00:01Kembali di kompas yang saudara, jalur kereta api antara stasiun Gubuk dan stasiun Karangjati,
00:06tepatnya di kilometer 32, kini telah kembali dapat dilalui kereta api.
00:10Sebelumnya PT KAI Daub 4 sempat memperlakukan pembatasan kecepatan pada kereta api yang melintas.
00:18Sebelumnya, jalur hulu itu sempat ditutup karena gedangan air yang menutupi rel dan membahayakan perjalanan kereta.
00:25Manajer Humas KAI Daub 4 Semarang, Lukman Arief, menyatakan saat ini kereta telah diperbolehkan melintas
00:33sebab perlintasan rel kereta api sudah dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal.
00:41PT KAI Daub 4 Semarang menyatakan bahwa jalur hulu di kilometer 32 antara stasiun Karangjati, stasiun Gubuk,
00:50sudah bisa dilewati kembali oleh perjalanan kereta api dengan kecepatan terbatas.
00:57Sebelumnya, jalur tersebut dinyatakan tidak aman untuk dilewati oleh perjalanan kereta api
01:02dikarenakan terendam banjir.
01:05Pada pukul 16.11 setelah dilakukan pemeriksaan dan juga mitigasi yang ketat,
01:11jalur tersebut bisa dilewati kembali oleh perjalanan kereta api.
01:14Saat ini, tim dari KAI Daub 4 Semarang terus melakukan upaya normalisasi
01:20agar jalur tersebut benar-benar aman.
01:25Sebelumnya, perjalanan kereta api di wilayah Daub 4 Semarang mengalami gangguan genangan banjir
01:31yang merendam jalur kereta api antara stasiun Karangjati dan stasiun Gubuk ke Bupaten Gerupogan.
01:37Jalur perjalanan kereta Surabaya Semarang pun dialihkan melalui stasiun Gundi
01:42dan imbas dari luapan air itu, KAI Daub 4 Semarang menutup jalur hulu dan hilir pada selasa siang.
01:48Untuk mengantisipasi, PT KAI menerapkan pola operasi memutar bagian kereta yang akan melintas.
01:55Salah satunya, Argo Bromo Anggrek yang harus memutar melalui jalur gambringan Gundi hingga berumbung.
02:09Tanggul Sungai Tuntang jebol pada Senin sore telah diperbaiki.
02:14Sejumlah alat berat dikerahkan untuk memperbaiki tanggul.
02:18Puluhan pekerja membongkar bambu dan kayu glugu yang disiapkan untuk memperbaiki tanggul.
02:24Jika kondisi cuaca baik, target perbaikan tanggul diperkirakan selesai sepekan.
02:29Namun, petugas mengeluhkan banyaknya warga yang datang di lokasi perbaikan.
02:33Masalahnya, lalu lalang warga mengganggu proses perbaikan.
02:40Baru lima pak, yang sana dua, yang satu jubelan, yang satunya lagi yang dua alat berat.
02:46Berarti tujuh alat berat, ini prosesnya lagi apa ya pak?
02:50Lagi cari timbunan dulu pak, pembersihan lahan.
02:56Untuk menutup tanggul ini ya.
02:58Kira-kira untuk berapa lama untuk menutupnya?
03:01Cepaknya pak, kita di deadline 4 hari.
03:08Sebelumnya, video amatir merekam detik-detik jubelnya tanggul sungai Tuntang di Dusun Wareng, Desa Kebunagung, Gerobokan, Jawa Tengah.
03:18Derasnya arus air membuat beberapa tiang listrik nyaris ambruk dan melumpuhkan akses jalur utama Semarang Purwodadi.
03:24Tercatat sekitar 85 persen rumah warga di desa itu terendam banjir setinggi 40 cm.
03:35Informasi terkini soal banjir di Semarang, Jawa Tengah.
03:38Kita telah tergabung dengan jurnalis Kompas TV, Gesi Luthia dan juru kamera D di Setio dari stasiun Poncol, Semarang, Jawa
03:45Tengah.
03:46Gesi, untuk saat ini bagaimana proses jalur kereta api antara stasiun Gubuk dan stasiun Karangjati, tepatnya di M32?
03:55Ya, Ijuno dan juga saudara, untuk hari ini jalur kereta api khususnya dari Semarang, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah,
04:03Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah.
04:26Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah.
04:55Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah.
05:42Jawa Tengah, Jawa Tengah.
05:51Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah,
05:53Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah,
06:04Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah,
06:11Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Jawa Tengah
06:17tuntang pada Senin kemarin
06:19telah diperbaiki. Lalu seperti apa
06:21update-nya dan apakah telah dapat
06:23berfungsi dengan normal?
06:26Hingga saat ini memang
06:28belum bisa dikatakan berfungsi
06:30normal begitu ya,
06:33penanganan garuhan, karena memang
06:35untuk jalur lalu retak diri, khususnya
06:37di jalan provinsi ini, masih dialihkan
06:39begitu. Pemerintah setempat
06:41juga memilih untuk pengalihan arus
06:43ini menjaga keamanan begitu ya, karena
06:44untuk panggul darurat ini sudah pasti
06:46dikebut dan belum
06:48rampung begitu, sehingga memang
06:51hal terbaik yang bisa
06:53dilakukan adalah dengan
06:55melalui jalur lain. Selain itu juga
06:57tentunya pemerintah ke tempat
06:59juga berkoordinasi dengan BRKG
07:01baik itu terkait
07:03cuaca begitu ya, dan
07:05juga BBWS
07:07untuk terkait
07:09kondisi sungai, mengantisipasi
07:11nanti akan ada hujan
07:13deras atau lain-lain kondisi sungai
07:15yang mengakibatkan bajer ini
07:17juga akan ada lagi
07:19begitu, Juno
07:21Baik, kita harapkan kondisi
07:23pembaikan tanggul dapat
07:24segera dituntaskan
07:27agar warga dapat melintas
07:29di terutama jalur antara Semarang
07:31dengan lewati Purwodadi.
07:33Terima kasih atas informasinya
07:34laporan Anda, Gesi Lutvia
07:36dan juga Juru Kamera
07:38Dedy Setio dari Stasiun Poncol
07:39Semarang, Jatah
07:40Terima kasih atas informasinya
Komentar