah 500 miliar
00:25untuk perbaikan sarang-parasarangannya.
00:28Meskipun saat ini beliau juga mengajukan rata-rata
00:31dari anggaran masing-masing reguler yang dialihkan.
00:35Atau juga dari pihak yang lain.
00:39Kemudian juga pastik untuk Kementerian Dasmen.
00:43Karena Kementerian Dasmen masih menggunakan anggaran regulernya.
00:46Padahal sana perindikan, di sana banyak sekali yang harus perlu diperbaiki.
00:52Kemudian Kementerian Agama, khususnya untuk rumah ibadah,
00:57on-pass medrasa.
00:59Sekarang mungkin Kementerian Agama menggunakan anggaran regulernya.
01:04Selanjutnya, mohon arahan juga,
01:06ada bantuan dari Dayaspor Aceh.
01:11Kita tahu bahwa di Malaysia ada lebih kurang hampir 500 ribu
01:17warga Aceh yang bekerja di sana,
01:19yang memiliki hubungan keluarga.
01:22Mereka selain membantu keluarganya masing-masing,
01:28bantuan uang,
01:29tapi mereka juga mengumpulkan barang-barang,
01:32pangan terutama.
01:34Nah ini yang kami mohon bantuan dan mohon dukungan
01:36dari pimpinan di PRRI Bapak Ibu sekalian,
01:41ada datanya kami sampaikan nanti setelah ini.
01:44Mereka sudah siap barangnya dikirim
01:46dari Port Klang di Kuala Lumpur,
01:50akan dikirim ke pelabuhan di Loksmawe.
01:54Pelabuhan Kerunggege namanya.
01:56Tapi sekarang masih tertahan,
01:58karena dari biaya cukai,
02:01belum mengizinkan masuk.
02:02Nah inilah bantuan dalam bentuk keluarga.
02:06Kami sudah melamping menyampaikan saat itu
02:08pada Bapak Presiden,
02:10sepanjang itu adalah bukan dari G2G,
02:14silahkan diterima.
02:16G2G harus melalui bentuk.
02:18Nah kemudian ini bukan G2G,
02:20tapi dari komunitas masyarakat di sana
02:23yang ada hubungan keluarga,
02:25yang mereka bekerja di Malaysia.
02:29Bapak Presiden menyampaikan,
02:30silahkan diterima,
02:31sepanjang jangan sampai ada barang-barang terlarang,
02:35seperti narkoba,
02:37menjata api, dan lain-lain.
02:41Kemudian penambahan anggaran
02:44huntab mandiri,
02:45yang semula 60 juta,
02:47ini permintaan dari BNPB,
02:48kalau bisa menjadi 65 atau 70 juta indeksnya.
02:52Karena adanya huntab itu akan dilengkapi
02:55dengan genteng,
02:57bukan atap biasa.
03:00Baik Pak, sebentar.
03:02Ini masalah kan banyak.
03:03Jadi kalau kita dengar masalahnya,
03:06terus,
03:07nyelesainya nanti bingung.
03:08Jadi kita langsung ya satu-satu,
03:10siap-siap Menteri Keuangan,
03:12jaga bola.
03:14Jadi yang pertama,
03:16mungkin masalah transfer daerah.
03:18Ini kan kita menghadapi situasi kuasa,
03:23sebentar lagi lebaran,
03:25mungkin transfer daerah ini sangat penting,
03:27kita rapat dari tanggal 10 Januari,
03:29ini sekarang sudah
03:33bulan Februari,
03:38dan sudah lebih sebulan.
03:40Ini mungkin ada penjelasan
03:41dan pemencahan dari Menteri Keuangan
03:43untuk transfer daerah.
03:44Waktu saya persilahkan.
03:47Terima kasih Pak Ketua.
03:49Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
03:51Salam cita untuk kita semua.
03:54Bapak-bapak, ibu-ibu,
03:56anggota DPR yang terhormat,
03:58dan para ketua DPR,
04:01anggota kabinet yang terhormat,
04:05pendek saja,
04:06penambahan alokasi ke daerah,
04:09mungkin slide saya bisa dikasih lihat nggak?
04:12Langsung yang halaman 14.
04:16Pemberian tambahan alokasi TKD
04:18disetujui sebesar 10,65 triliun.
04:22Jadi bukan angka yang 7 atau 8,
04:24kita ambil yang maksimal sesuai dengan usulan
04:27dari Menteri Dalam Negeri.
04:30Ada 47 daerah terdampak bencana
04:34yang mengalami penurunan TKD,
04:35dan 20 daerah tidak terdampak
04:37yang mengalami penurunan TKD.
04:39semuanya akan direvisi ke atas.
04:44Tambahan alokasi berupa penyelesaian kurang bayar
04:47DBH, DBH tambahan,
04:49DAU tambahan,
04:50dan dana OTSUS untuk AC.
04:54Kalau kita lihat halaman 14 tadi,
04:57bisa diperbesar?
04:59Nggak bisa ya?
05:02Kalau kita lihat sampai dengan 17 Februari 2026,
05:09itu kita sudah transfer 11 sebesar
05:12ketiga daerah itu,
05:1413 triliun rupiah,
05:16dibandingkan dengan tahun lalu,
05:19tanggal yang sama,
05:20itu hanya 10,78 triliun rupiah.
05:23jadi lebih besar sudah 30 persen
05:27dibanding tahun yang lalu.
05:30Kalau kita lihat halaman berikutnya,
05:31halaman 29,
05:33itu kita lihat juga sih,
05:35berapa sih keadaan keuangan mereka?
05:38Slide nomor 29,
05:40nggak bisa kasih lihat?
05:41Atau 16?
05:43Itu kita lihat di Januari tahun 2026,
05:46itu keadaan keuangan laerah cukup.
05:48Di Aceh itu ada 3,5 triliun,
05:54Sumatera Utara Provinsi ada 4,5 triliun,
05:58Sumatera Barat ada 1,8 triliun,
06:01jadi mereka punya cash 9,9 triliun.
06:03Jadi kita pastikan waktu itu,
06:07uang bukan masalah bagi mereka
06:10untuk membangun atau menang hari bencana.
06:15Coba kalaman 15 ya,
06:18atau 17 lain setelah.
06:20Next slide.
06:21Jadi penambahan alokasi TKD,
06:24ini masih dalam proses pengisian anggaran,
06:27revisi TKD-nya,
06:29revisi di PANJR,
06:30minggu depan atau paling lambat,
06:3328 Februari,
06:36ini mulai ditransfer ke daerah
06:38dengan persyaratan yang hampir tidak ada.
06:41Dalam alok penambahan TKD telah ditetapkan,
06:45maka penyaluran TKD dilakukan 3 bulan.
06:48Mulai Februari,
06:491140 persen,
06:52Maret, 1130 persen,
06:54April, 1130 persen.
06:56Ini yang tambahannya otomatis kita transfer seperti itu.
06:59Jadi kalau kita lihat gambar di sini,
07:00yang disetujui adalah 10,648 triliun rupiah,
07:05sesuai dengan petunjuk dari Bapak Presiden.
07:09Jadi penyaluran tambahan TKD di bulan Februari
07:12akan mencapai paling-paling minggu keempat ya,
07:144,2 triliun rupiah.
07:17Penggunaannya diprioritaskan untuk penggunaan belanja,
07:20pokok pemuda,
07:21penanggulan bencana,
07:22dan kebutuhan mendesak lainnya.
07:25Jadi untuk TKD sudah clear Pak peruntukan dan timeline-nya.
07:32Jadi harusnya sih minggu depan mereka sudah,
07:35minggu dua minggu ini sudah mulai bisa menggunakan uang itu
07:40untuk mendorong ekonominya lebih lanjut.
07:43Tapi sebagai catatan,
07:45mereka sekarang tidak kekurangan uang.
07:47Setiap awal bulan kita kirim sesuai jadwal
07:51tanpa persyaratan calur yang berlebihan.
07:54Jadi itu Pak, untuk transfer ke daerah.
07:57Terima kasih Pak.
07:58Baik, jadi seharusnya berjalan lancar
08:02dan nanti 28 Februari harusnya sudah selesai Pak,
08:06Menteri Keuangan ya.
08:07Baik, terima kasih.
08:09Kemudian yang kedua,
08:11ini juga tadi saya tangkap bahwa
08:13itu untuk TKD tadi.
08:15Nah ini Kementerian PU.
08:17Ini Kementerian PU,
08:19untuk tadi saya tangkap
08:21dana tanggap darurat ada permintaan multi-years.
08:25Dan kemudian
08:28sudah disetujui
08:33oleh Bapak Nas
08:40ada beberapa yang belum disetujui.
08:44Nah tetapi kemudian
08:47diusulkan tagihan
08:49kepada BNPB.
08:51Nah sementara kalau tadi lihat
08:53di BNPB cuma dapat
08:54ada uangnya 4,3 triliun
08:58sementara di dana tanggap daruratnya ini
09:01melebihi itu kebutuhannya.
09:04Nah ini kasihan nanti.
09:05Saya rasa nanti takutnya
09:07yang namanya birokrasinya
09:09berblit-blit
09:11sehingga saya monitor di lapangan
09:13Kementerian PU tetap terus membangun
09:15tapi saya nggak tahu uangnya dari mana.
09:18Nah nanti kontraktornya
09:19kan kasihan itu.
09:20Jadi mungkin
09:21Menteri Keuangan
09:23bisa mengambil
09:25kebijakan lain
09:28supaya
09:28dana tanggap darurat
09:30yang di Kementerian PU
09:32yang diusulkan ini
09:34bisa berjalan dengan lancar.
09:36Demikian Pak Menteri Keuangan.
09:38Terima kasih Pak Ketua.
09:40Saya ingin perjelas sedikit.
09:42Jadi ada
09:42jadi kita membantu Aceh
09:45dari tiga
09:45arah.
09:47Satu lewat BNPB
09:48dari BNPB
09:48satu dari
09:50kedua dari tadi
09:53dana yang diusulkan oleh
09:54tim Satgas Bencana
09:57yang ketiga dari TKD
09:58penambahan dan percepatan TKD.
10:00Jadi kalau
10:01Pak Gudipa BNPB
10:03tahun anggaran 2026
10:05itu sebesar 490 miliar
10:07di dalamnya termasuk
10:09dana siap pakai
10:10untuk penanganan
10:11darurat bencana
10:12sebesar 250 miliar
10:13untuk
10:15dana siap pakainya.
10:17Tapi pemerintah
10:18telah menambah
10:19dana siap pakai
10:20pada BNPB
10:21sebesar
10:224,63 triliun rupiah.
10:24Ini telah cair
10:25tanggal 6 Februari kemarin.
10:27Ini penggunaannya
10:28untuk penanganan
10:29darurat bencana
10:30Aceh sumut
10:31sumber
10:31sebesar
10:324,35 triliun
10:33dan juga
10:34untuk penanganan
10:35darurat
10:37bencana wilayah lainnya
10:38sebesar
10:380,27 triliun rupiah.
10:41Nanti kalau BNPB
10:43masih kurang
10:43kita akan
10:45anggarkan
10:46sesuai kebutuhan.
10:47Tapi ada juga
10:48yang saya bilang tadi
10:49usuhan
10:50anggaran belanja
10:51tambahan
10:52dari kementerian
10:52lembaga
10:53yang termasuk
10:54di dalamnya
10:55ada
10:55usuhan dari
10:57PUI yang
10:57butuh jiri
10:58sebesar
10:58mungkin sekitar
11:0070 triliunan ya.
11:01Tahun pertama
11:02tahun ini
11:0228 triliun
11:03tahun depan
11:05juga 28 triliun
11:07tahun berikutnya
11:08ada 16 triliun
11:09itu juga digabung
11:11dengan usuhan
11:11macam-macam
11:12itu ada
11:13dukman
11:14ketahanan bencana
11:15biaya operasional
11:16tim pelakaran
11:17saat gas
11:18rehab
11:18dan lain-lain
11:19rehab
11:21lahan
11:21dan irigasi
11:22bantuan benih
11:23bantuan
11:24pakan
11:25dan ternak
11:26itu sudah
11:27masuk ke kami
11:28itu sekitar
11:2943 triliun
11:30rupiah
11:31atau lebih kurang
11:32sedikit ya.
11:33Ini
11:33prosedurnya
11:35adalah
11:35lewat
11:39Bapenas
11:41dikirim ke
11:42Bapenas ya
11:42untuk dibuat
11:43bencana
11:43gabungannya
11:44supaya
11:44tidak overlap
11:44nanti
11:45setelah
11:47disetujui
11:47baru
11:47dikirim
11:48ke
11:49saat gas
11:49bencana
11:50yang
11:51di Bimitolif
11:51Mendagri
11:52nanti baru
11:53ke kami
11:54nanti kami
11:55salurkan
11:57sesuai
11:57dengan
11:58yang diusulkan
11:59tapi pada dasarnya
12:00anggarnya
12:01berbeda dengan
12:01BNPB
12:02yang tadi
12:03sebagian terpisah
12:04dan ini
12:05yang besar
12:07tadi dari PU
12:07dan yang lain-lain
12:08termasuk
12:10lehab
12:10lahan
12:11dan irigasi
12:11itu nanti
12:12lewat
12:13saat gas
12:14bencana
12:14itu yang
12:15besarnya dulu
12:18antara
12:1850 sampai
12:1960 kan
12:20itu kan
12:20harusnya
12:21jadi
12:21sumber
12:22pendanaannya
12:23berbeda
12:24dengan
12:24BNPB
12:25yang sudah
12:26dipakai
12:26sekarang
12:26Pak Ketua
12:29untuk
12:30pendanaan
12:30operasi
12:30saat gas
12:31sudah
12:35diusulkan oleh
12:36Menteri Dalam Negeri
12:36kepada Menteri Keuangan
12:38sehingga
12:38anggarannya akan
12:38dialokasikan
12:39pada DIPA
12:40Kementerian Dalam Negeri
12:42Kementerian Dalam Negeri
12:43telah menyampaikan
12:44usulkan
12:44anggaran
12:45operasional saat gas
12:46sebesar 400 miliar rupiah
12:48dengan
12:50perinciannya
12:51tentunya
12:52atas usulkan tersebut
12:53Kementerian Tersebut
12:53Kementerian Tersebut
12:53telah menyerangkan
12:54kepada Kementerian Negeri
12:55agar
12:55pendanaan operasional saat gas
12:57menjadi dilakukan
12:57dengan penggunaan
12:59ergo khusus
13:00pada DIPA
13:00Kementerian Negeri
13:01jadi
13:02untuk
13:03saat gas
13:03rencana sendiri
13:04sudah ada
13:05biayanya
13:05jadi terpisah
13:06demikian
13:07update dari
13:08Kementerian Negeri
13:09Baik
13:09jadi dipastikan bahwa
13:10rencana aksi yang
13:11disetujui oleh
13:12Bapak Nas kan hanya
13:13untuk rehab
13:14dan recon
13:14sehingga kemudian
13:16nanti yang
13:17untuk tanggap
13:18darurat
13:19yang belum disetujui oleh
13:20Bapak Nas
13:21akan diambilkan
13:22dari pes lain
13:22kan begitu
13:23kira-kira
13:26Menteri PU
13:27silakan
13:28saya nanti
13:29mau
13:29kasih kesempatan
13:31Menteri PU
13:31ngomong pasti panjang
13:33tapi ini masalah
13:33yang penting dulu
13:34kita pecahkan
13:35mumpung Menteri Keuangan
13:35siapa
13:36terima kasih Pak
13:40kemarin hasil diskusi
13:41dengan Bapak Nas
13:42memang
13:42pada saat kita
13:43mengajukan
13:44anggaran 74 triliun
13:45untuk 4 tahun itu
13:47itu memang
13:48termasuk
13:49kebutuhan
13:50tanggap darurat
13:51di tahun
13:512026
13:52sebesar
13:534,3 triliun
13:54arahan dari Bapak Nas
13:56sebab itu
13:57karena ini
13:57masih tanggap darurat
13:58nanti ambil aja
13:59dari
14:00BNPB
14:01jadi ini
14:02seolah-olah
14:02dalam berarti petik
14:03dicoret Pak
14:04dalam berarti petik Pak ya
14:05ini masih dalam
14:07tahap diskusi
14:07seperti itu Pak
14:08tapi belum
14:09belum dapat arahan lagi
14:104,3 triliun
14:13yang kami
14:13sudah anggarkan
14:15dan sebagian
14:16sudah berjalan
14:16karena akan
14:18tidak bisa menunggu Pak
14:19itu
14:21belum
14:21belum punya pos
14:23dalam berarti petik
14:23saya berharap sih
14:24ada anggaran khusus Pak
14:264,4 triliun ini
14:27karena
14:28per hari ini pun
14:30kami
14:30misalnya
14:31BNPB
14:32masih minta tolong
14:33di urusan Tegal
14:34itu juga
14:35kita diminta
14:36siapkan
14:37unia sementaranya Pak
14:39jadi
14:40kalau kami harus
14:41makan dari dalam
14:42kayaknya
14:42agak berat
14:43untuk nanti kita
14:44bisa
14:45melakukan pekerjaan-pekerjaan
14:47di tempat lain Pak
14:47seperti itu Pak
14:48makanya tadi saya bilang
14:51untuk dana tanggap darurat
14:52yang sebenarnya
14:54lebih penting
14:55itu tadi
14:56Menteri Keuangan
14:57akan coba
14:58carikan dari pos lain
15:00kan begitu ya
15:04tiap tahun
15:05tiap tahun
15:05kita setiapkan
15:06siapkan 5 triliun
15:07untuk tanggap darurat
15:08jadi
15:08BNPB bisa pakai
15:10masalah pembagiannya
15:11atur-atur aja
15:12kalau Anda
15:13tidak mau
15:14kemakan
15:15ya
15:15tetap aja
15:16yang 28-28
15:17kan ada di sini
15:17tidak terpotong
15:19sama yang sana
15:21oh Bapak Nas
15:23bukan kami yang matang Pak
15:24katanya Bapak Nas Pak
15:25ya Bapak Nasnya
15:26gak setuju
15:27tapi kan dana tanggap
15:28daruratnya kan harus jalan
15:29sementara ini kan
15:30PU saya lihat
15:31di sana kan tetap kerja
15:32ntar kontraktornya
15:34semua siapa yang bayar
15:44berasalnya uangnya ada Pak
15:45tinggal diputuskan
15:46seperti apa
15:48ya putusinya kapan
15:49bisa di sini gak putusnya
15:59sebentar
15:59karena ada mensesnek itu
16:01bisa mensesnek
16:03coba berunding dulu
16:04bertiga itu
16:05bisik-bisik
16:06sementara
16:06izin pimpinan
16:07kalau kendalanya
16:08di Bapak Nas
16:09biar kami yang bertanggung jawab
16:10oke
16:12berarti
16:13putus ya
16:13untuk dana tanggap darurat
16:15akan diambilkan
16:17dari pos lain
16:18karena Bapak Nas
16:19sebelum menyetujui
16:20sehingga dana tanggap darurat
16:21yang sekarang sedang berjalan
16:23akan diambilkan
16:24di pos lain
16:25nanti mensesnek yang tanggung jawab
16:27siap
16:28terima kasih
16:29oke
16:30oke putus ya
16:30salaman dulu dong
16:39oke berikut tadi
16:41dana detasmen tuh
16:42yang reguler gak bisa digeser-geser
16:44coba detasmen
16:49terima kasih
16:51terima kasih
16:51pimpinan
16:51kami ingin menyampaikan
16:54yang berkaitan dengan
16:55anggaran
16:57detasmen
16:58yang
16:59kami
17:00akan
17:02lakukan
17:03laporan singkat saja
17:04untuk
17:05beberapa
17:07kegiatan
17:08ke depan
17:10yang pertama
17:14perbaikan
17:15mebeler
17:16dengan menggunakan
17:16dana pos
17:19kemudian yang kedua
17:20telah terlaksana
17:22penandatanganan
17:23perjanjian kerjasama
17:24revitalisasi
17:26satuan pendidikan
17:27sebanyak
17:27746 sekolah
17:29di Aceh
17:30Sumatera Barat
17:31dan Sumatera Utara
17:32dengan nominal
17:33total
17:33866,5 miliar
17:38kemudian
17:39dari
17:41746 sekolah
17:43yang sudah
17:43PKS
17:44dana bantuan
17:46telah
17:48pencairan
17:49dana
17:49dengan total
17:50sebesar
17:51231,7 miliar
17:54dan sisanya
17:55dalam proses
17:55pencairan
17:56penyaluran
17:58bantuan khusus
17:59bagi guru
18:00terdampak
18:01bencana
18:01sebesar
18:02220,5 miliar
18:03bagi
18:0536.074 guru
18:07dari
18:08tenaga
18:08kependidikan
18:09jumlahnya
18:112 juta
18:11per
18:12GTK
18:13per bulan
18:14selama
18:143 bulan
18:15aneka
18:17tunjangan guru
18:18di wilayah
18:19bencana
18:19tidak
18:21mempersyaratkan
18:22beban
18:22mengacar
18:23total
18:23dana
18:23tunjangan
18:24sebesar
18:24508,9 miliar
18:27bantuan
18:29operasional
18:30santuan pendidikan
18:31sudah
18:32tersalur
18:32ke-29.000
18:33satuan pendidikan
18:35di kabupaten
18:36terdampak
18:36senilai
18:371,98 triliun
18:39persyaratan
18:41penyaluran
18:42sudah diberikan
18:42fleksibilitas
18:43termasuk
18:44dalam penggunaannya
18:45sesuai
18:46kebutuhan
18:47sekolah
18:49kemudian
18:50yang akan kami
18:51lakukan
18:51pada
18:51minggu
18:52kedua
18:52dan
18:52ke depan
18:54minggu
18:54kedua
18:55ketiga
18:56dan
18:56keempat
18:56pertama
18:58melanjutkan
18:59rakur
18:59percepatan
19:00rekonstruksi
19:01pasca
19:01bencana
19:02dengan
19:02dinas
19:02penelitikan
19:03se-provinsi
19:04Aceh
19:04Sumatera
19:05Utara
19:05dan Sumatera
19:06Barat
19:06yang
19:07kedua
19:08lanjutan
19:09penandatanganan
19:10PKS
19:10revitalisasi
19:11sekolah
19:12terdampak
19:12wilayah
19:13Sumatera
19:13Utara
19:14Aceh
19:14dan Provinsi
19:15Sumatera
19:16Barat
19:16sebesar
19:171.204
19:21sekolah
19:21yang ketiga
19:23proses verifikasi
19:24dan pembuatan
19:25rekening
19:26bagi 13.000
19:27guru
19:27dengan nilai
19:28bantuan
19:29TKG
19:30sebesar
19:3083,3 miliar
19:33koordinasi
19:34percepatan
19:35pengurusan
19:35anggaran
19:36biaya tambahan
19:37ini yang kami
19:37seluruhkan
19:37Pak Pimpinan
19:382,4 triliun
19:40dan
19:41kelima
19:41penyaluran
19:42bantuan
19:42pemerintah
19:43berupa
19:44peralatan
19:44TIK
19:46peralatan
19:46laboratorium
19:47peralatan
19:48olahraga
19:48alat
19:49pembersihan
19:50dan APS
19:51besar
19:5160 miliar
19:52dan
19:53pendampingan
19:53praktik
19:54baik
19:54dan model
19:55pembelajaran
19:56darurat
19:56bagi sekolah
19:57terdampak
19:57bencana
19:58di Aceh
19:59Sumatera
19:59Utara
19:59dan Sumatera
20:00Barat
20:01kami
20:02sampaikan
20:02secara
20:03umum
20:04bahwa
20:04kegiatan
20:05pembelajaran
20:06di
20:073 provinsi
20:08terdampak
20:09bencana
20:09sudah berlangsung
20:10100%
20:11hanya
20:13saja memang
20:13pembelajaran
20:14belum berlangsung
20:15secara ideal
20:16sebagian
20:17masih belajar
20:18di tenda
20:20atau di
20:21kelas darurat
20:22dan sebagian
20:23menumpang
20:24di sekolah lain
20:25kami sampaikan
20:26secara umum
20:27yang
20:29sudah belajar
20:31di sekolah asal
20:32itu
20:333001
20:34di Aceh
20:34kemudian
20:36626
20:37di Sumatera
20:38Barat
20:39dan
20:401104
20:41di
20:42Sumatera
20:43Utara
20:43kemudian
20:45yang masih
20:45belajar
20:46di
20:46tenda
20:48atau
20:48kelas darurat
20:4952
20:50di Aceh
20:5121
20:52di Sumatera
20:53Barat
20:54dan
20:5426
20:54di Sumatera
20:55Utara
20:55kemudian
20:56yang masih
20:57menumpang
20:57di sekolah
20:58lain
20:58itu
20:5920
21:00di Aceh
21:012
21:02di Sumatera
21:03Barat
21:03dan
21:04kemudian
21:05untuk
21:06total
21:06keseluruhan
21:07ada
21:083073
21:10yang
21:11di Aceh
21:12yang
21:12kemudian
21:13649
21:14di Sumatera
21:15Barat
21:15dan
21:161130
21:17di Sumatera
21:18Utara
21:18kami sampaikan
21:19pimpinan
21:20bahwa
21:21belajar
21:22di tenda
21:22atau kelas
21:22darurat
21:23saat ini
21:23tersisa
21:2499
21:24sebagian
21:26sudah kembali
21:27ke sekolah
21:28asal
21:28karena
21:29proses
21:29pembersihan
21:30sudah selesai
21:31sisanya
21:32merupakan
21:33sekolah
21:33yang
21:34kondisinya
21:34ruang
21:35kelasnya
21:36sudah
21:37tidak bisa
21:38digunakan
21:38kemudian
21:40pembelajaran
21:41menumpang
21:42saat ini
21:42tersisa
21:4322
21:43sekolah
21:44khususnya
21:45untuk
21:46sekolah-sekolah
21:47yang hanyut
21:47dan perlu
21:48relokasi
21:49proses
21:51pembelajaran
21:52belum sepenuhnya
21:53ideal
21:53sebagian
21:54masih
21:55menggunakan
21:55shift
21:56pagi atau
21:56siang
21:57dan
21:58belum
21:58tersedia
21:59meja kursi
21:59secara
22:00keseluruhan
22:00sebagian
22:01masih
22:02belajar
22:02di
22:03lantai
22:03kemudian
22:05kurikulum
22:06pembelajaran
22:07kami menggunakan
22:07kurikulum
22:08darurat
22:09mohon
22:10maaf
22:11untuk
22:11Tapanuli
22:12Tengah
22:12kami masih
22:13koordinasi
22:13dengan
22:14dinas pendidikan
22:15setempat
22:15sehingga
22:15belum ada
22:16perkembangan
22:17yang terbaru
22:21untuk
22:22untuk bantuan
22:23bantuan
22:23sudah kami
22:24berikan
22:25school kit
22:26kondisi
22:2810 Februari
22:282026
22:2931.000 paket
22:3116 Februari
22:3233.000 paket
22:33kemudian
22:34tenda
22:35168 unit
22:36pada
22:3710 Februari
22:39dan 168 unit
22:40pada
22:4016 Februari
22:42kemudian
22:43ruang
22:43kelas darurat
22:44ada
22:45160 unit
22:47kemudian
22:48pemberian
22:49buku
22:49pembelajaran
22:50197.670 buku
22:53kemudian
22:55tunjangan
22:55khusus guru
22:56untuk bencana
22:57pada
22:5810 Februari
22:59kami salurkan
23:00untuk
23:0120.074 guru
23:02dan
23:0316 Februari
23:0436.074 guru
23:06dukungan
23:08psikososial
23:09pada
23:1010 Februari
23:11681-an
23:13dan
23:1316 Februari
23:14741-an
23:16revitalisasi
23:17sekolah
23:18terdampak
23:1810 Februari
23:20sejumlah
23:20654 sekolah
23:22dan
23:2316 Februari
23:24746
23:26sekolah
23:27dana operasional
23:28pendidikan
23:29darurat
23:2910 Februari
23:31sudah kami salurkan
23:32untuk
23:321.569 sekolah
23:34dan itu
23:36jumlahnya sama
23:37pada
23:3816 Februari
23:382026
23:41kemudian
23:42kami sampaikan
23:43beberapa hal
23:44yang berkaitan
23:45dengan
23:46kerusakan
23:47berdasarkan provinsi
23:48dan
23:49beberapa hal
23:50yang akan
23:51kami lakukan
23:52untuk
23:53provinsi Aceh
23:54sekolah
23:56terdampak
23:563073
23:57ini dari
23:59hasil
24:00verval
24:01sekolah hasil
24:02verval
24:032.516
24:05yang rusak
24:05ringan
24:06885
24:07atau
24:0835,15%
24:10kemudian
24:11kategori
24:12rusak
24:13sedang
24:141.382
24:15atau
24:1554,88%
24:18rusak
24:18berat
24:19188
24:20atau
24:207,47%
24:22yang harus
24:23relokasi
24:2463
24:25atau
24:252,50%
24:27Provinsi
24:29Sumatera
24:30Barat
24:31sekolah
24:32sekolah
24:32terdampak
24:33649
24:34kemudian
24:35sekolah
24:36yang hasil
24:36verval
24:37itu ada
24:38500
24:38rusak
24:39ringan
24:40217
24:41atau
24:4243,40%
24:44kemudian
24:46rusak
24:46sedang
24:46255
24:48atau
24:4851%
24:49rusak
24:51berat
24:5113
24:52atau
24:532,60%
24:54dan yang harus
24:55relokasi
24:5615
24:57atau
24:583%
24:59kemudian
25:00kemudian
25:00untuk Provinsi
25:01Sumatera
25:01Barat
25:02sekolah
25:02yang terdampak
25:031130
25:04sekolah
25:06yang sudah
25:07diverval
25:071087
25:08kemudian
25:10rusak
25:10ringan
25:10594
25:12atau
25:1254
25:13atau
25:1365%
25:14yang
25:15rusak
25:16sedang
25:16424
25:17atau
25:1839,01%
25:21yang
25:22rusak
25:22berat
25:2384
25:24atau
25:245,89%
25:26dan yang harus
25:27relokasi
25:285,1
25:29atau
25:300,46%
25:32kami
25:34sampaikan
25:34bahwa
25:35sekarang ini
25:36yang
25:36realisasi
25:38PKS
25:39untuk
25:40revitalisasi
25:41sekolah
25:42untuk
25:44Aceh
25:44pada
25:4626
25:46Januari
25:47ada
25:4746
25:48kemudian
25:5010
25:50Februari
25:50286
25:5215
25:52Februari
25:53340
25:54rencana
25:55tambahan
25:56PKS
25:56minggu keempat
25:57731
25:59Sumatera
26:00Barat
26:0126
26:03Januari
26:04ada
26:04171
26:05yang sudah
26:05PKS
26:06kemudian
26:0710
26:07Februari
26:08171
26:09sudah
26:09PKS
26:09dan
26:1015
26:10Februari
26:112026
26:13ada
26:13196
26:14yang
26:15sudah
26:15PKS
26:16dan
26:16tambahan
26:18rencana
26:18PKS
26:19pada
26:19minggu
26:19keempat
26:19ada
26:2062
26:20kemudian
26:22Sumatera
26:23Utara
26:24untuk
26:25yang
26:26PKS
26:26pada
26:2710
26:27Februari
26:27ada
26:28189
26:2915
26:30Februari
26:31210
26:32dan
26:33rencana
26:33pada
26:33minggu
26:34keempat
26:34itu ada
26:35411
26:37yang akan
26:38PKS
26:39jadi total
26:40yang
26:41sudah
26:41PKS
26:42ada
26:43pada
26:4426
26:44jarum
26:45ada
26:45220
26:4610
26:47Februari
26:48654
26:4915
26:50Februari
26:51746
26:52dan
26:52pada
26:53minggu
26:53keempat
26:53bulan
26:54Februari
26:54ini
26:54ada
26:551204
26:57nilai
26:58PKS
26:58174
27:00miliar
27:00pada
27:0126
27:02Januari
27:02kemudian
27:03786
27:045
27:05miliar
27:06pada
27:0610
27:06Februari
27:07866
27:085
27:09miliar
27:10pada
27:1015
27:11Februari
27:12kemudian
27:13sudah
27:13dicairkan
27:1423
27:153
27:16miliar
27:17pada
27:1726
27:17Januari
27:18168
27:206
27:21miliar
27:22pada
27:2210
27:23Februari
27:23dan
27:24231
27:257
27:26miliar
27:26pada
27:2715
27:28Februari
27:292026
27:31total
27:33sekolah
27:33yang sudah
27:34melaksanakan
27:35perjanjian
27:35kerjasama
27:36atau revitalisasi
27:37mohon maaf
27:38kalau menyebut
27:39PKS berkali-kali
27:40bukan partai politik
27:41ya
27:41tapi perjanjian
27:42kerjasama
27:42revitalisasi
27:44Saswat Pendidikan
27:45per 15 Februari
27:462026
27:47untuk
27:48jenjang
27:49PAUD
27:49di Aceh
27:51sebanyak
27:5167
27:52kemudian
27:54SD
27:5438
27:55SMP
27:5620
27:56SMA
27:57118
27:58SMK
27:5984
28:00SLB
28:0111
28:02SKB
28:03atau PKBM
28:04ada 2
28:05kemudian
28:07untuk
28:08sekolahnya
28:10ada
28:11340
28:13nominalnya
28:16487
28:17miliar
28:18769
28:20juta
28:21742
28:22334
28:24rupiah
28:24kemudian
28:25untuk pencairan
28:26sekolah
28:27untuk 61
28:28dengan nilai
28:29total nominal
28:3069
28:31miliar
28:32332
28:33juta
28:34313
28:35859
28:36untuk
28:37Sumatera
28:38Barat
28:38sekolah
28:40yang sudah
28:41PKS
28:41untuk jenjang
28:42PAUD
28:42ada 3
28:43SD
28:44155
28:45SMP
28:46ada 5
28:46SMA
28:4725
28:47SMK
28:48ada 4
28:49SLB
28:50ada 4
28:50dan SKB
28:51atau PKBM
28:52tidak
28:53tidak ada
28:54jumlah keseluruhan
28:55196
28:56total
28:57PKS
28:58151
28:59151
28:59miliar
28:59306
29:00juta
29:01522
29:02346
29:04kemudian
29:05untuk pencairan
29:05168
29:06sekolah
29:07dengan total
29:08117
29:09miliar
29:10445
29:14juta
29:15150
29:15346
29:17untuk Sumatera
29:18Utara
29:19yang sudah
29:20PKS
29:21jenjang
29:21PAUD
29:22ada 4
29:22kemudian
29:23SG
29:24112
29:24SMP
29:2626
29:27SMA
29:2837
29:29SMK
29:3028
29:30SLB
29:313
29:31total
29:32keseluruhan
29:33210
29:33total
29:35PKS
29:35nominalnya
29:36227
29:37miliar
29:37456
29:39juta
29:40985
29:42858
29:43kemudian
29:44untuk pencairan
29:45sekolah
29:45ada 30
29:46dan nominalnya
29:4860
29:48miliar
29:49247
29:51juta
29:51mohon maaf
29:51Pak Menteri
29:52langsung
29:53yang pokok
29:53persoalannya
29:54saja
29:54saya kira
29:55yang pokok
29:56persoalan
29:56sudah saya
29:56sampaikan
29:57di awal
29:57tadi
29:57Prof
29:58yang bagian
29:59pertama
29:59penyajian
30:00saya
30:00yang ada
30:01di
30:03powerpoint
30:04terus-terus
30:05nah ini Pak
30:06ini yang sudah
30:07kami kerjakan
30:08dan jadi
30:08rencananya
30:09pada minggu
30:09ketiga
30:10dan keempat
30:10itu yang
30:11kami kerjakan
30:12Prof
30:13yang ada
30:14di
30:14nah ini
30:15ini yang akan
30:16kami kerjakan
30:17pada minggu
30:17ketiga
30:17dan keempat
30:18dan yang tadi
30:18kami sampaikan
30:19adalah yang
30:20sudah kami
30:20kerjakan
30:21terima kasih
30:22Prof
30:29baik yang
30:29poin 4
30:30nanti tinggal
30:31bisik-bisik
30:31dengan
30:32Menteri Snek
30:32dengan
30:33Menteri Keuangan
30:33kalau begitu
30:35siap
30:35yang 2,4
30:40kemudian tadi
30:41yang terakhir
30:42saya tangkap
30:43masalah tadi
30:44mengenai
30:45bantuan
30:48dari
30:49warga
30:50Aceh
30:51yang di
30:52Malaysia
30:52itu untuk
30:54memasukkan
30:55barang
30:56sekarang ini
30:57jadi kewenangannya
30:58siapa Pak
30:58Mendagri
30:59supaya cepat putus
31:00disini
31:01ya
31:03mohon izin
31:03itu
31:04halaman
31:0466
31:05jadi
31:06kewenangan
31:07dari
31:07mohon maaf
31:08dari
31:08Becukai
31:09kemenangan
31:10keuangan
31:10ini dari
31:12diaspora
31:12mereka
31:13kumpul-kumpul
31:15warga Aceh
31:16disana
31:17kami sudah
31:17ketemu langsung
31:18dengan Presiden
31:19Datuk Mansur
31:20datang kesini
31:21jadi
31:22rinciannya itu
31:22ada
31:23minyak goreng
31:243.000 liter
31:26senilai
31:261 miliar
31:27gula pasir
31:29sekitar
31:3050 juta
31:31rupiah
31:32air mineral
31:33672
31:34juta
31:35rupiah
31:35halaman
31:3666
31:37makanan
31:38siap saji
31:39ada
31:395.000
31:40dos
31:40ini
31:411 miliar
31:42yang banyak
31:44adalah
31:44pakaian
31:45baru
31:45pakaian
31:46baru
31:473.000
31:48karung
31:48126
31:50miliar
31:50Al-Quran
31:51seginilai
31:531 miliar
31:54ada
31:55kloset
31:55toilet
31:564,8 miliar
31:57nah ini
31:58yang mereka
32:00mohon
32:01bisa dikirimkan
32:02ke
32:03pelabuhan
32:04di Lok Semawe
32:05dari Port Klang
32:06barangnya sekarang
32:07sudah ada di Port Klang
32:08namun kami sudah
32:10murahin surat
32:10kepada
32:12Dijian Becukai
32:13Kementerian Keuangan
32:14intinya adalah
32:16untuk
32:17minyak goreng
32:18dan gula peser ini
32:21kita
32:21perlu ada
32:22surat dari
32:24Kementerian Tenis
32:24yaitu
32:25Menteri
32:26Pertanian
32:28karena
32:29minyak goreng
32:29dan gula pasir
32:30apakah
32:31boleh dimasukkan
32:32tadinya
32:33mereka mau
32:33ngirim beras juga
32:34tapi kita tolak
32:35sebaiknya
32:36jangan beras
32:36karena
32:37kita sudah
32:38suasem pada beras
32:39ini ada
32:40minyak goreng
32:41dan gula pasir
32:42kemudian
32:43yang berikutnya
32:44lagi
32:44dari
32:44Becukai
32:46mempertanyakan
32:47mengenai masalah
32:48pakaian baru
32:49pakaian baru
32:50nilainya cukup tinggi
32:513.000
32:53karung
32:53bukan pakaian bekas
32:55tapi
32:56166 miliar
32:57nanti bisa
32:57dicek
32:57sama-sama
32:58dengan
32:58Becukai
33:00di
33:01Pelabuhan
33:02Kerung
33:03Kekeh
33:04di lokota
33:05Lokus
33:05Mawai
33:06jadi kami
33:07mohon
33:07dengan
33:07selamat
33:08dari
33:08pimpinan IPR
33:09untuk
33:10menjaga
33:11hubungan baik
33:11ini keluarga
33:12karena ini
33:12bukan dari
33:13pemerintah
33:14bukan dari
33:15LSM juga
33:16tapi dari
33:16kumpulan
33:17keluarga
33:19sesuai dengan
33:20arah
33:20waktu itu
33:21bahwa presiden
33:21sepanjang
33:22tidak ada
33:23barang terlarang
33:24narkoba
33:25senjata
33:26semua harus
33:27diperiksa
33:27baru boleh
33:28masuk
33:29kira-kira
33:29demikian
33:30tapi tadi
33:31dari
33:31Kementerian
33:32Becukai
33:32sudah mungkin
33:33surat balasan
33:34kepada kami
33:35agar
33:36minyak goreng
33:36gula pasir
33:37harus ada
33:38persetujuan
33:39dari Menteri
33:40Pertanian
33:40dan
33:41untuk
33:42pakaian
33:43baru
33:43yang 126
33:45miliar ini
33:45jangan sampai
33:47mengganggu
33:49produksi
33:50dalam negeri
33:50dan kami
33:51sampaikan
33:52bahwa
33:53ini bukan
33:53kami akan
33:54mengawasin
33:55langsung
33:55dari
33:56pelabuhan itu
33:57nanti kita
33:58akan bersama-sama
33:59awasi
33:59TNI Polri
34:00supaya langsung
34:01masuk ke
34:02tempat fungsi
34:03tidak untuk
34:04dijual
34:05kemana-mana
34:06kami siap
34:07bertanggung jawab
34:08untuk itu
34:08terima kasih
34:09baik
34:10jadi kesimpulannya
34:11ini kan cuma
34:11pengiriman
34:12satu kali kan
34:12satu kali aja kan
34:14sumbangan dari
34:15warga Aceh
34:16yang tinggal di
34:17Malaysia
34:17saya pikir
34:19mungkin
34:20Menteri
34:20Pertanian
34:21gak keberatan
34:22kali kan
34:23ini kan
34:23jumlahnya juga
34:24gak terlalu banyak
34:26Pak Menteri
34:27Pertanian
34:31izin
34:31pimpinan
34:34usul kami
34:35kalau bisa
34:36izin
34:37beras ini
34:38sangat sensitif
34:39gak ada beras Pak
34:40hanya minyak goreng
34:43dan gula pasir
34:44sedikit itu
34:46kalau
34:47masih bisa
34:48usul kami
34:50karena kami juga
34:51ekspor
34:51minyak goreng
34:52besar-besaran
34:53ke
34:55beberapa negara
34:56tapi
34:57kalau
34:58memang bisa
34:59itu
35:00diuangkan
35:02tapi
35:03kalau memang
35:04harus masuk
35:05pimpinan
35:06saya kira
35:07gak masalah
35:08tetapi
35:08pengawasan yang
35:09sangat ketat
35:10terima kasih pimpinan
35:11baik terima kasih
35:12jadi kita tadi
35:14sudah dengar bersama
35:15bahwa ini
35:15karena sudah
35:16keburu dibeli
35:17barangnya sudah
35:18tinggal dikirim
35:19dan cuma
35:20hanya
35:21satu kali
35:21dan saya pikir
35:24mungkin kita bisa
35:25kasih dispensasi
35:27karena cuma sekali
35:28daripada nanti
35:29kita
35:30kan repot
35:31harus diuangkan lagi
35:32beli lagi
35:33kan begitu
35:33jadi nanti
35:35mungkin
35:35Pak
35:36Menteri Sekretaris Negara
35:38dan
35:39Pak
35:40Menteri Keuangan
35:41bisa koordinasikan
35:42dengan Dirjen Bia Cukai
35:43ini kita sudah dengar
35:44tadi dari Pak
35:45Menteri Pertanian
35:47karena ini kan
35:48namanya sumbangan
35:49dan hanya
35:50satu kali
35:51dan jumlahnya
35:52juga tidak akan
35:55mengganggu
35:56jadi saya pikir
35:58mungkin Pak
35:59Mendagri
36:00kita bisa
36:01realisasikan
36:02secepatnya
36:02supaya
36:03barang-barang ini
36:05bisa masuk
36:05dan diawasi
36:06dengan ketat
36:07langsung ke
36:08pengusian-pengusian
36:09dalam rangka
36:10menyambut
36:11kepuasa
36:12dan
36:12hadirai lebaran
36:14begitu ya Pak
36:15Pak Menteri Pertanian
36:17begitu
36:17Ijin Pak Ketua
36:19ya
36:19selama ada keterangan
36:20dari BNPB
36:21ini lepas
36:22bisa-bisa kita
36:23bebaskan Pak
36:24jadi BNPB
36:25bilang ini barang
36:26untuk bantuan
36:27bacana
36:28biar juga
36:29yang akan melepaskan
36:30itu
36:30oke
36:31BNPB
36:32oke
36:33oke
36:34tadi kami sudah
36:36koronasi dengan BNPB
36:37nanti menerimanya
36:39BNPB
36:39yang menyalurkan
36:40juga BNPB
36:42oke
36:43cocok kalau begitu
36:48jadi soal
36:49sumbongan barang
36:50selesai ya
36:51oke
36:51silakan Pak Tito
36:53kalau ada masalah lagi
36:54diteruskan
36:54siap
36:55mohon izin
36:56Mas tadi ada
36:57dari Kemenkes Pak
36:58dari Kemenkes
37:00juga
37:00pengajukan
37:01kepada
37:02Kementerian Keuangan
37:04juga Kementerian Agama
37:06untuk rumah ibadah
37:07penuh pesantren
37:08menerasa
37:11mohon ini juga
37:12mungkin bisa diputuskan Pak
37:16Kemenkes
37:16Mungkin Pak Kemenkes
37:18bisa dijelaskan
37:18Pak Kemenkes
37:20kebetulan dari sini
37:21silakan
37:22jadi memang
37:24summary-nya
37:25kami ada dua
37:26Pak
37:26pimpinan
37:28yang kami butuh
37:29supportnya
37:30yang pertama adalah
37:31Alhamdulillah
37:32seluruh rumah sakit
37:34seluruh pusus mas
37:35sudah beroperasi sekarang
37:37kita tinggal 21
37:39pusus
37:40dari ribuan
37:41fasilitas kesehatan
37:42nah yang kami butuhkan
37:44dua pertama adalah
37:45tenaga kesehatan
37:47itu ada
37:478.850
37:50yang rumahnya
37:51terdampak
37:52itu sudah
37:53diverifikasi
37:54oleh saya
37:55dan Kemenkes
37:55dan Kementerian Agri
37:56tinggal
37:58dicairkan
37:59dana
37:59renovasinya
38:00nah itu
38:02butuh
38:02percepatan
38:03dari
38:038.875
38:05rumah
38:06NAKES
38:06yang
38:07rusak
38:08itu agar
38:09bisa dibayar
38:10sebelum
38:10lebaran
38:11kalau bisa
38:11ini sekarang
38:12sudah berjalan
38:13memang progresnya
38:14tapi butuh
38:15percepatan
38:16kemudian yang kedua
38:18kita berencana
38:19akhir maret
38:20kita memperbaiki
38:22100%
38:23seluruh fasilitas
38:24kesehatan
38:25yang sekitar
38:263 ribuan lebih
38:27itu
38:27itu butuh
38:29dana
38:29529,3 miliar
38:32surat
38:33permohonannya
38:34sudah kita
38:34sampaikan tanggal
38:3520 Januari
38:36dan kita
38:37mohon
38:38percepatan saja
38:39persetujuannya
38:40jadi intinya
38:41hanya dua itu Pak
38:42yang pertama adalah
38:43percepatan
38:44pencairan
38:45dana
38:46renovasi
38:46untuk
38:478.800
38:48tenaga
38:49kesehatan
38:50agar rumahnya
38:51bisa diperbaiki
38:52dan mereka
38:53bisa tenang
38:54tinggal di rumah
38:55di sebelum
38:56lebaran ini
38:56agar mereka bisa
38:57bekerja kembali
38:58dan yang kedua
39:00kita butuh
39:00anggarannya
39:01529,3 miliar
39:03sudah diajukan
39:05pada tanggal
39:0620 Januari
39:07ke Bapak Presiden
39:08dan Menteri
39:08itu saja Pak
39:10seberan dua
39:10baik
39:11mungkin Pak
39:13Menteri Kuan
39:15makasih Pak
39:16sebenarnya ini
39:18bisa masuk
39:18ke usul
39:19anggaran belanja
39:20tambahan
39:21kemudian lembaga
39:22untuk tim
39:24Satgas Bencana
39:25jadi tinggal
39:26masuk ke sana
39:27aja
39:27prosedurnya
39:28seperti itu
39:29ke Bapak Penas
39:30ke tim Satgas
39:31ya sudah keluar
39:32kalau kita lihat
39:34dana yang kita
39:36alokasikan
39:36di awal itu
39:3750-60 tahun itu
39:39masih tersisa banyak
39:40apalagi
39:41kita lihat
39:42PU dibagi
39:434 tahun
39:45pencairan
39:45jadi
39:45untuk tahun ini
39:47sih aman
39:47tinggal
39:48ikuti prosedur yang ada Pak
39:49jadi untuk
39:50semua kementerian
39:51lembaga
39:51sama prosedurnya
39:52masuk ke Satgas
39:54aja Pak
39:54yang tentunya
39:55nanti
39:56katanya
39:56mesti
39:58diatur oleh
39:59Bapak Penas
40:00jadi
40:00kalau bisa Pak
40:01Bapak Penasnya
40:02diketok-ketok sedikit
40:03biar kerja lebih cepat
40:04kalau saya sih
40:05tinggal bayar
40:06sesuai dengan
40:07baik
40:08jadi
40:09apa namanya
40:10nggak ada masalah
40:12di dana
40:12nanti
40:13lewat Bapak Penas
40:14ini saya baru dapat
40:15WA
40:16Bapak Penas tidak
40:17mempersulit
40:18cuma masalahnya
40:19kadang-kadang
40:20menurut Bapak Penas
40:21itu data yang masuk
40:24menurut
40:25Bapak Penas
40:26itu harus diperbaiki
40:28nah seperti tadi
40:29contoh yang PU
40:31misalnya
40:31ini
40:33ini di WA
40:33kita bukan
40:34nggak mau
40:35tapi datanya
40:36nah ini juga
40:37mungkin
40:37nanti
40:39kementerian kesehatan
40:39ke Bapak Penas aja dulu
40:40nanti sambil
40:41dikawal
40:42oleh Pak Mencesnek
40:44nah ini
40:46mumpung saya ingat
40:47jadi udah clear ya Pak
40:49Mences
40:49alurnya begitu
40:50namun pun saya ingat
40:54gimana
40:55izin Pak
40:57ini kan saya dengar juga
40:58dari itu
40:59Ibu
41:00bahwa
41:01masalahnya di database
41:02nggak sempurna
41:04katanya
41:04kalau kita tunggu
41:06sampai sempurna
41:06pasti nggak akan
41:07sempurna
41:07sempurna Pak
41:08mesti
41:09mesti diambil
41:10sekian puluh persen
41:11hajar aja
41:12nanti hanya disempurnakan
41:13kita nggak mungkin
41:14dapat data yang sempurna
41:15itu masukkan dari saya Pak
41:18baik ya kita
41:19mumpung ingat ini
41:21karena kemarin
41:22kita tugaskan
41:23BPS
41:25itu untuk
41:26kemudian
41:27melakukan
41:28sinkronis
41:28data
41:28sinkronisasi
41:30data di
41:31Aceh
41:32nah
41:33itu ada di
41:34kesimpulan dapat
41:35sebenarnya
41:36saya
41:36baru nanti
41:37pengen kasih kesempatan
41:39tapi karena ini
41:40semua masalah
41:41kemudian
41:43karena masalah
41:43data
41:44data
41:44dan data
41:45kita minta
41:46supaya
41:47Ketua BPS
41:48untuk menyampaikan
41:49disini
41:50bagaimana
41:50hasil
41:51dari
41:52sinkronisasi
41:53selama
41:54satu bulan
41:55lebih ini
41:55yang kita tugaskan
41:56kepada BPS
41:57untuk di Sumatera
41:59waktu kami
42:00persilakan
42:00mau
42:01izin
42:02pimpinan
42:02sebelumnya
42:03kami izin
42:04untuk
42:05yang nomor
42:07satu
42:07dari kebanyakan
42:07kesehatan
42:08pencarian
42:09dana renovasi
42:10rumah
42:10nakes
42:118.875
42:13sebetulnya itu
42:14anggarannya bisa ada
42:15di
42:16BNPB
42:17jadi intinya
42:19dari
42:20main cash
42:20minta kepada
42:21BNPB
42:22supaya
42:23diperoris
42:24kesaskan
42:25untuk
42:25tena cash
42:25kan 15 juta
42:27untuk ringan
42:28sedang
42:2930 juta
42:29uangnya
42:30ada di BNPB
42:31tinggal BNPB
42:32minta datanya
42:338.875
42:34itu
42:35dibayarkan
42:36oleh BNPB
42:37kalau itu
42:38nomor dua
42:38memang
42:38Kementerian Keuangan
42:40dari Bapak Nas
42:41oke terima kasih
42:43Pak Menkes
42:44suratnya dibikin aja
42:45hari ini
42:46enggak
42:46sudah Pak
42:47memang
42:47BNPB
42:48sudah meng-approve
42:492.200
42:49tinggal tunggu
42:50waktunya saja
42:51memang yang dibutuhkan
42:52hanya percepatan
42:53agar
42:548.875
42:55itu bisa selesai
42:57sebelum lebaran
42:57kalau bisa
42:58itu aja
42:59tapi anggaran
43:00enggak ada masalah
43:00baik terima kasih
43:02BPS
43:03terima kasih
43:04terima kasih
Komentar

Dianjurkan